4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

Saat hari pernikahan, bisa ada kejadian yang kurang menyenangkan yaitu adanya groomsmen calon suami yang tak dapat hadir karena tak dapat mengejar pesawat yang akan menuju kota pernikahan. Pasti bingung kan jika seperti itu, nah untung banget kalau ada groomsmen cadangan. Namun tentunya semua berharap hal itu tidak terjadi.

Ada juga cerita lainnya lho. Bisa saja para groomsmen yang sudah ditunjuk meskipun merupakan teman dekat dari jaman sekolah, ada yang menghilang tanpa kabar dan selalu beraktivitas pada tempat yang telah ditentukan. Akibatnya ketika waktu sesi foto tiba jadinya harus bercarian dulu. Ada juga kejadian yang kurang nyaman sewaktu mereka ternyata tidak menyukai seragam yang sudah disiapkan. Banyak alasan yang diajukan dari merasa kepanasan dengan memakai jas, ada yang merasa ribet dengan busana yang harus dipakai, dan ada juga yang malas pakai dasi. Akhirnya suasana yang diharapkan dapat menjadi suasana yang menyenangkan malahan mendatangkan stress.

Jangan sampai nanti pernikahan kamu akan mengalami kejadian yang kurang menyenangkan di atas ya. Untuk itu kamu bisa memakai 4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya di bawah ini :

Jelaskan Jadwal Acara Dan Aturan

Sebelum hari H setidaknya adakan pertemuan dengan mereka untuk menyampaikan hal-hal yang penting yang akan dilaksanakan pada hari H yaitu rincian acara. Kapan setidaknya mereka harus sudah tiba dan berkumpul untuk melaksanakan acara, kapan saat harus hadir pada sesi foto serta job deskripsi yang jelas pada saat hari pernikahan nanti. Kamu tidak perlu menugaskan hal-hal yang akan memberatkan atau merepotkan mereka, karena hal itu akan membuat mereka kurang nyaman. Kamu bisa meminta bridesmaid untuk masalah ini.

Diskusikan Dengan Pasangan Kamu Atau Pacar Mereka

Biasanya jika seseorang diajak bicara oleh orang yang dekat dengan mereka atau setidaknya orang yang lebih mereka hormati tentu akan lebih mendapat perhatian. Nah kamu dapat meminta pasangan kamu untuk menyampaikan hal-hal yang mungkin kurang pas buat kamu. Alternatif lain, bisa juga kamu meminta pasangan groomsmen untuk menyampaikan apa yang perlu kamu sampaikan kepada para groomsmen, tentu mereka akan lebih perhatian dengan apa yang disampaikan, dan pesan kamu dapat tersampaikan dengan baik kepada para groomsmen kamu.

Yuk simak juga 9 Foto yang Wajib Diabadikan di Hari Pernikahan

Sediakan Busana Yang Simpel Untuk Seragam

Pastikan kamu memilihkan busana yang tidak akan membuat para groomsmen kamu menjadi kerepotan sendiri saat harus memakainya. Seragam yang simpel akan membuat mereka tidak terlalu terganggu dalam masalah penampilan sehingga mereka akan lebih fokus dengan tugas mereka daripada harus memikirkan urusan seragam. Jika kamu menggunakan pesta pernikahan dengan adat tertentu dan mengharuskan busana tertentu, pastikan kamu mempunyai orang yang tepat untuk membantu para groomsmen kamu untuk membimbing dalam mengenakan seragam adat yang telah ditentukan. Ini akan memudahkan mereka para groomsmen daripada harus mereka-reka sendiri bagaimana sebaiknya memakai busana yang telah tersedia.

Sediakan Waktu Khusus Untuk Penampilan Para Groomsmen

Kamu bisa menugaskan para groomsmen untuk melakukan performance tertentu nanti pada saat pernikahan. Dengan begitu mereka akan merasa perlu untuk tinggal dalam ruang sambil menunggu waktu performance yang telah dijadwalkan. Performan yang dilakukan bisa dari yang sederhana dengan membawakan lagu bertema pernikahan, cinta atau bisa juga dengan membuat acara flashmob. Tentunya akan menyenangkan juga untuk mereka dan mereka pun merasa harus selalu bersiap dan tidak pergi kemana-mana.

Kehadiran para groomsmen ini selain melengkapi pesta pernikahan kamu juga akan membuat pesta pernikahan kamu akan lebih meriah. Karenanya sangat penting bagi kamu untuk memperhatikan kebutuhan mereka.

Yang terakhir, hadiah khusus untuk mereka jangan sampai terlupakan. Meskipun hanya hadiah yang sederhana, kecil dan nilainya tidak mahal namun tentunya akan dapat membuat mereka juga merasa senang.

 

Itu dia 4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya, semoga cara tersebut juga berhasil di pernikahanmu ya!

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

Ketika mempersiapkan pernikahan, terkadang terlalu berfokus pada hal-hal besar saja. Seperti konsep, venue pernikahan, serta busana pengantin mendapat perhatian penuh dari calon pengantin. Meski begitu, sebenarnya banyak hal detail yang bisa saja dianggap sepele. Sebagai contoh undangan pernikahan. Terkadang calon pengantin memutuskan untuk mempersiapkan undangan di saat-saat terakhir, semisal 1 bulan sebelum acara.

Padahal, hal seperti undangan pernikahan membutuhkan ketelitian juga lho. Nah mungkin kamu bisa menyimak hal-hal yang menjadi kesalahan ketika mempersiapkan undangan di bawah ini :

Cara Mengirim Undangan

Kemudahan teknologi komunikasi sangat berpengaruh. Apalagi sekarang juga tengah menjadi tren mengirimkan undangan secara digital. Dengan cara membagikan desain kartu undangan ke grup-grup media sosial banyak dilakukan. Selain memang lebih hemat dari segi biaya, tentu saja cara ini juga benar-benar mempermudah dan menghemat waktu. Tapi, tidak ada salahnya kamu juga menyiapkan undangan yang tercetak. Kenapa? Karena akan kurang sopan jika mengundang orang-orang penting, seperti bos di kantor jika dengan undangan digital, kan?

Baca juga 8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

Penulisan Nama Tidak Tepat

Seperti halnya kesalahan cara mengirim undangan, penulisan nama juga merupakan hal yang fatal dilakukan di undangan. Mungkin jika hanya mengundang teman-teman dekat tentu hal tersebut tidak bermasalah. Namun, bagi orang-orang seperti mantan guru, dosen, atau bos kamu tentu jangan sampai terjadi.

Alamat Salah / Kurang Jelas

Jika kamu menggunakan undangan cetak, tentu kamu membutuhkan waktu untuk mengirimkannya. Nah untuk menghemat waktu, menggunakan jasa kurir pengiriman merupakan hal yang lazim dilakukan. Pada hal ini, kesalahan yang biasa terjadi adalah penulisan alamat. Kamu tidak boleh menyepelekan hal ini lho. Biasanya karena terburu-buru dan kurang teliti kesalahan seperti ini sering terjadi. Sebaiknya teliti kembali alamat yang dituju, supaya undangan sampai.

Begitu pula dengan alamat lokasi pernikahan kamu. Cek beberapa kali alamat venue pernikahanmu. Jangan sampai tamu undangan justru kebingungan karena alamat yang kamu tulis kurang lengkap atau tidak jelas. Lebih baik lagi jika kamu menambahkan peta dan alternatif transportasi yang memudahkan tamu ke lokasi.

Typo atau Salah Tulis

Selain kesalahan pada penulisan alamat, typo pada kata-kata di undangan juga sering terjadi. Salah ketik satu huruf bisa mengubah arti atau mengurangi estetika undanganmu. Meski masih bisa terbaca dan dipahami, tidak ada salahnya untuk mengecek dan memastikan bahwa tidak ada typo.

Pemilihan Waktu 

Untuk mengirimkan undangan pernikahan, kamu juga harus memperhatikan waktunya. Jangan sampai kamu mengirimkannya terlalu mepet dengan hari H. Akan sulit untuk menyisihkan waktu luang tamu undanganmu. Bisa jadi jika kamu mengirimkannya mendadak, ternyata orang yang bersangkutan memiliki kegiatan lain. Kesalahan pemilihan waktu tersebut bisa membuat banyak tamu tidak hadir. Begitu juga dengan mengirim undangan terlalu jauh dari waktu pernikahan. Undangan tersebut bisa saja terselip atau hilang, bahkan orang yang bersangkutan bisa lupa. Idealnya 2 minggu sebelum acara orang-orang yang akan jadi tamu sudah menerima undangan tersebut.

Salah Pilih Font dan Template

Ingin undanganmu terlihat lebih artistik sih boleh saja. Namun jika kamu sampai salah memilih elemen grafis dan font hingga sulit terbaca sih gawat! Kalau kamu memilih font seperti kaligrafi jangan sampai menjadi sulit dibaca penerima ya! Usahakan pada informasi-informasi penting gunakan huruf balok yang biasa saja.

Untuk konten dan template dari undangan juga penting menjadi perhatian lho! Ini menentukan elemen-elemen grafis seperti apa yang cocok untuk konsep undanganmu. Jangan sampai asal ‘comot’ template dari internet tanpa memperhatikan lebih jauh apakah cocok atau tidak juga bisa jadi masalah.

 

Nah itu dia 6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan. Semoga bermanfaat ya!

Simak juga 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Lamaran sebagai bentuk kesungguhan pihak calon pengantin pria akan meminta calon pengantin wanita untuk menjadi pasangan hidupnya.  Pada kebanyakan tempat/adat di negara kita ini, prosesi ini mempunyai bentuk yang berbeda-beda namun pada intinya hampir sama.  Umumnya seorang pria bersama orang tua dan juga bisa mengajak keluarga dekat lainnya mendatangi tempat calon pengantin wanita untuk menyampaikan maksud meminta pihak wanita menjadi pendamping hidupnya. Tak ketinggalan dalam prosesi lamaran ini dibawakan juga barang-barang tertentu (hantaran). Di Jawa ini dikenal dengan nama seserahan, sedangkan di Minang dikenal dengan istilah bertukar tando, untuk tradisi Batak disebut dengan jujur serta maatar patilian sebutan untuk daerah Banjar.

Barang-barang sebagai hantaran ini adalah ungkapan penghormatan dari pihak pria kepada pihak wanita. Biasanya berupa materi atau barang atau juga makanan tertentu. Di dalam masing-masing adat barang-barang tertentu kadang diwajibkan untuk ada. Ini merupakan syarat yang memang mempunyai simbolisasi dari makna yang terkandung pada barang-barang tersebut.  Dalam hal ini pihak pria harus benar-benar mengusahakan agar barang-barang yang diwajibkan tersebut juga ada pada waktu prosesi lamaran ini.

Apa saja barang-barang yang diwajibkan untuk ada pada waktu lamaran ini? Tentu tergantung ketentuan dari masing-masing adat daerahnya.

Minahasa

Untuk daerah Minahasa umumnya pengantin pria diwajibkan membawa hasil bumi Hal ini mungkin karena di masa lampau mata pencaharian sebagian besar orang di daerah Minahasa adalah petani. Hasil bumi merupakan andalan bagi seorang petani, dan ini menjadi barang hantaran wajib. Biasanya berupa padi, ubi-ubian, kelapa, kacang dll, ini sebagai lambang dari kesuburan. Barang lain adalah sirih dan pinang, yang merupakan tanda kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Buah-buahan  juga wajib disertakan sebagai tanda bahwa sang pria adalah pekerja keras yang siap menanggung nafkah seluruh keluarganya.  Gelas bambu atau dikenal dengan nama kower juga disertakan sebagai pertanda kesederhanaan sang pria. Tak ketinggalan adalah ikan bakar, yang menjadi simbol bahwa sang pria telah siap mengajak sang wanita untuk mengaruhi lautan kehidupan yang luas.

Yuk simak juga 5 Alasan sebagai Pertimbangan Sebelum Menentukan Seserahan

Minangkabau

Pada Adat Minangkabau, hantaran yang berupa sirih pinang menjadi barang yang tidak dapat ditawar-tawar.  Hal ini terkait erat dengan kehidupan masyarakat minang, sirih dan pinang mempunyai makna yang sangat dalam.

Dalam sirih pinang terkandung rasa pahit dan manis dari daun sirih. Hal ini sebagai pertanda bahwa sebagai manusia, kita sangat memahami akan kekurangan-kekurangan yang ada. Adalah hal yang biasa bahwa dalam suatu pertemuan akan terjadi perbedaan atau perselisihan pendapat. Hal ini sangat dimaklumi bagi kedua belah pihak. Dengan suguhan sirih sebelum acara pertemuan, diharapkan kedua belah pihak akan sama-sama memaklumi perbedaan pendapat yang nanti akan timbul dan tidak menjadikannya sebagai gunjingan yang akan membuat salah satu pihak tersinggung.

Solo, Jawa Tengah

Untuk daerah Jawa khususnya di Jawa Tengah yang memakai adat Jawa, prosesi lamaran disebut juga panembung (tembung) artinya bicara atau meminta dengan ucapan. Dalam acara ini wajib bagi calon pengantin pria untuk membawakan paningset atau biasanya juga dikenal dengan srah-srahan. Paningset atau pengikat ini sebagai simbol pengikatan kedua calon pengantin.

Barang-barang yang menjadi paningset ini dikelompokkan dalam empat macam. Paningset utama, abon-abon, pengiring paningset dan sesaji pelengkap.  Namun demikian saat ini isi untuk barang-barang paningset juga telah menjadi beragam, sesuai keinginan dari pihak pria dan wanita. Yang menjadi barang wajib untuk paningset utama ini adalah perlengkapan busana untuk wanita yang akan dipakai nanti pada saat prosesi pernikahan yaitu setagen, kain batik, kain sindur berupa selendang panjang dengan warna merah dan warna putih, serta semekan (untuk menutup payudara).

Paningset lainnya adalah paningset abon-abon. Paningset ini berupa jeruk gulung (jeruk bali), tebu wulung, nasi golong (nasi yang dibuat bulatan dan dibungkus dengan daun pisang), pisang mas, set perangkat makan sirih lengkap. Untuk barang paningset selanjutnya yang juga dikenal dengan paningset pengiring adalah hasil bumi. Ini selain sebagai tanda kesungguhan juga sebagai bantuan kepada pihak wanita untuk meringankannya menanggung biaya hajatan  yang kadang juga tidak sedikit.

Untuk mengetahui jumlah seserahan untuk Adat Jawa, kamu bisa simak Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

 

Nah demikianlah artikel kali ini, semoga bermanfaat ya!

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Cara Memilih Kebaya Agar Tidak Terlihat Kelewat Kurus

Menjadi wanita bertubuh kurus sering menjadi keinginan banyak wanita, terutama bagi mereka yang agak ‘overweight’. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi berat tubuh, dari berolah raga, diet makanan banyak lemak, karbohidrat, sampai mengikuti program khusus untuk mengurangi berat badan yang biayanya juga tidak sedikit. Namun demikian bagi wanita yang terlalu kurus, tentu juga menjadi masalah tersendiri. Terlalu kurus membuat seorang wanita menjadi kurang pede sehingga perlu untuk menyiasatinya dengan melakukan bermacam teknik untuk dapat mengurangi penampilannya yang terlalu kurus. Di hari pernikahan, untuk adat Jawa khususnya, pakaian kebaya menjadi salah satu pilihan wajib untuk dikenakan seorang pengantin wanita. Bagaimana kiat untuk mencari kebaya yang pas yang nantinya dapat menyamarkan tubuh kurus sehingga tidak terlalu tampak, atau bahkan dapat menutupinya. Coba simak beberapa tips berikut ini :

Detil Kebaya

Pakaian kebaya identik dengan berbagai pernik-pernik yang menjadi detil sebuah kebaya. Tidak lengkap jika kebaya tidak menambahkan detil yang akan membuatnya terlihat menarik, mewah dan berkesan. Penambahan detil ini memang cukup memberi efek yang baik bagi pengantin yang bertubuh terlalu kurus. Dengan adanya payet, kristal dan mutiara pada posisi yang tepat di bagian yang sudah ditentukan akan menjadikan tubuh terlihat berisi. Kesan terlalu kurus akan tidak nampak dengan sendirinya.

Warna

Ada warna-warna yang menjadi pantangan bagi wanita yang terlalu kurus lho. Hitam, hijau, biru tua serta abu-abu merupakan pantangan yang harus benar-benar dijauhi. Pokoknya sebisa mungkin jangan memilih warna-warna gelap ya! Ini akan membuat tubuh yang sudah terlalu kurus menjadi terlihat lebih kurus. Lalu apa warna yang sebaiknya dipilih? kamu dapat memakai kebaya dengan warna-warna pastel yang bersifat lembut. Dengan kebaya berwarna lembut seperti ini maka bentuk tubuh terlalu kurus akan tersamarkan.

Baca juga 6 Pilihan Gaun Pengantin yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh

Model atau Potongan Lengan

Tubuh kurus akan tersamarkan bila kamu memakai kebaya yang berlengan model balon atau model lengan dengan kerutan-kerutan. Atau aksen berlayer-layer. Ini akan membuat lengan tidak terlihat terlalu kurus. Kalau memakai model lengan biasa, justru tubuh kurus akan menjadi lebih tampak semakin kurus. Jangan juga memakai kebaya yang ketat atau pas pada tubuh. Karena itu juga akan mempertegas lekukan tubuh dan tubuh kurusmu justru semakin ketara.

Cutting Yang Tepat

Cutting disini juga termasuk model kebaya. Seperti disebutkan di atas, model kebaya sangat berpengaruh untuk menunjukkan apakah badanmu terlalu kurus atau tidak. Nah dengan memilih cutting besar pada kebaya akan seolah menambah volume tubuh kamu. Cutting besar pada pakaian apapun mampu membuat badanmu menjadi lebih berisi lho.

Kebaya Tertutup

Kebaya yang terbuka akan mempertegas tubuh kurus, ya karena memakai kebaya yang model terbuka akan membuat tulang bahu semakin menonjol. Jadi sebaiknya pilih kebaya berkerah cheongsam. Untuk bentuk kerah jangan kamu pilih bentuk kerah sabrina, bahu terbuka atau V neck.

Panjang Kebaya

Kebaya yang terlalu panjang akan membuat tubuh kurus akan semakin lebih tegas. Jadi sebaiknya pilih panjang kebaya yang panjangnya hanya sebatas pinggang saja, sehingga tubuh tidak nampak terlalu kurus. Atau jika tidak ada yang sebatas pinggang, pilihlah yang maksimal hanya sampai paha atas saja.

 

Nah itu dia cara-cara agar tidak terlihat kelewat kurus saat memilih kebaya untuk pernikahan. Semoga tips tersebut bermanfaat ya!

Ini Dia Beberapa Keuntungan Jika Menyewa Gaun Pengantin

Ini Dia Beberapa Keuntungan Jika Menyewa Gaun Pengantin

Ini Dia Beberapa Keuntungan Jika Menyewa Gaun Pengantin

Sudah menjadi mitos bahwa pernikahan adalah momen yang sakral dan suci. Untuk itu perlu mempersiapkannya dengan yang terbaik dan salah satunya adalah dengan membuat atau membeli gaun pengantin yang baru. Memang tidak salah jika membeli ataupun membuat gaun pengantin yang khusus. Namun demikian hal tersebut tidak perlu menjadi keharusan buat kamu, apalagi kalau kamu suka yang simpel, praktis tidak repot memilih model atau mencari penjahit atau memilih bahan yang tepat, lumayan ribet juga lho ternyata. Nah solusi yang paling rasional adalah dengan menyewa gaun pengantin.  Gaun pengantin tak akan dipakai untuk sehari-hari, jadi tak ada salahnya kan kalau kamu menyewa saja.  Ada kelebihan lainnya kalau kamu pilih solusi ini, yaitu:

Lebih Irit Anggaran

Membuat gaun atau membeli gaun baru tentu  berbeda dari menyewa, terlebih dari segi harga tentu jauh lebih murah menyewa gaun pengantin daripada membeli atau menjahit yang baru. Tidak perlu repot-repot mencari bahan, memilih penjahit yang mumpuni. Kamu cukup menyeleksi dan mengepas gaun agar nyaman dipakai dan cocok dengan konsep pernikahan yang kamu buat.  Kadang-kadang penyedia persewaan gaun juga menyediakan jasa untuk make up wajah. Tentu akan lebih memudahkan dan lebih hemat lagi kan?

Baca juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Tak Perlu Merawat Gaun

Gaun pengantin identik dengan pernik-pernik dan kristal atau mutiara yang menjadi andalan agar tampak lebih menarik dan anggun. Setelah dipakai tentunya kamu tidak ingin kan gaun pengantin ini menjadi rusak hanya karena kurang terawat. Jadi kamu harus siap dengan perawatannya juga yang tentu perlu dilakukan secara khusus dan terjadwal. Kalau kamu menyewa gaun maka tugas ini menjadi tugas penyewaan gaun, setelah selesai acara pernikahan dan kamu mengembalikannya ke penyewaan maka kewajiban kamu terhadap gaun pengantinpun berakhir, jadi lebih ringan.

Waktu Yang Lebih Ringkas

Ini merupakan kelebihan dari menyewa gaun yang merupakan pilihan jika memang waktu untuk penyiapan gaun pengantin cukup mepet. Membuat gaun pengantin setidaknya memerlukan waktu untuk memilih bahan, memilih disain atau konsep gaun yang akan dipakai, sampai detil yang diinginkan. Belum lagi nanti jika gaun sudah dibuat masih perlu untuk mengepas agar nyaman nanti dipakainya. Hal ini pasti akan memakan waktu dan tenaga juga.

 

Jadi untuk masalah gaun pengantin ini kamu mempunyai alternatif lain selain membuat sendiri gaun pengantin yang akan kamu pakai nanti di pernikahan. Kalau memang waktu dan anggaran cukup memang tidak salah kamu membuatnya sendiri agar lebih pas sesuai keinginan. Tetapi jika waktu dan anggaran yang tersedia belum memungkinkan, penyewaan merupakan alternatif yang dapat kamu pilih.

Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Masih ingat pepatah tersebut kan? Itu menggambarkan betapa negeri kita kaya dengan beragam adat istiadat dari tiap suku bangsa. Begitu juga dengan prosesi pernikahan di setiap daerah/suku juga mempunyai cara-cara tersendiri yang berbeda satu dengan yang lain.

Kali ini pernikahan Adat Batak yang akan menjadi sorotan. Ingat Batak tentu ingat dengan Danau Toba dan Pulau Samosirnya ya. Memang kedua tempat itu menjadi ikon untuk daerah Sumatera Utara yang banyak dihuni oleh Suku Batak. Pernikahan Adat Batak merupakan prosesi yang paling sering mendapat liputan. Hal ini karena pernikahan Adat Batak ini biasanya dilaksanakan dengan cara besar-besaran apalagi yang melaksanakan pernikahan adalah tokoh adat atau pejabat atau keluarga terpandang, pernikahan yang sederhana terkesan menjadi aib. Pernikahan Adat Batak memang harus besar-besaran hal ini karena kekerabatan dan kekeluargaan memang masih dijaga dengan kuat, sehingga banyak tamu yang harus diundang, dari keluarga ataupun keturunan yang terkait. Untuk pelaksanaan prosesi pernikahan Adat Batak sendiri dilangsung dalam beberapa tahapan. Minimal ada sembilan tahapan yang harus dilalui bagi sepasang calon pengantin yang melaksanakan pernikahan secara Adat Batak ini. Berikut adalah urainnya.

Mangririt

Tahap dalam pernikahan Adat Batak ini adalah dimulai dengan pemilihan calon istri. Calon akan dipilih tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan seorang pria dan keluarganya. Jika calon pengantin pria belum mempunyai pasangan, mungkin karena kesibukan pekerjaan atau karena diperantauan maka keluarga akan berusaha mencarikan calon pengantin wanita biasanya dari kalangan keluarga dekat, kerabat. Setidaknya diharapkan masih dalam suku batak atau dalam marga yang sama. Namun demikian jika calon pengantin pria sudah mempunyai calon istri meskipun berasal dari luar Suku Batak, hal ini masih dapat diterima.

Mengalehon Tanda

Tanda sebagai suatu kepastian akan memilih si gadis menjadi calon istri akan diberikan oleh pria. Tahap ini disebut sebagai tahap mangalehon tanda. Biasanya sebagai tanda dari pihak pria adalah uang, sebagai isyarat bahwa pria tersebut benar-benar serius menjalin hubungan dengan si gadis dan ingin segera memperistrinya. Sebagai balasan, si gadis akan memberi tanda dengan pemberian kain sarung. Ini berarti bahwa si gadis telah menyetujui dan menerima tanda dari pihak pria dan mau menjadi istrinya nanti.

Marhusip

Tahap ini cukup menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah pernikahan sepasang calon pengantin Batak. Dalam tahapan ini dilakukan pembicaraan dari pihak calon pengantin pria dengan utusan dari calon pengantin wanita. Di sini dilakukan secara rahasia, karena memang hal yang dibicarakan merupakan hal yang sangat peka, yaitu perihal mas kawin yang dimintakan. Nah jika tidak ada kesepakatan dari kedua belah pihak maka acara pernikahan pun bisa jadi tidak dapat dilangsungkan. Karena dilakukan secara rahasia maka masyarakat umum lainnya tidak akan mengetahuinya. Jadi tidak ada rasa malu yang timbul pada kedua belah pihak.

Martumpol

Proses ini merupakan acara untuk melanjutkan tahap sebelumnya yang telah disepakati. Jika kedua belah pihak telah sepakat dengan mas kawin yang telah ditentukan, maka tibalah untuk melangsungkan pertunangan. Yang hadir di sini adalah kedua orang tua pengantin pria dan wanita yang akan melaksanakan janji pernikahan. Untuk yang beragama kristen/katolik acara ini dilakukan di gereja dan disaksikan oleh jamaah gereja. Undangan yang datang bersifat khusus dan hanya dari keluarga dan kerabat tertentu saja.

Simak juga Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Marhata Sinamot

Setelah tahap martumpol selesai, masuklah ke tahapan ini. Di sini dilangsungkan pertemuan yang akan membicarakan sinamot yaitu berbagai hal yang perlu disiapkan oleh pihak pria. Di sini ditentukan berapa banyak hewan sembelihan yang akan disediakan, jumlah ulos yang perlu disiapkan, tamu undangan siapa saja yang perlu diundang serta lokasi pelaksanaan acara pernikahan nanti diselenggarakan. Ini merupakan ajang resmi kedua pihak untuk saling berkenalan dan bersilaturahmi lebih lanjut.

Martonggo Raja

Berikutnya adalah tahapan pengumpulan semua anggota keluarga. Memang dalam adat batak urusan pernikahan menjadi hal yang penting yang akan juga menjadi kepentingan semua keluarga. Karena itu mereka harus diberitahukan dan jika memungkinkan juga untuk hadir dalam acara pertemuan untuk melaksanakan acara pernikahan ini.

Manjalo Pasu-pasu Parbagason (Pemberkatan Pernikahan)

Pernikahan adat batak paling banyak dilakukan di gereja. Hal ini karena mayoritas Suku Batak beragama kristen. Karena itu diadakanlah acara pemberkatan yaitu pengesahan pernikahan oleh pihak geraja. Setelah acara ini, maka sepasang calon pengantin telah sah menjadi suami dan istri.

Pesta Unjuk

Ini merupakan lanjutan dari acara pemberkatan. Acara ini merupakan perayaan atas resminya kedua calon pengantin menjadi suami dan istri. Dalam acara ini dilakukan pembagian jambar.

Jambar disiapkan secara khusus untuk dibagikan kepada kerabat parboru. Jambar ini berupa jambar juhut yaitu daging hewan yang disembelih. Kemudian ada juga jambar uang yang dibagi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang!

Mangihut di Ampang (Dialap Jual)

Di sini pengantin wanita dibawa ke pihak pengantin pria. Diiringi jual yang merupakan makanan yang disediakan oleh kerabat dari pengantin pria.

Ditaruhon Jual

Untuk penyelenggaraan pesta yang dilakukan di pihak pria, maka pengantin wanita diijinkan untuk pulang lebih dulu lalu kemudian diantarkan ke tempat namborunya.

Paranak Makan Bersama

Sesampainya pengantin wanita ke tempat pria tentu juga disertai rombongan keluarga yang mengiringinya, acara makan bersama dimulai. Makanan ini merupakan makanan bawaan pihak parboru. Semua tamu undangan makan bersama, tentunya suasana meriah dan ramai masih terasa di acara ini.

Marunjuk

Acara ini merupakan upacara perkawinan, acara ini diselenggarakan di tempat tinggal pihak keluarga wanita.

Paulak Une

Setelah upacara pernikahan selesai, maka dilakukan kunjungan dari pihak pria ke pihak keluarga lain dari wanita dan pria. Ini biasanya untuk lebih mengeratkan hubungan kekerabatan yang baru terjalin melalui ikatan pernikahan dan memperkenalkan lebih dekat calon pengantin kepada pihak yang didatangi. Acara berkunjung ini dilakukan beberapa hari kemudian dari selesainya prosesi pernikahan.

Maningkir Tangga

Di tahap ini pihak wanita dan keluarga mengunjungi rumah pihak laki-laki. Yang berarti selesailah tahapan dari prosesi pernikahan Adat Batak. Dari sini dimulailah kehidupan berumah tangga bagi sepasang pengantin dari Suku Batak.

 

Menarik bukan? Memang bagi anggota Suku Batak, pernikahan dengan adat ini adalah menjadi keharusan. Hal ini selain untuk menghormati adat dan hubungan kekeluargaan, juga untuk mempertahankan kebudayaan yang telah berlangsung lama. Nah maka dari itu, yuk bantu lestarikan kebudayaan Indonesia. Bisa juga dengan cara menerapkan adat pernikahan khas suku kamu. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Kemajuan teknologi dan tren di sosial media tentu saja hal yang biasa di masa kini. Banyak hal di kehidupan sehari-hari menjadi bahan update  untuk dibagikan di sosial media. Mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, dan banyak lagi. Begitu juga tentang pernikahan, mulai dari proses lamaran, dan persiapan pernikahan sering dibagikan di sosial media, kan? Mungkin kamu memang excited terhadap segala proses persiapan pernikahan sehingga sering memposting update. Tapi, tau ngga sih ada juga lho hal yang sebaiknya tidak dibagikan di sosial media? Yuk simak artikel ini!

Kekesalan dan Drama

Persiapan pernikahan memang penuh drama! Mulai dari pusing memikirkan konsep pernikahan, memilih gaun, hingga menyusun daftar tamu. Semua hal tersebut meski menyenangkan juga bikin pusing. Apalagi jika seringkali kamu mengalami perbedaan pendapat dengan pasangan, atau dengan keluarga. Duh pusing! Namun, alangkah baiknya jika hal tersebut tidak kamu bagikan di sosial media. Karena selain kamu jadi tampak terlalu banyak mengeluh, hal tersebut juga tidak baik diketahui banyak orang. Tidak ada untungnya kan jika kamu membagikan keluhan seperti itu di sosial media? Lebih baik bagikan hal-hal yang menyenangkan dari proses tersebut. Hal ini akan membuat orang yang melihatnya ikut merasa bahagia dan menyelamatimu.

Biaya Pernikahan

Mengadakan pesta pernikahan mewah di tempat yang memiliki sewa mahal tentu saja hak semua orang. Meski begitu, memposting mengenai detailnya hingga menyebutkan harga-harga tentu sedikit kurang bijak. Urusan keuangan sebaiknya hanya kamu dan pasangan yang mengetahuinya. Bukannya apa-apa, karena untuk menghindari orang lain yang melihat menganggapmu sombong. Jika ingin berbagi informasi mengenai hal tersebut, lebih baik jika kamu men-tag vendor-vendor di sosial media dengan memberi review.

Mesra Yang Berlebihan

Membagikan hanya hal-hal baik ke sosial media memang pilihan yang lebih baik. Momen-momen bahagia dengan pasangan juga pasti kamu ingin membagikannya ke sosial media. Tetapi hal tersebut juga ada batasannya lho. Semua orang tentu tau bahwa kamu dan pasangan merasa antusias dengan euforia persiapan pernikahan. Mengumbar momen-momen kemesraan yang berlebihan juga tidak baik lho.

Lihat juga 6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

Menjelekkan Vendor

Dalam mempersiapkan pernikahan mungkin saja kamu akan menemui hal yang tidak kamu sukai dari vendor. Misal kamu sedang akan interview calon vendor namun mereka terlambat. Kemudian kamu ‘curhat’ ke sosial media hingga terkesan menjelekkan itu tidak baik. Apalagi dengan adanya UU ITE, kamu bisa terjerat kasus pencemaran nama baik lho. Kalau memang kecewa kamu bisa langsung menegur vendornya saat bertemu, memberitahu apa yang mereka perlu perbaiki. Tidak perlu mengumbarnya di sosial media ya!

Daftar Tamu Tidak Diundang

Menentukan siapa saja yang akan kamu undang di pernikahan memang hakmu dan pasangan. Saat menentukan list tamu undangan kamu dan pasangan pasti mempertimbangkan banyak hal, mulai dari kuota tempat, dan faktor lain. Juga, kamu dan pasangan mungkin memiliki daftar beberapa orang yang tidak ingin diundang. Tentu saja hal itu boleh. Dan alangkah baiknya jika daftar tersebut tidak kamu bagikan di sosial media. Kenapa sih? Karena orang lain akan melihat, dan bisa jadi orang yang kamu bicarakan akan tersinggung. Tidak menyenangkan jika ada yang sakit hati akibat perbuatanmu.

Baca juga 6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

 

Aktif di sosial media memang bukan hal yang buruk. Namun jangan sampai kehidupan dunia maya membuatmu kehilangan sopan santun dan membagikan hal-hal negatif. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

 

6 Cara Mempersiapkan Pernikahan Bagi Pasangan Jarak Jauh

6 Cara Mempersiapkan Pernikahan Bagi Pasangan Jarak Jauh

6 Cara Mempersiapkan Pernikahan Bagi Pasangan Jarak Jauh

Mempersiapkan pernikahan memang bukanlah hal yang mudah, persiapan bisa membutuhkan waktu sampai berbulan-bulan. Repot sekali ya mempersiapkan pernikahan. Lalu, bagaimana kalau kamu merupakan pasangan jarak jauh? Bisa kamu bayangkan repotnya seperti apa. Tapi, jangan berputus asa dulu ya, karena di dunia ini tidak hanya kamu saja yang menjalani hubungan jarak jauh.

Pada realitanya banyak pasangan jarak jauh yang berhasil menjalani hubungannya sampai menikah, atau relationship goals. Setiap pasangan jarak jauh ini pasti memiliki caranya sendiri untuk menjalaninya, sehingga mereka berhasil sampai ke jenjang pernikahan. Sebenarnya kunci utama yang harus dimiliki pasangan jarak jauh itu adalah  komunikasi. Pastikan kamu dan pasangan selalu menjaga komunikasi dengan baik ya, agar hubunganmu sampai pada pernikahan dan bisa mempersiapkannya bersama-sama. Berikut tips-tips mempersiapkan pernikahan untuk kamu pasangan jarak jauh.

Diskusikan Impian Pernikahanmu Dengan Pasangan

Point penting lainnya yang harus dimiliki pasangan jarak jauh adalah kejujuran. Hal ini penting sekali bagi kamu dan pasangan, untuk saling jujur tentang kemauan masing-masing. Meski kamu dan pasangan belum menentukan kapan akan menikah. Tidak ada salahnya kamu membicarakan tentang pernikahan yang kamu dan pasangan inginkan. Penting sekali kamu berkata jujur tentang keinginanmu. Agar apabila kamu dan pasangan berbeda pendapat tentang impian pernikahannya, kamu dan pasangan akan segera menemukan jalan keluarnya. Selain itu, kamu juga bisa memiliki eskpektasi yang sama dengan pasanganmu. Setelah itu, kamu bisa mendiskusikan ke hal yang lebih spesifik seperti :

  • Tema apa yang akan diusung saat resepsi.
  • Menentukan kapan, dan ingin diadakan dimana resepsinya.
  • Mulai pembagian tugas untuk persiapannya.
  • Membutuhkan budget berapa.
  • Merencanakan tempat bulan madu.
  • Memakai adat apa.
  • Menentukan tempat dan tema pre wedding

Harus Bisa Bekerja Sama

Pr buat kamu pasangan jarak jauh adalah harus bisa bekerja sama, menjalani hubungan jarak jauh memang tidak mudah apabila kamu masih bersikap egois. Mulai sekarang buanglah jauh-jauh ego masing-masing. Karena, di tengah kesibukan masing-masing, kamu dan pasangan harus tetap bekerja sama untuk kelancaran persiapan pernikahan. Saat inilah penentuan bahwa kamu dan pasangan memang serius untuk menikah.

Jaga Komunikasi

Zaman yang semakin maju ini, memudahkan kamu pasangan jarak jauh untuk tetap bisa berkomunikasi. Jika kamu sudah membagi tugas masing-masing kamu bisa saling menghubungi pasangan melalui gawai. Komunikasi melalui gawai sangat memudahkan kamu dalam mengambil keputusan seperti, saat memilih desain surat undangan. Kamu dan pasangan bisa memutuskan bersama sambil melakukan video call, berkirim-foto, atau dengan cara lainnya.

Wedding Planner Bisa Kamu Jadikan Pertimbangan

Jika kamu dan pasangan memiliki hari-hari yang sibuk, sampai tidak bisa maksimal dalam mempersiapkan pernikahan. Kamu bisa mempertimbangkan untuk memakai jasa wedding planner untuk pernikahanmu. Namun, kamu harus tetap selektif dalam memilihnya ya. Jangan sampai kamu salah pilih, jika kamu tidak ada waktu untuk persiapan pernikahanmu, siapkan dan maksimalkan dalam memilih jasa wedding planner. Pastikan jasa wedding planner yang akan kamu gunakan bisa kamu andalkan agar sesuai dengan ekspektasi kamu dan pasangan.

Lihat juga Tips Cerdas Memilih Vendor dengan Media Sosial

Persiapan Yang Matang

Sebagai manusia kita memang hanya bisa merencanakan, bagaimana hasilnya nanti itu memang rahasia Tuhan. Maka dari itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat pernikahan. Persiapkan semua hal dengan matang, dan selalu rencanakan plan b apabila rencana awal tidak bisa dijalani. Seperti halnya, kamu harus berada di tempat pernikahan kamu akan digelar H-2 minggu. Sebelum itu, kamu harus siapkan tiket pesawat, visa, dan dokumen-dokumen penting yang sudah harus kamu persiapkan. Manfaatkan waktu sebelum resepsi itu dengan memastikan tentang semua keperluan pernikahan.

Menjaga Komitmen

Selain poin-poin penting yang harus kamu dan pasangan miliki. Kamu dan pasangan juga harus memiliki komitmen, agar persiapan pernikahan yang sedang dijalani ini berjalan lancar. Seperti yang sudah disebutkan tadi buang jauh-jauh ego yang ada pada diri masing-masing. Jika memang antara kamu dan pasangan memiliki perbedaan pendapat, selesaikan dengan komunikasi yang baik. Selalu ingat pada komitmen yang sudah dibuat, agar terhindar dari perselisihan.

 

Poin penting yang harus kamu dan pasangan miliki itu adalah, komunikasi, kejujuran, dan komitmen. Apabila kamu dan pasangan sudah menjalani ketiga poin itu dengan baik. Kamu dan pasangan pasti bisa melewatinya, melawan jarak yang menghadang agar bisa terus bersama sampai seterusnya. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Tips Tetap Cantik Saat Menjadi Pengantin Dengan Balutan Hijab

Tips Tetap Cantik Saat Menjadi Pengantin Dengan Balutan Hijab

Tips Tetap Cantik Saat Menjadi Pengantin Dengan Balutan Hijab

Menikah dan menjadi seorang pengantin memanglah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua wanita ya, termasuk kamu juga. Bahkan, mungkin kamu mengidam-idamkan pernikahan impian semenjak kamu sekolah dulu. Wajar saja hal itu terjadi karena, pernikahan yang merupakan momen spesial itu hanya terjadi sekali dalam hidup kamu. Selain bisa menjadi satu dengan kekasihmu, yang ditunggu-tunggu dari momen pernikahan ini adalah waktunya kamu menjadi princess. Jika dalam tokoh-tokoh princess mereka tidak menggunakan hijab, saat kamu menikah nanti, kamu tetap bisa menjadi princess meskipun dengan balutan hijab di kepalamu lho.

Jika kamu belum terbiasa dengan hijab, atau merasa ribet menggunakan gaun pengantin dibalut hijab. Tidak usah khawatir ribet, kamu tetap akan terlihat anggun dengan balutan hijab. Tapi, kamu jangan asal dalam memilih hijabnya. Jika kamu masih kebingungan harus memakai hijab yang seperti apa nanti dipernikahan nanti, cobalah tips berikut ini :

Memilih Hijab Sesuai Warna Kulit

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih warna hijab. Dalam memilih warna  hijab sesuaikan dengan warna kulit kamu agar ketika dipakai terlihat cocok dengan warna kulit kamu. Apabila kamu memiliki warna kulit sawo matang, pilihlah hijab yang warnanya pastel, gading, atau warna-warna lain yang cenderung gelap. Sebaliknya kamu harus hindari warna-warna yang terang. Jika kamu pemilik kulit putih sebaiknya kamu hindari warna-warna pastel ya. karena warna pastel akan membuat kamu terlihat pucat nantinya. Dan jika kamu memiliki kulit kuning langsat yang banyak dimiliki oleh wanita Indonesia. Kulit seperti ini termasuk kedalam kulit yang netral, tidak pucat dan juga tidak kusam. Namun, kamu harus tetap hati-hati dalam memilih warna hijab. Pilihlah warna-warna cerah seperti merah, biru, kuning, dan pink terang. Warna-warna seperti ini akan membuat kulit kuning langsatmu akan terlihat lebih segar.

Pilihlah Bahan Yang Nyaman Dipakai

Langkah selanjutnya, setelah kamu mendapatkan warna yang kamu pilih jangan sampai kamu lupakan hal ini. Kamu harus tetap memilih bahan yang kamu rasa nyaman saat digunakannya. Perlu kamu ketahui, bahan-bahan hijab juga beragam lho. Seperti hijab yang berbahan sifon, katun, glossy dan bahan-bahan lainnya. Pilihlah hijab, yang mudah dibentuk dan nyaman ketika dipakai, dan tidak merasa gerah saat dipakai.

Cocokkan Warna Hijabmu Dengan Warna Mata

Apa kamu sudah mendapatkan warna hijab yang cocok dengan kulitmu? Jika sudah, langkah selanjutnya adalah mencocokan dengan warna mata kamu. Kenapa harus sesuai dengan mata kamu, hal ini akan membuat penampilan kamu nanti terlihat semakin serasi. Jika kamu pemilik warna coklat tapi hijabmu tidak cocok dengan warna mata, kamu tinggal menggunakan soft lens yang cocok dengan warna hijab kamu.

Sesuaikan Dengan Warna Hijab Dengan Gaun

Setelah kamu mencocokan warna hijab dengan area di wajah kamu, jangan lupa untuk mencocokannya dengan warna gaun pengantinmu. Warna hijabmu harus sesuai dan cocok dengan gaunnya agar terlihat serasi. Jika kamu sudah memilih warna hijab yang warnanya pastel, usahakan gunakan gaun yang memiliki sentuhan warna yang serupa dengan hijabnya. Karena jika dari atas kepala hingga ujung kaki dibalut dengan warna yang serupa, penampilanmu akan terlihat anggung bak seorang princess.

Baca juga Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Jangan Gunakan Lapisan Hijab Berlapis-lapis

Apabila kamu merupakan seseorang yang mudah terserang pusing, sebaiknya hindari penggunaan hijab yang berlapis-lapis. Karena, memakai banyak lapisan hijab pasti akan membuat kamu merasa tidak nyaman. Hijab yang berlapis pun juga akan terasa berat sampai membuat kepalamu pusing. Hijab untuk pengantin sebaiknya jangan menggunakan style yang terlalu ribet. Yang penting kamu harus tetap merasa nyaman saat dipakainya ya.

 

Begitulah beberapa tips agar kamu tetap tampil cantik, anggun dan nyaman saat menjadi pengantin dengan balutan hijab. Semoga bermanfaat ya!

Cara Mengatasi Kekhawatiran Yang Berlebihan Menjelang Pernikahan

Cara Mengatasi Kekhawatiran Yang Berlebihan Menjelang Pernikahan

Cara Mengatasi Kekhawatiran Yang Berlebihan Menjelang Pernikahan

Memasuki usia dewasa, seringkali memiliki banyak kekhawatiran dalam menjalani hidup. Bahkan mungkin termasuk kamu, yang merasa khawatir tentang hari esok akan sepeti apa. Hal seperti itu memang wajar untuk usiamu, apalagi jika kamu akan menikah. Menjelang hari pernikahan, sudah dipastikan kamu dan pasangan akan dilanda perasaan resah dan gelisah. Dengan mempersiapkan acara pernikahan kamu, pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin saja muncul di benakmu. Seperti,

“Apa budget yang aku punya cukup untuk pesta pernikahan?”

“Apakah makanan yang disajikan cukup untuk semua tamu undangan?”

“Jika nanti aku sudah berkeluarga, apa orang tuaku akan baik-baik saja?”

“Apakah nanti saat hari H semuanya akan berjalan lancar?”

“Apakah kehidupanku akan berubah setelah menikah?”

Masih banyak lagi pertanyaan dan kegelisahan yang melanda kamu dan pasangan saat mempersiapkan pernikahan. Jika pertanyaan-pertanyaan yang membludak di kepala itu mengganggu, dan menjadikan kamu berpikir yang tidak-tidak. Lebih baik kamu buang jauh-jauh pikiran seperti itu. Karena dengan berpikir negatif akan membuat kamu lebih resah dan menjadi tidak fokus dan tenang. Bahkan, konon katanya hal tersebut bisa membuat aura kecantikan dalam dirimu bisa memudar karena terlalu memikirkan hal negatif. Tapi jangan khawatir, kamu bisa mengikuti cara-cara di bawah ini, agar kamu bisa lebih mengontrol rasa resah dan gelisah menjelang pernikahan.

Buatlah Daftar Hal Apa Saja Yang Membuatmu Khawatir

Kamu bisa membuat daftar tentang semua hal yang kamu khawatirkan. Kamu bisa menuliskannya di laptop, smartphone, atau dalam buku, sesuai dengan kebiasaan kamu. Cobalah tuliskan dari hal yang besar sampai hal yang kecil sekalipun. Jika sudah kamu tuliskan, kamu akan menjadi lebih tenang, dan lebih tahu hal apa yang harus kamu tuntaskan terlebih dahulu. Dengan begitu, semuanya juga akan lebih teratur jika kamu menuliskannya. Setelah kamu tuntaskan kekhawatiran yang kamu tuliskan, jangan lupa untuk mencoretnya, menandakan kekhawatiran tersebut sudah kamu tuntaskan.

Lihat juga, 5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

Ceritakan Dengan Orang Yang Selalu Memberi Saran Positif

Jika kamu tipikal orang yang memiliki banyak teman, kamu bisa ceritakan kekhawatiran kamu kepada temanmu. Tapi, kamu harus hati-hati dalam memilih teman untuk berbagi cerita. Kamu pasti sudah tau teman mana saja yang selalu memberikan saran yang baik setiap kamu bercerita dengannya. Karena, jika temanmu memberikan saran yang baik dan selalu berfikir positif, otomatis secara tidak langsung temanmu akan memberikan energi positifnya kepada kamu. Selain teman, kamu juga bisa bercerita kepada keluarga atau saudara yang selalu berfikir positif.

Cerita Dengan Orang Yang Berpengalaman

Kamu pasti punya saudara atau teman yang sudah menikah kan? Kamu bisa menceritakan kekhawatiran yang sedang kamu alami kepada mereka. Karena mereka sudah melewatinya, mereka pasti pernah merasakan kekhawatiran yang sedang melanda kamu saat ini. Jadi, sudah dipastikan pula mereka puny acara sendiri untuk menghilangkan kekhawatiran tersebut, kamu bisa mendengarkan saran mereka selagi itu sesuai dengan kebiasaan kamu.

Diskusikan Dengan Pasangan

Jika sudah menceritakan kepada teman, jangan lupa untuk mendiskusikannya dengan calon suamimu. Sebaiknya jangan kamu pendam kekhawatiran kamu sendirian, tidak ada salahnya untuk berbagi kegelisahan dengan calon suamimu. Dengan begitu, kamu juga bisa mengetahui bagaimana cara calon suamimu bisa membuatmu lebih tenang dan tidak gelisah lagi. Usahakan disela-sela mempersiapkan pernikahan, kamu juga harus tetap memiliki quality time dengan pasangan. Kamu bisa mendiskusikannya dengan cara yang kalian suka, mungkin dengan makan malam atau hal lainnnya.

Baca juga, 5 Inspirasi Hobi Agar Makin Mesra Dengan Pasangan

Meditasi

Kamu bisa melakukan meditasi seorang diri, dengan meditasi kamu bisa mengontrol emosi yang ada dalam diri kamu. Kamu bisa melakukan meditasi ini setiap hari sebelum tidur. Jika kamu belum pernah bermeditasi sebelumnya, kamu bisa melihat di youtube tutorial untuk meditasi seorang diri. Dengan bermeditasi kamu akan lebih fokus dan lebih tenang

 

Jika semua cara sudah  kamu lakukan, jangan lupa untuk berserah diri pada Tuhan dan meminta pertolongan pada-Nya. Berdoalah sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan kamu. Karena, berdoa merupakan cara yang ampuh dan bisa membuat diri kamu menjadi lebih tenang. Selalu berfikir positif, dan yakinlah bahwa Tuhan kamu pasti memberikan hal yang terbaik untuk kamu. Baik itu untuk hari pernikahan kamu atau untuk kehidupan setelah kamu menikah dan berkeluarga. Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp