WAJIB BACA! Persyaratan Menikah di Luar Negeri bagi WNI ( Warga Negara Indoesia )

WAJIB BACA! Persyaratan Menikah di Luar Negeri bagi WNI ( Warga Negara Indoesia )

Persyaratan Menikah di Luar Negeri Bagi WNI

Persyaratan menikah di luar negeri bagi WNI – Ini merupakan bacaan yang tepat bagi anda, Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di luar negeri dan akan menikah di luar negeri. Begitu pula dengan WNI yang sekedar ingin merayakan pernikahan di luar negeri. Baik itu dengan sesama WNI maupun dengan Warga Negara Asing (WNA). Persyaratan WNI menikah di luar negeri tidak jauh berbeda dengan yang menikah di dalam negeri kok. Meski pastinya ada beberapa syarat khusus.

Secara umum, yang membedakan persyaratan untuk menikah di luar negeri dengan di dalam negeri adalah adanya beberapa persyaratan administrasi. Hal tesebut adalah adanya proses administrasi yang dilakukan di kedutaan besar (kedubes) negara yang dituju.

contoh foto pre wedd outdoor bule dan lokal depok jakarta bekasi (3)
alienco.net

Selengkapnya syarat WNI menikah di luar negeri adalah sebagai berikut:

  • Surat Izin dari orang tua atau wali
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibuat POLRES
  • Surat Pernyataan bahwa belum pernah menikah, dan bagi yang telah berstatus Janda atau Duda dapat melampirkan Surat Keterangan Belum Menikah Lagi. Surat harus bermaterai 6000 disertai dengan photocopy Akta Cerai, dan memperlihatkan aslinya
  • Surat Pengantar dari RT/RW tempat berdomisili sesuai KTP
  • Surat Pengantar dari Lurah atau Kepala Desa, yaitu form N1, N2, dan N4. Sebagai keterangan N1 adalah surat keterangan akan menikah, N2 surat keterangan asal-usul (nama orangtua), N4 surat keterangan orangtua
  • Bagi calon pengantin muslim harus ke KUA kecamatan. Membawa fc ktp, kk, dan ktp orangtua, serta foto berlatar biru 4×6, 3×4, 2×3 masing-masing 3 lembar
  • Visa ke negara tujuan yang approved
  • Paspor
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Akte lahir yang sudah diterjemahkan

Setelah anda mengurus surat administrasi syarat menikah diluar negeri di kelurahan, ada proses selanjutnya apabila calon pendamping anda beragama Islam. Anda dapat langsung mendaftarkan diri serta untuk memperoleh Surat Keterangan Numpang Nikah. Dan apabila calon pendamping anda adalah Non-Muslim, anda dapat mendaftarkan diri ke kantor Catatan Sipil. Kemudian anda dapat datang ke kedutaan besar negara tujuan tempat anda menikah. Disana, semua dokumen syarat untuk menikah di luar negeri akan diterjemahkan. Apabila anda telah mendapat izin dari kedubes, maka selanjutnya pihak kedubes akan menghubungi pihak instansi pernikahan di negara tujuan anda.

Bagi calon pendamping anda adalah seorang WNA, maka berdasarkan UU No 23 Tahun 2006 Pasal 4 tentang Administrasi Kependudukan anda sebagai WNI yang sedang berada di luar negeri maka sebelum pernikahan berlangsung anda wajib melaporkan peristiwa pernikahan yang akan anda laksanakan kepada konsulat jenderal Indonesia di negara tersebut. Dengan tujuan mendapatkan surat keterangan bahwa syarat menikah di luar negeri dengan WNA telah terpenuhi dan tidak ada rintangan untuk melaksanakan pernikahan.

Syarat Pernikahan LN Sah di Hukum Indonesia

Meskipun anda sudah resmi menikah dan diakui berdasarkan hukum di negara tersebut, masih ada prosedur agar pernikahan juga resmi di mata hukum Indonesia. Selama pernikahan anda dapat dibuktikan dengan akte nikah/marriage certificate, pernikahan tersebut dapat didaftarkan di Indonesia. Hal tersebut tercantum pada Pasal 56 ayat (2) UU Perkawinan yang berbunyi “Perkawinan di luar wilayah Republik Indonesia tersebut sah dan diakui berdasarkan hukum Indonesia, maka surat bukti perkawinan dari luar negeri tersebut harus didaftarkan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tempat tinggal suami istri.”

Undang-undang berikutnya yang menjelaskan tentang hal tersebut adalah Pasal 37 ayat (4) UU Adminduk yang berbunyi “Pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaporkan oleh yang bersangkutan kepada Instansi Pelaksana di tempat tinggalnya paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak yang bersangkutan kembali ke Indonesia.” dan dalam Pasal 73 Perpres 25/2008 yang berbunyi “Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 dan Pasal 71 setelah kembali di Indonesia melapor kepada Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana di tempat domisili dengan membawa bukti pelaporan/pencatatan perkawinan dil luar negeri dan Kutipan Akta Perkawinan.”

Baca juga Syarat Menikah Dengan TNI AD, TNI AL & TNI AU

Peraturan terkait persyaratan menikah di luar negeri bagi WNI salah satunya adalah Undang-undang No 23 tahun 2006 Pasal 37 ayat 4 tentang kependudukan dinyatakan bahwa: “Pencatatan perkawinan warga negara Indonesia di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib dicatatkan pada Instansi yang berwenang di negara setempat dan wajib dicatatkan pada instansi yang berwenang di negara setempat dan wajib dilaporkan oleh yang bersangkutan kepada instansi tempat tinggalnya paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak yang bersangkutan kembali ke Indonesia.

Berdasarkan undang-undang diatas, perlu kita ingat bahwa selain persyaratan nikah di luar negeri yang perlu anda lengkapi pelaporan atas pernikahan anda baik di dalam maupun luar negeri menjadi suatu kewajiban bagi anda. Persyaratan menikah di luar negeri  akan lebih mudah anda lengkapi jika anda memiliki waktu luang yang lebih panjang, karena untuk persiapan syarat-syarat menikah di luar negeriakan cukup menyita waktu.

Berkas Kelengkapan

  • Akte Perkawinan atau marriage certificate dari Negara asal yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, dan telah disuperlegalisasi oleh Perwakilan RI setempat
  • Surat Keterangan Menikah dari KBRI Negara tersebut
  • Fotokopi akte lahir suami dan istri
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Fotokopi paspor suami
  • Pasfoto berdampingan ukuran 4×6 dengan latar belakang merah sebanyak 3 lembar

Secara umum, yang membedakan persyaratan untuk menikah di luar negeri dengan di dalam negeri adalah adanya beberapa persyaratan administrasi dan adanya proses administrasi yang dilakukan di kedutaan besar (kedubes) negara yang dituju. Selengkapnya syarat WNI menikah di luar negeri adalah sebagai berikut:

  1. Surat Izin dari orang tua atau wali
  2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibuat POLRES
  3. Surat Pernyataan bahwa belum pernah menikah, dan bagi yang telah berstatus Janda atau Duda dapat melampirkan Surat Keterangan Belum Menikah Lagi yang bermaterai 6000 disertai dengan photocopy Akta Cerai, dan memperlihatkan aslinya
  4. Surat Pengantar dari RT/RW tempat berdomisili sesuai KTP
  5. Surat Pengantar dari Lurah atau Kepala Desa (Form N)
  6. Paspor
  7. Photocopy KTP
  8. Photocopy Kartu Keluarga

Setelah anda mengurus surat administrasi syarat menikah diluar negeri di kelurahan, apabila calon pendamping anda beragama Islam, anda dapat langsung mendaftarkan diri serta untuk memperoleh Surat Keterangan Numpang Nikah. Dan apabila calon pendamping anda adalah Non-Muslim, anda dapat mendaftarkan diri ke kantor Catatan Sipil. Kemudian anda dapat datang ke kedutaan besar negara tujuan tempat anda menikah. Disana, semua dokumen syarat untuk menikah di luar negeri akan diterjemahkan. Apabila anda telah mendapat izin dari kedubes, maka selanjutnya pihak kedubes akan menghubungi pihak instansi pernikahan di negara tujuan anda.

contoh foto pre wedd bule di outdor depok bogor jakarta (2)
alienco.net

Bagi calon pendamping anda adalah seorang WNA, maka berdasarkan UU No 23 Tahun 2006 Pasal 4 tentang Administrasi Kependudukan anda sebagai WNI yang sedang berada di luar negeri maka sebelum pernikahan berlangsung anda wajib melaporkan peristiwa pernikahan yang akan anda laksanakan kepada konsulat jenderal Indonesia di negara tersebut. Dengan tujuan mendapatkan surat keterangan bahwa syarat menikah di luar negeri dengan WNA telah terpenuhi dan tidak ada rintangan untuk melaksanakan pernikahan.

Peraturan terkait persyaratan menikah di luar negeri bagi WNI salah satunya adalah Undang-undang No 23 tahun 2006 Pasal 37 ayat 4 tentang kependudukan dinyatakan bahwa: “Pencatatan perkawinan warga negara Indonesia di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib dicatatkan pada Instansi yang berwenang di negara setempat dan wajib dicatatkan pada instansi yang berwenang di negara setempat dan wajib dilaporkan oleh yang bersangkutan kepada instansi tempat tinggalnya paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak yang bersangkutan kembali ke Indonesia.

Berdasarkan undang-undang diatas, perlu kita ingat bahwa selain persyaratan nikah diluar negeri yang perlu anda lengkapi pelaporan atas pernikahan anda baik di dalam maupun luar negeri menjadi suatu kewajiban bagi anda. Persyaratan menikah di luar negeri  akan lebih mudah anda lengkapi jika anda memiliki waktu luang yang lebih panjang, karena untuk persiapan syarat-syarat menikah di luar negeriakan cukup menyita waktu.

 

Demikianlah informasi yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp