Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Urutan dan Penjelasan Tentang Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Tahapan lengkap prosesi Pernikahan Adat Batak. – Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Masih ingat pepatah tersebut kan? Itu menggambarkan betapa negeri kita kaya dengan beragam adat istiadat dari tiap suku bangsa. Begitu juga dengan prosesi pernikahan di setiap daerah/suku juga mempunyai cara-cara tersendiri yang berbeda satu dengan yang lain.

Kali ini pernikahan Adat Batak yang akan menjadi sorotan. Ingat Batak tentu ingat dengan Danau Toba dan Pulau Samosirnya ya. Memang kedua tempat itu menjadi ikon untuk daerah Sumatera Utara yang banyak dihuni oleh Suku Batak. Pernikahan Adat Batak merupakan prosesi yang paling sering mendapat liputan. Hal ini karena pernikahan Adat Batak ini biasanya dilaksanakan dengan cara besar-besaran apalagi yang melaksanakan pernikahan adalah tokoh adat atau pejabat atau keluarga terpandang, pernikahan yang sederhana terkesan menjadi aib.

Pernikahan Adat Batak memang harus besar-besaran hal ini karena kekerabatan dan kekeluargaan memang masih dijaga dengan kuat, sehingga banyak tamu yang harus diundang, dari keluarga ataupun keturunan yang terkait. Untuk pelaksanaan prosesi pernikahan Adat Batak sendiri dilangsung dalam beberapa tahapan. Minimal ada sembilan tahapan yang harus dilalui bagi sepasang calon pengantin yang melaksanakan pernikahan secara Adat Batak ini. Berikut adalah uraiannya :

Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Mangririt

Tahap dalam pernikahan Adat Batak ini adalah dimulai dengan pemilihan calon istri. Calon akan dipilih tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan seorang pria dan keluarganya. Jika calon pengantin pria belum mempunyai pasangan, mungkin karena kesibukan pekerjaan atau karena diperantauan maka keluarga akan berusaha mencarikan calon pengantin wanita biasanya dari kalangan keluarga dekat, kerabat. Setidaknya diharapkan masih dalam suku batak atau dalam marga yang sama. Namun demikian jika calon pengantin pria sudah mempunyai calon istri meskipun berasal dari luar Suku Batak, hal ini masih dapat diterima.

Mengalehon Tanda

Tanda sebagai suatu kepastian akan memilih si gadis menjadi calon istri akan diberikan oleh pria. Tahap ini disebut sebagai tahap mangalehon tanda. Biasanya sebagai tanda dari pihak pria adalah uang, sebagai isyarat bahwa pria tersebut benar-benar serius menjalin hubungan dengan si gadis dan ingin segera memperistrinya. Sebagai balasan, si gadis akan memberi tanda dengan pemberian kain sarung. Ini berarti bahwa si gadis telah menyetujui dan menerima tanda dari pihak pria dan mau menjadi istrinya nanti.

Marhusip

Tahap ini cukup menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah pernikahan sepasang calon pengantin Batak. Dalam tahapan ini dilakukan pembicaraan dari pihak calon pengantin pria dengan utusan dari calon pengantin wanita. Di sini dilakukan secara rahasia, karena memang hal yang dibicarakan merupakan hal yang sangat peka, yaitu perihal mas kawin yang dimintakan. Nah jika tidak ada kesepakatan dari kedua belah pihak maka acara pernikahan pun bisa jadi tidak dapat dilangsungkan. Karena dilakukan secara rahasia maka masyarakat umum lainnya tidak akan mengetahuinya. Jadi tidak ada rasa malu yang timbul pada kedua belah pihak.

Martumpol

Proses ini merupakan acara untuk melanjutkan tahap sebelumnya yang telah disepakati. Jika kedua belah pihak telah sepakat dengan mas kawin yang telah ditentukan, maka tibalah untuk melangsungkan pertunangan. Yang hadir di sini adalah kedua orang tua pengantin pria dan wanita yang akan melaksanakan janji pernikahan. Untuk yang beragama kristen/katolik acara ini dilakukan di gereja dan disaksikan oleh jamaah gereja. Undangan yang datang bersifat khusus dan hanya dari keluarga dan kerabat tertentu saja.

Simak juga

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Marhata Sinamot

Setelah tahap martumpol selesai, masuklah ke tahapan ini. Di sini dilangsungkan pertemuan yang akan membicarakan sinamot yaitu berbagai hal yang perlu disiapkan oleh pihak pria. Di sini ditentukan berapa banyak hewan sembelihan yang akan disediakan, jumlah ulos yang perlu disiapkan, tamu undangan siapa saja yang perlu diundang serta lokasi pelaksanaan acara pernikahan nanti diselenggarakan. Ini merupakan ajang resmi kedua pihak untuk saling berkenalan dan bersilaturahmi lebih lanjut.

Martonggo Raja

Berikutnya adalah tahapan pengumpulan semua anggota keluarga. Memang dalam adat batak urusan pernikahan menjadi hal yang penting yang akan juga menjadi kepentingan semua keluarga. Karena itu mereka harus diberitahukan dan jika memungkinkan juga untuk hadir dalam acara pertemuan untuk melaksanakan acara pernikahan ini.

Manjalo Pasu-pasu Parbagason (Pemberkatan Pernikahan)

Pernikahan adat batak paling banyak dilakukan di gereja. Hal ini karena mayoritas Suku Batak beragama kristen. Karena itu diadakanlah acara pemberkatan yaitu pengesahan pernikahan oleh pihak geraja. Setelah acara ini, maka sepasang calon pengantin telah sah menjadi suami dan istri.

Pesta Unjuk

Ini merupakan lanjutan dari acara pemberkatan. Acara ini merupakan perayaan atas resminya kedua calon pengantin menjadi suami dan istri. Dalam acara ini dilakukan pembagian jambar.

Jambar disiapkan secara khusus untuk dibagikan kepada kerabat parboru. Jambar ini berupa jambar juhut yaitu daging hewan yang disembelih. Kemudian ada juga jambar uang yang dibagi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga

Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang!

Mangihut di Ampang (Dialap Jual)

Disini pengantin wanita dibawa ke pihak pengantin pria. Diiringi jual yang merupakan makanan yang disediakan oleh kerabat dari pengantin pria.

Ditaruhon Jual

Tahapan lengkap prosesi Pernikahan Adat Batak berikutnya Ditaruhon Jual. Untuk penyelenggaraan pesta yang dilakukan di pihak pria, maka pengantin wanita diijinkan untuk pulang lebih dulu lalu kemudian diantarkan ke tempat namborunya.

Paranak Makan Bersama

Sesampainya pengantin wanita ke tempat pria tentu juga disertai rombongan keluarga yang mengiringinya, acara makan bersama dimulai. Makanan ini merupakan makanan bawaan pihak parboru. Semua tamu undangan makan bersama, tentunya suasana meriah dan ramai masih terasa di acara ini.

Marunjuk

Acara ini merupakan upacara perkawinan, acara ini diselenggarakan di tempat tinggal pihak keluarga wanita.

Paulak Une

Setelah upacara pernikahan selesai, maka dilakukan kunjungan dari pihak pria ke pihak keluarga lain dari wanita dan pria. Ini biasanya untuk lebih mengeratkan hubungan kekerabatan yang baru terjalin melalui ikatan pernikahan dan memperkenalkan lebih dekat calon pengantin kepada pihak yang didatangi. Acara berkunjung ini dilakukan beberapa hari kemudian dari selesainya prosesi pernikahan.

Maningkir Tangga

Tahapan lengkap prosesi Pernikahan Adat Batak terakhir adalah Maningkir Tangga. Pada tahap ini pihak wanita dan keluarga mengunjungi rumah pihak laki-laki. Yang berarti selesailah tahapan dari prosesi pernikahan Adat Batak. Dari sini dimulailah kehidupan berumah tangga bagi sepasang pengantin dari Suku Batak.

Foto menarik lainnya di @aliencophoto

Menarik bukan? Memang bagi anggota Suku Batak, pernikahan dengan adat ini adalah menjadi keharusan. Hal ini selain untuk menghormati adat dan hubungan kekeluargaan, juga untuk mempertahankan kebudayaan yang telah berlangsung lama. Nah maka dari itu, yuk bantu lestarikan kebudayaan Indonesia. Bisa juga dengan cara menerapkan adat pernikahan khas suku kamu. Semoga artikel Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak ini bermanfaat ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp