Foto Prewedding bagi Fotografer Pemula, ini tips Jitu untuk kalian.

Seiring dengan berkembangnya dunia Fotografi belakangan ini, banyak sekali fotografer pemula yang beralih menjadi fotografer prewedding. Seperti yang kita ketahui, meski terlihat mudah mengabadikan foto prewedding harus memiliki pengetahuan yang lebih soal fotografi. Berikut beberapa tips untuk memulai karir sebagai Fotografer Prewedding, agar mendapatkan foto prewedding yang sempurna.

contoh foto preweddin jakarta

Kunci utama, Percaya diri!

Percaya diri adalah kunci utama dalam bidang Foto Prewedding, bukan hanya dari segi Pasangan yang akan di foto namun juga dari sisi Fotografernya. Dengan Percaya diri anda dapat menunjukkan sisi profesionalitas dengan baik, tentu ini akan membangun keparcayaan client terhadap Foto prewedding yang akan anda hasilkan.

 

 Kuasai tehnik dan pengetahuan dasar tentang Foto Prewedding yang baik

Foto Prewedding adalah salah satu bagian dari Bidang Fotografi, yang tentunya akan memakai tehnik-tehnik dasar dari fotografi. Penting bagi fotografer pemula untuk mengetahui hal-hal dasar mengenai foto yang baik, seperti tehnik pencahayaan, format gambar yang di hasilkan, atau pengaturan ruang focus pada foto. Pada foto prewedding sebaiknya kita menggunakan format RAW pada kamera, karna hasil yang di dapatkan memungkinkan anda memilih foto dengan pencahayaan yang baik. Jika anda menggunakan lensa KIT maksimalkan fitur yang anda, meski bukaan lensa yang dapat di hasilkan lensa ini hanya 3.5 anda tetap bisa mengatur ruang focus pada gambar dengan sempurna. Tips untuk pengguna lensa 18-55 pada kamera, aturlah Bukaan lensa yang maksimal lalu posisikan objek sedikit menjauh dari background lalu foto prewedding dapat di lakukan dengan mendekatkan lensa kearah objek. Cara ini dapat membantu anda menciptakan bokeh atau ruang focus yang baik, usahakan agar anda mengambil foto prewedding di siang hari atau di saat pencahayaan yang baik dan hindari terlalu banyak menggunakan Zoom karna ini dapat mengubah bukaan diafragma pada kamera.

Jika anda di haruskan mengambil foto prewedding pada malam hari, ada beberapa tips untuk memaksimalkan kamera dan lensa anda agar mendapatkan foto yang di inginkan. Gunakan fitur Bulb atau Setting Low Speed pada kamera, posisikan kamera di tripot atau letakan di posisi yang aman untuk menahan guncangan pada kamera. Anda bisa mendapatkan background cahaya yang unik dari fitur ini, gunakan cahaya tambahan dari flash untuk membantu menerangi objek di Foto prewedding anda. Tehnik ini dapat di gunakan untuk foto prewedding dengan gaya Light Painting atau latar lampu jalan yang warna-warni.

 

Meriahkan Foto Prewedding, dengan bantuan Aksesoris pendukung

Anda tentu tidak ingin foto prewedding yang di hasilkan terlihat monoton dan tidak menarik, selain tehnik foto beberapa aksesoris pendukung juga sangat membantu menciptakan foto prewedding yang menarik. Diskusikan konsep foto prewedding yang di inginkan oleh Client anda, beri masukan untuk melibatkan beberapa aksesoris menarik dalam konsep mereka. Aksesoris bisa berupa kostum yang menarik, balon, bunga, topeng, dan lain-lain. Cara ini cukup baik untuk memasukan unsur pemanis dalam foto prewedding anda, ini juga dapat mempermudah anda sebagai fotografer prewedding dalam mengatur pose atau gaya pada foto client anda.

Kuasai tehnik dasar Photoshop agar hasil akhir foto prewedding anda Sempurna.

Pada bagian akhir, anda dapat memilih ingin edit sendiri atau mempercayakan pada orang lain untuk hasil yang sempurna. Namun anda tetap harus menguasai tehnik dasar photoshop untuk menyempurnakan hasil foto prewedding anda. Tehnik Photoshop yang harus anda ketahui paling tidak untuk pengaturan cahaya, memperbaiki gambar dengan clone stamp, dan tehnik-tehnik sederhana lainnya. Ini sangat berguna untuk memperbaiki kesalahan yang anda lakukan di lapangan, dan sebagai pacuan anda ketika mengambil foto prewedding selanjutnya.