5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

Menjadi bridesmaid tentu merupakan kebahagiaan juga bagi kamu karena sahabat kamu menganggap kamu sebagai orang yang pantas untuk menemaninya melepas masa-masa jomblonya. Meskipun bukan kamu yang nanti akan menjadi perhatian utama di acara pernikahan yang diadakan tentunya kamu juga perlu menyiapkan penampilan yang cukup. Memang terkadang kamu tidak siap dengan anggaran untuk itu, nah apakah harus tampil seadanya saja? Tidak kan? Kamu bisa juga tampil maksimal tanpa harus menguras kocek yang mungkin minim di tanggal-tanggal tua. Tips berikut semoga dapat membantu ya!

Ambil dari koleksi yang kamu punya

Mungkin kamu masih punya gaun yang dapat dipakai dari koleksi baju-baju di lemari. Tak ada salahnya kalau kamu memakainya lagi, apalagi jika teman kamu tidak menentukan warna atau corak yang spesifik, jadi kamu bisa bebas memilih gaun yang akan kamu pakai dengan aksesorisnya. Nah kamu sekarang sudah bisa percaya diri dengan penampilan kamu tanpa harus mengeluarkan biaya.

Meminjam teman atau keluarga

Alternatif lain yang dapat kamu pilih adalah mencari pinjaman gaun dari teman atau keluarga kamu. Apalagi kalau gaun kamu ternyata tak ada yang mempunyai warna yang sesuai dengan yang diminta oleh teman. Tapi kamu juga harus mempertimbangkan ukurannya ya, akan lebih mudah jika kamu meminjam dari saudara atau teman yang ukuran badannya yang tidak jauh dengan ukuranmu, jadi tak perlu memperkecil gaun yang akan dipakai.

Menyewa

Pilihan selanjutnya adalah kamu bisa mencari gaun yang  cocok dengan pilihanmu lewat persewaan. Banyak kok yang menyediakan, dari harga yang murah sampai yang cukup mahal. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan isi kantong kamu. Menyewa gaun merupakan alternatif yang praktis karena kamu tinggal mengembalikannya lagi setelah selesai tanpa perlu menyediakan tempat untuk merawatnya.

Baca juga, Bingung Pilih Baju Bridesmaid untuk Sahabat? Simak 3 Tips Memilih Baju Bridesmaid !

Menjahitkan gaun ke penjahit

Kalau kamu punya anggaran lebih dan ingin memberikan penampilan spesial untuk teman kamu, tak ada salahnya kamu menjahitkan gaun untuk keperluan bridesmaid ini ke penjahit yang memang sudah berpengalaman. Kamu bisa juga menggunakan jasa penjahit yang ada di sekitar tempat tinggal kamu. Cobalah survei untuk mencari penjahit yang mempunyai kualitas hasil yang bagus dan juga ongkos jahitnya tidak terlalu mahal.

Membeli gaun dari teman

Kalau kamu mempunyai teman yang punya koleksi banyak gaun-gaun khusus untuk acara pernikahan, kamu bisa nego untuk membeli gaun yang akan kamu pakai. Mungkin dia akan senang hati membantumu dengan memberikan harga yang murah. Kamu juga bebas memilih kalau ada banyak koleksi yang dimiliki teman kamu.

 

Nah sekarang kamu pasti sudah punya alternatif kan? Pilihan mana yang kamu ambil pastikan kalau gaun kamu nantinya akan membuat kamu tampil baik di acara pernikahan teman kamu.

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Memadukan warna untuk sebuah acara pernikahan menjadi salah satu faktor yang cukup penting selain tema ataupun konsep untuk pernikahan.  Memadukan warna ini perlu hati-hati. Karena jika tidak tepat tentunya akan menyebabkan ketidaksesuaian dengan konsep atau tema yang kamu pakai untuk acara pernikahan. Jika demikian tentunya nanti akan mengurangi kesempurnaan acara pernikahan yang telah jauh-jauh hari kamu persiapkan. Untuk menghindari hal ini yang perlu diingat adalah apa saja kesalahan yang sering terjadi agar kamu tidak mengalami hal yang sama. Yuk simak Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan di bawah ini :

Hindari banyak warna-warna yang mencolok

Warna-warna yang mencolok memang sering dipakai untuk menampilkan konsep pesta yang ceria dan ramai. Tetapi bukan berarti kamu perlu menggunakan warna mencolok  ini menjadi dominan sehingga seluruh area pernikahan terkesan terlalu ramai. Mungkin hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi tamu undangan karena merasa kesilauan. Jadi sebagai alternatif gunakan warna-warna yang mencolok berpadu dengan warna tosca, krem yang bersifat netral dan lembut.

Gunakan warna seperlunya

Meskipun acara pernikahan juga salah satu acara yang merayakan kegembiraan dan kebahagiaan, kamu tidak harus menggunakan beragam  warna di acara ini. Terlalu banyak warna, apalagi warna-warna yang mencolok dapat mengesankan acara pernikahan kamu menjadi seperti acara ulang tahun. Gunakan seperlunya  warna yang cerah, dan padukan dengan  warna lembut yang lebih dominan agar tampak  lebih  harmonis dengan acara yang diadakan.

Gunakan corak senada

Tentunya akan tampak sedikit ganjil jika terlihat campuran pola plaid dan lace dalam sebuah pernikahan. Selain itu juga memadukan floral pattern dengan abstract line juga mungkin bukan merupakan pilihan yang tepat. Jadi kamu benar-benar harus mengecek paduan corak-corak yang ada di acara pernikahan nanti.  Kesalahan yang seperti ini bukan tidak mungkin terjadi juga dalam dekorasi untuk meja atau dekorasi ruangan acara pernikahan. Gunakan corak-corak yang nantinya akan selaras satu sama lain sehingga tidak mengganggu ‘pandangan’ nantinya.

Hindari warna yang tidak mendukung

Memadukan warna pastel dengan warna hitam agaknya kurang pas meskipun sekilas warna hitam merupakan warna yang aman dipakai, tetapi juga tetap harus melihat paduannya. Warna-warna yang lembut memang merupakan salah satu pilihan favorit paduan warna yang dipakai dalam acara pernikahan. Namun begitu kamu bisa juga memadukannya dengan sedikit keceriaan dengan warna-warna yang terang.

Menyesuaikan warna dengan venue acara

Pemaduan warna untuk acara pernikahan juga perlu memperhatikan faktor venue untuk acara ini. Jika kamu sudah menetapkan paduan warna yang akan kamu gunakan tetapi belum menentukan venue pernikahan diadakan ada baiknya nanti disesuaikan kembali. Tentunya kurang pas jika warna-warna cerah dipadukan di venue tempat ibadah. Nah untuk itu kamu perlu menyelaraskan paduan warna yang kamu gunakan dengan venue yang ada sehingga akan menimbulkan paduan yang harmonis yang cocok untuk acara pernikahanmu.

Baca juga, Wajib Ketahui! Tips Cerdas Ketika Memilih Venue Pernikahan

 

Nah jangan sampai kamu melakukan kesalahan tersebut, ya! Yuk hindari!

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

Berbagai kebutuhan untuk acara pernikahan diupayakan untuk dipenuhi meskipun mungkin akan memakan biaya yang besar. Untuk sebuah acara pernikahan, sebuah keluarga kadang merasakan hal ini sebagai pertaruhan untuk sebuah kehormatan. Jadi, apapun pengorbanan harus dilakukan. Tidak jarang setelah acara pernikahan selesai kehidupan terasa harus dimulai dari awal. Dan untuk itu sudah harus disiapkan rencana untuk pengumpulan dana untuk kelanjutan hidup berkeluarga. Ada beberapa kebutuhan yang tentunya perlu disiapkan alokasi dananya.

Anggaran untuk Keperluan Darurat

Sesuai dengan namanya, anggaran darurat memang dialokasikan khusus untuk keperluan yang bersifat mendadak dan mendesak. Anggaran harus benar-benar dialokasikan untuk ini. Meskipun tidak selalu sama bagi setiap keluarga dalam hal jumlah, tetapi sebagai patokan bisa dengan mengalokasikan tiga kali dari  pemasukan bulanan atau bisa juga dilihat dari pengeluaran bulanan. Untuk anggaran darurat ini perlu dibuatkan rekening khusus yang mudah dicairkan sewaktu-waktu dibutuhkan. Anggaran darurat ini bisa digunakan antara lain untuk keperluan ketika tiba-tiba suami harus berhenti bekerja, atau ada anggota keluarga yang jatuh sakit dll.

Anggaran untuk Tempat Tinggal

Salah satu kebutuhan pokok untuk sebuah keluarga adalah tempat tinggal.  Anggaran ini perlu disiapkan jika memang rumah idaman belum dimiliki atau jika memiliki rumah tapi belum sesuai dengan keinginan. Kebutuhan tempat tinggal ini merupakan salah satu kebutuhan yang memerlukan persiapan anggaran yang cukup besar. Harga rumah yang terus naik setiap tahun membuat kamu harus benar-benar menyiapkan anggaran untuk ini. Cobalah untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang rumah yang diinginkan. Jika memang belum terjangkau secara tunai, kamu bisa mengambil alternatif untuk membeli rumah secara cicilan. Nah untuk ini kamu bisa mulai dengan menabung untuk dana uang muka yang biasanya juga agak besar. Tetapi tak ada salahnya kan. Menyiapkan tempat tinggal yang nyaman akan merupakan langkah awal yang baik bagi sebuah keluarga.

Baca juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Anggaran untuk Kelahiran Anak

Kelahiran anak dalam rumah tangga adalah salah satu hal yang sangat diharapkan. Anak yang lahir akan menjadi pengikat erat dan penambah kebahagiaan sebuah keluarga. Kehadiran anak selain membawa kebahagiaan juga membutuhkan kesiapan anggaran yang cukup besar. Biaya rumah sakit atau bidan untuk persalinan bukan sesuatu yang bisa ditawar. Jadi tak ada salahnya jika ini sudah kamu persiapkan jauh-jauh hari. Selain untuk kebutuhan persalinan, kebutuhan untuk bayi yang telah lahir pun juga sebaiknya dipikirkan dan disiapkan.

Anggaran Pendidikan untuk Anak

Dana pendidikan untuk anak merupakan salah satu anggaran yang harus disiapkan juga. Apalagi pada saat ini pendidikan membutuhkan dana yang cukup besar, dari sejak pendidikan Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi. Setiap tahun biaya akan meningkat. Meskipun anak masih kecil atau masih dalam kandungan, tentunya bijak juga untuk mempersiapkan anggaran untuk pendidikannya nanti. Berapa jumlah yang harus disiapkan? Tentunya dana yang harus disiapkan juga diperhitungkan baik-baik. Cobalah mencari informasi berapa besaran biaya-biaya yang sering dikeluarkan untuk pendidikan saat ini. Proyeksikan untuk kebutuhan pendidikan di masa mendatang, mungkin sepuluh atau dua puluh tahun kedepan. Dengan demikian jumlah anggaran yang harus disiapkan bisa lebih terencana.

Anggaran Pensiun

Jika sekarang kamu sudah bekerja dan mendapat penghasilan rutin setiap bulan, tentunya kamu juga harus mempersiapkan juga apabila suatu hari nanti harus pensiun dari pekerjaan. Meskipun tidak terlalu besar tentunya dalam jangka panjang anggaran yang dikumpulkan akan cukup untuk menunjang kehidupan di hari tua tanpa harus memberatkan anak-anak.  Anggaran pensiun ini selain untuk kebutuhan sendiri bisa juga untuk membantu anak-anak jika memang mereka membutuhkannya.

Anggaran Liburan

Liburan merupakan salah satu acara yang paling disukai dalam sebuah keluarga. Tak ada salahnya merencanakan liburan secara khusus ke tempat-tempat spesial. Wisata keluar negeri, berangkat haji atau ziarah ke tempat-tempat suci membutuhkan anggaran yang cukup besar. Jadi mulailah dari sekarang untuk mengalokasikan sebagian pendapatan yang diperoleh setiap bulan untuk acara liburan ini.

 

Alangkah bijaknya jika di awal kehidupan keluarga, kedua pasangan mulai untuk menyiapkan hal-hal yang akan dilaksanakan nanti. Kebutuhan anggaran juga perlu diprediksi agar sesegera mungkin mulai bisa menyisihkan pendapatan yang diperoleh untuk dialokasikan ke rencana yang telah disiapkan. Selamat menabung ya!

 

Wajib Persiapkan 8 Hal Ini Setelah Kamu Dilamar!

Wajib Persiapkan 8 Hal Ini Setelah Kamu Dilamar!

Wajib Persiapkan 8 Hal Ini Setelah Kamu Dilamar!

Jika pasangan kamu sudah menyampaikan lamarannya untuk memintamu menjadi pasangan hidupnya tentu ini menjadi momen yang mendatangkan kebahagiaan bagimu. Tentu kamu juga sudah menyiapkan diri untuk memberikan jawaban bila hal ini disampaikan kepadamu, mungkin juga kamu sudah menyiapkannya jauh-jauh hari untuk jawaban tersebut. Ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan jika saatnya tiba, diantaranya:

Mengabari keluarga dan teman

Selain menjadi berita yang membahagiakan untuk kamu, hal ini tentu juga menjadi berita yang baik untuk kedua orang tua juga sahabat dan kerabat lainnya. Jadi tentu yang pertama kamu wajib menyampaikan berita baik ini sesegera mungkin kepada mereka agar mereka menjadi lega tidak tidak was-was menunggu

Mempersiapkan anggaran untuk pernikahan

Acara pernikahan sudah di depan mata. Jadi tentu kamu juga harus mempersiapkannya karena acara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit kan? Solusinya cobalah untuk lebih banyak menabung dengan menyisihkan pendapatan yang kamu peroleh lebih banyak daripada biasanya.

Persiapan diri

Selangkah lagi kamu akan segera menjadi pasangan dari seseorang yang akan menjadi teman hidupmu. Sebentar lagi kamu akan menyandang predikat istri seseorang. Dan tentunya kamu ingin menjadi seorang istri yang terbaik bagi pasangan kamu. Untuk ini mulai sekarang kamu harus segera menyiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Banyak yang harus dipelajari untuk mencapai tujuan ini, kamu bisa mencari-cari informasi melalui tulisan-tulisan dari pakar pernikahan atau mendengar ceramah-ceramah keagamaan yang berkaitan dengan menjadi seorang istri idaman.

Rumah baru

Segera setelah menikah kamu dengan pasangan mungkin akan mempertimbangkan untuk tinggal terpisah dari kedua orang tua masing-masing. Tentunya hal ini perlu disiapkan sedini mungkin, bisa jadi kamu berdua berniat membeli rumah nantinya. Meskipun sekarang kamu mungkin mempertimbangkan untuk sewa rumah lebih dulu atau tinggal bersama dengan orang tua salah satu dari kalian.  Jika niat membeli rumah sudah bulat, usahakan untuk lebih banyak menyisihkan sebagian pendapatan untuk  persiapan membeli rumah baru.

Baca juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Tingkatkan sikap saling menghargai

Setelah kamu tinggal bersama dengan pasangan nanti tentu banyak hal yang akan terjadi. Mungkin hal-hal kecil menjadi sesuatu yang harus benar-benar diperhatikan meskipun mungkin hanya sekedar memberi kabar. Jangan sampai terjadi kekawatiran atau kegelisahan karena kamu tidak dapat pulang tepat waktu. Tingkatkan saling komunikasi satu sama lain yang berarti juga saling menghargai keberadaan pasangan.

Home sweet home

Menikah kadang membuat masing-masing pasangan untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. Waktu untuk beraktivitas dengan teman-teman di luar rumah tak lagi dapat dilakukan sembarangan. Jadikanlah rumah sebagai tempat yang paling nyaman sehingga tak timbul keinginan untuk berlama-lama di luar rumah. Pasangan telah menanti di rumah dengan segala kebahagiaan yang akan dibagi bersama.

Cara menghadapi kebosanan

Bosan adalah sesuatu hal yang wajar, tinggal dalam waktu lama bersama seseorang bukan tidak mungkin mendatangkan  rasa bosan. Kamu dapat mengantisipasinya dengan mencari kegiatan-kegiatan yang akan dapat mengusir rasa bosan yang timbul. Carilah aktivitas-aktivitas bersama yang akan menambah kemesraan sehingga rasa bosan tak sempat mampir dalam pikiran. Bisa juga untuk selalu berusaha untuk saling menghibur satu sama lain jika mungkin salah satu dari kalian dihinggapi rasa bosan.

Simak juga, 5 Inspirasi Hobi Agar Makin Mesra Dengan Pasangan!

Persiapan menjadi orangtua

Berkeluarga selain untuk mencapai ketenangan lahir dan batin juga untuk memperoleh keturunan. Hal ini merupakan kodrat manusia. Kamu juga harus mempersiapkan diri sedini mungkin untuk menyambut saat itu jika kamu ternyata mendapat momongan lebih cepat setelah menikah. Takdir dari Tuhan tidak kita ketahui, ada pasangan yang langsung mendapat keturunan di tahun awal pernikahannya, ada juga yang baru mendapat keturunan setelah beberapa waktu lamanya. Meskipun tidak ada kepastian kapan saat itu terjadi, alangkah bijaksana jika dari sekarang kamu sudah bersiap-siap.

 

Nah itu beberapa hal yang perlu kamu lakukan, selamat ya kamu akan segera menikah!

Pertimbangan Penting Saat Mengontrak Rumah Sebagai Pasangan Baru

Pertimbangan Penting Saat Mengontrak Rumah Sebagai Pasangan Baru

Pertimbangan Penting Saat Mengontrak Rumah Sebagai Pasangan Baru

Setelah menikah keputusan untuk tinggal dimana sangatlah penting. Tinggal bersama orangtua atau mertua, membeli rumah, atau mengontrak rumah? Kalau kalian merasa nyaman untuk tinggal di rumah orangtua atau mertua, dan kedua pihak sama-sama nyaman tidak masalah. Namun jika kalian ingin tinggal pisah dari keluarga namun belum mampu secara finansial membeli rumah, mengontrak bisa menjadi pilihan. Kalian jangan sampai memaksakan untuk membeli rumah jika belum mampu. Meminjam uang kepada bank dengan jaminan gaji pekerjaan yang sedang stabil adalah kesalahan besar. Mengontrak rumah bukan hal yang buruk kok. Nah, yuk simak pertimbangan apa saja yang penting jika kamu mengontrak rumah setelah menikah berikut ini

Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Mengontrak dengan tujuan untuk tempat tinggal saja atau mau menggunakannya sebagai tempat usaha? Mungkin ini bisa kalian pertimbangkan sesuai dengan kebutuhan kalian saat mengontrak. Jangan sampai memilih mengontrak rumah yang akan kalian gunakan untuk aktivitas bisnis namun tidak mempertimbangkan lingkungan. Lingkungan sekitar yang sempit dan padat tentu bisa menghalangi bisnismu dan mengganggu kenyamanan tetanggamu.

Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan

Memperhatikan lingkungan sekitar terutama pada keamanannya sangat penting. Pastikan juga lingkungan tersebut akan nyaman untuk kalian berdua. Rumah merupakan tempat kalian hidup sehari hari, termasuk beristirahat. Jadi pastikan kalian akan betah di lingkungan tersebut. Karena kalian kan tidak bisa memastikan sampai kapan kalian akan mengontrak. Daripada tidak betah dan harus sering pindah sampai mampu membeli rumah, ngga nyaman lho!

Sesuai Anggaran

Bagi pengantin baru, terutama sebagai istri, mungkin akan sedikit kaget dengan rumitnya pengaturan keuangan rumah tangga. Biaya bulanan yang biasanya masih mendapat bantuan dari orangtua dan listrik serta makan gratis selama ini akan benar-benar terasa setelah kalian menikah. Kalau masih mengandalkan orangtua tentu malu, kan? Apalagi mengontrak rumah jika bulanan kalian harus selalu mempersiapkan dana rutin tiap bulan yang harus dibayarkan. Pilihlah rumah yang harga sewanya tidak akan memberatkan kalian setiap bulan. Lebih baik lagi kalau setiap bulan kalian bisa menyisihkan uang untuk tabungan membeli rumah.

Bagaimana kalau kalian adalah pasangan baru yang akan menjalani kehidupan di perantauan? Baca juga Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Kondisi Rumah Yang Baik

Selain lingkungan sekitar, rumah itu sendiri perlu kalian perhatikan dengan baik. Jangan asal mencari lalu menentukan tanpa melihat kondisi rumah tersebut. Kondisi disini adalah baik atau tidaknya rumah tersebut. Apakah air mengalir dengan baik? Genteng tidak ada yang bocor, saluran pembuangan, dan segala macamnya berfungsi dengan baik. Jangan sampai keputusan yang kalian ambil mendadak justru akan membuat kalian menyesal karena harus banyak memperbaiki kondisi rumah

Lokasi Rumah

Lingkungan dan kondisi rumah sudah oke. Nah lokasi? Pertimbangkan dari anggaran transportasi harian kalian ke tempat kerja, dan lain-lain. Usahakan yang dekat dan mudah menjangkau transportasi umum. Jika kendaraan pribadi kalian tidak dapat digunakan tidak akan menjadi masalah di masa depan. Uang transportasi yang keluar terlalu banyak bisa menghambat kalian dalam menyisihkan uang tabungan lho.

 

Demikian lah pertimbangan penting saat mengontrak rumah sebagai pasangan baru. Semoga pertimbangan-pertimbangan di atas dapat membantu kalian dalam memutuskan sesuatu, ya!

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Kalian memiliki kakak perempuan yang belum menikah? Bagi kalian yang memiliki kakak perempuan yang belum menikah, harus melangkahi atau nikah duluan daripada kakakmu tentu akan terasa sedikit tidak enak, kan? Dalam suatu tradisi atau beberapa adat di Indonesia biasanya ada keharusan untuk memberikan suatu hadiah yang dimaksudkan untuk pelangkah. Meskipun tidak wajib dilakukan, namun ada baiknya kamu melakukan ini sebagai tanda kamu menghormati kakak perempuanmu. Yuk simak inspirasi kado spesial saat melangkahi kakak perempuan berikut ini

Pakaian

Sebagai saudara kalian pasti pernah saling bertukar pakaian atau kamu pasti pernah harus menggunakan pakaian lungsuran dari kakak perempuanmu kan, brides? Pada masa dulu, benang lebih sering diberikan sebagai hadiah yang menyimbolkan kecukupan untuk sang kakak. Nah pada masa kini pakaian lebih sering digunakan sebagai pengganti benang. Menghadiahi kakakmu dengan pakaian yang style-nya banget bisa jadi ide yang bagus. Karena kalau memberi pakaian sudah pasti barang tersebut bermanfaat dan akan dia pakai.

Manicure Set

Pada alat manikur terdapat gunting, nah gunting/benda tajam tersebut disimbolkan sebagai alat yang memotong peruntungan jelek kakak perempuanmu mengenai jodoh. Lagipula perempuan pasti suka kalau dihadiahi alat manikur.

Aksesoris dari Emas

Sifat emas yang dianggap murni merupakan pilihan hadiah terfavorit. Banyak aksesoris berbahan emas yang pasti akan cocok untuk kakak perempuanmu. Tapi tetap saja, kamu harus menyesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki. Asal niatmu baik, hadiah apapun pasti kakak perempuanmu akan dengan senang hati menerimanya.

Tumpeng & Ayam Ingkung

Jika dalam tradisi Jawa, biasanya akan diadakan sebuah penghormatan dengan si adik memberikan Tumpeng Nasi Putih beserta lauk pauk, seperti Ayam Ingkung Bakar. Pada Adat Jawa makanan ini memiliki makna keluhuran hati dari sang kakak dan tanda bahwa ia sudah merestui pernikahan si adik.

Ingin tau lebih lanjut mengenai perbedaan pernikahan Adat Jawa Solo dengan Adat Jawa Jogja? Yuk simak Perbedaan Pernikahan Adat Jawa Solo Dengan Adat Jawa Jogja

Dari 4 inspirasi di atas, jika kamu memiliki pilihan lain yang sudah pasti akan kakakmu sukai juga tidak apa-apa lho. Tidak ada kriteria atau persyaratan khusus untuk kado yang harus kamu berikan. Kamu bisa memberikan tas, sepatu, dan lain-lain. Kamu tentu memahami kakak perempuanmu sehingga tau apa yang dia suka, atau bahkan ternyata dia membutuhkan barang tersebut.

 

Mungkin itu saja beberapa inspirasi kado spesial saat melangkahi kakak perempuan yang bisa kami berikan. Kado apapun itu berikanlah dengan mempertimbangkan kakakmu dan niat tulus, ya! Kakakmu pasti akan sangat senang dengan kado yang kamu berikan.

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

Dalam keadaan dan situasi apapun masalah keuangan selalu saja menjadi hal yang sensitif. Banyak masalah timbul karena uang. Pasangan yang sudah menikah tidak luput dari masalah ini. Tentu kalian tidak mau kan jika rumah tangga kalian retak? Apalagi karena ketidakmampuan kalian dalam mengatur masalah finansial. Nah maka dari itu yuk simak 6 tips mengelola finansial dalam rumah tangga

Diskusi Finansial

Mendiskusikan masalah finansial sebenarnya harus dilakukan sebelum kalian menikah. Namun, kalau belum pernah melakukannya memang lebih baik langsung segera dilakukan. Diskusikan mengenai aturan-aturan yang harus dijalani masing-masing atau berdua dari kesepakatan yang dicapai.

Rekening Bank

Membuka rekening bersama atau tetap memakai rekening pribadi? Privasi memang penting bagi setiap orang. Tetapi bagi pasangan yang sudah menikah alangkah baiknya jika mempertimbangkan mengenai membuka rekening bersama. Hal ini untuk keterbukaan ke masing-masing dan demi kenyamanan bersama.

Baca juga, Tips Merencanakan Bulan Madu Bersama Pasangan

Menabung dan Mempersiapkan Dana Darurat

Menabung adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan. Apalagi bagi pasangan yang sudah menikah. Sisihkan uang tersebut untuk dana darurat. Di masa depan kalian tidak akan tau apa yang akan terjadi dan kebutuhan apa yang akan kalian perlukan saat berumah tangga. Contohnya ketika salah satu dari kalian ada yang sakit, kehilangan pekerjaan, atau masalah lainnya.

Jangan Sampai Berhutang

Nah hutang merupakan hal yang benar-benar harus dihindari! Atur dengan sedemikian rupa biaya kebutuhan kalian dan jangan sampai over budget apalagi sampai harus berhutang. Hutang merupakan akar masalah yang bisa merusak hubungan kalian sebagai pasangan. Jangan juga sampai melakukan hutang yang tidak pasanganmu ketahui. Benar-benar salah!

Kerjasama Pasangan

Membuat budgeting yang disepakati bersama juga harus dilakukan bersama. Kerjasama dengan pasangan sangatlah penting. Jangan saling menekan dan menyalahkan jika ada masalah terjadi. Berdiskusi lah bersama-sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Saling Berkomunikasi

Berkomunikasi dengan baik dan saling menghargai satu sama lain dapat mempererat hubungan kalian. Hindari saling curiga dan menuduh, bahkan hingga berkata kasar kepada pasangan. Komunikasikan segala hal dari hati ke hati dengan penuh pengertian.

 

Nah demikianlah 6 tips mengelola finansial dalam berumah tangga yang kamu dan pasangan perlu ketahui. Semoga dapat bermanfaat, ya!

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Haruskah istri mengikuti suami yang ditugaskan atau harus bekerja jauh di rantau? Banyak pertimbangan yang harus diambil dalam hal ini, hidup dirantau memiliki banyak dinamika yang tentunya sangat berbeda dengan hidup di tempat asal. Jangan sampai kehidupan dirantau membuat pasangan suami istri malah berpisah karena tidak siap menghadapinya. Jadi apa saja yang harus disiapkan untuk menghadapi kehidupan berkeluarga di perantauan?  Simak ya beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan berikut.

Penyesuaian dan Persiapan Diri

Penyesuaian diri, tentu ini adalah hal awal yang harus kamu lakukan. Selain itu kenali lingkungan sosial di tempat baru akan membuat kamu mudah melakukannya. Lingkungan baru, orang-orang baru, pendatang ataupun penduduk asli adalah orang-orang yang nantinya akan lebih sering kamu temui. Segeralah menyesuaikan diri, perhatikan adat-istiadat, kebiasaan, nilai-nilai sosial, bahasa setempat, akan lebih memudahkan kamu menghadapi semua kehidupan baru di perantauan tanpa harus mengalami kejutan budaya. Aspek bahasa juga sangat penting jika pasangan kamu harus merantau di luar negeri, tentunya sedikit-sedikit harus kamu pelajari juga.

Selanjutnya kamu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan yang sulit dalam hal keuangan, mungkin gaji atau pendapatan yang diperoleh suami agak pas-pasan, jadi cobalah meningkatkan kemampuan kamu yang dapat mengurangi pengeluaran rutin, misalnya memasak sendiri. Makan di luar memang praktis dan lebih mudah dilakukan, tapi tentunya juga akan membuat beban keuangan lebih berat, ya, masak sendiri adalah satu-satunya cara untuk mengurangi beban tersebut. Apalagi kalau kamu merantau ke luar negeri, pasti akan sangat terasa.

Baca juga, 3 Hal yang Wajib Kamu Hindari Sebelum Hari Pernikahan

Kerjasama Antara Suami dan Istri

Tak kalah penting adalah membangun kerja sama dengan suami. Iya, dengan kerja sama maka pekerjaan akan lebih mudah dikerjakan dan akan mengurangi banyak pengeluaran keuangan. Pekerjaan sehari-hari dapat dikerjakan secara bergantian  dengan mengatur jadwal waktu yang dimiliki, sehingga tidak perlu menyewa pembantu. Jika kamu sudah punya anak, apalagi masih kecil maka bergantian mengurus anak akan menjadi solusi yang pas, ketimbang menggunakan pengasuh anak atau pembantu yang sangat mahal biayanya. Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dengan mengerjakan pekerjaan yang dapat dilakukan sendiri.

 

Demikianlah beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan yang dapat kami berikan. Pastinya diantara kamu ada yang sudah berkeluarga dan masih merantau kan? Pengalaman kamu pasti tidak sama dengan lainnya, dan kamu juga tentu punya tips khusus, boleh kamu bagikan di kolom komentar, ya!

 

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Untuk kalian bride and groom to be saat-saat mempersiapkan pernikahan memang menyenangkan. Namun bagaimana kalau pada saat kalian di tengah persiapan pernikahan, tiba-tiba teringat atau mendengar mitos-mitos yang diucapkan orang lain, dan membuat kalian dilema? Nah lebih baik simak mitos merencanakan pernikahan yang sebaiknya dihindari di bawah ini

Rencanakan Pernikahan H-1 Tahun

Jika kalian sudah memiliki konsep pernikahan dan pilihan-pilihan vendor yang matang kalian tidak perlu mempersiapkannya hingga 1 tahun sebelum acara. Kecuali jika kalian ingin menggunakan venue pernikahan yang memang sangat ramai hingga harus waiting list untuk memesannya memang lebih baik satu tahun sebelumnya. Selain hal itu persiapan lain dapat kalian lakukan bertahap dalam 4-6 bulan sebelum hari H, kok!

Pesta Pernikahan Harus Mewah

Demi mewujudkan pernikahan impian vendor mahal dan pernikahan mewah bukan lah keharusan. Jangan sampai kalian memaksakan menggunakan vendor mahal hanya untuk gengsi. Menjadi boros dan tanpa perhitungan saat mempersiapkan pernikahan, apalagi mengandalkan uang angpao adalah kesalahan besar! Jangan pernah berpikir bahwa uang tersebut akan menutup semua biaya yang kalian perlukan saat persiapan. Kebanyakan vendor tidak mau kalau pelunasan dilakukan H+1. Maka dari itu bijaklah dalam menentukan anggaran pernikahan. Menggunakan vendor yang lebih murah namun konsep pernikahan kalian lebih kreatif tentu saja tidak akan mengurangi kesan dari hari bahagia tersebut.

Bingung cara menekan biaya pernikahan? Baca juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Bridesmaids adalah Teman Semasa Sekolah.

Pada masa sekolah biasanya kalian memiliki teman dekat atau bahkan geng kan brides? Tapi bukan berarti mereka lah yang harus kalian jadikan bridesmaid. Jangan harus merasa setia dan takut menyinggung perasaan mereka kamu jadi terpaksa menjadikan mereka sebagai bridesmaid. Teman dekat yang lebih berarti bagimu meski mereka bukan teman semasa sekolah boleh dijadikan bridesmaid. Beri mereka pengertian dan jujurlah pada pilihan kalian, ya!

Gaun Pengantin Harus Putih!

Bagaimana jika pink atau biru adalah warna favorit yang ingin kalian pakai di hari pernikahan? Apa tidak boleh? Tentu saja boleh, brides! Jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain bahwa gaun pengantin lebih indah dan seharusnya berwarna putih. Saat ini sudah banyak yang memakai gaun dengan warna lain, kok. Tentu saja hal ini tidak mengurangi kesan dari hari pernikahan itu sendiri.

Baca juga, Tampil Beda Namun Anggun, Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

 

Demikianlah artikel mengenai Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat!

4 Tips Selaraskan Warna Kebaya dan Beskap bagi Pengantin

4 Tips Selaraskan Warna Kebaya dan Beskap bagi Pengantin

4 Tips Selaraskan Warna Kebaya dan Beskap bagi Pengantin

Sebagai sepasang pengantin, memakai busana senada ibarat kata adalah kewajiban. Karena agar kedua pengantin dapat terlihat selaras dan cocok. Namun, apa jadinya kalo kedua warna dari pakaian pengantin justru berlawanan? Bukan hanya warna, bagaimana kalau jenis bajunya tidak sepasang?

Lalu jika konsep pernikahan tradisional menggunakan busana kebaya bagi pengantin wanita, pengantin pria tentu harus memakai beskap. Bagaimana menyelaraskan kedua busana tersebut agar terlihat padu? Saat si pengantin wanita ingin memakai kebaya berwarna merah jambu, apakah beskap pengantin pria harus merah jambu juga? Ada beberapa pengantin pria yang tidak menyukai warna pink. Nah, yuk simak 4 tips selaraskan warna kebaya dan beskap bagi pengantin, supaya kedua mempelai dapat merasa nyaman di hari bahagianya

Tentukan Kesamaan Warna dari Pilihan Tone Kebaya

Ada kebaya yang terkadang tidak hanya satu warna saja, ada pula yang memiliki 2 atau bahkan lebih tone warna. Pilih lah satu warna, entah yang dominan atau tidak dari kebaya pengantin wanita, untuk disamakan dengan beskap pengantin pria. Cara itu membuat busana kedua pengantin masih memiliki keselarasan.

Memilih Dengan Gradasi Warna

Warna pastel saat ini sedang banyak digandrungi oleh para wanita. Warnanya yang terlihat lembut membuat beberapa pengantin wanita menjadikannya sebagai panduan memilih warna bagi kebaya pengantinnya. Bagi pengantin pria yang merasa tidak ‘pede’ dengan warna-warna pastel bisa mengambil warna yang satu tingkat di atas pilihan warna pastel pengantin wanita. Menggunakan gradasi warna sebagai panduan masih membuat busana kalian serasi, kok!

Pakai Aksesoris

Selain menggunakan kain adat, aksesoris seperti korsase juga bisa menjadi penghubung kedua busana. Bisa memilih warna korsase yang sama seperti kebaya atau disamakan dengan hand bouquet.

Baca juga, 5 Pilihan Hand Bouquet sesuai Tema Pernikahan

Memakai Warna Kain Bawahan yang Sama dengan Busana Pengantin Pria

Jika si pengantin wanita bersikeras menggunakan warna kebaya pilihannya namun tidak sesuai dengan pengantin pria. Mungkin cara ini bisa dilakukan. Kebaya biasanya dipakai berpasangan dengan kain bawahan seperti kain batik atau bahkan songket. Nah kain bawahan pengantin wanita ini bisa disamakan dengan warna dari busana pengantin pria.

 

4 tips selaraskan warna kebaya dan beskap bagi pengantin di atas bisa kamu terapkan bersama pasangan. Dijamin kalian berdua akan sama-sama nyaman!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp