8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahanmu!

8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahanmu!

8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahanmu!

Setelah acara pernikahan kamu ditentukan, inilah saatnya untuk menyiapkannya ya. Selain persiapan teknis, kamu juga perlu mempersiapkan pendamping pengantin. Untuk ini memang tidak gampang juga ternyata. Mencari pendamping pengantin juga harus mempertimbangkan banyak hal agar nanti tidak membuat orang yang tidak dipilih merasa tersinggung, apalagi jika kamu mempunyai banyak teman dekat yang tentunya menjadi lebih sulit lagi. Karena itu cobalah kamu pertimbangkan beberapa tips berikut ini dalam memilih pendamping pengantin kamu nanti ya. Yuk simak 8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahanmu! di bawah ini :

Lama dan kualitas pertemanan

Pertimbangkanlah pendamping pengantin kamu nanti adalah orang yang benar-benar dekat dengan kamu. Kamu dapat menimbangnya dari lama dan kualitas pertemanan kalian. Selain lama waktu dan kualitas pertemanan juga kamu harus mempertimbangkan apakah dia juga mengenal calon suamimu. Jika belum mengenal kalian berdua, sebaiknya kamu cari dulu yang lain ya.

Teman yang setia

Sahabat yang baik adalah sahabat yang akan selalu ada ketika senang ataupun susah. Memang mungkin tidak banyak sahabat yang seperti itu. Ini juga dapat menjadi pertimbangan kamu dalam menentukan pendamping pengantinmu. Sahabat yang sejati tentunya layak menjadi pendamping pengantin. Sehingga benar-benar nantinya akan benar-benar mendukung sepenuhnya pada hari H.

Orang yang mengerti kamu

Pendamping pengantin yang memahami keinginan dan selera kamu tentu akan menjadikan lebih smooth ketika pelaksanaan acara nanti. Nah sebaiknya pilihlah pendamping pengantin yang benar-benar mengerti hal ini sehingga akan selalu mendukung keputusan yang kamu ambil, atau jika memberikan masukan tentunya yang juga masih dalam hal yang bisa kamu terima.

Simak juga artikel Hindari 4 Sikap ini Saat Menjadi Bridesmaid

Kedekatan dengan pasangan kamu

Pendamping pengantin sebaiknya juga orang yang telah mengenal pasangan kamu. Karena itu akan membuat lebih mudah nantinya ketika mempersiapkan acara pernikahan kamu. Selain masukan untuk kamu, dia juga bisa memberikan masukan untuk pasangan kamu.

Waktu yang tersedia cukup fleksibel

Menjadi pendamping pengantin juga berarti harus menyediakan waktu lebih untuk membantu pengantin atau dapat hadir dalam acara pernikahan kamu nanti. Nah sebaiknya kamu memilih orang yang benar-benar mempunyai waktu yang fleksibel. Jangan sampai yang kamu pilih merasa terpaksa karena mungkin ada pekerjaan yang harus dilakukan yang bersamaan dengan waktu yang kamu butuhkan. Waktu yang fleksibel sangat penting. Sehingga nanti persiapan dan pelaksanaan acara berjalan dengan lancar dan pendamping pengantin kamu selalu mendampingi dalam semua acara yang dilaksanakan.

Orang yang akan selalu mendukungmu

Mempersiapkan pernikahan akan memerlukan fisik dan mental yang kuat. Namun begitu kadang dapat juga terjadi hal-hal yang kurang diinginkan yang dapat membuat kamu kecewa, marah atau bosan. Jika ini terjadi, pendamping pengantin dapat menjadi solusi yang akan memberi dukungan dan motivasi. Ini agar kamu tetap tegar dan sabar dalam menghadapi semua persoalan yang terjadi. Dia akan selalu mengingatkan kamu akan pentingnya acara ini untuk kehidupan kamu di masa mendatang dan untuk kebahagiaan kamu.

Teman yang memang sudah lama bergaul

Ketika kamu menyampaikan kabar ke teman kamu untuk acara pernikahan, mungkin ada sahabat lama yang juga merasa senang dengan kabar pernikahan kamu. Dia jadi sering mengontak kamu. Ini tidak perlu menjadi pertimbangan. Karena mungkin nanti dia akan menjauh kembali setelah acara pernikahan selesai. Jadi sebaiknya kamu memilih teman yang memang sudah lama dan akan selalu bersama nantinya dalam beberapa waktu mendatang.

Jangan merasa berhutang

Jika kamu pernah menjadi pendamping pengantin bagi teman kamu, tentu ini karena dia benar-benar menganggap kamu menjadi orang yang paling layak. Kamu pun dapat mempertimbangkannya, meskipun begitu janganlah pertimbangan ini hanya karena perasaan berhutang. Kamu memilih dia karena memang dia yang pantas dan layak untuk menjadi pendamping pengantin kamu.

 

Nah itu dia 8 Cara Mudah Menentukan Bridesmaid Pernikahanmu! Untuk tips lain kamu bisa menyimak artikel 5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

Memilih vendor yang tepat menjadi faktor terpenting agar acara pernikahan yang kamu selenggarakan berjalan lancar.  Tapi mencari vendor yang sesuai agar dapat menyiapkan dan menyelenggarakan acara pernikahan yang sesuai keinginan kamu tentunya tidak mudah. Tidak cukup hanya dengan melihat portofolio yang diberikan oleh vendor, karena belum tentu sesuai dengan konsep pernikahan yang ingin kamu selenggarakan. Agar lebih mantap dalam menetapkan vendor mana yang ingin kamu pilih, ada beberapa pertimbangan yang dapat kamu ambil.  Jadi agar lebih pasti kamu bisa menanyakannya secara langsung kepada vendor. Apa saja kira-kira yang perlu kamu ketahui dari vendor itu? Nah berikut ini hal yang perlu kamu tahu:

Waktu yang diperlukan untuk persiapan

Semua vendor yang akan menyelenggarakan acara pernikahan kamu harus benar-benar mempunyai waktu yang cukup agar nanti tidak ada hal-hal yang kurang ketika hari H berlangsungnya acara. Jadi harus kamu pastikan berapa lama vendor dapat mempersiapkannya. Buatlah jadwal kapan harus mengecek vendor untuk memastikan agar tepat waktu.

Hal apa yang paling sulit dilakukan

Vendor yang sudah berpengalaman pun pasti akan menemui kesulitan atau permasalahan di lapangan ketika mempersiapkan pernikahan kamu.  Setelah kamu mengajukan konsep pernikahan yang ingin kamu lakukan, cobalah minta vendor untuk menyampaikan apa saja kesulitan atau permasalahan yang akan muncul dan bagaimana nanti vendor itu mengatasinya. Ini agar kamu yakin bahwa vendor tersebut benar-benar menyiapkannya secara maksimal.

Pengalaman vendor dalam bidang yang ditanganinya

Pengalaman merupakan hal yang cukup menentukan hasil yang diperoleh. Dengan vendor yang sudah berpengalaman tentunya akan lebih mudah dalam mempersiapkan acara pernikahan kamu. Biasanya vendor yang sudah banyak menangani acara pernikahan sudah mempunyai banyak relasi yang akan banyak membantu dalam mempersiapkan pernikahan kamu.  Jadi tak ada salahnya kamu mengetahui jam terbang vendor agar kamu lebih yakin akan memberikan acara pernikahan kamu pada orang yang benar-benar tepat menanganinya.

Yuk simak juga 7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

Siapa pihak vendor yang akan menjadi penanggung jawab?

Untuk acara pernikahan, vendor tidak hanya bertugas menyiapkannya saja, tetapi juga tetap bertugas pada saat acara berlangsung. Karena itu sebaiknya kamu harus tahu pasti siapa orang dari pihak vendor yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara pernikahan kamu. Ini untuk persiapan jika sesuatu hal yang kurang diinginkan terjadi kamu bisa menghubungi penanggung jawab tersebut. Penanggung jawab tersebut juga sebaiknya memahami apa konsep acara pernikahan yang ingin kamu buat dan dapat mengikuti jadwal acara pelaksanaan yang telah dibuat.

Perincian biaya

Hal yang sangat penting untuk kamu siapkan adalah biaya pernikahan. Jadi jika kamu sudah memilih vendor, pastikan juga bahwa vendor tersebut juga telah memasukkan semua hal yang perlu disiapkan untuk acara pernikahan kamu dan rincian biayanya. Apa saja akomodasi yang nantinya disiapkan oleh vendor dan staf yang akan menangani pada acara pernikahan. Kalau ada biaya tambahan yang muncul untuk permintaan khusus sebaiknya kamu juga telah mengetahui biayanya agar nanti dapat mempersiapkannya juga.

Baca juga 5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

Jika terjadi hal yang tidak sesuai bagaimana pertanggung jawabannya?

Pelaksanaan sebuah acara pernikahan yang sudah direncanakan dalam waktu yang lama pun sering menghadapi kendala. Vendor yang berpengalaman pun kadang juga mengalami  hal yang di luar keinginan sehingga hasil yang diperoleh juga mungkin tidak sesuai. Untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini sebaiknya kamu diskusikan dengan vendor dari pertama kamu memilih vendor tersebut. Apa saja nanti pertanggung jawaban yang diberikan oleh sang vendor. Hal ini perlu dibahas di awal agar nanti vendor benar-benar menyiapkan dan melaksanakan acara pernikahan kamu dengan profesional dan berhati-hati.

 

Jika informasi tersebut sudah kamu peroleh dari vendor, kamu sudah siap untuk menentukan vendor mana yang pas untuk acara pernikahan kamu. Yang tidak kalah penting adalah bahwa kamu juga harus merasa nyaman bekerja sama dengan vendor agar nantinya terbangun kerjasama yang baik dan akan memberi hasil yang terbaik.

5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

Menabung untuk persiapan biaya pernikahan adalah menjadi keharusan jika kamu ingin membiayai pernikahan kalian sendiri. Apalagi saat ini biaya untuk sebuah acara pernikahan cukup besar. Jadi perencanaan adalah satu-satunya cara yang paling bisa kamu lakukan. Ada beberapa tips untuk hal ini. Pastikan kamu mempertimbangkannya untuk perencanaan pernikahan kamu nanti.

Rencanakan yang sesuai anggaran

Anggaran yang membengkak untuk sebuah acara pernikahan memang hal yang umum terjadi, apalagi jika perencanaan dilakukan jauh-jauh hari. Pada saat mendekati acara pernikahan kadang mungkin banyak hal ternyata yang belum terfikirkan. Mungkin juga ada ide-ide baru sehingga anggaran yang sudah direncanakan terpaksa harus dilonggarkan. Tetapi jika kamu benar-benar tertib anggaran, hal ini bisa dihindari. Dan perlu kamu pikirkan juga ini terjadi jangan sampai kamu tidak menyiapkan anggaran lebih. Jadi siapkan juga dalam rencana tabungan kamu ya.

Untuk tips pernikahan hemat, yuk simak Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Mencari tambahan pendapatan

Jika kamu mempunyai keahlian khusus tak ada salahnya kamu mencoba mencari tambahan untuk ditabung. Selain itu jika masih ada waktu, kamu bisa mencari kerja tambahan selain pekerjaan yang sudah kamu lakukan. Kamu bisa juga menjual barang-barang milikmu yang mungkin sudah tidak akan kamu pakai lagi nanti. Pokoknya semua hal yang bisa mendatangkan tambahan pemasukan harus kamu pertimbangkan ya.

Saling berhemat 

Jika kamu memang sudah benar-benar akan menyiapkan pernikahan, sebaiknya saatnya untuk mengetatkan ikat pinggang. Banyak kok hal yang bisa kamu lakukan. Dari mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlalu penting. Misalnya jajan di luar bersama calon suami sampai kegiatan-kegiatan yang memakan biaya. Toh nantinya setelah menikah, kamu bisa melakukannya bersama-sama.

Menabung bersama

Selain berhemat juga menabung harus dilakukan bersama-sama. Masing-masing harus benar-benar mencoba menyisihkan penghasilan atau pendapatan yang diperolehnya. Jika ada lebih banyak penghasilan yang diterima, sisihkan jumlah yang lebih banyak. Juga tak lupa untuk saling mendukung dan mendorong untuk menyiapkan masa depan bersama dengan menabung. Jenis tabungan yang dapat dipilih cukup banyak. Yang paling mudah adalah tabungan biasa, agar nanti dapat diambil sewaktu-waktu ketika membutuhkan. Dapat juga kamu menempatkannya di deposito yang jatuh temponya sebelum hari H.

Baca juga 6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

Cari celah

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Misalnya promo yang diberikan vendor pada waktu pameran pernikahan. Banyak promo yang dapat kamu peroleh mungkin diskon khusus atau hadiah spesial. Ambil semua kesempatan ya, agar biaya untuk pernikahan kamu akan menjadi lebih ringan.

 

Sekarang kamu sudah lebih tahu cara untuk menyiapkan biaya pernikahan atau mencari peluang untuk mendapatkan tambahan untuk anggaran pernikahan kamu. Yang paling penting adalah agar kamu melakukan semua itu dengan kesungguhan tanpa merasa terpaksa, tentunya untuk kebaikan kamu berdua nantinya. Tak ada salahnya berakit-rakit kehulu berenang ketepian kan?

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Suatu acara pernikahan akan terasa tidak lengkap jika tak didokumentasikan. Karena itu kehadiran fotografer atau videografer sangat diharapkan, kan? Dengan adanya foto-foto atau video pesta pernikahan sebuah pesta pernikahan menjadi lengkap dan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kenangan ini akan terbawa lama sampai kehadiran anak dan cucu nanti. Nah karena itu kamu harus memastikan bahwa vendor dokumentasi yang kamu pilih benar-benar profesional agar nanti hasil yang diperoleh tak sia-sia. Jangan lupa, kamu juga harus menyiapkan anggaran yang sesuai dengan keinginan kamu ya.

Satu lagi yang tidak kalah penting adalah persiapan kamu sendiri ya. Jangan sampai nanti fotografer yang kamu sewa tidak dapat menghasilkan hasil yang bagus karena penampilan kamu kurang maksimal. Yuk simak tips di bawah ini

Berpose dengan tegak

Berpose di depan kamera memang bukan hal yang mudah. Nah untuk memaksimalkan penampilan tubuh kamu, usahakanlah untuk mencoba berpose dengan tubuh yang tegak. Selain akan terlihat langsing juga akan menampilkan dirimu seutuhnya. Jangan lupa untuk tetap santai dan tidak tegang meskipun berpose tegak ini memang lebih gampang membuat kamu menjadi lelah. Untuk menguranginya, kamu bisa menarik napas dalam-dalam agar leher dan bahu lebih rileks.

Bergaya artis

Tak ada salahnya untuk momen yang penting  ini kamu bergaya bak seorang artis. Coba kamu browsing di video-video di internet bagaimana artis bergaya di depan kamera. Nah untuk pemanasan kamu coba berlatih dulu di depan cermin, pilih pose-pose yang menurut kamu pas untuk diabadikan nanti.

Tips ala artis lainnya, yuk simak 3 Program Diet Ampuh! Rahasia Langsing Para Selebriti

Jagalah wajahmu tetap santai

Memasang raut wajah yang tersenyum dalam foto untuk acara pernikahan memang cukup melelahkan. Agar selalu dapat menampilkan wajah yang tetap cantik menarik, kamu juga sesekali perlu menyantaikan wajah dan memberi waktu istirahat sejenak. Hal ini dapat dilakukan dengan menutup mata sambil berkonsentrasi untuk menenangkan diri. Kalau dirasa sudah cukup kamu bisa melanjutkan kembali sesi foto kamu.

Jangan tampilkan lipatan dagu

Pose menunduk sebaiknya dihindari ya. Pose ini nanti bisa menampilkan lipatan di dagu menjadi tampak jelas. Tubuh akan terlihat seolah-olah lebih gemuk meskipun sebenarnya kamu kurus. Jadi cobalah untuk mengangkat wajahmu agar leher menjadi tampak lebih jenjang sehingga kamu tak terlihat lebih gemuk.

Senyuman mata

Wajah yang menarik dan senyum di bibir akan terasa lebih lengkap jika tatapan mata pun menyiratkan tatapan yang penuh kebahagiaan. Ini juga berarti senyuman tampak melalui sinar mata yang kamu pancarkan.

Baca juga, Tips Foto Prewedding Outdoor Terbaik

Cobalah mengangkat lengan sedikit saja

Mengangkat lengan merupakan cara yang paling mudah dilakukan agar lengan tidak terlihat lebih gemuk. Tetapi jangan terlalu tinggi mengangkatnya ya, jangan sampai ketiak kamu terlihat jelas di foto. Ini biasanya terjadi karena gaun pengantin yang sering dibuat tanpa lengan. Jadi agar tetap terlihat lebih kurus dan juga tidak memperlihatkan ketiak, kamu bisa mengangkat lenganmu sedikit saja ke arah samping agar nanti terlihat normal.

Lepaskan tawamu

Tak ada salahnya kamu berpose dengan tertawa lepas kalau memang suasananya membawa seperti itu. Ini akan tampak alami sehingga hasilnya lebih natural dan berkesan. Usahakan pose wajahmu benar-benar menampilkan kebahagiaan dan kegembiraan yang kamu rasakan.

 

Itu sedikit tips  agar kamu dapat memperoleh kenangan yang sangat manis untuk hari yang membahagiakan. Mudah-mudahan bermanfaat ya…

 

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

Kehadiran tamu undangan dalam pernikahan merupakan hal yang sangat diharapkan. Untuk masalah ini kadang memerlukan pengaturan tersendiri yang tentunya membutuhkan kepiawaian juga. Kadang-kadang dari banyak pilihan tamu yang ingin diundang tentu kamu juga harus memilih dan menempatkan prioritas mana yang lebih dulu diundang. Apalagi jika kamu tidak mengadakan acara pesta pernikahan yang besar dengan jumlah undangan yang banyak. Kamu harus benar-benar selektif dalam menempatkan prioritas tamu undangan yang benar-benar kamu perlukan kehadirannya di momen bahagiamu.

Setelah melakukan seleksi prioritas nanti akan tampak siapa-siapa saja yang akan menjadi tamu undangan dan siapa saja yang mungkin dengan terpaksa tidak kamu undang untuk acara ini. Dari orang-orang yang termasuk kelompok tak diundang bisa jadi juga berasal dari mereka yang pernah dekat atau merupakan keluarga jauh. Nah usahakan kamu dapat memberikan penjelasan yang tepat agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan memberi kesan kurang baik kepada kamu dan keluarga kamu.

Ada banyak alasan yang dapat dikemukakan. Beberapa alternatif di bawah ini dapat kamu berikan sebagai penjelasan yang mungkin akan masuk akal untuk mereka yang terpaksa tak dapat kamu undang.

Anggaran pernikahan yang mepet

Faktor yang sangat berperan dalam menentukan jumlah tamu yang diundang dalam pernikahan adalah jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk pernikahan. Apalagi jika acara pernikahan ini cukup mendadak, mungkin karena faktor tertentu. Jadi kamu dan pasangan atau keluarga tidak sempat mengumpulkan anggaran yang cukup banyak. Kemudian memutuskan untuk mengadakan acara pernikahan yang simpel dan sederhana.  Dengan alasan ini mungkin mereka yang tak diundang akan sangat memaklumi kondisi yang ada. Juga tidak merasa tersinggung karena tidak menerima undangan pernikahan kamu.

Biaya mandiri

Alasan lain yang tentunya akan dapat diterima oleh relasi yang tidak kamu undang adalah bahwa kamu ingin mencoba mandiri. Yaitu dengan menanggung biaya pernikahan tanpa menyulitkan orang tua masing-masing. Memang bagi pasangan dengan keinginan seperti itu akan merupakan kebanggaan sendiri bagi mereka. Jadi sangat mungkin relasi akan memahami kondisi kamu dengan keterbatasan yang telah mereka maklumi juga.

Yuk simak juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Kamu ingin pernikahan yang intim

Hal lain yang dapat kamu kemukakan sebagai alasan adalah kalau kamu dan pasangan kamu menerapkan konsep pernikahan intim. Dalam konsep ini, tamu undangan juga benar-benar terbatas. Biasanya hanya kerabat yang dekat atau teman/relasi yang benar-benar telah dianggap sebagai keluarga. Konsep ini tidak terkait dengan hubungan masalah pribadi yang terjadi yang mungkin ada. Ini juga tentu dapat dimaklumi oleh relasi atau kerabat kamu yang lain yang tak masuk di daftar undangan.

Sudah banyak undangan dari relasi orang tua/mertua

Untuk acara pernikahan yang kamu adakan, tentu orang tua kadang ingin juga mengundang relasi yang mereka punyai. Hal ini tentu tidak bisa ditolak karena tentu orang tua juga punya alasan khusus mengundang relasi-relasi tersebut. Nah jika demikian, kamu dapat memberi alasan kepada orang yang tak dapat kamu undang karena keterbatasan ini. Masuk akal juga ini bagi relasi atau teman kamu lho.

Mengalihkan ke acara lain

Penjelasan atau alasan adalah satu hal sangat ingin diketahui oleh relasi atau teman yang tak kamu undang. Tinggal nanti bagaimana penerimaan mereka terhadap alasan yang kamu berikan. Jika mereka benar-benar sangat memahami tentu tak akan terjadi kekecewaan atau ketersinggungan. Tetapi jika kamu punya acara lain yang telah kamu rencanakan, mungkin berupa kumpul-kumpul bareng atau acara kebersamaan lainnya. Tak ada salahnya kamu berusaha keras untuk dapat mengundang mereka. Ini dapat menjadi penghibur jika ada yang merasa sedikit kecewa.

Tak ada masalah pribadi

Nah dari semua yang kamu sampaikan kepada relasi yang tak kamu undang, pastikan bahwa itu memang harus demikian terjadi. Dan itu tidak dikaitkan dengan masalah pribadi yang mungkin ada. Jadi benar-benar bahwa kondisi yang memaksa harus begitu.

Jika ada kekecewaan dari relasi atau teman tentu merupakan hal yang wajar. Apalagi mereka yang mungkin sudah mengenal kamu dan pasangan kamu sebelumnya. Tetapi keputusan mengundang atau tidak, tentu ada di tanganmu. Hak kamu untuk mengatur acara pernikahan yang kamu adakan.

 

Nah semoga tips tersebut dapat bermanfaat ya! Kamu juga bisa simak artikel 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan ini lho

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

Acara makan merupakan salah satu acara favorit keluarga, apalagi jika acara makan yang memang sudah direncanakan. Sang istri sudah berlelah diri mencoba menyajikan hidangan yang terbaik untuk suami yang akan segera pulang. Semua ilmu memasak dikeluarkan, sampai-sampai kadang menu warisan keluarga pun dicoba-coba.

Setelah sang suami pulang tibalah saatnya untuk acara makan ini dimulai. Tetapi, terkadang mungkin acara ini dapat menjadi sesuatu yang hambar, ketika sang suami tidak memberikan tanggapan yang mendukung. Bahkan mungkin terkesan kurang menyenangkan. Mungkin suami kurang merasa cocok dengan aneka masakan yang telah disiapkan, akhirnya acara makan bersama tidak lagi menjadi sesuatu yang menyenangkan jadinya.

Itu sedikit ilustrasi bahwa kebiasaan yang berhubungan dengan makanpun kadang dapat membuat hubungan yang kurang harmonis antara suami dan istri. Apalagi jika istri belum terbiasa dan belum paham selera makan sang suami. Segala makanan yang dihidangkan menjadi terasa hampa karena suami tidak menampakkan selera makan.

Untuk hal seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut lho, nanti bisa berbahaya! Nah sedikit tips di bawah ini mudah-mudahan bermanfaat ya!

Cek alergi

Salah satu faktor yang mempengaruhi selera makan adalah alergi pada suatu jenis makanan atau beberapa jenis makanan. Nah untuk ini sebaiknya istri perlu mendata makanan apa saja yang berkemungkinan mendatangkan efek alergi. Jika ada, sebaiknya hindari jauh-jauh untuk dihidangkan kepada suami. Hal ini akan lebih bermanfaat daripada terjadi alergi yang parah, ujung-ujungnya harus berobat ke dokter. Sayang kan makanannya jadi sia-sia dan harus mengeluarkan biaya perawatan juga?

Rencanakan menu

Kehadiran menu makanan akan sangat membantu bagi istri dalam mempersiapkan makanan yang akan dimasak setiap harinya. Tidak ada lagi acara berpusing ria dengan apa yang ingin dimasak hari ini. Selain itu juga ini dapat mengantisipasi jika kamu dan suami mempunyai perbedaan selera. Sehingga dapat dikompromikan dengan membuat kedua makanan yang diinginkan tetapi dengan porsi yang sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi damai, kan?

Baca juga, 5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

Jangan mengejek pola makan pasangan

Pola makan seseorang adalah hasil bentukan proses yang cukup lama dan panjang. Sejak bayi sampai dewasa tentunya masing-masing keluarga mempunyai kebiasaan yang berbeda dalam menerapkan pola makan untuk anak-anaknya. Nah kalau ini terjadi dan mungkin kamu merasa kok agak aneh menurut kamu, sebaiknya kamu berusaha untuk menghargainya. Kalau itu bukan kebiasaan yang kamu anggap baik, kamu bisa perlahan-lahan mengarahkan sambil mengobrol agar kebiasaan itu bisa berkurang. Misalnya jika suami kamu mungkin tidak berani pedas sebaiknya kamu tidak berusaha mengajaknya makan makanan pedas sambil bergaya mengolok-olok. Tentu itu akan membuatnya kurang senang.

Membiasakan pola makanan sehat

Pola makanan sehat tentu sangat bermanfaat bagi keluarga, selain memberi efek yang menyehatkan juga menghindarkan anggota keluarga terkena penyakit yang dapat menyebabkan harus dirawat nantinya. Jika hal ini sudah dibiasakan dalam keluarga kamu sebelumnya tetapi suami mungkin mempunyai pola makan yang ‘tidak sehat’. Ada baiknya kamu perlahan-lahan memperkenalkan dan mengajak suami untuk mencoba pola makan sehat yang telah kamu praktekkan. Tentu dengan ajakan yang bersungguh-sungguh dan melihat argumen kamu yang masuk akal. Lama-lama suami akan luluh mengikutinya. Jadi anggota keluarga akan menjadi lebih aman dalam hal makanan.

 

Nah itu dia 4 cara mengatasi kebiasaan makan yang berbeda dengan suami. Semoga bermanfaat, ya!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Menjalin hubungan dengan calon mertua merupakan keharusan buat calon pengantin. Karena pada saatnya nanti toh mertuapun akan menjadi orang tua juga, tentu setelah pernikahan biasanya. Namun bisa juga hal tersebut dapat dirasakan meskipun pernikahan belum terjadi. Dengan sering berhubungan dengan calon mertua setelah kamu resmi menjadi calon pengantin dengan pasangan kamu.

Salah satu jalan adalah dengan mengajak mertua untuk ikut merencanakan atau memikirkan acara pernikahan yang nantinya akan dilaksanakan. Kalaupun mungkin terjadi perbedaan karena adanya keinginan atau maksud yang berbeda tetapi dengan begitu kamu jadi lebih memahami seperti apa nanti mertua kamu, dan kamupun dapat mempersiapkan strategi apa yang perlu kamu lakukan dalam bergaul nantinya.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk itu, simak baik-baik artikel di bawah ini ya!

Mengadakan waktu khusus bersama dengan mertua

Bersantai sambil melakukan perawatan tubuh agaknya merupakan acara yang cukup pas untuk ini. Karena mertua tentunya ingin tetap tampil cantik menarik meskipun usia yang sudah tidak muda lagi. Kecantikan adalah kebutuhan mutlak seorang wanita. Jadi akan lebih mudah mengajak calon mertua untuk bersama-sama ke salon sambil menikmati perawatan yang disediakan. Waktu yang santai, suasana yang mendukung akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi pribadi.

Menonton pameran

Melihat pameran pernikahan dapat juga menjadi media untuk menjalin kebersamaan. Di ajang pameran ini kamu dan calon mertua tentu dapat berdiskusi atau dapat saling memberi pendapat. Memilih vendor mana kiranya yang pas nanti untuk melayani acara pernikahan yang kamu adakan. Kadang-kadang masukan dari calon mertua juga dapat memberi inspirasi juga lho buat kamu.

Yuk simak juga Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Belanja bersama

Untuk acara pernikahan yang kamu siapkan tentunya banyak sekali barang-barang yang perlu dibeli. Nah, tak ada salahnya kamu mengajak calon mertua untuk ikut belanja keperluan-keperluan ini. Dengan begitu mungkin calon mertua akan dengan satu hati memberi masukan-masukan, kira-kira item mana yang cocok untuk pernikahan kamu. Selain itu juga calon mertua kamu juga akan merasa dihargai dan merasa diperhatikan pendapatnya.

Tidak egois

Perbedaan pendapat merupakan hal wajar yang mungkin terjadi di antara calon mertua dan calon menantu. Salah satunya mungkin perbedaan keinginan dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Di satu sisi calon mertua mungkin orang yang sangat ketat dengan budaya tradisi, sehingga ingin acara pernikahan sedapat mungkin mengikuti adat istiadat salah satu pihak. Sedangkan kamu mungkin hanya menginginkan acara pernikahan dilakukan dengan sederhana tetapi berkesan. Tentunya tidak bijaksana jika kedua belah pihak bersitegang dengan pendapat masing-masing. Karena ini merupakan acara bersama ada baiknya didiskusikan bersama agar masing-masing keinginan nantinya dapat diakomodir dan dapat saling menerima.

Memilih katering bersama

Katering merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam acara pernikahan. Nah kamu bisa mengajak calon mertua untuk merencanakan menu yang akan dihidangkan di acara pernikahan nanti baik untuk menu makanan besar atau pun makanan tambahan seperti camilan dan buah-buahan. Tak ada salahnya calon mertua ikut memberi masukan makanan apa yang kiranya cocok. Apalagi jika calon mertua kamu termasuk ‘expert’ dalam hal masak-memasak.

Baca juga Catat ini ! Jika Kamu ingin Food Test Catering Untuk Acara Pesta Pernikahan mu

Memanggil dengan panggilan orang tua

Hubungan yang telah terjalin erat dan baik pada saatnya akan memecahkan batas. Tak ada salahnya kamu mencoba memanggil calon mertua seperti panggilan kamu kepada orang tua sendiri. Mungkin dengan menyebut ‘ibu’, ‘mama’, ‘umi’ dan lain-lain. Dengan panggilan seperti itu akan lebih mengeratkan hubungan yang sudah terjalin. Calon mertua akan merasa bahwa kamu memang benar-benar menganggap sebagai orang tuamu sendiri.

 

Nah itu dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses, selamat mencoba ya!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Saat persiapan pernikahan akan menjadi saat yang dapat membuat calon pengantin wanita menjadi bridezilla. Apa saja ya gejala-gejala kalau kamu sudah menjadi bridezilla? Yuk simak 5 gejala yang menjadi tanda bahwa kamu adalah bridezilla!

Makan siangmu lebih banyak bertemu dengan vendor

Jam makan siang merupakan waktu favorit yang banyak dipakai  untuk meeting dengan vendor yang akan mempersiapkan acara pernikahan kamu. Tentu saja ini buat bridezilla yang bekerja. Kadang-kadang karena terlalu bersemangat dalam persiapan acara pernikahan ini, calon pengantin  jadi kurang memperhatikan kondisi kesehatannya. Akibatnya pada saat pernikahan kondisi semakin parah dan down. Di acara pernikahan pengantin pria harus menerima tamu sendiri, tentunya agak mengecewakan, kan? Nah hal ini sebaiknya tidak kamu alami ya!

Pacar kamu menghindari obrolan soal pernikahan

Hal ini dapat saja terjadi mungkin karena pasangan kamu merasa bosan dengan bahan obrolan tentang pernikahan. Dan jika ini juga terjadi pada pasangan kamu, sebaiknya kamu juga harus mengerti. Jangan terlalu memaksa pasangan kamu untuk membicarakan acara pernikahan saja. Banyak kok kegiatan lain yang bisa kamu lakukan. Cobalah untuk mencari acara yang akan membuat kondisi kamu dan pasangan merasa fresh. Maka akan lebih nyaman ketika harus kembali mulai membahas acara pernikahan.

Baca juga, Brides! Yuk Simak Cara Hindari Stres Jelang Pernikahan

Merasa Tertekan!

Kadang banyak hal tak terpenuhi seperti yang telah kamu bayangkan. Mungkin hal-hal teknis yang terjadi membuat kamu merasa tidak nyaman. Persiapan yang kamu rencanakan ternyata mungkin harus menghadapi kendala karena berbagai sebab. Itu adalah hal yang wajar yang mungkin terjadi, namun tak ada salahnya kamu mencoba mencari jalan keluar bagaimana baiknya. Mungkin kamu bisa sedikit mengubah hal-hal tertentu sehingga masih tetap dalam toleransi yang masih dapat kamu terima sehingga kamu tidak menjadi tertekan karenanya.

Berlebihan melakukan diet dan olahraga

Salah satu hal yang sangat diperhatikan bagi calon pengantin wanita adalah soal penampilan. Mungkin kamu terlalu terobsesi dengan hal ini sehingga menjadi lupa bahwa persiapan berupa diet atau berolahraga juga harus ada porsinya. Tidak boleh terlalu berlebihan atau tidak dilakukan sama sekali. Yang lebih parah adalah kalau kamu sampai harus jatuh sakit karena hal ini. Sebaiknya kamu benar-benar memperhatikan hal ini jangan sampai kamu jatuh sakit atau stress pada hari H, sehingga mengecewakan tamu undangan ataupun keluarga dan pasangan kamu tentunya.

Diet yang sehat seperti apa? Yuk simak 3 Program Diet Ampuh! Rahasia Langsing Para Selebriti

Terus menerus membicarakan pernikahan

Kalau kamu terobsesi dengan persiapan pernikahan kamu tentunya hal yang wajar juga. Mungkin hal ini selalu menjadi topik pembicaraan kamu dengan teman atau pasangan kamu. Dari mulai obrolan tentang acara pernikahan sampai pernik-pernik yang sudah kamu siapkan atau vendor yang kamu gunakan. Setiap saat obrolan kamu isi dengan soal pernikahan.

 

Nah itu sinyal-sinyal yang menandakan kamu telah menjadi seorang bridezilla. Jika ini kamu rasakan sebaiknya kamu tetap harus berusaha untuk mengurangi obsesi sehingga tidak membuat kamu stress sendiri atau membuat hubungan kamu dengan teman atau keluarga menjadi kurang harmonis. Sayang kan sesuatu yang seharusnya menyenangkan menjadi sesuatu yang membosankan apalagi memuakkan!

 

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

Acara pernikahan sudah usai, saatnya untuk menata hidup baru dengan keluarga baru. Di masa-masa awal pernikahan ini mungkin kamu sementara harus tinggal di rumah mertua, nah kalau demikian halnya sebaiknya kamu juga perlu mempersiapkan diri menghadapi suasana baru yang dihadapi. Nah yuk simak 8 hal wajib kamu ketahui sebelum tinggal dengan mertua di bawah ini!

Jadi omongan

Masa awal hidup berkeluarga dengan mertua terkadang merupakan awal yang cukup berat dan sulit apalagi jika kamu belum begitu dekat dengan mertua atau mungkin belum sempat berkenalan jauh dengan mereka. Penyesuaian diri tentunya harus segera kamu lakukan, baik dengan kondisi rumah. Begitu juga tentang mengurus suami, juga beradaptasi dengan tetangga atau teman-teman mertua. Mungkin kamu juga terpaksa harus menjadi bahan ‘rujakan’ tetangga atau teman-teman mertua karena sesuatu yang mungkin belum mereka terima. Bersabarlah sambil secara perlahan kamu mempelajari kebiasaan di dalam keluarga mertua.

Dianggap pemalas

Buat kamu yang mungkin tidak biasa melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri, mungkin di rumah kamu kebanyakan pekerjaan tersebut dilakukan oleh asisten rumah tangga. Nah sebaiknya mulailah untuk belajar sedikit ‘rajin’. Kalau tidak, demikian mungkin kamu akan dianggap istri yang malas, tidak enak kan.

Boleh kok kamu sedikit bermalas-malasan, tetapi jangan terlalu sering. Pekerjaan kamu mengurus rumah ataupun mengurus suami menjadi terganggu. Jaga hubungan baik dengan mertua dan terus bangun kesan yang baik untuk mertua kamu.

Banyak protes

Di awal kamu hadir dalam keluarga mertua mungkin hal yang sangat berat adalah untuk melakukan penyesuaian dengan keluarga baru. Apalagi jika mertua kamu tipe orang yang banyak keinginan. Mungkin mertua kamu benar-benar ingin memperoleh menantu yang ideal seperti yang mereka bayangkan. Mungkin terkesan sedikit cerewet terhadap perilaku sehari-hari kamu, atau mungkin terhadap kebiasaan kamu yang menurut mertua kamu kurang sesuai. Kadang terasa ada batas-batas yang belum dapat dilewati. Masih akan terasa saling asing.  Langkah yang cukup bijak adalah dengan mencoba memahami mertua kamu, dan juga menerima kritikan yang disampaikan dengan sabar. Tentunya mertua kamu juga ingin kebaikan untuk anak-anaknya, termasuk kamu juga yang  dianggap sebagai anaknya.

Yuk simak juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Terlalu banyak saran

Hal yang wajar jika mertua kamu terkesan sering memberi banyak saran. Ini terjadi mungkin karena belum terbiasa atau karena perbedaan umur dan pola pikir, sehingga mertua kamu mungkin memberikan saran-saran yang sesuai dengan masa-masa mereka dulu. Namun pastinya kondisi yang berbeda antara masa dulu dan sekarang mungkin membuat kamu merasa kalau saran yang mereka berikan berbeda dengan apa yang ingin kamu lakukan. Ada baiknya jika kamu mencoba untuk mendengarkan saran yang mereka sampaikan. Tak perlu kamu membantah atau melawan kata-kata mertua. Nantinya toh tetap kamu yang akan mengambil keputusan untuk persoalan yang kamu hadapi.

Mertua yang “campur tangan”

Sebagai orang tua, tentunya kadang-kadang merasa harus ikut membantu menyelesaikan masalah anak-anaknya. Tetapi tidak menutup kemungkinan kadang keinginan tersebut terasa membuat kamu terganggu. Mungkin masalahnya tidak seberat yang dibayangkan oleh mertua kamu, sehingga tidak perlu sampai mereka ikut campur. Kalau terlalu sering mungkin kamu juga merasa privasi keluarga baru kamu terganggu. Nah sebaiknya cobalah untuk saling memahami atau saling berkomunikasi untuk hal-hal yang cukup peka ini. Upayakan agar masalah yang terjadi internal kalian tidak perlu sampai ke mertua.

Baca juga, Tips Mempersiapkan Pernikahan dengan Bantuan Calon Ibu Mertua

Suka memerintah

Hal yang juga mungkin akan kamu alami nanti adalah mertua yang suka menyuruh ini dan itu, bahkan mungkin untuk hal-hal yang sepele. Nah kalau demikian kamu sebaiknya juga ekstra sabar ya, mungkin mertua ingin menguji kamu, atau mungkin memang mertua kamu beranggapan “ada menantu kok yang bisa mengerjakan, kenapa tidak?”. Solusinya, cobalah untuk lebih dekat dengan mertua sehingga dengan keakraban yang timbul, tak ada lagi terasa beban untuk melakukan hal-hal yang disuruhkan oleh mertua. Dan kamu jadi lebih bisa memahami mertua kamu.

Merasa anaknya tetap milik sendiri

Setelah menikah sebagai orang tua yang bijak hendaknya mulai menyadari bahwa anak-anaknya telah mempunyai  kehidupan sendiri, mempunyai pasangan hidup yang menjadi tanggung jawabnya. Namun terkadang ada orang tua yang masih merasa kalau anaknya yang sudah mempunyai istri adalah miliknya, sehingga mungkin meminta perhatian lebih banyak daripada perhatian untuk kamu. Jika kamu menghadapi hal ini sebaiknya dibicarakan dengan pasangan kamu, agar dapat memberi pengertian sedikit demi sedikit sehingga tidak terjadi persaingan tidak sehat nantinya.

Caper

Perhatian yang diberikan oleh anak kadang terasa berlebihan diminta oleh mertua. Mulai dari hal-hal kecil mungkin meminta didampingi ke acara keluarga atau mungkin minta dibelikan makanan atau minuman untuk makan siang atau makan malam. Kalau terlalu sering terjadi mungkin akan merasa terganggu juga nantinya kan, jadi sebaiknya hal ini dikomunikasikan dengan baik agar nantinya bisa saling menjaga perasaan masing-masing.

 

Nah sekarang keputusan di tangan kamu, apapun itu sebaiknya kamu memang benar-benar mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Hal yang terpenting adalah kamu harus tetap menghormati mertua kamu, karena bagaimanapun juga mereka adalah orang tua kamu juga. Tetaplah menjaga hubungan baik dan berlaku baik kepada mertua ya!

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

Efek kemajuan di bidang teknologi juga kini telah merambah semua bidang. Dari toko online, kantor online, semua sekarang serba menjadi online. Demikian juga dalam mengadakan acara pernikahan salah satu hal yang tak kalah penting adalah undangan pernikahan. Undangan pernikahan dibuat dengan berbagai pertimbangan, baik secara artistik maupun seninya. Namun saat ini telah mulai marak tren mengirimkan undangan melalui media online dan yang sering digunakan adalah email. Banyak pertimbangan menggunakan media online ini, salah satunya adalah kecepatan undangan sampai ke tujuan, selain itu juga menghemat waktu dan biaya. Ada 8 tips mengirim undangan pernikahan secara online yang perlu kamu ketahui, yuk simak :

Undangan cadangan

Meskipun kamu sudah mengirimkan undangan secara digital melalui email, tetapi mungkin tidak setiap orang aware dan mempunyai akun email atau media sosial, sehingga untuk  ini kamu juga perlu menyiapkan kartu undangan  cetakan tersebut.

Update alamat email  undangan

Mengirim undangan ke email yang sudah tidak dipakai berisiko tidak sampainya atau tidak terbacanya undangan yang kamu kirimkan. Karena itu sebaiknya kamu memastikan alamat-alamat email yang kamu kirimkan  adalah alamat email terbaru. Kecewa kan kalau ternyata undangan kamu tidak sampai hanya karena alamat yang sudah kadaluarsa?

Konfirmasikan undangan yang dikirim

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah mengkonfirmasi undangan yang kamu kirimkan. Bisa lewat telpon atau lewat pesan diemail untuk membalas atau mengkonfirmasi bahwa email kamu sudah mereka terima. Dengan kepastian ini kamu tentu akan lebih nyaman dalam mempersiapkan acara pernikahan nantinya karena paling tidak  kamu telah bisa memperkirakan tamu yang akan datang.

Lihat juga, 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Hubungi kembali

Terkadang, email yang kamu kirimkan masuk ke kotak spam. Mungkin karena merupakan email baru sehingga tidak mengenali alamat email kamu, jadi bisa dianggap spam. Jika demikian ada kemungkinan orang yang kamu undang  tidak membalas email. Nah jika itu terjadi sebaiknya kamu kontak kembali siapa saja yang mungkin belum membalas email, paling tidak beberapa hari sebelum acara pernikahan.

Pencantuman kontak RSVP

Jika undangan yang kamu kirimkan cukup banyak dan tidak mungkin rasanya untuk membalas satu persatu kamu bisa menggunakan pencantuman RSVP kontak agar ada kepastian kehadiran tamu tersebut dan kepastian akan telah sampainya undangan. Jadi pekerjaan lanjutan akan  lebih ringan nantinya.

Hindari pengiriman lewat grup

Meskipun cara pengiriman sekaligus ke banyak orang merupakan cara yang dianggap paling praktis, untuk masalah undangan pernikahan ini sebaiknya dihindari ya. Karena tentunya akan terkesan kurang menghormati. Undangan kan sifatnya personal jadi kurang pas jika dikirim secara serempak dalam grup.

Video attachment

Salah satu kelebihan undangan online ini adalah kamu bisa melampirkan gambar atau audio bahkan video. Nah tinggal kamu kreatifkan cara mengirimkan undangan dengan membuat video khusus kamu dan pasangan kamu secara pribadi mengharapkan kehadiran mereka di acara pernikahan ini. Tak ada salahnya kamu mengeluarkan anggaran khusus untuk ini untuk menambah kesan penerima undangan.

Baca juga artikel Kenali Istilah Dokumentasi Pernikahan 

Buat website khusus pernikahan

Kalau kamu punya waktu atau anggaran khusus, kamu bisa kok membuatkan web khusus untuk sekilas memberikan perkenalan dirimu dan pasangan kamu. Kamu bisa menulis cerita mengenai latar belakang, kondisi saat ini dan cita-cita nanti kalian berdua setelah berkeluarga. Kamu bisa juga menyajikan foto-foto sebagai penambah tampilan agar lebih menarik. Bisa juga kamu sertakan peta menuju acara pernikahan kamu serta hal-hal lain yang nantinya akan mempermudah tamu untuk sampai ke tempat pernikahan yang kamu selenggarakan.

 

Nah semoga 8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online di atas dapat bermanfaat, ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp