9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

Percaya atau Tidak? Ini Dia 9 Mitos Pernikahan Jawa yang Banyak Dipercaya

9 Mitos Pernikahan Jawa. – Jangan duduk di depan pintu, pamali! Jangan bangun siang nanti rejekinya dipatuk ayam!

Tentu beberapa dari kalian pernah mendengar hal-hal tersebut dari orang tua atau nenek kakek kalian kan? Hal tersebut merupakan beberapa contoh mitos yang beredar di masyarakat dan kebanyakan juga masih dipercayai kebenarannya. Sebenarnya benar atau tidaknya, ungkapan tersebut mengandung makna yang baik kok. Seperti tidak boleh duduk di depan pintu, karena memang menghalangi orang yang akan lewat. Kemudian jika bangun siang maka rejeki bisa saja diambil orang lain.

Nah kali ini Alienco akan membahas beberapa mitos, tapi mitos pernikahan, yaitu mitos pernikahan Jawa. Mitos pernikahan di bawah ini kebanyakan masih diyakini dan banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa sebelum melangsungkan pernikahan. Apa aja sih? Yuk langsung simak saja mitos pernikahan Jawa di bawah ini :

foto pengantin

Pernikahan Siji karo Telu Tidak Boleh

Bagi masyarakat umum mungkin mitos Jawa berikut tidak terlalu diambil pusing. Bahkan sebagian besar masyarakat Jawa yang tidak terlalu menganut adat sendiri tidak terlalu mempermasalahkan hal ini. Ada mitos pernikahan Jawa yang mengatakan bahwa anak pertama tidak boleh memiliki pasangan yang merupakan anak ketiga di keluarganya. Dalam mitos Jawa hal ini sangat dihindari.

Loh kenapa? Asal mitos pernikahan tersebut dari mana? Bagi orang tua yang masih mempertahankan budayanya mengatakan hal ini sudah menjadi aturan dari leluhur terdahulu. Ketika leluhur masih hidup aturan ini sudah ada, sehingga harus dituruti oleh keturunan-keturunan sukunya. Alasan yang mendasari menurut mereka adalah perbedaan karakter anak pertama dengan anak ketiga. Perbedaan karakter tersebut dipercayai tidak akan cocok karena terlalu berbeda.

Kalau mengabaikan mitos tersebut dan menikahkan anak pertama dengan anak ketiga, apa yang akan terjadi? Nah masyarakat Jawa percaya bahwa hal tersebut akan mendatangkan musibah ke dalam keluarganya. Masalah dan cobaan akan terus berdatangan kepada keluarga yang tetap menikahkan anak pertama dengan anak ketiga. Seram juga ya!

Pernikahan Siji Jejer Telu Tidak Boleh

Ada lagi nih pernikahan yang dilarang. Jika sebelumnya tentang anak pertama dengan anak ketiga, kali ini berbeda. Mitos pernikahan Jawa ini mengatakan calon mempelai yang sama-sama anak pertama tidak boleh menikah. Kenapa? Mereka tidak boleh menikah jika salah satu orang tuanya juga merupakan anak pertama di keluarganya. Kalau orang tuanya tidak ada yang anak pertama boleh-boleh saja mereka menikah.

Jadi arti dari Siji Jejer Telu adalah satu berjajar atau berurut tiga kali. Adanya status anak pertama tiga sangat dilarang. Sama seperti pernikahan Siji Karo Telu alasannya. Yaitu jika tetap memaksa untuk menikah, maka kesialan dan musibah akan menimpa keluarga tersebut.

Baca juga,

Tradisi Adat Jawa : Jangan Menikah Pada 4 Waktu Ini!

cincin pernikahan

Tidak Boleh Memindahkan Cincin Ke Jari Lain

Kali ini mitos pernikahan Jawa yang berkaitan dengan cincin tunangan. Pada mitos pernikahan Jawa kali ini, masyarakatnya mempercayai bahwa cincin tunangan adalah pembawa keberuntungan. Cincin yang diberikan oleh pihak pria kepada wanitanya sejak hari pemasangan tidak boleh dipindahkan.

Sekali dipasang di jari manis wanita, si wanita tidak boleh memindahkannya ke jari lain. Nah baru dipercaya bahwa cincin tersebut membawa keberuntungan. Cincin itu tidak boleh dipindahkan hingga hari H pernikahan. Namun jika terlanjur memindahkannya sebelum hari, maka keberuntungan tidak akan datang dan berganti kesialan.

Tentu saja hal tersebut hanya berdasarkan kepercayaan saja. Secara umum tentu saja jodoh siapapun sudah ditentukan oleh Tuhan. Msyarakat umum mengatakan kesialan tersebut haruslah dihadapi oleh kedua mempelai bersama-sama. Maka kemudian kebaikan akan menyertai langkah keduanya.

Baca juga,

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Hadiah Pernikahan

Membawa hadiah untuk pengantin saat diundang ke acara pernikahan tentu sudah semacam menjadi kebiasaan saat ini. Hadiah-hadiah tersebut biasanya diberikan ketika tamu mengisi daftar hadir. Isinya pun beragam, seperti pakaian pasangan dan barang-barang lainnya. Entah apapun isi kadonya, ada mitos Jawa yang mungkin baru kalian ketahui nih.

Berdasarkan mitos Jawa, kado yang dibuka pertama kali adalah yang dipakai untuk pertama kali juga. Maknanya adalah awal atau permulaan kehidupan baru bagi kedua pasangan. Hal ini juga dipercaya membawa keburuntungan bagi keluarga pengantin baru tersebut lho.

adat jawa

Menyamakan Tanggal Pernikahan Dengan Tanggal Lahir

Sudah menentukan tanggal pernikahan? Pertimbangan apa yang kalian lakukan saat akan memilih tanggal pernikahan? Bagi masyarakat Jawa, penentuan tanggal pernikahan adalah tahap paling penting dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Orang tua mempelai biasanya tidak hanya berunding dengan kedua mempelai saja, namun biasanya meminta pendapat sesepuh di keluarga.

Sebelum menentukan tanggal pernikahan banyak yang dipertimbangkan. Karena masyarakat Jawa memiliki waktu tertentu di tanggal dan bulan yang dilarang diadakannya pernikahan. Salah satunya adalah menikah di hari yang sama dengan tanggal lahir mempelai. Biasanya orang akan memilih tanggal yang sama dengan kelahiran karena sangat bermakna. Nah pada mitos pernikahan Jawa, jika menikah di tanggal yang sama dengan tanggal lahir mempelai pria maka akan memperoleh keberuntungan. Kedua mempelai juga akan terhindar dari musibah serta selalu mendapatkan kebaikan.

Larangan Menikah di Bulan Syuro

Kalian tentu tau bahwa masyarakat Jawa memiliki hitungannya sendiri dalam pertanggalan. Nama bulannya pun khas dan tentunya ada mitos yang menyertai. Mitos pernikahan Jawa mengatakan bahwa menikah di bulan Syuro itu dilarang. Dalam Islam bulan Syuro adalah bulan Muharram. Pernikahan pada bulan tersebut sebaiknya dihindari. Mitos pernikahan Jawa tersebut berkaitan erat dengan sejarah dan kepercayaan masyarakat Jawa pada Leluhurnya.

Masyarakat Jawa sangat mempercayai bahwa bulan Syuro adalah bulan dimana Ratu Pantai Selatan tengah mengadakan hajatan. Maka dari itu masyarakat harus menghormatinya dan tidak boleh mengadakan hajatan, sebagai contoh pernikahan. Karena bulan Syuro adalah bulan yang keramat bagi masyarakat Jawa. Jika bersikeras menikah di bulan tersebut dan melanggarnya, dipercaya bahwa musibah dan malapetaka akan datang. Musibah itu dipercaya akan menimpa pasangan yang menikah beserta keluarga besarnya.

Weton Jodoh

Berikutnya adalah weton jodoh. Bagi kalian yang bukan orang Jawa tentu asing dengan istilah ini, karena hanya benar-benar berasal dari Jawa. Weton jodoh adalah perhitungan yang dilakukan oleh orang Jawa sebelum memutuskan untuk melakukan pernikahan. Weton jodoh ini untuk melihat kecocokan kedua mempelai yang akan menikah. Bisa jadi cocok, bahkan bisa juga ada weton yang tidak menunjukkan kecocokan keduanya. Jika ada ketidakcocokan yang terlihat ketika weton jodoh, diharapkan kedua calon mempelai tidak menikah.

Larangan Rumah Kedua Mempelai Berhadapan

Mitos pernikahan Jawa berikutnya adalah adanya larangan calon mempelai yang akan menikah tidak boleh rumahnya berhadapan. Nah kalau kedua mempelai tetap memutuskan untuk mengabaikan larangan tersebut dan menikah, tentu ada akibatnya. Masyarakat Jawa percaya bahwa malapetaka dan musibah akan menimpa kehidupan pernikahan mereka kelak. Wah seram juga ya!

Namun ada solusi untuk menghindari malapetaka tersebut. Salah satu mempelai harus merenovasi rumahnya hingga tidak berhadapan, lebih baik jika pindah rumah. Ada juga yang mengatakan kalau salah satu mempelai dibuang keluarganya dan tinggal di tempat lain yang tidak berhadapan. Jika sudah begitu baru boleh menikah. Mitos pernikahan Jawa ini banyak dipercayai oleh masyarakat di daerah Jawa Timur.

pengantin wanita jawa

Baca juga,

 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Larangan Rumah Menghadap Timur

Tidak hanya mitos sebelum atau saat pernikahan saja lho. Bagi kalian yang sudah menikah dan sedang mencari rumah baru sebaiknya ketahui mitos Jawa yang satu ini. Masyarakat Jawa memiliki mitos bahwa rumah tidak boleh menghadap ke arah Timur. Kenapa? Hal ini dipercaya bahwa makhluk halus senang singgah ke rumah yang menghadap ke arah Timur. Jadi sebelum membeli atau membangun rumah, masyarakat Jawa selalu menghindari menghadap ke Timur.  Selain itu juga hal ini juga sudah ada sejak jaman leluhur dan merupakan aturan yang tidak boleh dilanggar.

Itu dia mitos pernikahan Jawa yang hingga kini masih dipertahankan dan dilakukan. Percaya atau tidaknya kembali kepada masing-masing dan bagaimana keputusan kedua mempelai dan keluarga. Kita hanya perlu mengambil makna dan maksud baik dari mitos tersebut.

Apalagi untuk urusan dokumentasi pernikahan, percayakan momen pernikahan kalian kepada Alienco ya! Semoga artikel ini bermanfaat! Bagi kalian yang mungkin mengetahui mitos pernikahan Jawa lainnya yang mungkin terlewat boleh banget berbagi di kolom komentar 🙂 ditunggu ya!

Ini Dia 8 Mitos Pernikahan Yang Wajib Kamu Ketahui!

Ini Dia 8 Mitos Pernikahan Yang Wajib Kamu Ketahui!

Ini Dia 8 Mitos Pernikahan Yang Wajib Kamu Ketahui!

Pernikahan memang harus direncanakan, karena pernikahan ada acara yang bersifat monumental bagi semua pasangan. Nah dalam persiapan ini ada juga lho yang merasa yakin bahwa ada hal-hal yang harus dilakukan, sehingga seolah-olah menjadi mitos yang harus dipercaya. Nah mitos-mitos ini memang ada karena dipercaya oleh banyak kalangan. Jadi kamu akan mendapat tips yang tepat untuk menghindari mitos tersebut ya. Apa saja sih mitos pernikahan yang banyak dipercaya? Yuk simak 8 Mitos Pernikahan Yang Wajib Kamu Ketahui di bawah ini

Persiapan pernikahan minimal 1 tahun

Sekilas mitos ini ada benarnya, hidup setelah pernikahan akan berlangsung dalam waktu yang lama. Jadi tentunya membutuhkan persiapan dalam waktu yang lama agar nantinya benar-benar matang dalam pelaksanaan pernikahannya. Namun demikian ternyata tidak demikian adanya, kamu bisa kok mempersiapkan pernikahan dalam waktu yang lebih singkat, misalnya 6 bulan sebelum acara pernikahan. Namun jika karena suatu hal, kamu harus melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat dan benar-benar urgent, sebaiknya gunakan jasa Perencana pernikahan, ini mengingat bahwa mereka umumnya telah memiliki jam terbang lebih banyak untuk persiapan sebuah pernikahan.

Bridezilla Syndrome!

Bisa jadi sebuah mempersiapkan sebuah acara pernikahan menjadikan hal yang membuat pihak pengantin menjadi panik secara berlebihan. Hal ini sangatlah wajar karena biasanya pernikahan adalah hal yang baru pertama di alami. Agar terhindar dari hal ini, sebaiknya cobalah untuk menyertakan pasanan dalam setiap hal yang terjadi, jika pasangan mungkin tak punya waktu bisa juga kamu mengajak teman atau keluarga. Jadi kamu bisa berbagi beban kepada mereka. Beberapa hal dapat kamu percayakan kepada orang yang kamu yakini bisa melaksanakan tugas tersebut. Jadi kamu nanti akan tetap santai tapi serius.

Harus pakai vendor mahal

Sebagian pengantin wanita merasa bahwa mempersiapkan pernikahan ini harus benar-benar dilakukan dengan sempurna sesuai dengan yang diimpikan sehingga harus membutuhkan vendor yang mahal. Kata pepatah ada uang ada barang. Namun demikian ternyata tidak selalu demikian, pernikahan impian dapat diwujudkan oleh vendor yang benar-benar berpengalaman dan memahami konsep dan tema atau keinginan pengantin yang dilayani meskipun tanpa harus membayar cukup mahal. Justru vendor yang berpengalaman biasanya tahu mencari celah bagaimana mewujudkan suatu konsep pernikahan dengan biaya yang dapat disesuaikan kebutuhan.

Cari vendor? Yuk simak artikel Tips Cerdas Memilih Vendor dengan Media Sosial

Hari pernikahan adalah milik berdua

Memang dalam pernikahan ini akan menyatukan dua anak manusia. Ya, kamu dan pasanan kamu dan hari pernikahan memang menjadi hari yang akan membuat kamu dan pasangan kamu mendapat perhatian lebih dari tamu undangan. Namun demikian jangan dilupakan juga bahwa masih ada keluarga dari kedua belah pihak. Nah kamu juga tetap harus memperhatikan masukan atau koreksi dari mereka. Bagaimanapun juga mereka tentu lebih berpengalaman dari kamu dalam beberapa hal. Nah kamu dapat meminta ide-ide dari mereka semua dan mengkompromikannya untuk acara pernikahan  kamu. Dengan demikian semua menjadi merasa dihargai dan dihormati.

Pengiring adalah teman satu kelompok di sekolah dulu

Pengiring pengantin memang biasanya diambil dari orang yang benar-benar dianggap dekat bagi kedua pengantin. Dan kamu tentunya tidak harus mengambil semua teman kelompok kamu di sekolah dulu untuk menjadi pengiring pengantin kamu nantinya. Kamu bisa memilih orang yang benar-benar kamu anggap dekat dan juga merasa cocok dengan kamu dan pasangan kamu. Tidak semua orang senang kok menjadi pengiring pengantin, apalagi harus berseragam khusus.

Harus memakai gaun putih

Warna putih memang menjadi warna favorit untuk sebuah pernikahan, apalagi untuk gaun yang dikenakan atau baju yang dipakai oleh pengantin laki-laki. Namun demikian sah-sah saja kamu memilih warna lain yang merupakan warna kesukaanmu untuk acara spesial kamu tersebut. Yang penting kamu harus memperhatikan juga suasana dan konsep pernikahan kamu, agar nanti warna yang kamu pilih untuk gaun dan pakaian tetap cocok dengan dekorasi atau konsep warna untuk acara pernikahan kamu.

Nah simak juga nih artikel Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna ini!

Hari pernikahan adalah pelabuhan akhir cinta setiap pasangan sehingga kamu menjadi perfeksionis di depan undangan.

Memang benar bahwa sebaiknya pernikahan adalah menjadi perjalanan akhir cinta sepasang manusia yang belum mempunyai pasangan. Tetapi ingat bahwa masih panjang kehidupan yang akan dijalani nanti setelah pernikahan. Dengan mengingat hal ini, kamu tidak perlu menjadi perfeksionis dalam persiapan pernikahan kamu, sehingga semua hal harus menjadi hal yang paling sempurna dan tidak boleh ada kesalahan. Kamu bisa kok menyiapkan hal-hal yang memang benar-benar cukup sempurna dengan persiapan biaya yang secukupnya. Tidak perlu memaksakan harus melaksanakan suatu acara jika memang biaya yang ada tidak cukup. Apalagi harus meminjam kepada keluarga lain atau orang lain.

Tak perlu repot dengan biaya nikah, toh nanti balik modal

Memang benar makin banyak tamu undangan yang diundang ke sebuah acara pernikahan, maka biasanya uang hadiah yang diterima oleh pengantin maupun orang tua cukup besar. Apalagi jika yang diundang adalah orang-orang terpandang atau orang-orang kaya, biasanya uang yang diberikan cukup besar. Namun demikian tentunya ini bersifat gambling, toh kamu tidak boleh menjadikan hal ini sebagai andalan untuk menutupi biaya pernikahan nantinya. Sebaiknya kamu siapkan benar-benar biaya yang memang diperlukan dan jangan sampai kamu berhutang setelah acara pernikahan ini. Apalagi jika memakai jasa vendor, tentu vendor telah menyiapkan segalanya dengan berharap akan dibayar pada tepat waktu.

 

Nah itu dia 8 Mitos Pernikahan Yang Wajib Kamu Ketahui, kamu boleh percaya atau tidak. Yang jelas semoga artikel tersebut bermanfaat, ya!

 

 

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

Dengan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, tentunya juga menimbulkan banyak mitos-mitos yang berhubungan dengan pernikahan. Apakah kamu pernah mendengarnya? Atau kamu malah sangat yakin? Cek 8 mitos tentang pernikahan yang ada di Indonesia berikut ini mungkin kamu pernah mendengar sebelumnya.

Susah dapat pasangan kalau kita malas mendatangi pernikahan

Mungkin ini sebagai motivasi agar kita tidak malas mendatangi undangan pernikahan, sehingga muncul mitos seperti ini. Ada baiknya juga yaitu agar kita lebih memberi apresiasi kepada teman, tetangga yang telah bersusah payah mengundang kita. Selain itu ada juga kewajiban untuk mendatangi undangan pernikahan di dalam agama tertentu.

Berkonsultasi dengan orang pintar untuk penentuan tanggal pernikahan

Penentuan tanggal pernikahan di daerah tertentu kadang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, khususnya pada adat jawa, pengaruh pendapat orang pintar dianggap sangat menentukan. Perhitungan-perhitungan khusus hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tersebut untuk penentuan tanggal pernikahan yang tepat dengan memperhitungkan informasi tanggal lahir dari pasangan. Ini dianggap berpengaruh pada penentuan masa depan rumah tangga pasangan tersebut.

Baca juga, Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Pantang memakan sayap ayam bagi seorang gadis yang ingin dekat jodoh

Kadang mungkin agak tidak logis mengkaitkan hubungan memakan sayap ayam dengan jodoh yang juga ikut terbang. Sayap ayam ikut menerbangkan jodoh seketika dimakan oleh seorang gadis. Tapi menurut pendapat medis memang tidak disarankan untuk banyak makan sayap ayam, karena hormon pertumbuhan yang disuntikkan dari bagian tersebut membuatnya mempunyai kandungan

Kakak sulit mendapat jodoh jika dilangkahi adik

Jika seorang kakak didahului oleh adik pernikahannya maka ada sebagian daerah menganggap bahwa sang kakak akan sulit mendapat jodoh, jadi perlu dilaksanakan acara khusus yaitu “langkahan” yang mewajibkan adik memberikan persembahan hadiah untuk kakak.

Hiasan bunga di rambut pengantin wanita mempercepat jodoh datang

Ini syaratnya kamu harus mengambilnya tanpa ketahuan ya. Memang tidak mudah kok, tapi kalau kamu yakin kamu tentu akan berusaha keras.

Penangkal hujan dengan celana dalam calon pengantin perawan

Hujan yang turun memang merupakan berkah bagi kehidupan di bumi, tetapi bagi sebuah acara pernikahan, turunnya hujan dapat merusak suasana yang sedang berlangsung. Cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan menyewa pawang hujan bagi yang punya hajat yang mempunyai kepercayaan terhadap pawang hujan. Sebagian orang ada juga yang mempunyai kepercayaan menangkal hujan dengan melempar celdam pengantin perawan di atap rumah. Anehkan? Hubungannya apa ya?

Sabtu keramas bakal memperoleh suami yang suka memukul

Para gadis yang yakin dengan mitos ini akan menghindari berkeramas pada hari Sabtu. Mereka meyakini kalau hal tersebut akan memberi mereka seorang suami yang suka memukul. Tapi kalau kamu tidak yakin dengan mitos ini, silakan keramas kapan saja, apalagi kalau rambut kamu sudah lepek, masa dibiarin?

Pantangan duduk di depan pintu

Bagi orang yang belum menikah di sebagian tempat, mengangap pantang untuk duduk di depan pintu, bahkan orang tua yang meyakini mitos ini segera mengingatkan, takut nanti jodohnya sulit, kata mereka. Apa iya ya? Mungkin takut masuk angin, kan angin masuk lewat pintu, atau takut nanti kejepit, sakit juga pastinya. Mungkin maksudnya agar kita menghindari hal-hal yang kurang enak terjadi.

 

Sekian artikel mengenai 8 mitos tentang pernikahan yang ada di Indonesia kali ini. Mungkin kalau ada mitos lain yang kamu ketahui, boleh lho tulis di comment section di bawah!

Masih Percaya Mitos Sebelum Pernikahan?

Masih Percaya Mitos Sebelum Pernikahan?

Masih Percaya Mitos Sebelum Pernikahan? Percaya atau Tidak, Yuk Simak!

Merencanakan pernikahan adalah impian semua orang. Perasaan gembira dan sukacita tentu memenuhi perasaan orang yang akan menikah ya. Tapi, kalau di tengah persiapan pernikahan ada yang memberitahumu mitos-mitos berikut ini, percaya nggak? Yuk simak Mitos Sebelum Pernikahan di bawah ini :

  • Persiapan Pernikahan Harus H-1 Tahun

Bisa dibilang benar, namun bisa juga dibilang mitos. Well, persiapan pernikahan tidak harus minimal 1 tahun lho. Semuanya tergantung dengan bagaimana pernikahan kamu. Jika pernikahannya megah dan menggundang banyak orang, tentu harus mengambil jangka waktu cukup panjang. Karena biasanya gedung-gedung terkenal harus di-booking dengan minimal waktu tertentu.

Tapi, bagi kamu yang akan menikah secara sederhana. Semisal kamu tidak terlalu memikirkan harus lokasi atau tempat seperti apa waktu yang dibutuhkan bisa lebih singkat. Selain itu tentu saja dengan to-do list yang kamu miliki harus terorganisir. Jadi, mungkin 6 bulan sebelum hari H sudah cukup kok.

  • Calon Pengantin Wanita Pasti Jadi Bridezilla

Memang pernikahan yang sempurna adalah impian semua orang. Persiapan pernikahan yang banyak dan cenderung menguras tenaga terkadang memang membuat seseorang out of control. Tapi, calon pengantin wanita pasti menjadi bridezilla itu juga tidak benar lho. Asalkan kamu selalu perpegang pada daftarmu dan tetap tenang saat persiapan. Selalu percaya dan yakin pada pasanganmu, keluarga, atau WO yang membantu pernikahan. Jika dirasa tertekan, bicarakan dengan pasanganmu ya!

  • Wedding Mewah Harus Vendor Mahal

Hmm kalau yang ini sih harus banyak survey ya. Karena vendor yang mahal aja belum pasti hasilnya maksimal. Semua vendor harus dilihat dari portofolio-nya. Seberapa sering mereka menangani pernikahan dan seperti apa hasilnya, kamu harus tau. Jangan asal pilih, karena mau pernikahan terlihat mewah, vendor asal mahal. Belum pasti ya! Ada juga lho vendor dengan harga terjangkau bisa menyulap pernikahanmu jadi terlihat mewah. Paling penting itu, survey!

  • Wedding Day Just For You and I

Iya, semua orang tau kok kalo hari pernikahan adalah hari paling membahagiakan bagi kamu dan pasangan. Tapi, setidaknya kamu harus ingat pihak-pihak yang membantumu sebelum pernikahan. Ada keluarga, saudara, teman-teman, dan para vendor pernikahan. Meski dilanda luapan kebahagiaan, jangan lupakan mereka ya!

  • Bridesmaids Harus Teman Geng Saat SMP dan SMA

Eits.. yang ini masih banyak banget dipercaya sama orang-orang. Sebelum menentukan bridesmaid, tentu sebagai pengantin wanita kamu akan disibukkan mencari-cari siapa yang akan dipilih menjadi pendamping ya. Apalagi kalau kamu termasuk orang yang berjaringan teman luas. Beberapa mungkin ada yang sudah yakin akan kamu pilih sehingga membahasnya denganmu duluan. Bahkan, teman segeng waktu sekolah yang sudah lama tidak bersua bisa tiba-tiba menghubungi.

Namun, keputusan siapa bridesmaid untuk mendampingimu di pernikahan ada di tanganmu kok. Kamu jangan merasa tidak enak apalagi tertekan sampai harus teman segeng di waktu sekolah saja yang jadi bridesmaid. Teman kantor, teman masa kecil, pokoknya orang-orang yang berarti dan dekat denganmu lah yang pantas kamu pilih sebagai bridesmaid. Pasti menyenangkan kan didampingi orang-orang yang kamu percaya?

Baca juga,

8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahan!

View this post on Instagram

Every couple experiences a strong bond between them. They evolved together and create memories that only the two of them know how it felt. A bond is a deep connection that cannot be broken. The Wedding of @ayuzaditya & @suuchaan Venue : @swissbelhotelmanggabesar Decor : @pisiliadecor WO : @oliviaorganizer MUA : @luvinaho Gown : @wusisters.collection Groom suit : @wonghangtailor Shoes : @donamicipershonalize Robe : @robe.bit Wedding cake : @breadseason Music : @erwinwong.entertaiment #portraitfoto #fotowedding #weddingstory #weddingku #mywedding #pernikahanindonesia #momenpernikahan #holymatrimoni #pernikahanimpian #weddingstyle #weddingday #photographer #photography #weddingphotoshoot #inspirationwedding #instagram

A post shared by Wedding photographer jakarta (@aliencophoto) on

Sekian ulasan tentang mitos sebelum pernikahan dari Alienco. Jangan takut ya! Ini hanya mitos, semua kembali lagi sama kamu ya! Semoga bermanfaat!

Ada Mitos Tentang Bridesmaid Lho, Kamu Percaya Nggak?

Ada Mitos Tentang Bridesmaid Lho, Kamu Percaya Nggak?

Percaya Atau Tidak, Ternyata Mitos Tentang Bridesmaid Ada Lho! 

Pada pesta pernikahan, pengantin wanita pasti didampingi oleh beberapa wanita juga yang biasa disebut bridesmaid. Nah biasanya, bridesmaid ini merupakan teman atau sahabat dekat dari si pengantin wanita. Keberadaan mereka di pesta pernikahan adalah membantu dan mendampingi pengantin wanita dari pagi hingga puncak resepsi pernikahan. Ternyata nih, ada Mitos tentang Bridesmaid yang mungkin baru kamu ketahui nih. Percaya atau nggak, yuk simak aja di bawah ini :

@aliencophoto
  • Mitos Tentang Bridesmaid Pertama

Kalau pendamping pengantin wanita bridesmaid, nah untuk pengantin pria juga ada groomsmen. Keduanya sering dikait-kaitkan dengan hal perjodohan lho. Karena bridesmaid dan groomsmen dipilih oleh kedua pengantin sebagai sahabat dekatnya. Ada yang percaya bridesmaid dipilih juga harus yang masih single lho. Jadi karena masih sama-sama single tersebut, sering dikaitkan dengan mitos akan ada yang berjodoh.

  • Mitos Tentang Bridesmaid Kedua

Membantah mitos pertama, justru di mitos kedua mengatakan bahwa bridesmaid tidak harus single. Boleh teman dekat asal sudah berusia cukup dan sudah menikah. Asal teman atau sahabat dekat, wanita yang sudah menikah pun boleh saja dijadikan sebagai bridesmaid. Tergantung keputusan dari pengantin wanita, jadi soal mitos perjodohan di berlaku bagi mitos kedua.

  • Mitos Tentang Bridesmaid Ketiga

Jika kamu melihat bridesmaid di pernikahan, sudah pasti kebanyakan selalu menggunakan busana atau seragam yang sama ya. Bahkan, ada juga yang meyakini harus senada dengan baju pengantin. Tapi, tau nggak sih maknanya? Hal tersebut dipercaya akan menghalau atau mengalihkan evil spirit yang ingin mengacaukan pesta pernikahan. Namun mitos ketiga ini hanya mitos ya. Mitos ini beredar sejak dulu.

Sedangkan di masa kini, bridesmaid dan groomsmen bebas menentukan model atau style baju yang akan digunakan. Boleh model apapun, asalkan warnanya sama dan senada dengan pengantin. Bukan untuk menghalau evil spirit, melainkan hanya agar terlihat kompak dan serasi saat berdampingan dengan pengantin.

Baca juga,

8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahan!

Nah itu dia Mitos Tentang Bridesmaid yang banyak beredar di masyarakat. Percaya atau nggak itu keputusanmu kok. Yang pasti juga jangan sampai mitos di atas mempengaruhi kamu dalam memilih bridesmaid ya. Kamu bebas kok memilih siapapun bridesmaid di pernikahanmu! Semoga bermanfaat ya!

Percaya atau Tidak, Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh !

Percaya atau Tidak, Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh !

Percaya atau Tidak, Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh !

Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh. – Kalian pasti sering mendengar mitos-mitos seputar jodoh? Beberapa orang masih ada yang percaya dengan mitos-mitos tersebut loh!

Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh

  • Menggunakan air sisa siraman calon pengantin

Biasanya di acara siraman banyak ibu-ibu yang berebutan untuk mengambil air sisa calon pengantin siraman. Khususnya ibu-ibu yang memiliki anak gadis tapi belum memiliki pasangan. Cukup unik ya air ini dipercaya bisa mendatangkan jodoh.

  • Rahasia mitos bunga melati di sanggul pengantin wanita

Syarat dan ketentuannya yaitu para lelaki yang belum menikah harus mencuri bunga melati yang ada disanggul pengantin secara diam-diam, hal ini masih dipercaya oleh adat Jawa Timur yang katanya akan enteng jodoh.

  • Rahasia mitos bunga melati di Keris pengantin pria

Kebalikan dari menggambil bunga di sanggul pengantin wanita, lain lagi untuk yang satu ini dikhususkan bagi gadis yang belum menikah Syarat dan ketentuannya hampir sama yaitu para wanita yang belum menikah harus mencuri bunga melati yang ada dikeris pengantin pria secara diam-diam.

Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh

  • Rahasia di balik lempar bunga pengantin

Kali ini ritual lempar bunga yang di adopsi dari tradisi barat yaitu tradisi lempar bunga/hand bouquet, kedua pengantin akan melempar bunga kearah para kerabat yang masih single atau belum menikah, dengan harapan mereka akan tertular, atau segera menyusul sang pengantin kejenjang yang berikutnya.

Masih percaya dengan mitos-mitos perjodohan? Jodoh sudah ada yang mengatur, percaya saja bahwa suatu hari jodohmu akan datang. Terus usaha dan berdoa!. Itulah ulasan Percaya atau Tidak, Ini Dia Beberapa Mitos Enteng Jodoh !

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda ya!