Hindari 4 Makanan Ini Demi Kulit Cerah Di Hari Pernikahan

Hindari 4 Makanan Ini Demi Kulit Cerah Di Hari Pernikahan

Hindari 4 Makanan Ini Demi Kulit Cerah Di Hari Pernikahan

Momen pernikahan adalah momen yang paling bersejarah di hidup seseorang. Hari dimana kamu dan pasangan akan berjanji untuk menghabiskan sisa hidup kalian bersama-sama. Tentunya pada hari pernikahan juga kalian menjadi orang paling istimewa. Banyak orang akan  membantumu melakukan berbagai hal, dan kalian yang menjadi pusat perhatian di pesta tersebut.

Nah bagi kamu, wanita bride-to-be, utamanya penting sekali untuk menjaga penampilan pada hari H kan? Kamu akan menjadi ratu di hari itu, yang mana kamu juga pasti ingin tampil dengan sempurna. Maka dari itu, wajib banget nih bagi para bride-to-be untuk memperhatikan kesehatan tubuh. Ditambah lagi dengan berbagai macam perawatan.

Tentu saja ketika di acara, kulit wajahmu akan menjadi yang pertama kali terlihat. Nggak mau dong sampai kulit wajahmu justru kusam di hari pernikahan? Alienco punya tips untuk menjaga kulitmu tetap sehat dan sempurna, yaitu dengan menjaga pola makanmu. Wajib ketahui juga beberapa jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari hingga hari H tiba, apa aja? Yuk langsung simak saja :

Dessert and Sweet Things

Kelemahan para wanita nih, brides! Bagi kamu yang hobi banget makan makanan manis dan mengandung banyak gula yuk segera coba dikurangi. Selain terlalu banyak asupan gula yang masuk ke tubuh tidak baik karena bisa menambah berat badan. Ternyata ngga baik juga lho buat kulit. Karena minyak pada kulit manusia juga diproduksi dari proses darah memproduksi hormone androgen. Hormon tersebut diproduksi karena insulin yang bercampur di darah. Makanan banyak manisan tentu membuat kadar insulin meningkat yang pastinya minyak juga meningkat, brides!

Simak juga tips lainnya 4 Tips Tampil Cantik dan Fit di Hari Pernikahan

Mengandung Banyak Minyak

Mempersiapkan pernikahan tentu kamu perlu untuk banyak browsing bahkan hingga survei lokasi. Pada proses tersebut tentu saja kamu juga perlu energi dengan makan. Tak jarang juga kamu lebih banyak makan diluar ketimbang di rumah. Makanan yang mengandung banyak minyak wajib kamu hindari nih, brides. Memang sih gorengan-gorengan yang ada diluar sana beragam dan yang jelas menggoda banget untuk disantap. Tapi ingat ya, minyak ngga bagus lho buat kulit. Apalagi jika kulit wajahmu sendiri merupakan tipe kulit berminyak. Jauh-jauh deh dari gorengan!

Makanan Yang Pedas

Makanan pedas sudah pasti memang menjadi favorit banyak orang. Jika kamu termasuk salah satunya, lebih baik mulai kontrol konsumsi makanan pedasmu ya! Karena dengan memakan makanan yang pedas, suhu di tubuh kita meningkat dengan cepat lho. Sehingga hal ini akan membuat pori-pori yang ada pada kulit menjadi lebih lebar. Mungkin bagi sebagian orang ketika keringat dan minyak keluar sehabis memakan makanan pedas, tapi ada juga negatifnya nih. Keringat dan minyak tersebut tentunya dapat membuat kotoran di udara menjadi lekas menempel pada kulit. Hal ini dapat membuat kulit kusam. Hati-hati ya, brides!

Baca jugaWajib Baca! 7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Vendor Catering

Kopi

Duh persiapan pernikahan kan sudah pasti menguras waktu. Tak jarang juga kamu harus sedikit memotong jam tidurmu. Nah kalau kamu mengkonsumsi kopi, jam tidurmu yang sudah terpotong akan semakin terpotong karena kamu jadi tidak bisa tidur. Hal ini karena kopi memiliki kafein di dalamnya. Kurang tidur justru akan membuat kulit wajahmu menjadi kusam dan tidak sehat. Siapa sih yang mau terlihat kusam di hari pernikahan? Kurangi ya, brides!

 

Tenang saja, brides, itu semua hanya sementara kok! Setelah pesta pernikahan kamu bisa mulai menikmati makanan-makanan tersebut. Namun tetap kontrol konsumsinya ya. Menjaga kesehatan kan hal yang wajib. Semoga bermanfaat!

Wajib Ketahui! 5 Kesalahan Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Wajib Ketahui! 5 Kesalahan Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Wajib Ketahui! 5 Kesalahan Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Banyak hal baru yang harus dilakukan seorang istri, salah satunya adalah mengatur keuangan. Bagi wanita, mungkin biasa mengatur keuangan pribadi, namun setelah menikah mengatur keuangan bagi rumah tangga adalah hal yang baru. Kamu harus bisa mengatur uang masuk dan keluar dengan baik. Mempersiapkan tabungan darurat juga penting. Bahkan hingga pengeluaran harian. Banyak hal bisa terjadi jika kamu tidak mengatur keuangan dengan baik. Maka dari itu, yuk simak 5 hal yang menjadi kesalahan ketika mengatur keuangan rumah tangga yang wajib kamu ketahui. Kalau bisa juga hindari ya!

Menghamburkan Uang / Boros

Jika kamu merupakan wanita yang punya hobi shopping, duh gawat! Biasanya mungkin kamu bebas membeli apapun yang kamu inginkan bahkan kadang masuk ke kategori boros. Tentu saja hal ini jangan sampai terjadi ketika kamu sudah menikah ya! Uang rumah tangga jangan sampai kamu habiskan tanpa mempertimbangkan satu dan lain hal. Jangan boros ya!

Bertindak Impulsif

Kemampuan membedakan mana yang kamu butuhkan dan inginkan juga wajib banget nih. Jangan sampai saat berbelanja kamu jadi lapar mata dan membeli barang yang tidak ada di list belanjaan. Atau yang biasa disebut impulsif. Barang yang sedang diskon memang kelihatan menggoda banget. Tapi jangan lupa pertimbangkan, perlu ngga sih barang tersebut? Kalau belum perlu, tahan dulu ya!

Tidak Mencatat Uang Keluar

Uang tagihan listrik, uang bensin suami, uang belanja sehari-hari dsb, semua pengeluaran tersebut harus dicatat. Kalau sampai tidak mencatatnya, di akhir bulan kamu bisa saja bingung, ‘kok uang hanya sisa segini?’. Daripada pusing mengingat-ingat sudah keluar uang untuk apa saja, lebih baik dicatat ya! Sudah banyak kok sekarang aplikasi canggih yang bisa diinstall di smartphone untuk mencatat keuangan. Punya buku jurnal juga bisa lho kamu gunakan untuk mencatat uang masuk dan keluar, atau bahkan jika kamu punya buku catatan khusus keuangan. Semua jadi lebih terorganisir dan rapi.

Penting dibaca 6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

Tidak Membuat Planning

Selain 3 hal di atas, kesalahan ini juga sering terjadi, yaitu tidak membuat planning. Akan dipakai apa saja uang gaji bulanan? Bayar listrik berapa jumlahnya, sewa rumah kalau masih ngontrak, dan berapa yang akan ditabung pun kamu harus punya rencana. Jangan sampai jika ada keperluan mendadak seperti sakit, kamu sampai tidak memiliki biaya. Wah bahaya kan? Makanya perencanaan itu sangat penting. Jika sudah memiliki planning, ke depannya kamu bisa lebih bijak dalam menggunakan uangnya. Apalagi jika ada sisa dan tabungan darurat aman. Uangnya bisa kamu kumpulkan untuk pergi liburan keluarga. Tentu menyenangkan! Nah siapkan juga planning untuk dana di masa depan, seperti pendidikan anak atau membeli rumah.

Memiliki Hutang Namun Tidak Segera Membayarnya

Masih punya hutang? Entah kamu atau suamimu, sebaiknya segera dilunasi! Penting lagi jika jumlahnya tidak sedikit dan berbunga. Sebaiknya jangan pernah menunda untuk melunasi. Berhemat sedikit dari pengeluaran sehari-hari tidak masalah. Jika di kemudian hari kamu dan suami memiliki rejeki yang lebih dari pendapatan biasanya, segera digunakan untuk melunasi hutang ya! Jangan sampai semakin lama dilunasi kamu justru semakin terbebani, dan juga jangan sampai menambah hutang.

 

Nah itu dia 5 kesalahan mengatur keuangan rumah tangga yang wajib banget kamu ketahui! Hindari ya, jangan sampai masalah keuangan menjadi sumber masalah di rumah tanggamu. Semoga artikel ini bermanfaat!

Pentingnya Menjaga Komunikasi Agar Hubunganmu Awet!

Pentingnya Menjaga Komunikasi Agar Hubunganmu Awet!

Pentingnya Menjaga Komunikasi Agar Hubunganmu Awet!

Sekarang ini, manusia sudah sangat dimanjakan dengan keberadaan teknologi yang semakin canggih. Tentunya kamu juga merasakannya kan? Nah, salah satu teknologi yang sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi kamu itu adalah gawai. Dengan keberadaan gawai ini, sangat memudahkan kamu untuk tetap bisa berkomunikasi dengan pasanganmu, dimanapun kalian berada. Apalagi, sekarang sudah banyak sekali aplikasi pengirim pesan instan seperti Line, Whatsapp, atau aplikasi lainya yang sering kamu gunakan. Sangat mudah bukan, kamu akan tetap terkoneksi dengan pasanganmu, asal jaringan pada gawaimu lancar yaa.

Namun, dampak buruk adanya gawai ini, bisa membuat kamu menjadi malas untuk berkomunikasi secara face to face. Bertemu dengan pasangan adalah hal yang paling dinanti-nanti, maka dari itu jangan sampai obrolan kalian lebih asik di gawai daripada bertemu langsung ya. Sebaiknya kamu perbaiki kebiasaan buruk itu dengan cara  seperti ini :

Membiasakan Diri Untuk Mengetuk Pintu Langsung Saat Mendatangi Rumah Pasanganmu

Apabila kamu masih, mengirim pesan teks kepada pasanganmu untuk mengabarkan kamu sudah didepan gerbang rumahnya. Mulai sekarang hindarilah kebiasaan tersebut, karena hal itu bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih malas. Jika kamu mengetuk pintu, memancet bel, atau mengucapkan salam di depan rumahnya langsung, pasanganmu pasti akan terkejut dan senang dengan kedatanganmu yang tiba-tiba. Selain hal tersebut memberikan kesan yang menyenangkan, hal ini dapat mengurangi penggunaan gawaimu saat kamu mengunjungi rumah pasanganmu.

Jangan Mainkan Gawaimu Saat Kencan Dengan Pasangan

Bertukar kabar melalui pesan instan memanglah cara yang bisa dilakukan ketika rindu melanda. Kamu bisa tersenyum-senyum sendiri bahkan tertawa saat sedang chatting dengan pasangan. Ketika sedang kencan, inilah waktuya untuk kamu untuk membuat momen yang membuat kamu dan pasangan tertawa bahagia. jangan sampai kamu malah asik memainkan gawaimu saat sedang kencan ya, karena salah satu hal yang dapat memicu pertengkaran adalah pasangan terlalu fokus terhadap gawainya saat sedang kencan. Hal ini jangan sampai terjadi pada kamu dan pasangan ya, tetaplah fokus pada kencanmu saat itu agar terhindar dari pertengkaran dan hubunganmu menjadi tetap awet.

Baca juga 5 Inspirasi Hobi Agar Makin Mesra Dengan Pasangan!

Selesaikan Masalah Dengan Berdiskusi Langsung

Bukan hubungan namanya jika tidak ada suatu masalah, masalah ini merupakan bumbu-bumbu untuk hubungan kamu agar rasanya semakin nikmat. Nah, jika kamu sedang memiliki masalah dengan pasangan baik itu masalah sepele bahkan masalah besar, jangan sampai kamu malah menyepelekannya. Masalah sepele bisa terjadi melalui pesan instan yang kamu kirimkan kepada pasangan. Terkadang, pasanganmu bisa salah paham atas pesan instan yang kamu kirimkan. Maskud hati kamu sedang mengajaknya bergurau, tapi pasanganmu salah menafsirkan sehingga menjadi salah tangkap. Masalah seperti ini bisa jadi pertengkaran bagi kamu dan pasangan, jangan sampai kamu bertengkar melalui chat atau telfon, karena akan menambah masalah jika pasanganmu masih salah paham. Sebaiknya kamu temui pasanganmu atau ajak dia bertemu disuatu tempat, lalu diskusikanlah masalah yang sedang menimpa hubunganmu.

Komunikasi memang penting untuk dilakukan, tapi jangan hanya melakukan komunikasi di gawaimu saja. Percaya deh jika kamu tetap menyeimbangkan komunikasi secara langsung dan komunikasi melalui gawai, hubunganmu akan menjadi awet. Nah semoga tips tersebut bisa bermanfaat dan hubunganmu dengan pasangan makin mesra ya! Kalau ada tips dan trik lainnya boleh banget untuk berbagi di kolom komentar. Ditunggu ya! 🙂

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

Pernikahan di negara kita sangat erat dengan tradisi atau adat istiadat  masyarakat. Beragam prosesi pernikahan  secara adat sering kita lihat di tayangan televisi atau media sosial atau media lain. Biasanya pernikahan adat yang melibatkan tokoh atau orang terkenal/artis cukup banyak mendapat liputan dan umumnya terlihat sangat njlimet.  Sekilas memang pernikahan dengan secara adat terlihat membutuhkan lebih banyak persiapan dan perencanaan. Sehingga mungkin bagi pasangan yang ingin menggunakan tema simpel akan lebih banyak menghindarinya.

Tetapi lain halnya bagi masyarakat yang masih kental tradisi budaya. Bisa juga dari orang tua yang masih teguh berpegang pada adat biasanya berkeras untuk meminta anak-anaknya melangsungkan pernikahan dengan prosesi adat yang dianut. Selain untuk melestarikan budaya juga untuk memperkenalkan tradisi yang semakin lama semakin kurang diminati.  Namun demikian pernikahan secara  adat ini juga mempunyai banyak hal yang positif juga. Jadi kalau kamu diminta untuk mengikuti prosesi pernikahan secara adat, hal-hal berikut bisa ikut menjadi pertimbangan ya.

Manfaat

Biasanya dari pengalaman mereka yang melangsungkan pernikahan secara adat lebih banyak memberikan tanggapan yang positif. Hal tersebut biasanya menambah pengalaman yang baru dalam kehidupan seseorang. Tidak hanya bagi pasangan dan keluarga yang merayakan lho. Tamu yang hadir pun memperoleh pengetahuan baru tentang prosesi adat yang mungkin berbeda dari suku mereka.

Upaya Melestarikan Budaya

Prosesi adat untuk pernikahan merupakan salah satu pintu untuk melestarikan adat istiadat yang masih banyak berlaku. Dengan prosesi adat ini masyarakat yang belum tahu jadi lebih paham dengan adanya prosesi adat pernikahan untuk suatu tempat.  Misalnya bagi masyarakat di daerah Jawa Barat atau yang bersuku Sunda, salah satu prosesi pernikahan yang sering ditunggu-tunggu adalah upacara saweran. Dalam prosesi ini sejumlah uang dilemparkan kepada para tamu, sebagai ungkapan untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki. Ini tentu akan menggembirakan bagi mereka yang mendapatkannya. Kalau kamu bersuku Sunda tak ada salahnya kan berbagi kegembiraan dengan saudara-saudaramu lewat prosesi saweran ini.

Baca juga Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

Keunikan

Di samping melestarikan tradisi dan budaya leluhur, prosesi adat yang dilakukan dalam setiap tahapnya mempunyai makna simbolis dan nilai-nilai yang dalam. Entah itu dari teknis pelaksanaannya maupun dari perangkat atau uborampe yang digunakan, biasanya tidak sembarangan. Jadi untuk pernikahan secara adat ini memang lebih membutuhkan persiapan teknis yang lebih banyak. Mulai dari segi busana, pernik-pernik yang harus disediakan, jenis dan jumlahnya pun kadang sudah ditentukan.  Dengan demikian kamu akan jadi lebih mengenal jauh mengenai detil dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dan apa arti yang terkandung di dalamnya. Bahkan dari tarian dan hiburan untuk tamu juga memiliki ketentuan dan keunikannya sendiri.

Dari banyaknya prosesi adat untuk pernikahan tentu kalian sudah pernah melihat beberapa kan? Keunikan dari masing-masing prosesi adat pasti mengesankan untuk dilihat. Apalagi bagi tamu yang benar-benar baru pertama kali melihatnya. Prosesi adat pernikahanmu bisa menjadi prosesi adat pernikahan yang meninggalkan kesan bagi para tamu yang hadir.

Yuk simak juga Yuk Simak Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang!

Dan yang tidak kalah penting adalah dengan pernikahan secara adat ini tentu akan memberi nilai plus untuk pernikahan kamu. Setidaknya kamu tidak menikah secara biasa-biasa saja, tapi ada hal-hal yang istimewa yang tentu nantinya akan membawa kesan yang lebih dalam di masa mendatang. Tak ada salahnya kamu mendengar dan mengikuti kemauan orang tua untuk hal-hal yang memang positif. Mudah-mudahan kamu akan lebih mendapatkan kebahagiaan dan kelancaran dalam kehidupan yang akan kamu jalani  nantinya.

Nah semoga artikel ini bermanfaat ya!

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Undangan pernikahan adalah salah satu komponen penting yang harus disiapkan oleh calon pengantin, tentu saja sebuah pesta pernikahan akan terasa kurang lengkap jika tidak dihadiri oleh tamu undangan. Bagaimana tamu undangan akan datang jika tidak diberikan undangan khusus bukan? Meskipun hanya sekedar selembar kertas, namun undangan pernikahan membawa makna penting bagi pengundang maupun yang diundang. Bagi pengundang merupakan suatu harapan agar yang diundang hadir dalam acara pernikahan, sedangkan bagi yang diundang hal tersebut merupakan kehormatan dan juga informasi yang lengkap mengenai pesta pernikahan yang diadakan.

Meskipun pada saat ini undangan juga dikirim melalui email atau informasi elektronik lainnya, namun kehadiran undangan yang berupa amplop undangan khusus pernikahan masih tetap menjadi salah satu tolok ukur etis dan kurang etis. Oleh karena itu jangan sampai undangan pernikahan yang dibuat ada kesalahan.  Kesalahan memang bisa saja terjadi, nah kira-kira apa saja kesalahan yang sering terjadi dan bagaimana solusinya? Yuk simak saja Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan di bawah ini :

Terlalu Berwarna

Undangan pernikahan berbeda dengan undangan ulang tahun anak-anak. Sebagai sarana resmi undangan memang tidak terlalu banyak memakai variasi warna.  Undangan yang telalu colourful akan tampak janggal, meskipun hal itu tidak terlarang. Sebaiknya gunakan warna yang sesuai dengan konsep pernikahan yang kamu selenggarakan. Kamu bisa memilih satu atau dua warna untuk mewakilinya.

Tidak Ada Contoh

Contoh undangan atau dummy sebaiknya harus dibuat dulu sebelum kamu mencetaknya dalam jumlah besar. Kesalahan kecil namun fatal, misalnya tanggal pernikahan yang harusnya tanggal 2 mungkin tercetak tanggal 7 karena dikonsep hanya dengan tulisan tangan dan percetakan mungkin kurang perhatian.  Selain informasi juga mungkin ada kata-kata yang salah tulis, mungkin salam, kutipan ayat, yang memang kadang-kadang kurang begitu diperhatikan. Meskipun tidak terlalu mencolok namun untuk yang teliti mungkin akan merasa janggal.

Jadwal Cetak Yang Terlalu Mepet

Menyiapkan undangan pernikahan juga tidak boleh terlalu mepet, namun demikian kadang karena suatu hal mungkin harus agak mepet. Bisa jadi tempat atau venue belum dapat ditentukan atau hal yang lain sehingga undanganpun belum dapat dibuat atau disebarkan. Tetapi sebaiknya memang tidak terlalu dekat waktu dengan hari H mengingat banyak hal yang harus dipertimbangkan, misalnya membuat konsep undangan, membuat disain, persiapan mencetak, waktu pengiriman, semua harus dipertimbangkan.

Baca juga 6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

Menulis Daftar Undangan Sendiri

Menulis undangan dan alamat sebuah undangan pernikahan memang dapat dibuat sendiri. Memang tidak salah kok, tetapi jika waktu tidak terlalu banyak sebaiknya kamu pertimbangkan untuk meminta bantuan orang lain untuk menuliskannya. Kamu nanti tinggal mengecek mana-mana tamu yang belum dibuat undangannya mana yang belum, dari list daftar tamu undangan yang kamu rencanakan. Akan lebih enak lagi jika di percetakan tersebut juga sudah mempunyai paket denggan penulisan alamatnya sekaligus. Akan terlihat lebih profesional, namun demikian kamu harus memastikan bahwa daftar nama tamu undangan  dan alamatnya sudah benar-benar sesuai karena jika terjadi kesalahan penulisan percetakan tidak bertanggung jawab.

Kurang Teliti Dalam Pengecekan

Bukan hal yang jarang, undangan pernikahan ada kesalahan baik kesalahan berupa penulisan kata, kalimat atau angka-angka yang harusnya sesuai dengan informasi yang ingin disampaikan. Agar tidak terjadi dalam undangan pernikahan kamu, sebaiknya kamu mengecek ‘word by word’, dengan demikian kesalahan yang fatal tidak terjadi. Penulisan nama, gelar alamat, tempat dan tanggal pernikahan juga benar-benar harus valid. Jika ada disertakan peta lokasi sebaiknya kamu cek juga apakah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, sehingga tamu undangan akan mudah dipandu oleh peta tersebut.

 

Jadi itulah beberapa informasi seputar beberapa hal yang sering menimbulkan kesalahan dan bagaimana solusi untuk menghindarinya. Jikapun masih harus ada kesalahan dalam undangan pernikahan  yang kamu buat, sebaiknya tidak terjadi kesalahan yang berakibat cukup fatal. Pastikan semua hal sudah benar sesuai perencanaan. Dengan demikian kesalahan yang terjadi tidak menyebabkan tamu undangan sampai salah tempat atau salah tanggal.

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Persiapan pernikahan adalah salah satu hal yang cukup  menyibukkan. Dari mencari gaun yang pas, merancang tema pernikahan, serta memilih vendor serta lokasi yang tepat dan sesuai dengan keinginan kamu dan pasangan kamu. Tentunya semua ini memerlukan waktu yang khusus dengan harapan nantinya juga akan mendapatkan hasil yang sepadan berupa momen pernikahan yang mengesankan.

Perbedaan mungkin saja timbul dalam masa persiapan ini, wajar kok karena memang ini bukan hanya momen buat kamu saja, tetapi ini juga  berkaitan dengan pasangan dan juga keluarga besar. Yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai hanya karena perbedaan ini akan menyebabkan terjadinya pertengkaran yang tidak diinginkan. Keinginan dan harapan yang berbeda tentunya masih dapat dijembatani asal kamu tahu apa saja yang dapat memicu terjadinya hal tersebut.

Cuek Tak Peduli

Cuek atau tidak peduli adalah salah satu pemicu yang paling banyak menyebabkan terjadinya perselisihan/pertengkaran. Di satu sisi kamu sangat bersemangat dengan semua pernik-pernik persiapan pernikahan, hampir sebagian besar waktu ketika kamu berjumpa dengan pasangan, topik pembicaraan hanya seputar hal tersebut. Ini tentu tak masalah jika pasangan kamu juga bersemangat, tapi jika ternyata dia hanya merespon dengan sekedarnya, atau hanya dengan anggukan kepala tanda sedikit kepedulian tentu akan membuat semangat kamu akan layu. Hal ini bisa jadi akan membuat kamu menjadi stress. Tapi jangan berfikir negatif dulu ya, bisa jadi ini adalah tanda bahwa ia sudah yakin bahwa kamu akan dapat memberikan yang terbaik untuk pernikahan nanti.

Tamu Undangan

Siapa saja yang akan diundang dan mengapa diundang? Hal ini mungkin menjadi pemicu lain timbulnya perbedaan.  Kamu mungkin ingin pernikahan yang simpel hanya cukup dengan kehadiran keluarga terdekat dan sahabat-sahabat akrab. Sedangkan pasangan kamu menginginkan sebuah acara pernikahan yang besar dan mengundang banyak tamu.  Lalu bagaimana menyikapinya? Sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah besar untuk jumlah tamu yang diundang. Bukankah yang paling utama adalah kehadiran orang-orang yang paling dekat dan sayang kepada kalian berdua, adapun jika ingin ada tambahan tamu undangan, cobalah untuk berkompromi agar dapat saling mengakomodasi keinginan masing-masing. Yang paling penting jangan sampai hal yang tak terlalu prinsip ini membuat pernikahan kamu menjadi momen yang membosankan nantinya.

Solusinya bisa cek disini 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Pemicu Dari Orang Tua

Orang tua adalah orang yang paling dihormati, dan untuk masalah pernikahan ini tidak jarang orang tuapun merasa sangat berkepentingan. Terkadang juga mempunyai keinginan atau kehendak-kehendak khusus. Apalagi jika orang tua yang masih berstandar tinggi atau berpola lama. Tentunya hal ini akan mengkaitkan lebih jauh dengan kerabat-kerabat lainnya.  Mungkin dari pihak orang tua ini berbeda dengan apa yang kalian inginkan berdua, atau mungkin berbeda juga dengan keinginan dari orang tua pasangan kamu. Jika ini terjadi, yang paling utama adalah mencari waktu yang tepat untuk dapat mempertemukan mereka satu sama lain. Kemudian melakukan musyawarah untuk mencari yang terbaik untuk kebahagiaan anak-anak.

Anggaran Pernikahan

Penentuan anggaran pernikahan ini dapat juga menjadi sebab lain yang akan memicu pertengkaran. Jika pasangan kamu ingin pernikahan dengan anggaran yang lebih besar, mungkin dengan tempat yang mewah atau dengan mencari vendor yang kelas 1. Sedangkan buat kamu hal tersebut mungkin tidak menjadi prioritas. Ini merupakan hal yang akan membawa pada perbedaan pendapat. Jika kalian memang benar-benar ingin kebaikan bersama, cobalah untuk berembug mencari solusi yang paling dapat diterima.  Kalau kamu dapat memberikan pengertian kepada pasangan kamu sebaiknya kamu juga dapat mencarikan jalan kemana sebaiknya anggaran yang berlebih itu dapat dialihkan.

Baca juga Waspada 4 Tanda Bahwa Persiapan Pernikahan Melebihi Anggaran!

Mengerjakan Semua Sendiri Saja

Untuk urusan mempersiapkan pernikahan adalah hal yang umum jika wanita berperan dengan lebih dominan. Apalagi untuk urusan persiapan hal-hal yang bersifat teknis. Biasanya memang wanita mempunyai konsep tertentu dan ingin mewujudkannya dalam pernikahan kalian. Ada saatnya juga hal ini membuat kamu menjadi terforsir sehingga merasa lelah. Capek memang hal yang lumrah, apalagi untuk sebuah persiapan pernikahan, jadi perhatikan juga persiapan fisik agar tidak terlalu lelah sehingga jatuh sakit. Selain itu berbagi adalah salah satu jalan yang terbaik agar tidak semua beban harus kamu tanggung sendirian. Mintalah pasangan kamu untuk memahami bahwa hal ini adalah untuk kebaikan bersama. Dengan begitu tentunya dia akan menjadi lebih perhatian dan tak ingin membuat kamu kelelahan sendirian untuk urusan ini.

 

Tak mudah mencari solusi untuk sebuah perbedaan, masalah akan selalu terjadi dalam berbagai hal, cara yang paling efektif adalah dengan melakukannya bersama-sama dan berbagi berbagai hal bersama. Saling pengertian dan memahami akan membuat semua permasalahan yang timbul menjadi sesuatu yang mudah diatasi. Komunikasi rutin dan intensif sangat diperlukan agar semua informasi selalu update dan tak timbul kesalahpahaman.

5 Cara Menyusun Resolusi Tahun Baru Sebagai Pasangan

5 Cara Menyusun Resolusi Tahun Baru Sebagai Pasangan

5 Cara Menyusun Resolusi Tahun Baru Sebagai Pasangan

Tahun 2018 akan segera berakhir nih! Bagi kalian pasangan yang melakukan pernikahan di akhir tahun ini tentu sangat menantikan tahun baru bersama pasangan kan? Untuk memulai tahun yang baru tentunya kamu harus siap dengan resolusi juga. Apalagi kini kamu dan pasangan tidak lagi harus memikirkan diri sendiri, kalian bisa berbagi impian bersama. Membuat resolusi tahun baru sebagai pengantin baru tentu menyenangkan.

Mungkin artikel tentang membuat resolusi memulai tahun sebagai pengantin baru di bawah ini bisa membantu. Yuk simak :

Review Tahun Yang Lalu

Sebelum membuat list tentang hal-hal yang ingin dicapai di tahun baru, tentunya kalian harus berkaca pada yang lalu. Kalian bisa memulai dengan melihat kegagalan, masalah-masalah, pencapaian, dan kebahagian yang kalian capai di tahun 2018. Kalian bisa mulai me-review mengenai penyebab kegagalan, dan langkah mencapai kesuksesan sebelumnya. Nantinya kalian akan bisa tahu hal yang baik dilakukan di tahun berikutnya dan hal yang sebaiknya dihindari.

Dengan membuat daftar tersebut, kamu dan pasangan bisa saling memahami. Nantinya juga kalian akan dapat saling mendukung dan mengingatkan lho.

Membuat Top 3 Yang Ingin Dicapai

Sesudah me-review tahun sebelumnya, kamu perlu membuat daftar yang ingin dicapai di tahun 2019. Buat setidaknya 3 hal besar yang ingin kalian berdua capai sebagai pasangan. Semisal suamimu ingin naik jabatan di tahun 2019, dan kamu sebagai istri ingin mencoba memulai usaha. Hal-hal besar yang kalian akan fokus mencapainya. Tidak perlu bejubel rencana, hal tersebut akan membuat kalian tergesa dan bisa-bisa tidak fokus dan tidak komitmen. Lebih baik dengan sedikit pencapaian besar yang benar-benar bisa kalian raih di tahun itu.

Buat Rencana Step-by-step

Untuk mencapai visi, tentu kamu harus punya misi. Untuk mencapai target besar kalian, perlu rencana langkah-langkah untuk mencapainya juga kan? Nah sesudah menentukan target, buatlah rencana untuk mencapainya. Sedikit demi sedikit sembari mengobrol santai bersama pasangan. Jika istri ingin memulai bisnis tentu bisa mulai dengan menentukan jenis bisnis. Bagaimana menjalankannya, suami akan membantu menentukan langkah yang tepat. Begitu juga sebaliknya, jika suami ingin naik jabatan, istri bisa membantu dengan memberikan saran-saran. Bekerja sama agar tujuan besar dapat tercapai. Pasti menyenangkan.

Membuat Kategori

Rencana untuk target besar sudah selesai. Tentu kamu juga harus membaginya menjadi beberapa rencana kecil. Jika sudah juga, kamu butuh mengkotak-kotakan hal tersebut ke kategori masing-masing. Kamu perlu rencana dari segi keuangan, kesehatan, dan hal lainnya. Me-review rencana yang sudah dibuat dapat membuatmu melihat mana hal yang harus segera dicapai atau hal-hal yang bisa menunggu. Baik buruknya juga dapat ditimbang dengan tepat. Ini akan menghindarkan kalian untuk mengambil langkah yang salah dan mengurangi persentase kegagalan rencana kalian.

Baca juga 5 Cara Hidup Sehat Bersama Pasangan Sebagai Pengantin Baru

Menyusun Resolusi Pribadi

Selain resolusi sebagai pasangan, tentu kamu juga memiliki resolusi sendiri. Sebagai istri mungkin ingin belajar memasak beberapa resep, ingin mempelajari yoga, dan hal kecil lainnya. Suami juga bisa membuat resolusinya, bisa dengan belajar bahasa asing selain bahasa inggris yang bisa berguna untuk pekerjaan. Atau suami memiliki hobi lain disela kesibukan kantor. Tidak cuma bekerja sama untuk resolusi sebagai pasangan, kalian juga bisa mendukung satu sama lain.

Butuh tips lain? Yuk simak Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Nah kalau kamu dan pasangan memiliki cara-cara lainnya, kamu bisa lho berbagi tentang info tersebut di kolom komentar di bawah. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

Ketika mempersiapkan pernikahan, terkadang terlalu berfokus pada hal-hal besar saja. Seperti konsep, venue pernikahan, serta busana pengantin mendapat perhatian penuh dari calon pengantin. Meski begitu, sebenarnya banyak hal detail yang bisa saja dianggap sepele. Sebagai contoh undangan pernikahan. Terkadang calon pengantin memutuskan untuk mempersiapkan undangan di saat-saat terakhir, semisal 1 bulan sebelum acara.

Padahal, hal seperti undangan pernikahan membutuhkan ketelitian juga lho. Nah mungkin kamu bisa menyimak hal-hal yang menjadi kesalahan ketika mempersiapkan undangan di bawah ini :

Cara Mengirim Undangan

Kemudahan teknologi komunikasi sangat berpengaruh. Apalagi sekarang juga tengah menjadi tren mengirimkan undangan secara digital. Dengan cara membagikan desain kartu undangan ke grup-grup media sosial banyak dilakukan. Selain memang lebih hemat dari segi biaya, tentu saja cara ini juga benar-benar mempermudah dan menghemat waktu. Tapi, tidak ada salahnya kamu juga menyiapkan undangan yang tercetak. Kenapa? Karena akan kurang sopan jika mengundang orang-orang penting, seperti bos di kantor jika dengan undangan digital, kan?

Baca juga 8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

Penulisan Nama Tidak Tepat

Seperti halnya kesalahan cara mengirim undangan, penulisan nama juga merupakan hal yang fatal dilakukan di undangan. Mungkin jika hanya mengundang teman-teman dekat tentu hal tersebut tidak bermasalah. Namun, bagi orang-orang seperti mantan guru, dosen, atau bos kamu tentu jangan sampai terjadi.

Alamat Salah / Kurang Jelas

Jika kamu menggunakan undangan cetak, tentu kamu membutuhkan waktu untuk mengirimkannya. Nah untuk menghemat waktu, menggunakan jasa kurir pengiriman merupakan hal yang lazim dilakukan. Pada hal ini, kesalahan yang biasa terjadi adalah penulisan alamat. Kamu tidak boleh menyepelekan hal ini lho. Biasanya karena terburu-buru dan kurang teliti kesalahan seperti ini sering terjadi. Sebaiknya teliti kembali alamat yang dituju, supaya undangan sampai.

Begitu pula dengan alamat lokasi pernikahan kamu. Cek beberapa kali alamat venue pernikahanmu. Jangan sampai tamu undangan justru kebingungan karena alamat yang kamu tulis kurang lengkap atau tidak jelas. Lebih baik lagi jika kamu menambahkan peta dan alternatif transportasi yang memudahkan tamu ke lokasi.

Typo atau Salah Tulis

Selain kesalahan pada penulisan alamat, typo pada kata-kata di undangan juga sering terjadi. Salah ketik satu huruf bisa mengubah arti atau mengurangi estetika undanganmu. Meski masih bisa terbaca dan dipahami, tidak ada salahnya untuk mengecek dan memastikan bahwa tidak ada typo.

Pemilihan Waktu 

Untuk mengirimkan undangan pernikahan, kamu juga harus memperhatikan waktunya. Jangan sampai kamu mengirimkannya terlalu mepet dengan hari H. Akan sulit untuk menyisihkan waktu luang tamu undanganmu. Bisa jadi jika kamu mengirimkannya mendadak, ternyata orang yang bersangkutan memiliki kegiatan lain. Kesalahan pemilihan waktu tersebut bisa membuat banyak tamu tidak hadir. Begitu juga dengan mengirim undangan terlalu jauh dari waktu pernikahan. Undangan tersebut bisa saja terselip atau hilang, bahkan orang yang bersangkutan bisa lupa. Idealnya 2 minggu sebelum acara orang-orang yang akan jadi tamu sudah menerima undangan tersebut.

Salah Pilih Font dan Template

Ingin undanganmu terlihat lebih artistik sih boleh saja. Namun jika kamu sampai salah memilih elemen grafis dan font hingga sulit terbaca sih gawat! Kalau kamu memilih font seperti kaligrafi jangan sampai menjadi sulit dibaca penerima ya! Usahakan pada informasi-informasi penting gunakan huruf balok yang biasa saja.

Untuk konten dan template dari undangan juga penting menjadi perhatian lho! Ini menentukan elemen-elemen grafis seperti apa yang cocok untuk konsep undanganmu. Jangan sampai asal ‘comot’ template dari internet tanpa memperhatikan lebih jauh apakah cocok atau tidak juga bisa jadi masalah.

 

Nah itu dia 6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan. Semoga bermanfaat ya!

Simak juga 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Beragam Isi Seserahan Dalam Tradisi Pernikahan

Lamaran sebagai bentuk kesungguhan pihak calon pengantin pria akan meminta calon pengantin wanita untuk menjadi pasangan hidupnya.  Pada kebanyakan tempat/adat di negara kita ini, prosesi ini mempunyai bentuk yang berbeda-beda namun pada intinya hampir sama.  Umumnya seorang pria bersama orang tua dan juga bisa mengajak keluarga dekat lainnya mendatangi tempat calon pengantin wanita untuk menyampaikan maksud meminta pihak wanita menjadi pendamping hidupnya. Tak ketinggalan dalam prosesi lamaran ini dibawakan juga barang-barang tertentu (hantaran). Di Jawa ini dikenal dengan nama seserahan, sedangkan di Minang dikenal dengan istilah bertukar tando, untuk tradisi Batak disebut dengan jujur serta maatar patilian sebutan untuk daerah Banjar.

Barang-barang sebagai hantaran ini adalah ungkapan penghormatan dari pihak pria kepada pihak wanita. Biasanya berupa materi atau barang atau juga makanan tertentu. Di dalam masing-masing adat barang-barang tertentu kadang diwajibkan untuk ada. Ini merupakan syarat yang memang mempunyai simbolisasi dari makna yang terkandung pada barang-barang tersebut.  Dalam hal ini pihak pria harus benar-benar mengusahakan agar barang-barang yang diwajibkan tersebut juga ada pada waktu prosesi lamaran ini.

Apa saja barang-barang yang diwajibkan untuk ada pada waktu lamaran ini? Tentu tergantung ketentuan dari masing-masing adat daerahnya.

Minahasa

Untuk daerah Minahasa umumnya pengantin pria diwajibkan membawa hasil bumi Hal ini mungkin karena di masa lampau mata pencaharian sebagian besar orang di daerah Minahasa adalah petani. Hasil bumi merupakan andalan bagi seorang petani, dan ini menjadi barang hantaran wajib. Biasanya berupa padi, ubi-ubian, kelapa, kacang dll, ini sebagai lambang dari kesuburan. Barang lain adalah sirih dan pinang, yang merupakan tanda kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Buah-buahan  juga wajib disertakan sebagai tanda bahwa sang pria adalah pekerja keras yang siap menanggung nafkah seluruh keluarganya.  Gelas bambu atau dikenal dengan nama kower juga disertakan sebagai pertanda kesederhanaan sang pria. Tak ketinggalan adalah ikan bakar, yang menjadi simbol bahwa sang pria telah siap mengajak sang wanita untuk mengaruhi lautan kehidupan yang luas.

Yuk simak juga 5 Alasan sebagai Pertimbangan Sebelum Menentukan Seserahan

Minangkabau

Pada Adat Minangkabau, hantaran yang berupa sirih pinang menjadi barang yang tidak dapat ditawar-tawar.  Hal ini terkait erat dengan kehidupan masyarakat minang, sirih dan pinang mempunyai makna yang sangat dalam.

Dalam sirih pinang terkandung rasa pahit dan manis dari daun sirih. Hal ini sebagai pertanda bahwa sebagai manusia, kita sangat memahami akan kekurangan-kekurangan yang ada. Adalah hal yang biasa bahwa dalam suatu pertemuan akan terjadi perbedaan atau perselisihan pendapat. Hal ini sangat dimaklumi bagi kedua belah pihak. Dengan suguhan sirih sebelum acara pertemuan, diharapkan kedua belah pihak akan sama-sama memaklumi perbedaan pendapat yang nanti akan timbul dan tidak menjadikannya sebagai gunjingan yang akan membuat salah satu pihak tersinggung.

Solo, Jawa Tengah

Untuk daerah Jawa khususnya di Jawa Tengah yang memakai adat Jawa, prosesi lamaran disebut juga panembung (tembung) artinya bicara atau meminta dengan ucapan. Dalam acara ini wajib bagi calon pengantin pria untuk membawakan paningset atau biasanya juga dikenal dengan srah-srahan. Paningset atau pengikat ini sebagai simbol pengikatan kedua calon pengantin.

Barang-barang yang menjadi paningset ini dikelompokkan dalam empat macam. Paningset utama, abon-abon, pengiring paningset dan sesaji pelengkap.  Namun demikian saat ini isi untuk barang-barang paningset juga telah menjadi beragam, sesuai keinginan dari pihak pria dan wanita. Yang menjadi barang wajib untuk paningset utama ini adalah perlengkapan busana untuk wanita yang akan dipakai nanti pada saat prosesi pernikahan yaitu setagen, kain batik, kain sindur berupa selendang panjang dengan warna merah dan warna putih, serta semekan (untuk menutup payudara).

Paningset lainnya adalah paningset abon-abon. Paningset ini berupa jeruk gulung (jeruk bali), tebu wulung, nasi golong (nasi yang dibuat bulatan dan dibungkus dengan daun pisang), pisang mas, set perangkat makan sirih lengkap. Untuk barang paningset selanjutnya yang juga dikenal dengan paningset pengiring adalah hasil bumi. Ini selain sebagai tanda kesungguhan juga sebagai bantuan kepada pihak wanita untuk meringankannya menanggung biaya hajatan  yang kadang juga tidak sedikit.

Untuk mengetahui jumlah seserahan untuk Adat Jawa, kamu bisa simak Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

 

Nah demikianlah artikel kali ini, semoga bermanfaat ya!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Jangan Posting 5 Hal Tentang Pernikahan Ini Ke Sosial Media!

Kemajuan teknologi dan tren di sosial media tentu saja hal yang biasa di masa kini. Banyak hal di kehidupan sehari-hari menjadi bahan update  untuk dibagikan di sosial media. Mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, dan banyak lagi. Begitu juga tentang pernikahan, mulai dari proses lamaran, dan persiapan pernikahan sering dibagikan di sosial media, kan? Mungkin kamu memang excited terhadap segala proses persiapan pernikahan sehingga sering memposting update. Tapi, tau ngga sih ada juga lho hal yang sebaiknya tidak dibagikan di sosial media? Yuk simak artikel ini!

Kekesalan dan Drama

Persiapan pernikahan memang penuh drama! Mulai dari pusing memikirkan konsep pernikahan, memilih gaun, hingga menyusun daftar tamu. Semua hal tersebut meski menyenangkan juga bikin pusing. Apalagi jika seringkali kamu mengalami perbedaan pendapat dengan pasangan, atau dengan keluarga. Duh pusing! Namun, alangkah baiknya jika hal tersebut tidak kamu bagikan di sosial media. Karena selain kamu jadi tampak terlalu banyak mengeluh, hal tersebut juga tidak baik diketahui banyak orang. Tidak ada untungnya kan jika kamu membagikan keluhan seperti itu di sosial media? Lebih baik bagikan hal-hal yang menyenangkan dari proses tersebut. Hal ini akan membuat orang yang melihatnya ikut merasa bahagia dan menyelamatimu.

Biaya Pernikahan

Mengadakan pesta pernikahan mewah di tempat yang memiliki sewa mahal tentu saja hak semua orang. Meski begitu, memposting mengenai detailnya hingga menyebutkan harga-harga tentu sedikit kurang bijak. Urusan keuangan sebaiknya hanya kamu dan pasangan yang mengetahuinya. Bukannya apa-apa, karena untuk menghindari orang lain yang melihat menganggapmu sombong. Jika ingin berbagi informasi mengenai hal tersebut, lebih baik jika kamu men-tag vendor-vendor di sosial media dengan memberi review.

Mesra Yang Berlebihan

Membagikan hanya hal-hal baik ke sosial media memang pilihan yang lebih baik. Momen-momen bahagia dengan pasangan juga pasti kamu ingin membagikannya ke sosial media. Tetapi hal tersebut juga ada batasannya lho. Semua orang tentu tau bahwa kamu dan pasangan merasa antusias dengan euforia persiapan pernikahan. Mengumbar momen-momen kemesraan yang berlebihan juga tidak baik lho.

Lihat juga 6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

Menjelekkan Vendor

Dalam mempersiapkan pernikahan mungkin saja kamu akan menemui hal yang tidak kamu sukai dari vendor. Misal kamu sedang akan interview calon vendor namun mereka terlambat. Kemudian kamu ‘curhat’ ke sosial media hingga terkesan menjelekkan itu tidak baik. Apalagi dengan adanya UU ITE, kamu bisa terjerat kasus pencemaran nama baik lho. Kalau memang kecewa kamu bisa langsung menegur vendornya saat bertemu, memberitahu apa yang mereka perlu perbaiki. Tidak perlu mengumbarnya di sosial media ya!

Daftar Tamu Tidak Diundang

Menentukan siapa saja yang akan kamu undang di pernikahan memang hakmu dan pasangan. Saat menentukan list tamu undangan kamu dan pasangan pasti mempertimbangkan banyak hal, mulai dari kuota tempat, dan faktor lain. Juga, kamu dan pasangan mungkin memiliki daftar beberapa orang yang tidak ingin diundang. Tentu saja hal itu boleh. Dan alangkah baiknya jika daftar tersebut tidak kamu bagikan di sosial media. Kenapa sih? Karena orang lain akan melihat, dan bisa jadi orang yang kamu bicarakan akan tersinggung. Tidak menyenangkan jika ada yang sakit hati akibat perbuatanmu.

Baca juga 6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

 

Aktif di sosial media memang bukan hal yang buruk. Namun jangan sampai kehidupan dunia maya membuatmu kehilangan sopan santun dan membagikan hal-hal negatif. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

 

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp