Yuk Simak Runtutan Acara  Siraman Dalam Pernikahan Yang Benar

Yuk Simak Runtutan Acara Siraman Dalam Pernikahan Yang Benar

Yuk Simak Runtutan Acara Siraman Yang Benar 

Makna siraman seperti yang kita ketahui begitu dalam. Nah sekarang Yuk Simak Runtutan Acara Siraman Siraman Yang Benar.

  1. Bunga dari taman di taburkan ke dalam air. Disini air yang di gunakan untuk siraman bisa berupa air yang dingin dan juga dapat di ganti pula dengan air yang hangat supaya calon pengantinnya tidak kedinginan. Air tersebut di masukkan ke dalam bejana yang terbuat dari tanah liat yang di gunakan untuk menampung air, kemudian masukkan 2 butir kelapa yang masih terdapat sabutnya diikat menjadi satu kemudian baru di masukkan ke dalam air tersebut.

    contoh foto siraman kembang goyang dodol dawet payung putih calon pengantin
    alienco.net
  2. Kemudian calon pengantin yang telah mengenakan busana siraman dengan alas kain dan bagian luar memakai kain putih (mori), dalam kondisi rambut yang terurai, calon pengantin di jemput oleh orang tua dari kamar pengantin kemudian di bombing ke tempat upacara siraman tersebut. Kemudian di belakang mereka mengiringi para pini sepuh serta petugas yang juga membawa baki yang berisi seperangkat kain yang terdiri dari sehelai kain motif grompol, sehelai kain motif nagasari handuk dan juga pedupan. Seperangkat kain dan juga handuk tersebut di gunakan ketika upacara siraman telah usai. Kemudian setelah sampai pada tempat upacara calon pengantin di persilahkan duduk di tempat yang sudah di sediakan oleh orang tua.

    contoh foto siraman jawa modern jasa tengah yogyakarta
    alienco
  3. Tidak cukup sampai di situ Yuk Simak Runtutan Acara Siraman Yang Benar, selanjutnya? Ya, setelah diawali dengan doa menurut kepercayaan dari masing-masing, orang tua dari calon pengantin mengawali mengguyur atau menyiram calon pengantin dengan air bersih dari dalam pegaron yang sudah di taburi dengan bunga siraman serta butir-butir kelapa hijau yang di gandeng.
  4. Upacara Siraman ini diakhiri dan ditutup oleh juru paes atau bisa juga oleh sesepuh yang ditunjuk.

Dari keempat tahap berikut tentunya di lakukan dengan khidmat, semoga dengan adanya ulasan Yuk Simak Runtutan Acara Siraman Yang Benar. Dapat memberikan wawasan baru terhadap Anda, semoga hal tersebut dapat bermanfaat.

Baca juga artikel berikut : Kumpulan Foto Foto Pernikahan Adat jawa dengan Make Up Paes oleh Hj. Tienuk Rifki , Yuk intip tentang Make Up Pengantin Khas Jawa Jauh Lebih Dalam

Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa

Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa

Mengenal Upacara Pranikah Adat Jawa

Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa. – Kekaguman saat menyaksikan berbagai runtutan pernikahan tradisional berbagai adat pasti dirasakan oleh tamu undangan yang hadir.  Salah satu pernikahan adat yang menarik untuk diperhatikan adalah upacara pernikahan Adat Jawa. Mengingat suku Jawa tersebar di berbagai daerah, prosesi pernikahannya pun tidak hanya 1 lho. Meski serupa namun ada beberapa yang tidak sama secara urutan, sebagai contoh Upacara Panggih Jogja dengan Panggih Solo.

Sederet prosesi pernikahan adat Jawa ternyata tidak hanya ada saat momen hari H saja lho. Penjagaan kecantikan pengantin wanita pada adat Jawa dimulai dari momen upacara pranikah. Seperti halnya dengan Malam Bainai yang harus dilalui gadis Minang, adat Jawa juga punya upacara pranikahnya sendiri. Detil serta nilai budaya yang sarat makna ini diwariskan turun temurun. Yuk lihat Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa berikut ini :

Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa

contoh foto siraman kembang goyang dodol dawet payung putih calon pengantin

  1. Siraman, yaitu prosesi dimana calon pengantin akan melalui proses penyucian diri. Prosesi ini dilakukan bersama keluarga besar calon pengantin.
  2. Ngerik, yaitu dikeriknya rambut-rambut kecil di wajah pengantin wanita. Jika anda pernah melihat make up khas pengantin wanita Jawa anda tentu tau fungsi ngerik Hal ini akan mempermudah juru rias manten atau pemaes, untuk menerapkan make up tradisional ini.
  3. Midodareni, upacara bertemunya calon pengantin pria beserta keluarganya dengan keluarga dan calon pengantin wanita.
  4. Upacara di luar kamar pengantin, yaitu penerimaan calon pengantin pria di rumah calon pengantin wanita. Upacara ini tentu dilakukan dengan didampingi oleh keluarga kedua pengantin.
  5. Serah-serahan (peningsetan), penguatan komitmen antara orang tua calon pengantin pria kepada pengantin wanita. Tahapan ini juga seolah tanda mengikat diantara kedua calon pengantin.
  6. Nyantri, yaitu prosesi dimana calon pengantin pria saat tahap midodareni tidak ikut pulang ke rumah bersama keluarga. Nantinya calon pengantin pria akan menginap di rumah calon mertuanya demi mempelajari berbagai hal dari calon mertua.

Berbagai tahapan di atas memang tidak hanya dijalani oleh calon pengantin wanita namun beberapa dijalani pengantin pria. Utamanya bagi pengantin wanita adalah tahapan siraman dan ngerik. Segala persiapan ini dilakukan tentu demi kesucian kedua pengantin menjelang pernikahan. Kesiapan secara mental kedua pengantin juga dikuatkan pada upacara pranikah Adat Jawa ini. Tentunya dengan diiringi harapan dan doa agar kedua calon pengantin dilancarkan prosesnya hingga resmi menjadi suami istri.

Baca juga,

Perbedaan Upacara Panggih Jogja dan Panggih Solo

Demikianlah Urutan Lengkap Upacara Pranikah Adat Jawa yang bisa Alienco sampaikan. Jika anda memerlukan jasa dokumentasi untuk mengabadikan seluruh prosesi pernikahan anda, hubungi Admin Alienco ya! Kami menyediakan jasa dokumentasi momen pernikahan bagi pengantin di wilayah Depok, Jakarta, dan sekitarnya. Selamat berbahagia!