Tradisi Lamaran Adat Indonesia dan Fakta Menarik Tiap Daerahnya

Tradisi Lamaran Adat Indonesia dan Fakta Menarik Tiap Daerahnya

Keberagaman dan Keunikan Tradisi Lamaran Adat Indonesia

Tradisi Lamaran Adat Indonesia. – Sebelum memasuki jenjang pernikahan, biasanya seseorang akan melalui tahapan lamaran terlebih dahulu. Prosesi lamaran biasanya dilakukan beberapa bulan sebelum pernikahan. Biasanya tanggal pernikahan ditentukan pula di hari lamaran pasangan tersebut. Meski saat ini lamaran biasa dilakukan secara modern, ada juga lho lamaran yang dilakukan berdasarkan adat tertentu.

Nah, jika mengenai adat dan tradisi tertentu, Indonesia tentu memiliki banyak sekali ragamnya. Tak hanya tradisi khas di hari pernikahan, namun juga tradisi lamaran Indonesia beragam. Kali ini Alienco akan berbagi informasi mengenai Tradisi Lamaran Secara Adat di Indonesia. Yuk simak penjelasan berikut ini :

Tradisi Lamaran Adat Indonesia

Jawa

Jika kamu tinggal di Pulau Jawa, tentu cukup familiar dengan tradisi lamaran adat Indonesia, yang Jawa ini. Pada tradisi lamaran Jawa, kedua pihak keluarga sudah lebih dulu mengadakan pertemuan dengan beberapa saksi untuk proses lamaran. Setelah diterimanya lamaran, maka akan ada prosesi berupa tanda persetujuan atau disebut sebagai paningset.

Prosesi paningset ini adalah bukti bahwa kedua pihak telah setuju untuk saling terikat. Paningset ini ada tiga jenis, yaitu cincin polos yang merupakan paningset utama. Berikut paningset abab-abon dan paningset pengiring yang berupa makanan dengan berbagai makna dan hasil bumi.

Betawi

Secara umum lamaran memang tentang kedua pihak keluarga saling bertemu dan memiliki juru bicara masing-masing. Namun yang berbeda dari tradisi lamaran Betawi adalah dari seserahannya. Terdapat satu kotak seserahan yang berisi sirih seperangkat lengkap. Sirih Lamaran ini menyimbolkan kehormatan serta penghargaan untuk pihak wanita.

Setelah lamaran diterima, pihak laki-laki akan datang lagi ke pihak wanita dalam waktu seminggu ke depan. Dalam kunjungan kali ini, pihak laki-laki akan membawa tande putus untuk menandai bahwa wanita tersebut sudah ada yang melamar. Tande putus ini biasanya berupa cincin yang nantinya adalah cincin lamaran pasangan tersebut.

Sunda

Sebutan dari orang Sunda untuk lamaran adalah ngalamar atau narosan. Proses lamaran adat Sunda tidaklah rumit dan cukup sederhana. Kedua keluarga akan bertemu dan menunjuk seseorang yang dipercaya sebagai juru bicara saat acara lamaran. Pihak laki-laki akan datang membawa barang-barang yang menjadi seserahan. Kemudian pihak wanita akan menjawab apakah menerima lamarannya atau tidak. Jika diterima baru dilanjutkan dengan proses penentuan tanggal pernikahan.

Minangkabau

Ada yang istimewa nih dari tradisi lamaran Minangkabau. Jika biasanya pihak lelaki akan mendatangi pihak wanita, berbeda dengan suku Minangkabau yang menggunakan system matrilineal. Sistem ini artinya pihak wanita lah yang mendatangi pihak lelaki. Biasa disebut dengan maminang, pada proses ini kedua keluarga akan saling memberikan tanda yang dijadikan sebagai simbol sudah sepakat bertunangan. Proses ini disebut sebagai baruka tando.

Benda yang dipilih merupakan benda-benda pusaka, biasanya berupa kain adat khas Minangkabau atau keris. Ada juga benda yang wajib dijadikan sebagai seserahan, yaitu sirih pinang. Sirih pinang ini sebagai lambang bahwa kedua pihak telah menerima kekurangan masing=masing.

Baca juga,

Tradisi Malam Bainai, Pelepasan Masa Lajang Gadis Minang

Batak

Disebut dengan marhusip, biasanya pihak lelaki akan datang dengan membawa seserahan yang berupa pinahan lobu (daging babi) atau daging sapi. Jika akan menerima lamaran pihak lelaki, maka pihak wanita akan menyiapkan balasan berupa dekke yaitu ikan mas arsik. Pada acara pertemuan ini perwakilan dari kedua pihak (raja parhata) akan saling berbalas pantun sebagai tanda dimulainya proses lamaran.

Jika telah tercapai kata sepakat oleh kedua keluarga barulah calon mempelai wanita akan keluar untuk bertemu laki-laki yang datang melamarnya. Saat pulang, pihak lelaki akan dibekali dengan beras yang di atasnya terdapat uang ingot-ingot sebagai pengingat pesta adat selanjutnya.

Bugis

Tradisi lamaran adat Indonesia berikutnya adalah mappettuada, yang memiliki arti memutuskan dan perkataan. Yaitu proses rundingan di antara kedua keluarga. Pada tradisi lamaran Bugis ini keluarga dilakukan di kediaman pihak wanita. Saat datang, pihak laki-laki akan membawa kelapa bertunas. Kelapa bertunas ini sebagai doa dan sebagai simbol kemakmuran. Diharapkan membawa manfaat dan nasib baik kepada calon mempelai yang akan menjalani tahap kehidupan yang baru.

Pihak wanita juga akan menyiapkan beragam jenis kue khas Bugis sebagai suguhan untuk pihak laki-laki. Setelah beragam kue tersebut selesai dimakan dan seserahan diterima baru dilanjutkan kepada proses penentuan pernikahan. Diskusi ini merupakan penentuan tanggal, tempat, dan berbagai detil lainnya.

Manado

Selanjutnya, tradisi lamaran adat Indonesia lainnya adalah Manado. Suku MInahasa adalah suku yang secara umum ada di Manado. Maka tradisi lamaran Manado biasanya menggunakan tradisi lamaran suku Minahasa yang biasa disebut upacara Maso MintaToki pintu atau mengetuk pintu mengawali upacara maso minta ini. Rumah mempelai wanita harus dalam keadaan tertutup dengan semua lampu dimatikan dan sepi. Utusan pihak lelaki akan mengetuk pintu sebanyak tiga kali, kemudian baru pintu dibuka.

Pada tradisi lamaran Manado ini calon mempelai wanita tidak boleh keluar dan menampakkan diri. Setelah calon mempelai lelaki meminta sebanyak tiga kali, baru wanitanya boleh keluar dan bertemu. Selanjutnya akan ada porsesi tawar menawar kedua belah pihak. Pihak wanita akan mengajukan penawaran mengenai barang seserahan dan jumlah hantaran kepada pihak lelaki. Secara umum barang yang diminta sebagai seserahan atau hantaran adalah kain tenun Minahasa, kosmetik, buah-buahan, dll.

Bali

Tradisi lamaran adat Indonesia selanjutnya adalah lamaran adat Bali. Cukup sederhana sebenarnya, secara umum kedua keluarga saling bertemu dan melakukan pemilihan tanggal hari baik sesuai kalender Bali. Hal yang paling membedakan adalah, adanya sistem kasta, dimana tidak boleh dilaksanakannya lamaran jika kasta keluarga wanita lebih tinggi dari keluarga pria.

Namun, jika terjadi hal seperti itu, akan ada scenario dengan ‘menculik’ calon mempelai wanita ke kediaman mempelai lelaki. Baru setelahnya keluarga pihak lelaki mendatangi kediaman pihak wanita untuk meminta restu kepada keluarganya. Pembicaraan mengenai keputusan lamaran diterima atau tidak dan detil pernikahan hanya boleh dilakukan oleh tetua keluarga saja. Pada lamaran adat Bali tidak ada seserahan, namun diganti sesajen dengan isi lebih banyak dari biasanya.

Memang jika mengenai adat dan tradisi, Indonesia selalu membuat kagum banyak orang ya. Keberagaman dan keunikan dari setiap tradisi tentu patut untuk dilestarikan. Begitu juga dengan tradisi lamaran adat Indonesia tersebut. Meski yang Minco sampaikan belum semuanya, namun semoga hal ini dapat menjadi informasi baru bagi kalian ya. Terutama bagi para pasangan yang sedang bersiap menjajaki tahap yang lebih serius.

Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Seserahan pada beberapa daerah memiliki penyebutan yang berbeda-beda. Namun, biasanya dimaknai dengan pengantaran kotak bingkisan dari calon mempelai pria ke calon istrinya.

Isi dari seserahan juga hampir serupa pada setiap daerahnya. Berisi pakaian, perlengkapan mandi, dan makanan khas daerah yang dibungkus dengan sebuah kotak manis. Yang membedakan adalah jumlah kotak seserahannya. Perbedaan jumlah kotak seserahan ini biasanya berdasarkan dari kepercayaan masing-masing etnis dan kebudayaan yang diturunkan dari turun temurun. Yuk mengenal jumlah seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa di bawah ini

Jumlah Seserahannya Ganjil

Jawa

Pemberian kotak bingkisan pada masyarakat Jawa dibedakan berdasarkan peningset dan seserahan, dan waktu pemberiannya berbeda. Pada serangkaian prosesinya, pelaksanaan penyerahan peningset biasa dilakukan bersamaan dengan acara midodareni, yang intinya adalah penyerahan sejumlah uang dan barang yang dimaksudkan untuk mengikat calon pengantin wanita, juga sebagai tanda gadis itu telah dipinang.

Benda yang biasa dibawa sebagai seserahan berupa pakaian lengkap, perlengkapan mandi, kosmetik, dan juga sejumlah uang. Makanan seperti jadah, wajik, dan buah-buahan. Jumlah kotak seserahan biasanya ganjil, 3, 7, 9 dst. Pemilihan bilangan ganjil ini diyakini karena bilangan ganjil menggambarkan keindahan.

Sunda
Hampir serupa dengan adat Jawa. Seserahan di adat Sunda juga berupa sejumlah barang seperti pakaian, pakaian dalam, dan makanan khas. Sebagai contoh, wajik ketan, yang memiliki makna kedua calon pengantin tak terpisahkan.

sangjit pernikahan adat cina tionghoa jasa wedding depok jakarta alienco photography

Jumlah Seserahannya Genap

Tionghoa
Berbeda dengan Etnis Jawa dan Sunda, keturunan Tionghoa menyebut seserahan dengan istilah sangjit ini menggunakan jumlah genap. Jumlah maksimal adalah 12 buah kotak seserahan. Sedangkan untuk isi dari seserahannya tidak jauh berbeda pada umumnya. Selain pakaian atau kain, 18 jenis buah-buahan juga menjadi isi kotak seserahan. Sepasang lilin berwarna merah yang diikat dengan pita yang juga berwarna merah, sepasang kaki babi yang boleh diganti makanan kaleng, kue mangkok yang juga berwarna merah berjumlah 18 potong, dan arak serta uang.

Baca juga, YUK SIMAK PENJELASAN TRADISI SANGJIT PADA ADAT CINA

Dalam acara sangjit, tidak hanya menyerahkan seserahan kepada si calon pengantin. Terdapat serangkaian aturan yang perlu diperhatikan. Yaitu dalam penyerahan kotak seserahan, yang diambil keluarga calon pengantin wanita tidak seluruhnya. Selain pakaian atau kain, yang lain hanya akan diambil sebagian dan sisanya dikembalikan kepada calon pengantin pria. Mengambil sebagian saja dan tidak keseluruhan ini memiliki makna jika mengambil keseluruhan bingkisan sangjit, calon pengantin wanita diserahkan sepenuhnya dan keluarga dari calon pengantin wanita tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan anak perempuan mereka.

 

Demikianlah artikel mengenal jumlah seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa. Semoga bermanfaat, ya!

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan Ala Alienco

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan Ala Alienco

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan Ala Alienco

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan. – Lamaran adalah prosesi awal sebelum kedua belah pihak yaitu calon pengantin pria dan perempuan bertemu untuk saling ‘mengikat’. Dimana pria datang bersama keluarganya dengan niat mempersunting calon pengantin perempuannya. Lamaran pernikahan merupakan kebudayaan di Indonesia yang sudah lama sekali membudaya. Sudah pasti anda pernah melihat, atau bahkan sudah mengalaminya? Nah pada artikel 10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan Ala AliencoAlienco akan berbagi foto-foto Lamaran atau Tunangan yang ciamik nih.

Apa sih lamaran?

Sebelum itu, jika membahas tentang lamaran pasti rasa berdebar dan nervous yang anda rasakan dengan pasangan merupakan momen yang tidak dapat dilupakan lho. Sejarah seserahan sebenarnya berasal dari sebuah prosesi adat ketimuran, yang mana bertujuan untuk mengiringi pinangan keluarga pria pada saat lamaran di rumah mempelai wanita.

Pada suatu lamaran pernikahan mempunyai ciri khusus, yaitu keluarga pria akan datang dengan membawa berbagai barang seserahan. Yang mana jika lamarannya diterima maka seserahan yang diberikan keluarga pria akan diterima oleh mempelai perempuan. Seserahan tidak hanya menunjukkan bahwa lamaran telah diterima. Tetapi juga sebagai tanda untuk menunjukkan kemampuan mempelai pria. Makna seserahan yang terakhir adalah sebagai proses meyakinkan kepada semua orang bahwa pria tersebut mampu dan sanggup memberikan nafkahi istri secara lahir maupun batin.

Tentang Seserahan

Seserahan pada lamaran kepada seorang perempuan itu menandakan bahwa perempuan tersebut kalau menerima berarti mereka berdua sudah bertunangan. Istilahnya sudah ada yang mengikat, berarti tidak boleh ada yang melamar perempuan itu lagi. Filosofinya, pada saat prosesi lamaran pernikahan sering sekali dilangsungkan juga dengan prosesi tunangan.

Prosesi lamaran juga bertujuan untuk meyakinkan keluarga kedua belah pihak untuk saling mempersiapkan rencana ke depan setelah prosesi lamaran. Karena setelahnya tentu akan ada serangkaian acara lain, yaitu pengajian atau siraman, akad nikah, hingga resepsi pernikahan. Semua diawali dengan lamaran atau tunangan ini.

Peluang Bisnis Fotografer

Momen lamaran atau tunangan juga merupakan momen yang dilalui manusia sekali seumur hidupnya. Maka dari itu sangat lah penting untuk diabadikan. Kelak penting untuk dikenang di masa depan setelah resmi menjadi pasangan suami istri. Tak jarang pula, foto-foto momen lamaran penting untuk ditampilkan ketika di acara akad nikah atau resepsi pernikahan.

Hal ini tentu menjadi peluang bagi fotografer untuk menjalankan bisnis jasa foto lamaran atau jasa foto tunangan. Mengingat pentingnya momen ini untuk diabadikan oleh semua pasangan. Menangkap momen penting yang tidak hanya tentang kedua sejoli tersebut tapi juga kedua keluarga besar calon pengantin.

Nah ini adalah 10 Contoh Foto Lamaran atau Tunangan yang pernah Alienco abadikan :

https://www.instagram.com/p/BlKTwKcAYO1/

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan

Baca juga, Keindahan Prewedding di Situ Patenggang Ala Alienco

10 Contoh Foto Lamaran Atau Tunangan Ala Alienco tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi para fotografer yang bergerak di bidang ini. Peluang untuk bertahan pada bidang ini sangat besar jika kita mampu terus berinovasi dan mengekplorasi berbagai konsep terbaru dan menarik. Jangan lupa untuk selalu mengabadikan detil-detil momennya ya!

Bagi anda, brides and groom to-be, jika ingin mengabadikan prosesi lamaran atau tunangan anda, silahkan hubungi Admin Alienco untuk info selengkapnya. Jangan lupa cek juga instagram kami @aliencophoto ya!

https://www.instagram.com/p/BlRmKiNBxzE/

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah, Apa aja sih? Yuk simak disini!

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah, Apa aja sih? Yuk simak disini!

APA AJA SIH ISI SESERAHAN LAMARAN PERNIKAHAN? YUK INTIP DAFTARNYA!

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah. – Ketika kamu sudah mengantongi restu dari orang tua untuk menikahi pasanganmu. Hal berikutnya yang harus kamu lakukan adalah melamar secara resmi ke rumah pasanganmu. Saat kamu akan melamar pasanganmu, tentunya selain maksud dan tujuan baik yang kamu bawa, harus ada beberapa seserahan untuk diberikan kepada calon istrimu nanti.

Apa saja sih seserahan yang harus dibawa saat melamar? Jika kamu masih bingung akan membeli barang apa saja untuk seserahan. Kamu bisa memulainya dengan beberapa tips ini. Pertama tentukan terlebih dahulu budget yang akan dikeluarkan untuk seserahan ini. Barulah kamu membuat daftar barang yang akan dijadikan seserahan. Jika kamu masih bingung apa saja yang harus dibeli. yuk intip daftar seserahan untuk lamaran dibawah ini.

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah

Lalu apa saja isi seserahannya? Simak Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah di bawah ini :

  • Perlengkapan ibadah sholat

Rasanya kurang lengkap apabila tidak ada perlengkapan ibadah untuk seserahan. Tentunya, dalam lamaran islam perlengakapan ibadah sholat dirasa wajib ya. Kamu bisa membeli mukena dengan warna yang disukai pasanganmu. Beserta sajadah tentunya. Al-Quran bisa dijadikan opsi. Diadakan atau tidaknya tergantung pada kamu.

  • Satu set pakaian pesta

Untuk yang satu ini, kamu bisa membelikan pakaian pesta yang sering dikenakan oleh pasanganmu. Entah itu, long dress, kebaya, atau pakaian untuk acara formal lainnya. Kamu juga bisa menambahkan aksesoris yang serasi dengan set pakaian tersebut.

  • Satu set pakaian

Kalau untuk set pakaian ini. Kamu bisa membeli Pakaian yang bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari lengkap dengan alas kaki. Tentu kamu tahu pakaian seperti apa yang dirasa nyaman untuknya. Dan jangan lupa untuk menambahakn alas kaki berupa flatshoes, sneakers, atau yang pasanganmu sukai.

  • Satu set pakaian dalam

Jika tersedia pakaian untuk pesta dan untuk sehari-hari. Tak lengkap rasanya jika tidak ada pakaian dalamnya. Kamu bisa meminta tolong pada ibumu untuk menanyakan ukuran bra pasanganmu. Untuk pakaian dalam sendiri kamu bisa membeli bra, celana dalam, atau lingerie.

  • Paket perhiasan

Selain pakaian, harus hadir juga seserahan berupa perhiasan. Untuk hal ini, kamu bisa menanyakan langsung kepada pasanganmu. Perhiasan apa yang disukai oleh pasanganmu. bisa jadi, perhiasan itu berupa cincin, kalung, gelang, atau jam tangan.

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah

  • Paket seserahan alat mandi

Ada juga seserahan berupa set alat mandi. Kamu bisa membeli alat mandi secara lengkap. Mulai dari handuk, sabun, shower puff, shampo, conditioner, sikat gigi, pasta gigi, lulur, dan masih banyak lagi.

  • Serba serbi perawatan wajah dan tubuh

Selain alat mandi, ada juga perwatan tubuh untuk pasanganmu. Seperti, lotion, cat kuku, minyak wangi, dan masih banyak lagi. Untuk paket yang satu ini kamu tidak bisa sembarangan beli. Pastikan dan tanya terlebih dahulu kepada pasanganmu. Agar produk yang dijadikan seserahan ini dapat digunakan dan bermanfaat.

  • Paket isi seserahan kosmetik

Kalau untuk yang satu ini. Kamu harus memastikannya terlebih dahulu kepada pasanganmu. Make-up apa saja yang sering dia gunakan. Tanya sedetail mungkin, sehingga kamu tidak salah membeli. Karena untuk perwatan wajah dan tubuh tidak semua kulit cocok akan produk apapun.

  • Aneka makanan

Aneka makanan ini bisa berisi mulai dari kue kering sampai kue basah. Untuk aneka makanan biasanya setiap daerah memiliki adat masing-masing. Seperti pada adat betawi yang menyediakan roti buaya.

  • Perlengkapan hobi si calon pengantin wanita

Hal ini pasti akan membuat pasangamu senang. Dengan memberikan seserahan yang berisi perlengkapan hobi. Pasanganmu akan merasa didukung dengan kamu melakukan hal tersebut. Jika hobi pasanganmu adalah membaca, kamu bisa memberikan buku yang sedang ingin dia baca.

  • Uang Tunai

Yang terakhir dan yang paling penting adalah uang tunai. Uang tunai ini bisa kamu sediakan sesuai kemampuan dan kebutuhan pernikahan kamu dan pasangan. karena, nantinya uang ini akan digunakan untuk membiayai acara pernikahan.

Baca juga,

Tips Cerdas Membeli Hantaran Pernikahan

Daftar Isi Seserahan Lamaran Nikah, isi seserahan pernikahan Adat Sunda pastinya akan juga berbeda dengan isi hantaran pernikahan Adat Palembang. Sebaiknya anda mengonsultasikan dengan para orang-orang tua untuk menyesuaikan isi hantaran sesuai adat yang digunakan agar para keluarga yang kelak mengantar ke acara lamaran juga bisa tenang.

Prinsip yang harus anda pegang adalah, pastikan betul daftar perlengkapan yang akan dijadikan seserahan adalah memang betul-betul barang yang dibutuhkan. Bagi beberapa adat memang jumlah seserahan yang diberikan menunjukkan penghormatan. Hal ini bisa anda siasati dengan memecah daftar paket berdasarkan kategori sehingga jumlah paket dapat disesuaikan dengan jumlah yang mengantar. Contoh, isi seserahan kosmetik jangan digabungkan dengan paket seserahan sabun mandi. Anda bisa membaginya ke dalam dua hantaran.

Demikian tips, trik dan informasi mengenai daftar isi seserahan untuk acara lamaran pernikahan, semoga bisa memberikan inspirasi buat anda.