6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

Kehadiran tamu undangan dalam pernikahan merupakan hal yang sangat diharapkan. Untuk masalah ini kadang memerlukan pengaturan tersendiri yang tentunya membutuhkan kepiawaian juga. Kadang-kadang dari banyak pilihan tamu yang ingin diundang tentu kamu juga harus memilih dan menempatkan prioritas mana yang lebih dulu diundang. Apalagi jika kamu tidak mengadakan acara pesta pernikahan yang besar dengan jumlah undangan yang banyak. Kamu harus benar-benar selektif dalam menempatkan prioritas tamu undangan yang benar-benar kamu perlukan kehadirannya di momen bahagiamu.

Setelah melakukan seleksi prioritas nanti akan tampak siapa-siapa saja yang akan menjadi tamu undangan dan siapa saja yang mungkin dengan terpaksa tidak kamu undang untuk acara ini. Dari orang-orang yang termasuk kelompok tak diundang bisa jadi juga berasal dari mereka yang pernah dekat atau merupakan keluarga jauh. Nah usahakan kamu dapat memberikan penjelasan yang tepat agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan memberi kesan kurang baik kepada kamu dan keluarga kamu.

Ada banyak alasan yang dapat dikemukakan. Beberapa alternatif di bawah ini dapat kamu berikan sebagai penjelasan yang mungkin akan masuk akal untuk mereka yang terpaksa tak dapat kamu undang.

Anggaran pernikahan yang mepet

Faktor yang sangat berperan dalam menentukan jumlah tamu yang diundang dalam pernikahan adalah jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk pernikahan. Apalagi jika acara pernikahan ini cukup mendadak, mungkin karena faktor tertentu. Jadi kamu dan pasangan atau keluarga tidak sempat mengumpulkan anggaran yang cukup banyak. Kemudian memutuskan untuk mengadakan acara pernikahan yang simpel dan sederhana.  Dengan alasan ini mungkin mereka yang tak diundang akan sangat memaklumi kondisi yang ada. Juga tidak merasa tersinggung karena tidak menerima undangan pernikahan kamu.

Biaya mandiri

Alasan lain yang tentunya akan dapat diterima oleh relasi yang tidak kamu undang adalah bahwa kamu ingin mencoba mandiri. Yaitu dengan menanggung biaya pernikahan tanpa menyulitkan orang tua masing-masing. Memang bagi pasangan dengan keinginan seperti itu akan merupakan kebanggaan sendiri bagi mereka. Jadi sangat mungkin relasi akan memahami kondisi kamu dengan keterbatasan yang telah mereka maklumi juga.

Yuk simak juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Kamu ingin pernikahan yang intim

Hal lain yang dapat kamu kemukakan sebagai alasan adalah kalau kamu dan pasangan kamu menerapkan konsep pernikahan intim. Dalam konsep ini, tamu undangan juga benar-benar terbatas. Biasanya hanya kerabat yang dekat atau teman/relasi yang benar-benar telah dianggap sebagai keluarga. Konsep ini tidak terkait dengan hubungan masalah pribadi yang terjadi yang mungkin ada. Ini juga tentu dapat dimaklumi oleh relasi atau kerabat kamu yang lain yang tak masuk di daftar undangan.

Sudah banyak undangan dari relasi orang tua/mertua

Untuk acara pernikahan yang kamu adakan, tentu orang tua kadang ingin juga mengundang relasi yang mereka punyai. Hal ini tentu tidak bisa ditolak karena tentu orang tua juga punya alasan khusus mengundang relasi-relasi tersebut. Nah jika demikian, kamu dapat memberi alasan kepada orang yang tak dapat kamu undang karena keterbatasan ini. Masuk akal juga ini bagi relasi atau teman kamu lho.

Mengalihkan ke acara lain

Penjelasan atau alasan adalah satu hal sangat ingin diketahui oleh relasi atau teman yang tak kamu undang. Tinggal nanti bagaimana penerimaan mereka terhadap alasan yang kamu berikan. Jika mereka benar-benar sangat memahami tentu tak akan terjadi kekecewaan atau ketersinggungan. Tetapi jika kamu punya acara lain yang telah kamu rencanakan, mungkin berupa kumpul-kumpul bareng atau acara kebersamaan lainnya. Tak ada salahnya kamu berusaha keras untuk dapat mengundang mereka. Ini dapat menjadi penghibur jika ada yang merasa sedikit kecewa.

Tak ada masalah pribadi

Nah dari semua yang kamu sampaikan kepada relasi yang tak kamu undang, pastikan bahwa itu memang harus demikian terjadi. Dan itu tidak dikaitkan dengan masalah pribadi yang mungkin ada. Jadi benar-benar bahwa kondisi yang memaksa harus begitu.

Jika ada kekecewaan dari relasi atau teman tentu merupakan hal yang wajar. Apalagi mereka yang mungkin sudah mengenal kamu dan pasangan kamu sebelumnya. Tetapi keputusan mengundang atau tidak, tentu ada di tanganmu. Hak kamu untuk mengatur acara pernikahan yang kamu adakan.

 

Nah semoga tips tersebut dapat bermanfaat ya! Kamu juga bisa simak artikel 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan ini lho

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

Acara makan merupakan salah satu acara favorit keluarga, apalagi jika acara makan yang memang sudah direncanakan. Sang istri sudah berlelah diri mencoba menyajikan hidangan yang terbaik untuk suami yang akan segera pulang. Semua ilmu memasak dikeluarkan, sampai-sampai kadang menu warisan keluarga pun dicoba-coba.

Setelah sang suami pulang tibalah saatnya untuk acara makan ini dimulai. Tetapi, terkadang mungkin acara ini dapat menjadi sesuatu yang hambar, ketika sang suami tidak memberikan tanggapan yang mendukung. Bahkan mungkin terkesan kurang menyenangkan. Mungkin suami kurang merasa cocok dengan aneka masakan yang telah disiapkan, akhirnya acara makan bersama tidak lagi menjadi sesuatu yang menyenangkan jadinya.

Itu sedikit ilustrasi bahwa kebiasaan yang berhubungan dengan makanpun kadang dapat membuat hubungan yang kurang harmonis antara suami dan istri. Apalagi jika istri belum terbiasa dan belum paham selera makan sang suami. Segala makanan yang dihidangkan menjadi terasa hampa karena suami tidak menampakkan selera makan.

Untuk hal seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut lho, nanti bisa berbahaya! Nah sedikit tips di bawah ini mudah-mudahan bermanfaat ya!

Cek alergi

Salah satu faktor yang mempengaruhi selera makan adalah alergi pada suatu jenis makanan atau beberapa jenis makanan. Nah untuk ini sebaiknya istri perlu mendata makanan apa saja yang berkemungkinan mendatangkan efek alergi. Jika ada, sebaiknya hindari jauh-jauh untuk dihidangkan kepada suami. Hal ini akan lebih bermanfaat daripada terjadi alergi yang parah, ujung-ujungnya harus berobat ke dokter. Sayang kan makanannya jadi sia-sia dan harus mengeluarkan biaya perawatan juga?

Rencanakan menu

Kehadiran menu makanan akan sangat membantu bagi istri dalam mempersiapkan makanan yang akan dimasak setiap harinya. Tidak ada lagi acara berpusing ria dengan apa yang ingin dimasak hari ini. Selain itu juga ini dapat mengantisipasi jika kamu dan suami mempunyai perbedaan selera. Sehingga dapat dikompromikan dengan membuat kedua makanan yang diinginkan tetapi dengan porsi yang sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi damai, kan?

Baca juga, 5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

Jangan mengejek pola makan pasangan

Pola makan seseorang adalah hasil bentukan proses yang cukup lama dan panjang. Sejak bayi sampai dewasa tentunya masing-masing keluarga mempunyai kebiasaan yang berbeda dalam menerapkan pola makan untuk anak-anaknya. Nah kalau ini terjadi dan mungkin kamu merasa kok agak aneh menurut kamu, sebaiknya kamu berusaha untuk menghargainya. Kalau itu bukan kebiasaan yang kamu anggap baik, kamu bisa perlahan-lahan mengarahkan sambil mengobrol agar kebiasaan itu bisa berkurang. Misalnya jika suami kamu mungkin tidak berani pedas sebaiknya kamu tidak berusaha mengajaknya makan makanan pedas sambil bergaya mengolok-olok. Tentu itu akan membuatnya kurang senang.

Membiasakan pola makanan sehat

Pola makanan sehat tentu sangat bermanfaat bagi keluarga, selain memberi efek yang menyehatkan juga menghindarkan anggota keluarga terkena penyakit yang dapat menyebabkan harus dirawat nantinya. Jika hal ini sudah dibiasakan dalam keluarga kamu sebelumnya tetapi suami mungkin mempunyai pola makan yang ‘tidak sehat’. Ada baiknya kamu perlahan-lahan memperkenalkan dan mengajak suami untuk mencoba pola makan sehat yang telah kamu praktekkan. Tentu dengan ajakan yang bersungguh-sungguh dan melihat argumen kamu yang masuk akal. Lama-lama suami akan luluh mengikutinya. Jadi anggota keluarga akan menjadi lebih aman dalam hal makanan.

 

Nah itu dia 4 cara mengatasi kebiasaan makan yang berbeda dengan suami. Semoga bermanfaat, ya!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Menjalin hubungan dengan calon mertua merupakan keharusan buat calon pengantin. Karena pada saatnya nanti toh mertuapun akan menjadi orang tua juga, tentu setelah pernikahan biasanya. Namun bisa juga hal tersebut dapat dirasakan meskipun pernikahan belum terjadi. Dengan sering berhubungan dengan calon mertua setelah kamu resmi menjadi calon pengantin dengan pasangan kamu.

Salah satu jalan adalah dengan mengajak mertua untuk ikut merencanakan atau memikirkan acara pernikahan yang nantinya akan dilaksanakan. Kalaupun mungkin terjadi perbedaan karena adanya keinginan atau maksud yang berbeda tetapi dengan begitu kamu jadi lebih memahami seperti apa nanti mertua kamu, dan kamupun dapat mempersiapkan strategi apa yang perlu kamu lakukan dalam bergaul nantinya.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk itu, simak baik-baik artikel di bawah ini ya!

Mengadakan waktu khusus bersama dengan mertua

Bersantai sambil melakukan perawatan tubuh agaknya merupakan acara yang cukup pas untuk ini. Karena mertua tentunya ingin tetap tampil cantik menarik meskipun usia yang sudah tidak muda lagi. Kecantikan adalah kebutuhan mutlak seorang wanita. Jadi akan lebih mudah mengajak calon mertua untuk bersama-sama ke salon sambil menikmati perawatan yang disediakan. Waktu yang santai, suasana yang mendukung akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi pribadi.

Menonton pameran

Melihat pameran pernikahan dapat juga menjadi media untuk menjalin kebersamaan. Di ajang pameran ini kamu dan calon mertua tentu dapat berdiskusi atau dapat saling memberi pendapat. Memilih vendor mana kiranya yang pas nanti untuk melayani acara pernikahan yang kamu adakan. Kadang-kadang masukan dari calon mertua juga dapat memberi inspirasi juga lho buat kamu.

Yuk simak juga Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Belanja bersama

Untuk acara pernikahan yang kamu siapkan tentunya banyak sekali barang-barang yang perlu dibeli. Nah, tak ada salahnya kamu mengajak calon mertua untuk ikut belanja keperluan-keperluan ini. Dengan begitu mungkin calon mertua akan dengan satu hati memberi masukan-masukan, kira-kira item mana yang cocok untuk pernikahan kamu. Selain itu juga calon mertua kamu juga akan merasa dihargai dan merasa diperhatikan pendapatnya.

Tidak egois

Perbedaan pendapat merupakan hal wajar yang mungkin terjadi di antara calon mertua dan calon menantu. Salah satunya mungkin perbedaan keinginan dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Di satu sisi calon mertua mungkin orang yang sangat ketat dengan budaya tradisi, sehingga ingin acara pernikahan sedapat mungkin mengikuti adat istiadat salah satu pihak. Sedangkan kamu mungkin hanya menginginkan acara pernikahan dilakukan dengan sederhana tetapi berkesan. Tentunya tidak bijaksana jika kedua belah pihak bersitegang dengan pendapat masing-masing. Karena ini merupakan acara bersama ada baiknya didiskusikan bersama agar masing-masing keinginan nantinya dapat diakomodir dan dapat saling menerima.

Memilih katering bersama

Katering merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam acara pernikahan. Nah kamu bisa mengajak calon mertua untuk merencanakan menu yang akan dihidangkan di acara pernikahan nanti baik untuk menu makanan besar atau pun makanan tambahan seperti camilan dan buah-buahan. Tak ada salahnya calon mertua ikut memberi masukan makanan apa yang kiranya cocok. Apalagi jika calon mertua kamu termasuk ‘expert’ dalam hal masak-memasak.

Baca juga Catat ini ! Jika Kamu ingin Food Test Catering Untuk Acara Pesta Pernikahan mu

Memanggil dengan panggilan orang tua

Hubungan yang telah terjalin erat dan baik pada saatnya akan memecahkan batas. Tak ada salahnya kamu mencoba memanggil calon mertua seperti panggilan kamu kepada orang tua sendiri. Mungkin dengan menyebut ‘ibu’, ‘mama’, ‘umi’ dan lain-lain. Dengan panggilan seperti itu akan lebih mengeratkan hubungan yang sudah terjalin. Calon mertua akan merasa bahwa kamu memang benar-benar menganggap sebagai orang tuamu sendiri.

 

Nah itu dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses, selamat mencoba ya!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Saat persiapan pernikahan akan menjadi saat yang dapat membuat calon pengantin wanita menjadi bridezilla. Apa saja ya gejala-gejala kalau kamu sudah menjadi bridezilla? Yuk simak 5 gejala yang menjadi tanda bahwa kamu adalah bridezilla!

Makan siangmu lebih banyak bertemu dengan vendor

Jam makan siang merupakan waktu favorit yang banyak dipakai  untuk meeting dengan vendor yang akan mempersiapkan acara pernikahan kamu. Tentu saja ini buat bridezilla yang bekerja. Kadang-kadang karena terlalu bersemangat dalam persiapan acara pernikahan ini, calon pengantin  jadi kurang memperhatikan kondisi kesehatannya. Akibatnya pada saat pernikahan kondisi semakin parah dan down. Di acara pernikahan pengantin pria harus menerima tamu sendiri, tentunya agak mengecewakan, kan? Nah hal ini sebaiknya tidak kamu alami ya!

Pacar kamu menghindari obrolan soal pernikahan

Hal ini dapat saja terjadi mungkin karena pasangan kamu merasa bosan dengan bahan obrolan tentang pernikahan. Dan jika ini juga terjadi pada pasangan kamu, sebaiknya kamu juga harus mengerti. Jangan terlalu memaksa pasangan kamu untuk membicarakan acara pernikahan saja. Banyak kok kegiatan lain yang bisa kamu lakukan. Cobalah untuk mencari acara yang akan membuat kondisi kamu dan pasangan merasa fresh. Maka akan lebih nyaman ketika harus kembali mulai membahas acara pernikahan.

Baca juga, Brides! Yuk Simak Cara Hindari Stres Jelang Pernikahan

Merasa Tertekan!

Kadang banyak hal tak terpenuhi seperti yang telah kamu bayangkan. Mungkin hal-hal teknis yang terjadi membuat kamu merasa tidak nyaman. Persiapan yang kamu rencanakan ternyata mungkin harus menghadapi kendala karena berbagai sebab. Itu adalah hal yang wajar yang mungkin terjadi, namun tak ada salahnya kamu mencoba mencari jalan keluar bagaimana baiknya. Mungkin kamu bisa sedikit mengubah hal-hal tertentu sehingga masih tetap dalam toleransi yang masih dapat kamu terima sehingga kamu tidak menjadi tertekan karenanya.

Berlebihan melakukan diet dan olahraga

Salah satu hal yang sangat diperhatikan bagi calon pengantin wanita adalah soal penampilan. Mungkin kamu terlalu terobsesi dengan hal ini sehingga menjadi lupa bahwa persiapan berupa diet atau berolahraga juga harus ada porsinya. Tidak boleh terlalu berlebihan atau tidak dilakukan sama sekali. Yang lebih parah adalah kalau kamu sampai harus jatuh sakit karena hal ini. Sebaiknya kamu benar-benar memperhatikan hal ini jangan sampai kamu jatuh sakit atau stress pada hari H, sehingga mengecewakan tamu undangan ataupun keluarga dan pasangan kamu tentunya.

Diet yang sehat seperti apa? Yuk simak 3 Program Diet Ampuh! Rahasia Langsing Para Selebriti

Terus menerus membicarakan pernikahan

Kalau kamu terobsesi dengan persiapan pernikahan kamu tentunya hal yang wajar juga. Mungkin hal ini selalu menjadi topik pembicaraan kamu dengan teman atau pasangan kamu. Dari mulai obrolan tentang acara pernikahan sampai pernik-pernik yang sudah kamu siapkan atau vendor yang kamu gunakan. Setiap saat obrolan kamu isi dengan soal pernikahan.

 

Nah itu sinyal-sinyal yang menandakan kamu telah menjadi seorang bridezilla. Jika ini kamu rasakan sebaiknya kamu tetap harus berusaha untuk mengurangi obsesi sehingga tidak membuat kamu stress sendiri atau membuat hubungan kamu dengan teman atau keluarga menjadi kurang harmonis. Sayang kan sesuatu yang seharusnya menyenangkan menjadi sesuatu yang membosankan apalagi memuakkan!

 

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

Efek kemajuan di bidang teknologi juga kini telah merambah semua bidang. Dari toko online, kantor online, semua sekarang serba menjadi online. Demikian juga dalam mengadakan acara pernikahan salah satu hal yang tak kalah penting adalah undangan pernikahan. Undangan pernikahan dibuat dengan berbagai pertimbangan, baik secara artistik maupun seninya. Namun saat ini telah mulai marak tren mengirimkan undangan melalui media online dan yang sering digunakan adalah email. Banyak pertimbangan menggunakan media online ini, salah satunya adalah kecepatan undangan sampai ke tujuan, selain itu juga menghemat waktu dan biaya. Ada 8 tips mengirim undangan pernikahan secara online yang perlu kamu ketahui, yuk simak :

Undangan cadangan

Meskipun kamu sudah mengirimkan undangan secara digital melalui email, tetapi mungkin tidak setiap orang aware dan mempunyai akun email atau media sosial, sehingga untuk  ini kamu juga perlu menyiapkan kartu undangan  cetakan tersebut.

Update alamat email  undangan

Mengirim undangan ke email yang sudah tidak dipakai berisiko tidak sampainya atau tidak terbacanya undangan yang kamu kirimkan. Karena itu sebaiknya kamu memastikan alamat-alamat email yang kamu kirimkan  adalah alamat email terbaru. Kecewa kan kalau ternyata undangan kamu tidak sampai hanya karena alamat yang sudah kadaluarsa?

Konfirmasikan undangan yang dikirim

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah mengkonfirmasi undangan yang kamu kirimkan. Bisa lewat telpon atau lewat pesan diemail untuk membalas atau mengkonfirmasi bahwa email kamu sudah mereka terima. Dengan kepastian ini kamu tentu akan lebih nyaman dalam mempersiapkan acara pernikahan nantinya karena paling tidak  kamu telah bisa memperkirakan tamu yang akan datang.

Lihat juga, 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Hubungi kembali

Terkadang, email yang kamu kirimkan masuk ke kotak spam. Mungkin karena merupakan email baru sehingga tidak mengenali alamat email kamu, jadi bisa dianggap spam. Jika demikian ada kemungkinan orang yang kamu undang  tidak membalas email. Nah jika itu terjadi sebaiknya kamu kontak kembali siapa saja yang mungkin belum membalas email, paling tidak beberapa hari sebelum acara pernikahan.

Pencantuman kontak RSVP

Jika undangan yang kamu kirimkan cukup banyak dan tidak mungkin rasanya untuk membalas satu persatu kamu bisa menggunakan pencantuman RSVP kontak agar ada kepastian kehadiran tamu tersebut dan kepastian akan telah sampainya undangan. Jadi pekerjaan lanjutan akan  lebih ringan nantinya.

Hindari pengiriman lewat grup

Meskipun cara pengiriman sekaligus ke banyak orang merupakan cara yang dianggap paling praktis, untuk masalah undangan pernikahan ini sebaiknya dihindari ya. Karena tentunya akan terkesan kurang menghormati. Undangan kan sifatnya personal jadi kurang pas jika dikirim secara serempak dalam grup.

Video attachment

Salah satu kelebihan undangan online ini adalah kamu bisa melampirkan gambar atau audio bahkan video. Nah tinggal kamu kreatifkan cara mengirimkan undangan dengan membuat video khusus kamu dan pasangan kamu secara pribadi mengharapkan kehadiran mereka di acara pernikahan ini. Tak ada salahnya kamu mengeluarkan anggaran khusus untuk ini untuk menambah kesan penerima undangan.

Baca juga artikel Kenali Istilah Dokumentasi Pernikahan 

Buat website khusus pernikahan

Kalau kamu punya waktu atau anggaran khusus, kamu bisa kok membuatkan web khusus untuk sekilas memberikan perkenalan dirimu dan pasangan kamu. Kamu bisa menulis cerita mengenai latar belakang, kondisi saat ini dan cita-cita nanti kalian berdua setelah berkeluarga. Kamu bisa juga menyajikan foto-foto sebagai penambah tampilan agar lebih menarik. Bisa juga kamu sertakan peta menuju acara pernikahan kamu serta hal-hal lain yang nantinya akan mempermudah tamu untuk sampai ke tempat pernikahan yang kamu selenggarakan.

 

Nah semoga 8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online di atas dapat bermanfaat, ya!

7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

 7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

Dokumentasi dalam acara pernikahan saat ini sudah menjadi keharusan. Tentunya kamu tak ingin momen-momen istimewa ini terlewatkan tanpa ada kenangan yang tersimpan dalam bentuk gambar atau video saat-saat yang membahagiakan ini. Karena itu kamu harus mencari vendor photobooth yang benar-benar profesional sehingga nantinya akan memberikan hasil yang tidak mengecewakan. Nah di sini ada beberapa tips sebagai tuntunan buat kamu mencari vendor photobooth yang tepat, yuk simak

Fotografer yang trampil

Hasil sebuah foto sebagian besar sangat ditentukan oleh keterampilan sang fotografer. Terkadang meskipun dengan sarana yang agak terbataspun seorang fotografer yang trampil akan dapat menggunakannya untuk menghasilkan foto yang berkualitas. Jika memang membutuhkan fasilitas lighting, sebaiknya fotografernya juga benar-benar dapat menggunakan lighting ini dengan maksimal. Karena biasanya dokumentasi dilaksanakan di dalam ruangan dengan pencahayaan yang terbatas.

Printer yang cepat dan kualitas hasil cetakan yang bagus

Fasilitas lain yang perlu kamu cek dari vendor adalah alat pencetakan dan hasil yang diperoleh. Selain itu juga kecepatan cetak printer wajib kamu pertimbangkan. Karena tamu undangan yang datang cukup banyak, mungkin banyak juga yang mengantri di jalur photobooth untuk berfoto bersama pengantin. Hasil cetak yang cepat jadi akan membuat waktu menunggu lebih singkat sehingga lebih banyak yang terlayani dalam waktu yang pendek. Untuk hasil cetakan sebaiknya kamu mencoba dulu hasilnya sebelum memesan vendor tersebut. Jadi, kamu sudah tahu seperti apa nanti kualitas hasil cetak yang akan kamu dapatkan.

Bingkai Foto

Bingkai foto merupakan salah satu kelengkapan sebuah foto, agar nanti dapat dipajang atau digantung di tempat yang diinginkan. Kamu sebaiknya meminta vendor dapat menyediakannya juga, dan kamu memilih motif frame yang pas untuk momen pernikahan kamu.

Properti

Sebaiknya kamu memilih vendor yang juga dapat menyediakan properti yang kamu inginkan yang sesuai dengan tema pernikahanmu. Biasanya properti-properti foto ini memang sudah dimiliki oleh vendor yang terbiasa melayani photobooth. Jadi kamu tinggal request properti apa saja yang kamu inginkan, mungkin berupa payung, topi, kacamata, kipas,  rambut palsu dan lainnya.

Studio

Untuk kelengkapan studio yang perlu kamu perhatikan adalah background yang disediakan, mungkin kamu memerlukan beberapa background yang cocok dengan acara pernikahan. Selain itu, ukuran studio  sebaiknya dapat disesuaikan dengan ukuran tempat yang tersedia, ukuran 3 x 4 meter adalah ukuran yang banyak digunakan oleh vendor photobooth. Untuk lighting studio setidaknya menyediakan lampu dengan daya minimal 300 watt  dan pencahayaan yang kuat atau lemah dapat diatur sesuai kebutuhan. Selain itu lampu tambahan minimal 2 buah perlu diberi di bagian samping agar foto terlihat lebih alami.

Laptop

Laptop/komputer biasanya digunakan untuk mengolah hasil foto yang sudah diambil lewat kamera. Dengan laptop yang spesifikasinya tinggi maka pengolahan foto yang dihasilkan kamera menjadi lebih cepat dan lebih baik. Waktu yang digunakan jadi lebih efisien. Jadi kamu juga perlu mempertimbangkan fasilitas laptop yang dipakai oleh vendor photobooth kamu.

Yuk simak juga, Wajib Baca! Tips Cerdas Memilih Vendor dengan Media Sosial

Background

Foto dengan background yang sesuai akan tampak lebih pas dengan suasana pernikahan kamu, oleh karena itu mintalah vendor photobooth untuk dapat menyediakan background-background yang cocok dengan tema yang kamu inginkan. Kalau kamu mampu tak ada salahnya kamupun membuat background  ini sendiri. Sekarang ini banyak tersedia kok bahan-bahan untuk membuat background, dan percetakan digital juga bisa melayani kebutuhan background ini.

 

Tips-tips memang sebaiknya kamu pertimbangkan ya, karena nantinya bisa mempengaruhi hasil foto yang kamu inginkan.

 

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

Di acara pernikahan tentu banyak tamu yang datang, apalagi jika calon pengantin mempunyai banyak relasi dan kerabat. Kedatangan tamu-tamu ke acara pernikahan kamu tentu harus disambut dengan baik. Makanan lezat disajikan untuk memanjakan lidah tamu undangan. Tetapi tentu kamu juga perlu menghibur tamu yang datang agar mereka selain merasa nyaman dan menjadi betah di acara pernikahan kamu. Banyak alternatif hiburan yang dapat kamu sajikan untuk menghibur tamu-tamu sehingga waktu menghadiri undangan kamu tidak menjadi acara yang membosankan. Malah mereka mungkin akan merasa terkesan dan senang dengan hiburan yang disajikan.  Nah ini beberapa alternatif yang dapat kamu pilih sebagai hiburan untuk tamu :

Undang artis favorit atau band terkenal

Kalau kamu mempunyai anggaran lebih, tak ada salahnya kamu mengundang penyanyi atau grup band yang terkenal di kotamu. Tentunya kehadiran artis atau grup band terkenal ini akan menghibur para tamu. Apalagi jika artis atau grup band ini juga merupakan idola para tamu. Tentu mereka juga ingin berselfie dengan artis, dan ini akan membuat suasana menjadi lebih meriah dan menghibur.

Hiburan tradisional

Selain dengan mendatangkan artis atau grup band terkenal, kamu bisa juga menghibur tamu undangan menyajikan hiburan berupa tarian tradisional atau hiburan tradisional lainnya.  Meskipun kadang di beberapa daerah ada adat khusus yang mengharuskan adanya tarian dalam suatu acara pernikahan, kamu tetap bisa menghadirkan tarian lainnya dari kelompok tari yang ada di daerah kamu. Selain memberi hiburan untuk tamu, kamu  juga ikut membantu melestarikan keberadaan kelompok-kelompok budaya yang memelihara tradisi di daerah kamu.

Surprise untuk pengantin

Alternatif lain adalah memberi surprise/kejutan untuk pengantin di acara pernikahannya. Di sini pengantin sebaiknya tidak diberi tahu acara khusus ini.  Ini dapat diatur oleh panitia atas persetujuan orang tua kedua pengantin. Kejutan disini bisa berupa hiburan oleh sahabat pengantin yang mungkin berupa tarian bersama, atau menyanyi bersama. Mungkin pengantin akan terkejut tetapi tentunya akan merasa senang dengan kejutan yang manis seperti ini, selain itu para undangan juga akan merasa terhibur.

Baca juga, Inspirasi Surprise atau Special Event Untuk Pasangan Pada Hari Pernikahan

Permainan

Permainan dalam sebuah acara pernikahan mungkin sesuatu yang tidak banyak dilakukan, tetapi tak ada salahnya kan kalau kamu mengadakan permainan di acara pernikahan kamu. Di antara permainan yang bisa kamu adakan adalah kuis cocok, di sini pengantin diberi pertanyaan yang sama dan harus dijawab dengan menggunakan papan jawaban. Para tamu bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk pengantin dan pembawa acara bisa memimpin acara permainan ini. Jika pertanyaan dijawab sama oleh pengantin maka pengantin mendapat poin, jika tidak maka poin yang di dapat akan berkurang. Permainan ini selain menguji kecocokan pengantin untuk mengajak tamu untuk terlibat sehingga ikut merasakan kegembiraan.

 

Masih banyak alternatif hiburan yang bisa kamu sajikan untuk para tamu, tetapi juga tentunya kamu harus mempertimbangkan kemampuan anggaran kamu ya, karena tentu menyajikan hiburan untuk tamu apalagi dengan mengundang pihak luar tentu membutuhkan anggaran khusus. Selamat menghibur para tamu ya!

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

Menjadi bridesmaid tentu merupakan kebahagiaan juga bagi kamu karena sahabat kamu menganggap kamu sebagai orang yang pantas untuk menemaninya melepas masa-masa jomblonya. Meskipun bukan kamu yang nanti akan menjadi perhatian utama di acara pernikahan yang diadakan tentunya kamu juga perlu menyiapkan penampilan yang cukup. Memang terkadang kamu tidak siap dengan anggaran untuk itu, nah apakah harus tampil seadanya saja? Tidak kan? Kamu bisa juga tampil maksimal tanpa harus menguras kocek yang mungkin minim di tanggal-tanggal tua. Tips berikut semoga dapat membantu ya!

Ambil dari koleksi yang kamu punya

Mungkin kamu masih punya gaun yang dapat dipakai dari koleksi baju-baju di lemari. Tak ada salahnya kalau kamu memakainya lagi, apalagi jika teman kamu tidak menentukan warna atau corak yang spesifik, jadi kamu bisa bebas memilih gaun yang akan kamu pakai dengan aksesorisnya. Nah kamu sekarang sudah bisa percaya diri dengan penampilan kamu tanpa harus mengeluarkan biaya.

Meminjam teman atau keluarga

Alternatif lain yang dapat kamu pilih adalah mencari pinjaman gaun dari teman atau keluarga kamu. Apalagi kalau gaun kamu ternyata tak ada yang mempunyai warna yang sesuai dengan yang diminta oleh teman. Tapi kamu juga harus mempertimbangkan ukurannya ya, akan lebih mudah jika kamu meminjam dari saudara atau teman yang ukuran badannya yang tidak jauh dengan ukuranmu, jadi tak perlu memperkecil gaun yang akan dipakai.

Menyewa

Pilihan selanjutnya adalah kamu bisa mencari gaun yang  cocok dengan pilihanmu lewat persewaan. Banyak kok yang menyediakan, dari harga yang murah sampai yang cukup mahal. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan isi kantong kamu. Menyewa gaun merupakan alternatif yang praktis karena kamu tinggal mengembalikannya lagi setelah selesai tanpa perlu menyediakan tempat untuk merawatnya.

Baca juga, Bingung Pilih Baju Bridesmaid untuk Sahabat? Simak 3 Tips Memilih Baju Bridesmaid !

Menjahitkan gaun ke penjahit

Kalau kamu punya anggaran lebih dan ingin memberikan penampilan spesial untuk teman kamu, tak ada salahnya kamu menjahitkan gaun untuk keperluan bridesmaid ini ke penjahit yang memang sudah berpengalaman. Kamu bisa juga menggunakan jasa penjahit yang ada di sekitar tempat tinggal kamu. Cobalah survei untuk mencari penjahit yang mempunyai kualitas hasil yang bagus dan juga ongkos jahitnya tidak terlalu mahal.

Membeli gaun dari teman

Kalau kamu mempunyai teman yang punya koleksi banyak gaun-gaun khusus untuk acara pernikahan, kamu bisa nego untuk membeli gaun yang akan kamu pakai. Mungkin dia akan senang hati membantumu dengan memberikan harga yang murah. Kamu juga bebas memilih kalau ada banyak koleksi yang dimiliki teman kamu.

 

Nah sekarang kamu pasti sudah punya alternatif kan? Pilihan mana yang kamu ambil pastikan kalau gaun kamu nantinya akan membuat kamu tampil baik di acara pernikahan teman kamu.

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

Perbedaan pendapat yang terjadi saat mempersiapkan pernikahan tentu biasa terjadi. Mulai dari konsep, bahkan berlawanan dalam hal selera warna busana bisa menyebabkan masalah jika kamu dan pasangan saling bersikeras. Tapi tenang saja, itu biasa terjadi kok! Karena disini kamu dan pasangan sama-sama menginginkan yang terbaik untuk hari bahagia kalian. Nah ini dia 7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan :

Finansial

Bukan hanya pada hal lain saja pembicaraan finansial yang sensitif, pada persiapan pernikahan ternyata juga lho. Biasanya mengenai pembagian biaya pernikahan. Biasanya pihak pria akan membayar pernikahan lebih banyak dari pihak wanita. Nah untuk menghindari konflik keuangan dengan pasangan alangkah baiknya saat awal persiapan kalian sudah tau kondisi masing-masing. Sehingga rencana persiapan pernikahan juga didasarkan pada kemampuan finansial kalian.

Mempelai Pria Kurang Terlibat

Sudah baca artikel Tips Menghadapi Pacar Yang Cuek Pada Persiapan Pernikahan, kan? Pacar cuek juga bisa menyebabkan konflik saat persiapan pernikahan. Biasanya calon mempelai wanita akan sangat sibuk karena secara langsung juga memikirkan kebutuhan calon suaminya. Memang sih laki-laki jarang memiliki interest terhadap proses persiapan karena banyak melibatkan warna, tekstur, dan sebagainya. Tapi tenang saja brides! Untuk menghindari masalah berkelanjutan gara-gara hal ini kamu bisa meminta pasanganmu untuk at least dia harus mau mengantarmu kemana-mana. Seperti meeting dengan berbagai vendor dan berkunjung ke Wedding Expo.

Baca juga, Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Selera Yang Berlawanan

Selera merupakan salah satu hal yang memungkinkan terjadinya konflik. Calon pengantin yang mempunyai latar belakang yang berbeda tentunya mungkin punya selera yang berbeda terhadap acara pernikahan.  Untuk acara pernikahan saja mungkin kamu lebih suka di dalam ruangan sedangkan pasangan kamu mungkin lebih suka di luar agar lebih leluasa, atau mungkin model gaun yang harus kamu pakai mungkin tidak cocok dengan selera pasangan kamu. Banyak hal yang bisa memicu konflik dari perbedaan selera ini. Tinggal kamu dan pasangan kamu pandai-pandai mencari solusi untuk mengatasinya. Mungkin salah satu harus mengalah di masalah tertentu tetapi diberi prioritas lebih untuk urusan yang lain. Tinggal bagaimana mencari kompromi bersama akan menghasilkan output yang lebih baik tentunya.

Tradisi dan Adat Yang Berbeda

Disinilah yang paling banyak terjadi perbedaan yang tak jarang dapat menjadi konflik yang berkepanjangan atau bahkan malah menyebabkan keretakan hubungan yang akan dijalin. Untuk urusan ini sebaiknya kamu dan pasangan kamu mendiskusikannya lebih dulu ke masing-masing pihak, terutama kepada orang-orang yang dituakan di dalam keluarga. Jika memang masih ada yang bisa di negosiasi tentunya lebih baik mencari kesepakatan bersama. Hal ini akan mendatangkan kebaikan dan keharmonisan hubungan kamu dan pasangan kamu serta keluarga besar masing-masing. Atau mungkin juga kamu bisa mempertemukan orang-orang yang dituakan tersebut dalam suatu forum khusus untuk membahas bagaimana sebaiknya acara pernikahan kamu dilakukan, apakah mengikuti adat salah satu pihak ataukah berkompromi untuk adat kedua pihak. Jika kedua belah pihak menginginkan kebahagiaan anak-anaknya tentunya akan dipilihkan solusi yang baik yang akan mendatangkan kebaikan semua.

Alokasi Pengeluaran

Alokasi anggaran untuk pos-pos acara pernikahan dapat menjadi hal yang memunculkan perbedaan. Apalagi jika masing-masing pihak mempunyai preferensi sendiri. Kamu mungkin lebih memilih banyak pengeluaran untuk penampilan nanti di acara pernikahan, sedangkan pasangan kamu mungkin lebih memilih menyediakan lebih banyak anggaran untuk acara lain, mungkin bulan madu, atau dana persiapan setelah menikah. Carilah kompromi bersama agar kedua pihak dapat sama-sama menerima keinginan masing-masing atau dapat saling mengalah sehingga tercapai kesepakatan bersama untuk ke mana alokasi pengeluaran yang memang benar-benar memenuhi keinginan kedua pihak.

Yuk simak juga, Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Lokasi

Penentuan lokasi menjadi hal yang cukup sensitif dalam persiapan sebuah acara pernikahan. Mungkin masing-masing pihak berasal dari daerah yang berbeda, kalau demikian sebaiknya diambil kompromi tempat yang paling pas agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada salah satu pihak. Jika tidak, sangat mungkin satu pihak tidak dapat menghadiri acara pernikahan yang diselenggarakan, tentunya kurang afdol kan? Atau bisa juga acara dilaksanakan secara bergantian bila memang tidak memungkinkan untuk dicari tempat yang pas untuk dapat dilaksanakan bersama-sama.

Terlalu Terobsesi

Obsesi terhadap sesuatu yang menjadi impian adalah hal yang wajar. Apalagi bagi wanita yang sebelumnya lajang dan mendambakan sebuah pernikahan. Acara pernikahan akan menjadi obsesi yang besar baginya. Ia menginginkan hal ini menjadi acara yang paling sempurna, seolah-olah tak boleh sedikitpun celah yang akan membuat jadi kurang sempurna. Hanya juga harus kamu ingat, terlalu terobsesi seperti ini bisa juga mendatangkan hal yang kurang baik, mungkin pasangan akan merasa lebih disepelekan karena hal ini. Tak ada salahnya kamu juga mengelola obsesi ini agar tidak menjadi konflik nantinya.

 

Jadi sekarang kamu tentu sudah mempunyai sedikit bekal untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin berpotensi menjadi konflik di dalam pernikahan. Ada baiknya untuk menghindarinya jika mungkin, tetapi jika harus terjadi hadapilah dengan bijaksana. Pasti ada jalan keluarnya.

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Setelah masuk dalam kehidupan keluarga, seorang wanita biasanya dihadapkan dengan pilihan apakah mau bekerja atau  mengurus keluarga.  Apalagi bagi wanita yang memang telah terbiasa bekerja ketika belum menikah, tentu banyak berdiam di rumah tanpa banyak aktivitas akan terasa membosankan. Tapi mungkin kamu bisa mempertimbangkan beberapa profesi berikut ini yang akan dapat kamu kerjakan dari rumah dan mendatangkan kesibukan serta pemasukan tambahan. Tentunya tanpa meninggalkan tanggung jawab di rumah sebagai seorang istri.

Penerjemah

Profesi ini cocok buat kamu yang hobi dan gemar belajar bahasa asing. Cobalah menawarkan jasa terjemahan bahasa yang kamu kuasai melalui biro layanan penterjemahan. Pekerjaan ini biasanya bisa dilakukan di rumah jadi kamu lebih punya waktu juga untuk menjalankan tugas rumah tangga lainnya sambil tetap punya aktivitas tambahan pada waktu-waktu senggang tak ada kesibukan.

Penulis

Menjadi penulis juga merupakan alternatif yang cukup aman. Kamu bisa mengerjakannya di rumah. Setelah tulisan selesai kamu buat, kamu tinggal mengirimkannya melalui email atau langsung mempostingnya ke media yang membutuhkan tulisan kamu. Apalagi saat ini telah banyak orang yang membuat blog dengan berbagai tema, tentunya juga membutuhkan banyak penulis untuk mengisi blog yang mereka punya. Nah ini merupakan kesempatan besar, kamu bisa menawarkan diri menjadi penulis tetap atau penulis tamu di media tersebut. Tentunya kamu juga harus menunjukkan tulisan-tulisan kamu sebagai portofolio untuk meyakinkannya.

Atau jika kamu berjiwa seni, kamu bisa menulis sendiri cerpen, puisi, atau bahkan novel. Kamu bisa membuat blog sendiri untuk tulisan-tulisan kamu. Siapa tahu nanti bisa menjadi favorit dan banyak pengunjung. Kamu bisa juga mendapatkan pemasukan melalui kerjasama dengan iklan Google misalnya.

Koki

Untuk kamu yang memang hobi kuliner tentunya profesi ini menjadi pilihan yang pas. Mungkin kamu bisa memulai dengan jasa catering sederhana, memasak untuk rekan atau tetangga yang membutuhkan. Nanti kalau sudah berkembang kamu bisa melayani catering untuk acara yang lebih besar misalnya arisan, pesta ulang tahun. Kamu bisa bereksplorasi dengan semua pengetahuan kuliner yang bisa kamu dapatkan dari internet atau buku. Masakan yang enak, murah, dan bersih tentunya bisa menjadi favorit.

Yuk simak juga artikel Wajib Baca! 7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Vendor Catering

Jasa Makeup

Profesi ini bisa menjadi pilihan untuk kamu yang sebelumnya mungkin senang dengan perawatan kecantikan atau penampilan. Pengetahuan kamu tentang ini bisa dipraktekkan untuk melayani make up yang sederhana misalnya make up untuk anak, atau teman-teman dan tetangga yang ingin mempercantik diri. Selanjutnya kamu bisa juga menawarkan jasa rias wisuda atau bahkan pengantin. Untuk promosi kamu bisa menampilkan hasil riasan yang pernah kamu lakukan ke media sosial, ini juga cara yang cukup efektif.

Guru Privat

Profesi yang cocok untuk menerapkan ilmu pendidikan yang mungkin sudah kamu miliki, atau bisa juga kamu mengajar bidang-bidang lain yang merupakan hobi yang dapat diajarkan. Menjadi guru privat merupakan alternatif yang tepat untuk kamu yang suka bidang pendidikan tapi tak ingin terikat secara khusus dengan sebuah lembaga pendidikan.  Kamu bisa mengatur sendiri jadwal yang sesuai dengan waktu yang kamu sediakan. Selain itu juga dapat menjadi pembelajaran kamu nanti mendidik anak sendiri ketika sudah tiba masa-masa sekolah.

Disainer Pakaian

Disainer pakaian merupakan menjadi profesi yang cocok untuk yang sudah punya keahlian dasar di bidang jahit menjahit atau tata busana. Kamu bisa memulai dengan disain-disain yang simpel tetapi memikat. Baju atau pakaian disain yang kamu buatpun bisa dipasarkan ke teman-teman atau bisa membuka toko online sendiri. Kamu akan lebih puas jika disain yang kamu buat dapat diterima banyak orang, dan tentunya juga akan menambah penghasilan keluarga, kan?

Baca juga nih Tampil Beda Namun Anggun, Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Konsultan

Untuk profesi ini memang cukup menantang, setidaknya kamu harus mempunyai banyak pengalaman atau pendidikan tertentu. Kamu dapat menjadi konsultan yang tidak terikat dengan waktu tertentu. Jadwal konsultasi dapat kamu sesuaikan dengan waktu yang kamu punya. Apalagi jika kamu sebelumnya pernah menjadi konsultan tentunya pengalaman atau pengetahuan kamu akan sangat dihargai sehingga tentunya kamu lebih fleksibel menentukan waktu konsultasi dengan klien.

Untuk menambah kredibilitas sebagai konsultan yang handal tentunya konsultan juga perlu mengikuti persyaratan tertentu mungkin berupa sertifikasi ataupun lisensi sebagai konsultan. Nah kamu bisa mendaftar diri untuk mengikuti ujian konsultan ini agar nanti lebih mudah dalam praktek.

 

Tentunya selain profesi di atas masih banyak profesi lain yang bisa kamu pilih atau mungkin kamu juga melakoninya sekarang. Kamu bisa kok membaginya di kolom komentar. Ditunggu ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp