Wedding Photography Jakarta, Ladang menjadikan Hobby menjadi Profesi.

Wedding Photography Jakarta, Ladang menjadikan Hobby menjadi Profesi.

Wedding Photography Jakarta

Hobby Photography seolah menjadi trend terbaru bagi kalangan masyarakat Urban, hampir di setiap kota-kota besar Komunitas dan Sekolah Photography menjamur mengikuti Trendnya. Berbagai moment pun di jadikan ajang kreatifitas bagi para fotografer yang sedang mendalami Hobbynya ini, termasuk moment Pernikahan. Bagi masyarakat kota besar seperti Jakarta, Wedding Photography sudah menjadi sebuah komoditas bisnis yang besar. Para photographer berlomba-lomba memamerkan kemampuanya, untuk menjadikan bisnis Wedding Photography Jakarta miliknya bisa berkembang. Tak hanya bermodalkan ilmu, sebuah Wedding Photography yang besar juga harus mengandalkan kreatifitas. Salah satu bagian dari Wedding Photography yang perlu di perhatikan adalah komposisi, dan sedikit Tips untuk mengatur komposisi pada saat pengambilan gambar di acara pernikahan.

Lupakan peraturan, gunakan kreatifitas dalam Wedding Photohraphy

Dalam ilmu Photography ada sebuah peraturan tetang Komposisi, yang di sebut Rule of Thirds atau aturan 1/3. Ini adalah sebuah petunjuk bagaimana cara memposisikan objek di 1/3 bagian dalam foto agar lebih enak di lihat. Tehnik ini juka termasuk dalam mengkomposisikan objek kedalam satu frame, dengan posisi yang tepat mengikuti acuan aturan sepertiga itu. Namun tidak selamanya panduan ini dapat di lakukan, terutama dalam pengambilan gambar Wedding photography. Karna waktu yang terbatas dan juga moment yang tidak dapat di ulang, maka lupakanlah soal peraturan baku dalam photography. Gunakan kreatifitas yg anda miliki, yang harus di utamakan adalah moment yang anda ambil, dan kualitas gambar yang baik.

Maksimalkan kualitas Lensa dengan Wide Open, pada Wedding Photography anda

Dalam beberapa kesempatan, memang tidak baik menggunakan Wide Open secara terus menerus. Namun dengan bukaan rana yang besar sangat membantu anda dalam komposisi yang enak di pandang, karna dapat meminimalisir gambar-gambar yang tidak anda inginkan dalam frame. Mungkin dalam Wedding Photography anda tidak memiliki banyak kesempatan unyuk mengubah aperture, dengan Bukaan yang besar anda akan lebih memiliki banyak bagian yang blur dalam foto. Untuk hasil yang baik, cobalah gunakan penganturan F2.8 atau F.14. focuskan objek dengan tepat, karna area focus yang sempit juga memungkinkan anda mengalami focus yang melenceng.

 

Wedding Photography

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait