Tujuan Pernikahan Dalam Islam

Tujuan Pernikahan Dalam Islam

Tujuan Pernikahan Dalam Islam

Tujuan Pernikahan Dalam Islam– Menikah dan berkeluarga itu bukanlah persoalan keinginan seseorang. Oleh karena itu, lelaki dan perempuan tidak usah ditanya apakah mereka ingin menikah atau tidak, dikarenakan menikah itu bukan soal ingin. Kalau menikah dipahami hanya persoalan keinginan, jadi ada orang tak mau menikah dengan alasan tidak ingin, adanya orang yang menikah setiap hari karena selalu ingin. Menikah mempunyai tujuan mulia dan jelas. Bukan urusan pribadi seseorang. tujuan pernikahan adalah:

  1. Melaksanakan tuntunan para Rasul

Menikah adalah ajaran Rasul. Hal itu telihat, pernikahan bukan hanya tentang kemanusiaan semata, tapi ada Ketuhanan yang kuat. Oleh sebab itu menikah dicontohkan para Rasul dan menjadi bagian ajaran mereka.

  1. Menguatkan Ibadah

Menikah adalah bagian dari ibadah, bahkan disebut separuhnya agama. Tidak main-main, menikah bukan sekedar proposal pribadi untuk “kepantasan” dan “kepatutan” hidup bermasyarakat. Menikah menjadi sarana melengkapi sisi keagamaan seseorang, supaya kuat beribadah.

  1. Menjaga kebersihan dan kebaikan diri

Semua manusia mempunyai insting dan kecenderungan pada pasangan yang menuntut disalurkan secara benar. Bila tak disalurkan dengan benar, munculnya adalah penyimpangan.

  1. Mendapat ketenangan jiwa

Perasaan tenteram, tenang, nyaman atau disebut sebagai sakinah, muncul sesudah menikah. Tuhan memberi perasaan itu pada laki-laki dan perempuan yang melakukan pernikahan dengan proses yang benar dan baik.

  1. Mendapatkan keturunan

Tujuan mulia dari pernikahan untuk memperoleh keturunan. Semua orang mempunyai perasaan senang dengan anak. Nabi menuntutkan supaya menikahi perempuan yang penuh kasih sayang juga dapat melahirkan banyak keturunan.

  1. Investasi akhirat

Anak adalah investasi akhirat, tidak semata-mata kesenangan dunia. Dengan memiliki anak yang shaleh dan shalihah, akan memberi kesempatan kepada kedua orang tua untuk mendapatkan surga di akhirat.

  1. Menyalurkan fitrah

Di antara fitrah manusia adalah berpasangan, laki-laki dan perempuan dicipta untuk menjadi pasangan agar saling mengisi, saling melengkapi, dan saling berbagi. Kesendirian adalah persoalan membuat ketidakseimbangan dalam kehidupan.

  1. Membentuk peradaban

Menikah menyebabkan munculnya keteraturan hidup dalam masyarakat. Muncul keluarga menjadi dasar pendidikan dan penanaman nilai-nilai kebaikan. Lahir keluarga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan menikah, terbentuklah kehidupan kemasyarakatan yang ideal.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang tujuan pernikahan dalam Islam, semoga bermanfaat informasi sedikit yag kami sampaikan.

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp