Ina Marika Tampil Glamour dengan Gaun WuSisters L’Ateiler by Vero Wu

Ina Marika Tampil Glamour dengan Gaun WuSisters L’Ateiler by Vero Wu

Gaun WuSisters L’Ateiler by Vero Wu

Pernikahan setiap orang pasti selalu menarik perhatian di mata para tamu undangan. Selain hal konsep pernikahan, gaun pengantin yang dikenakan tak luput dari sorotan mata mereka. Seperti para selebriti, banyak dari mereka memilih gaun tersendiri dari mulai acara undangan maupun pernikahan mereka sendiri. Bahkan artis papan atas seperti Rossa, Citra Scholastika, dan Ersa Mayori menetapkan pilihannya kepada WuSisters L’Ateiler by Vero Wu. Sudah menjadi pilihan mereka untuk memakainya  di acara yang akan mereka datangi.

Ina Marika

Dalam pilihannya tersebut, Ina Marika memilih gaun AVVYANA yang mencerminkan kuat dan terlihat indah di dalam foto. Ina Marika yang memilih WuSisters L’Ateiler by Vero Wu sebagai pilihannya, agar dikenakan pada hari spesialnya. Ina Marika yang telah menikah dengan Rezca Syam  pada (18/01/2020), memilih gaunnya tersebut untuk dipakai dalam acara pernikahannya.

L’Ateiler by Vero Wu

WuSisters L’Ateiler by Vero Wu yang didirikan pada tahun 2013 dan tahun 2015 sudah memiliki ruang pamernya sendiri. Mereka menyediakan keperluan kalian seperti Gaun dan Busana Pengantin, Sepatu Pengantin, hingga Bunga. Bertempat di Jl. Pluit Karang Utara Blok A2 no 181, Muara Karang, Jakarta, memberikan kesan unik pada setiap gaunnya. Pada pembuatannya, mereka memiliki gaya tersendiri yaitu Glamour, Klasik, Kontemporer. Bahkan lebih condong seperti putri dan penampilan glamour yang sederhana.

Baca juga,

Nabila Faisal, Tampil Cantik dengan Dress Liane Puspita di Hari Pernikahan

Mereka mengatakan, mempunyai segudang ide yang akan diimplementasikan ke dalam desain. Namun mereka lebih berusaha untuk memahami pengantin wanita agar perasaaan terhadap dirinya sendiri dapat tercermin ke dalam dirinya. Jika kalian ingin memakai Gaun dari WuSisters L’Ateiler by Vero Wu disarankan untuk memesan 1-5 bulan sebelumnya. Karena hasil yang akan kalian dapatkan, setidaknya 1-3 bulan tergantung pada pakaian apa yang kalian pesan.

Jika kalian tertarik, kalian bisa bertemu langsung namun harus membuat janji dulu agar bila memesan pesanan khusus mereka bisa menyiapkannya. Tak perlu sungkan jika ingin berdiskusi dengannya tentang baju yang kalian pesan. Mereka akan memberikan yang terbaik bagi kalian, dimulai dari fitting baju pelayanannya sangat ramah dan puas dengan hasil akhirnya. Bagi mereka yang sudah memakai jasa WuSisters L’Ateiler by Vero Wu banyak menuai pujian dari para tamu undangan terkait gaun nya yang bagus dan cantik.

Info Lengkap Busana Pengantin Adat Buton dari Kepulauan Buton

Info Lengkap Busana Pengantin Adat Buton dari Kepulauan Buton

Busana Pengantin Adat Buton dari Kepulauan Buton

Pengantin Adat Buton. – Buton merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia. Suku Buton menempati wilayah Kepulauan Buton yaitu Pulau Buton dan sekitarnya. Sejarah Buton tidak terlepas dengan pernah adanya kesultanan Buton yang berdiri di wilayah tersebut.

Seperti halnya suku-suku lain di Indonesia, suku Buton juga mempunyai adat istiadat yang khas yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Salah satunya adalah adat dalam upacara perkawinan adat. Dalam prosesi perkawinan adat ini dikenal cukup banyak yaitu lukuti (perkenalan), pesoloi (mencari tau), losa (meminang), tauraka (tunangan), kawia (pernikahan), karia (walimah), jagani (masa tunggu dan bimbingan), pabongkasia, dingkana umame, dan landakiana banua (silaturahim).

Kali ini Alienco tidak bermaksud membahas soal upacaranya ya, tapi pakaian yang dipakai oleh pengantin adat Buton. Dalam pernikahan ini pakaian yang dipakai oleh pengantin juga sudah ditentukan juga.

Busana Pengantin Adat Buton

Busana Pengantin Pria

Untuk busana pengantin pria pada pernikahan ada Buton ini terdiri dari:

  1. Destar  merupakan ikat kepala yang juga disebut dengan Kampurui. Ikat kepala ini melambangkan kebesaran. Terdiri dari tundu pada bagian tengah lilitan yang merupakan lambing matahari yang mencerahkan.
  2. Lipi-lipi adalah mahkota yang dipasang pada bagian atas destar, menyerupai bentuk buah nenas. Logo nenas yang merupakan simbol daerah Buton. Ini bermakna Ketuhanan yang Maha Esa karena nenas hanya berbuah tunggal, daun yang berduri melambangkan perlindungan.
  3. Baju Balahadada, terbuat dari beludru hitam, di seluruh bagiannya dipenuhi hiasan-hiasan emas atau perak. Hiasan ini dikenal juga dengan nama buka-buku. Pada bagian tepi terdapat hiasan pasami yang di bagian lehernya diberi hiasan Ake besar yang terbuat dari emas atau perak. Hiasan ake ini mulai dari bawah leher baju sampai perut baju. Ada juga aksesoris lain berupa enam sampai tujuh kancing kerucut segi lima sebagai hiasan.
  4. Sala arabu merupakan celana yang dipakai oleh pengantin pria, celana ini bermotif sama dengan baju balahadada. Di bagian kaki ada belahan sedikit yang di pinggirannya dipasang tujuh buah kancing hiasan.
  5. Bia sama sili, ini adalah berupa sarung yang dipakai untuk menutupi baju balahadada dan sala arabu. Fungsinya sebagai pelengkap.
  6. Sulepe, sulepe berarti ikat pinggang, ini juga kelengkapan pakaian balahadada. Aslinya terbuat dari kain hitam dengan kepala ikat piggang yang dibuat dari emas atau perak. Berbentuk lonjong atau persegi empat dengan ukiran kalimat tauhid dan motif bunga yaitu bunga Rongo di bagian tepi
  7. Bia Ogena, bia Ogena berarti sarung besar, namun demikian maksud sebenarnya bahwa pemakai bia ogena adalah sarung kebesaran yang biasanya hanya digunakan oleh pejabat atau anak keturunan bangsawan.
  8. Tobo/Keris, Tobo merupakan pelengkap tambahan, diselipkan pada bagian pinggang pengantin pria.
  9. Kamba, Kamba berarti bunga, yaitu rangkaian buang yang diselempangkan di bagian bahu kiri. Berfungsi untuk memperindah dan merupakai pakaian kebesaran adat Buton.

Busana Pengantin Adat Buton

Busana Pengantin Wanita

  1. Panto/Tipolo Tipolo, adalah penutup kepala yang dibuat dari kain beludur. Diberi hiasan bigi sebagai penyangga bunga ija, patiga untuk menutupi telinga dari ukiran kain beludru, gulu-gulu yaitu gulungan di bagian atas kepala, popungu berupa ukiran poini di dahi dan bunga ija. Penutup kepala pengantin wanita yang terbuat dari kain beludru.
  2. Baju Kombo, baju ini merupakai pakaian adat kebesaran bagi para wanita Buton. Berbahan dasar kain satin putih yang berhias manik-manik, benang-benar berwarna dari benang emas atau benang perak dan beragam hiasan lain baik dari emas, perak atau kuningan.
  3. Sarung Lonjo, Sarung Lonjo juga disebut dengan Bia Ogena merupakan sarung dengan gabungan warna polos secara bertingkat-tingkat. Ini adalah pasangan dari baju kombo sebagai bagian bawahan.
  4. Punto, untuk kelengkapan baju Kombo juga disediakan punto sebagai sarung hias dengan bahan dasar warna hitam dan motif Tawana Kapa (kapas).
  5. Jao-jaonga, aksesoris lain yaitu kalung dari kuningan yang disebut Jao-jaonga, terdiri dari 3 macam yaitu yang berukiran naga, kupu-kupu dan berbentuk permata.
  6. Simbi, gelang atau simbi menjadi kelengkapan lain yang wajib diadakan, gelang ini terbuat dari emas atau kuningan masing-masing empat buah pada tangan kanan dan kiri.
  7. Kabokena lima, Kabokena Lima merupakan pengikat tangan ini menjadi pengikat atau penahan gelang, jadi dipakai di bagian tangan kanan dan tangan kiri. Pengikat ini melambangkan silaturahmi.
  8. Dali-dali, anting-anting atau Dali-dali adalah aksesoris yang umumnya terbuat dari emas atau perak.
  9. Kambarambei, kata ini berarti kupu-kupu, aksesoris ini merupakan tambahan pada pakaian adat pengantin yang terbuat dari kain. Pemakaiannya dikaitkan di bahu kiri wanita.
  10. Korokoronjo, untuk cincin disediakan kokoronjo, cincin ini berbentuk memanjang dan dipasangkan pada ibu jari kiri pemakainya.
  11. Kambero (Kipas), berupa kipas tangan untuk mengurangi panas dan mencegah keringat.
  12. Sampelaka, sampelaka ini mirip dengan kambaramai, tetapi digunakan di bagian bahu sebelah kanan.
  13. Kalegoa (sapu tangan) untuk penyeka dan pelengkap.

Baca juga,

Kombinasi Busana Pengantin Adat Sunda dan Palembang di Akad Nikah

Nah kalau kamu ingin menikah dengan upacara adat Buton ini dapat menjadi acuan untuk penyiapan busananya. Selain itu artikel ini juga melengkapi referensi kamu untuk busana pengantin tradisional di Indonesia. Mau pernikahanmu didokumentasi oleh Alienco juga? Kalian bisa minta pricelist dan tanya tanggal availibility ke Admin Alienco.

Info Lengkap Busana Pengantin Pernikahan Adat Koto Gadang

Info Lengkap Busana Pengantin Pernikahan Adat Koto Gadang

Info Lengkap Busana Pengantin Pernikahan Adat Koto Gadang

Busana Pengantin Adat Koto Gadang. – Kalian mungkin sudah banyak melihat pernikahan dengan konsep adat kan? Karena hingga kini masih banyak pasangan pengantin yang memilih menggunakan konsep tradisional adat daerah mereka sebagai konsep pernikahannya. Pernikahan Adat Jawa, Adat Sunda, Adat Batak merupakan beberapa contoh prosesi adat yang sering digunakan, selain itu ada juga prosesi pernikahan dengan Adat Minang. Pada pernikahan adat tentu yang sangat menarik adalah busana pengantinnya. Setiap adat memiliki ciri khas dan makna pada tiap busananya.

Seperti contoh pada Adat Minang, di kepala pengantin wanita terdapat hiasan kepala berupa tiara yang tersusun dari barisan sunting. Namun, ternyata ranah Minang, tepatnya Sumatera Barat, tidak hanya memiliki satu adat pernikahan saja lho! Selain Adat Minang tepatnya Padang Pesisir, ada pula sebuah konsep pernikahan Koto Gadang. Oiya, jika secara geografis, busana Adat Minangkabau biasanya untuk pengantin yang berasal dari Padang Pesisir. Sedangkan Koto Gadang merupakan wilayah yang berada di dataran tinggi Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Mungkin kamu pernah membaca artikel Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang! kan?  Nah kali ini Alienco akan berbagi informasi mengenai busana pengantin Koto Gadang. Supaya kalian tidak bingung membedakan busana pengantin Adat Minangkabau dan Adat Koto Gadang.

Busana Pengantin Pria

Untuk busana pengantin pria atau bisa juga dipanggil marapulai, mereka akan memakai Baju Gadang atau bisa disebut Baju Roky. Warnanya dipilih yang senada dengan busana pengantin wanita. Biasanya menggunakan kain yang bernuansa keemasan. Warna emas tersebut juga bisa dipadukan dengan warna lain, entah itu emas-putih, emas-ungu, emas-biru, dan sebagainya. Yang jelas warna emas yang selalu ada. Baju Gadang dipasangkan dengan celana panjang yang longgar, juga dengan warna yang senada. Untuk melengkapi penampilannya, biasanya akan ada balapak digunakan sebagai kain samping. Juga dengan keris yang diselipkan di pinggang pengantin pria.

Busana Pengantin Wanita

Jika pada busana pengantin Adat Minangkabau pengantin wanita menggunakan tiara di atas kepalanya, pada busana pengantin wanita Koto Gadang berbeda. Pengantin wanita Koto Gadang akan mengenakan penutup kepala sederhana yang terbuat dari beludru dengan sulam emas berupa selendang, atau biasa disebut Tengkuluk Talakuang. Untuk bajunya, pengantin wanita akan menggunakan baju kurung berbahan beludru Batabua. Pada kain beludru tersebut juga bertabur beberapa kalung emas, yaitu kalung dukuah, kalung cakiek, juga kalung keroncong, bahkan juga kalung dirham. Seperti pada pengantin pria, kain bapalak juga digunakan oleh pengantin wanita. Namun tidak disamping, pada pengantin wanita kain tersebut digunakan sebagai selendang yang disampirkan di bahu.

Untuk aksesoris, pengantin wanita akan mengenakan beberapa perhiasan. Gelang yang disebut garobah dengan ukuran besar beserta gelang-gelang kecil sebagai pelengkap yaitu gelang marjan, gelang pilin kepala bunting dan kareh emas. Memiliki khas pernak-pernik berwarna keemasan, pada jemari pengantin wanita Koto Gadang akan memakai beberapa cincin. Seperti cincin mato tujuh, cincin mato lima, cincin kankuang, cincin mato berlian, dan cincin belah rotan. Mato atau mata, merupakan hiasan yang terdapat pada cincin tersebut.

Berikut beberapa foto pengantin dengan busana Koto Gadang yang pernah Alienco abadikan :

 Busana Pengantin Adat Koto Gadang

 Busana Pengantin Adat Koto Gadang

 Busana Pengantin Adat Koto Gadang

Unik banget kan? Nggak hanya busana pengantin Koto Gadang aja lho. Busana pengantin dengan konsep tradisional dan adat lainnya juga unik dan sangat menarik untuk disimak, tentu saja juga dilestarikan. Nah sekian artikel kali ini, selanjutnya Alienco akan bahas mengenai busana pengantin yang lain! Ditunggu ya!

Foto pernikahan adat lain? Bisa cek ke instagram @aliencophoto

https://www.instagram.com/p/Bs7YkEDF9Ha/

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Menjadi wanita bertubuh kurus sering menjadi keinginan banyak wanita, terutama bagi mereka yang agak ‘overweight’. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi berat tubuh, dari berolah raga, diet makanan banyak lemak, karbohidrat, sampai mengikuti program khusus untuk mengurangi berat badan yang biayanya juga tidak sedikit. Namun demikian bagi wanita yang terlalu kurus, tentu juga menjadi masalah tersendiri. Terlalu kurus membuat seorang wanita menjadi kurang pede sehingga perlu untuk menyiasatinya dengan melakukan bermacam teknik untuk dapat mengurangi penampilannya yang terlalu kurus. Di hari pernikahan, untuk adat Jawa khususnya, pakaian kebaya menjadi salah satu pilihan wajib untuk dikenakan seorang pengantin wanita. Bagaimana kiat untuk mencari kebaya yang pas yang nantinya dapat menyamarkan tubuh kurus sehingga tidak terlalu tampak, atau bahkan dapat menutupinya. Coba simak beberapa tips berikut ini :

Detil Kebaya

Pakaian kebaya identik dengan berbagai pernik-pernik yang menjadi detil sebuah kebaya. Tidak lengkap jika kebaya tidak menambahkan detil yang akan membuatnya terlihat menarik, mewah dan berkesan. Penambahan detil ini memang cukup memberi efek yang baik bagi pengantin yang bertubuh terlalu kurus. Dengan adanya payet, kristal dan mutiara pada posisi yang tepat di bagian yang sudah ditentukan akan menjadikan tubuh terlihat berisi. Kesan terlalu kurus akan tidak nampak dengan sendirinya.

Warna

Ada warna-warna yang menjadi pantangan bagi wanita yang terlalu kurus lho. Hitam, hijau, biru tua serta abu-abu merupakan pantangan yang harus benar-benar dijauhi. Pokoknya sebisa mungkin jangan memilih warna-warna gelap ya! Ini akan membuat tubuh yang sudah terlalu kurus menjadi terlihat lebih kurus. Lalu apa warna yang sebaiknya dipilih? kamu dapat memakai kebaya dengan warna-warna pastel yang bersifat lembut. Dengan kebaya berwarna lembut seperti ini maka bentuk tubuh terlalu kurus akan tersamarkan.

Baca juga 6 Pilihan Gaun Pengantin yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh

Model atau Potongan Lengan

Tubuh kurus akan tersamarkan bila kamu memakai kebaya yang berlengan model balon atau model lengan dengan kerutan-kerutan. Atau aksen berlayer-layer. Ini akan membuat lengan tidak terlihat terlalu kurus. Kalau memakai model lengan biasa, justru tubuh kurus akan menjadi lebih tampak semakin kurus. Jangan juga memakai kebaya yang ketat atau pas pada tubuh. Karena itu juga akan mempertegas lekukan tubuh dan tubuh kurusmu justru semakin ketara.

Cutting Yang Tepat

Cutting disini juga termasuk model kebaya. Seperti disebutkan di atas, model kebaya sangat berpengaruh untuk menunjukkan apakah badanmu terlalu kurus atau tidak. Nah dengan memilih cutting besar pada kebaya akan seolah menambah volume tubuh kamu. Cutting besar pada pakaian apapun mampu membuat badanmu menjadi lebih berisi lho.

Kebaya Tertutup

Kebaya yang terbuka akan mempertegas tubuh kurus, ya karena memakai kebaya yang model terbuka akan membuat tulang bahu semakin menonjol. Jadi sebaiknya pilih kebaya berkerah cheongsam. Untuk bentuk kerah jangan kamu pilih bentuk kerah sabrina, bahu terbuka atau V neck.

Panjang Kebaya

Kebaya yang terlalu panjang akan membuat tubuh kurus akan semakin lebih tegas. Jadi sebaiknya pilih panjang kebaya yang panjangnya hanya sebatas pinggang saja, sehingga tubuh tidak nampak terlalu kurus. Atau jika tidak ada yang sebatas pinggang, pilihlah yang maksimal hanya sampai paha atas saja.

 

Nah itu dia cara-cara agar tidak terlihat kelewat kurus saat memilih kebaya untuk pernikahan. Semoga tips tersebut bermanfaat ya!

Tampil Beda Namun Anggun, Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Tampil Beda Namun Anggun, Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Tampil Beda Namun Anggun, Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna. – Gaun pengantin memang umumnya berwarna putih. Kesan lembut dan terlihat memukau dari gaun pernikahan putih masih menjadi pilihan beberapa pengantin wanita. Namun, bagaimana jika kamu ingin gaun pengantin warna lain? Apa itu berarti kamu tidak akan terlihat cantik? Tentu saja tidak!

Pilihan warna lain selain warna putih, entah itu warna-warna pekat atau pastel yang lembut, tentunya memiliki keunikannya sendiri. Warna pilihanmu juga bisa menjadi cerminan tentang kepribadianmu dan tentunya membantumu meningkatkan rasa percaya diri.

Sudah banyak pengantin wanita yang memilih untuk tidak memakai gaun berwarna putih pada hari bahagianya tersebut. Faktor-faktor seperti konsep pernikahan dan selera pribadi menjadi penentunya. Banyak juga gaun pengantin berwarna karya desainer-desainer busana terkenal yang bisa menjadi pilihanmu.

Tertarik untuk tampil beda namun anggun? Ini dia beberapa inspirasi gaun pengantin berwarna :

1.  Warna pink merupakan warna yang menjadi favorit banyak wanita. Gaun ini cocok bagi kamu yang ingin tampil cantik dan feminim. Memilih warna pink bukan berarti pasanganmu juga harus menggunakan jas pink, lho! Warna jas hitam yang netral tentu saja cocok jika dipadukan dengan gaun pengantin pink-mu.

2. Warna merah memang memiliki kesan yang kuat bagi siapa saja yang melihatnya! Begitu juga jika kamu memilihnya sebagai gaun warna gaun pengantinmu. Semua pandangan para tamu undangan akan tertuju padamu akibat gairah yang dipancarkan dari warna itu!

Baca juga,

6 Pilihan Gaun Pengantin yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh

3. Masuk ke dalam kategori warna dingin, bagi kamu yang ingin tampil anggun nan menyejukkan mungkin bakal jatuh hati dengan gaun berwarna biru ini! Warna dingin merupakan warna yang paling dekat dengan alam, seperti warna biru tersebut. Warna biru dan model dari gaun tersebut mampu membuat si pengantin wanita tampak anggun dan bersahaja, kan?

@aliencophoto

Nah, bagaimana? Semoga beberapa inspirasi gaun pengantin berwarna yang kami berikan bisa menjadi inspirasimu saat berburu gaun pengantin ya, brides to-be!