Seri Belajar Foto Pernikahan : Tips Fotografer Pernikahan Pemula

Seri Belajar Foto Pernikahan : Tips Fotografer Pernikahan Pemula

Seri Belajar Foto Pernikahan

Sebelumnya Alienco banyak membahas tips-tips fotografi dalam Seri Belajar Fotografi ya. Nah kali ini Seri Belajar Foto Pernikahan yang akan kami bahas adalah tips fotografer penikahan pemula. Pasti sebagai pemula untuk memulai di tengah persaingan bisnis wedding photography yang panas dipikir-pikir cukup sulit ya. Foto dokumentasi pernikahan memang penuh dengan momen-momen spontan, meskipun sudah ada urutan acaranya, tetap saja ketangkasan meng-capture momen tersebut sangat penting. Anda juga harus bisa kreatif dan bergerak cepat. Pemahaman tentang kamera dan alat bantu lainnya juga diperlukan. Anda perlu tampak profesional di hadapan klien anda dan keluarganya. Yuk simak tips fotografer pernikahan pemula di bawah ini :

Tips Fotografer Pernikahan Pemula

Tips Fotografer Pernikahan Pemula

 Mulai dengan Niat dan Persiapan Maksimal

Saat memulai sesuatu tentu penting dimulai dengan niat dalam hati, apalagi untuk terjun ke bisnis wedding photography, anda perlu niat dan tekad kuat untuk bersaing. Semua orang tentu tau acara pernikahan adalah momen sakral dan akan fatal jika momen terlewat untuk diabadikan. Ketika anda memutuskan terjun ke bisnis wedding photography anda harus terbiasa dengan persiapan foto dengan rentang waktu cukup panjang. Selain itu anda juga harus terbiasa teliti menangkap momen penting dan juga bergerak cepat. Lakukan persiapan matang sebelum benar-benar terjun ke lapangan. Peristiwa pernikahan adalah momen yang tidak bisa anda minta untuk diulang hanya demi anda dapat foto momennya. Mulai dengan membuat shot list pemotretan juga bisa. Peralatan selain kamera, seperti baterai dan memory card cadangan sangat penting.

Gunakan 2 Lensa yang Berbeda

Tantangan besar akan dihadapi oleh fotografer pernikahan di hari H. Berbagai momen tentu memerlukan berbagai angle dan type of shot yang berbeda. Posisi anda dalam mengabadikan momen pun sudah pasti juga beragam ya. Disinilah pentingnya anda menyiapkan lensa lebih dari satu. Bawalah setidaknya 2 lensa dengan rentang focal length yang berbeda, bawa 1 lensa fix dan wide lens untuk kebutuhan foto establish. Anda juga harus terbiasa dalam komposisi fotografi demi mendapat momen dengan komposisi ciamik. Jika bekerja dengan tim, pastikan mengabadikan satu momen dari beberapa angle. Hal ini agar klien anda memiliki banyak pilihan foto untuk diseleksi dan tentu saja lebih puas dengan pelayanan anda.

Gunakan Format RAW

Tips fotografer pernikahan pemula berikutnya yang penting diketahui adalah Gunakan Format RAW. Penggunaan format RAW mungkin akan anda anggap remeh dan malas ya karena cukup memakan ruang kartu memori anda. Namun fotografer tidak seharusnya mengabaikan pemilihan format foto saat pemotretan lho. Meski banyak yang beralasan jika format RAW memakan waktu panjang saat pengolahan akhir, anda harus bisa mengabaikan itu. Format RAW adalah format foto paling aman bagi anda yang sedang memulai foto pernikahan dan belum terbiasa dengan pencahayaan di lapangan. Saat anda mengabadikan momen dan menyadari kekurangan pencahayaan yang pas saat pasca acara akan dapat diperbaiki karena anda menggunakan format RAW. Format RAW ini lebih fleksibel saat sudah masuk ke dapur olah digital.

Baca juga,

9 Momen Saat Musik Untuk Resepsi Pernikahan kamu

Nah tips di atas pasti sangat bermanfaat ya. Jangan takut untuk mencoba. Jika anda belum cukup berani memulai bisnis wedding photography, anda dapat memulai dengan freelance di beberapa vendor yang sudah berpengalaman. Semoga tips dari Alienco tersebut cukup membantu ya! Jangan lupa kunjungi instagram @aliencophoto