Do And Don’t : Ketika Kamu Menjadi Tamu Pernikahan

Do And Don’t : Ketika Kamu Menjadi Tamu Pernikahan

Do And Don’t : Ketika Kamu Menjadi Tamu Pernikahan

Diundang dalam sebuah pernikahan menjadi kegembiraan tersendiri. Ini berarti bahwa kamu menjadi orang yang dianggap perlu untuk menghadiri acara pernikahan seseorang atau sahabat atau keluarga kamu. Biasanya yang sering dipersiapkan adalah apa baju atau setelan yang akan dipakai nanti untuk menghadiri undangan. Selain itu juga mungkin kamu perlu membawakan hadiah/kado khusus untuk pengantin, nah ini juga harus kamu siapkan baik-baik ya. Dan yang paling penting kamu perhatikan adalah pada saat nanti kamu hadir di acara pernikahan tersebut. Ada beberapa etika yang wajib kamu perhatikan agar nanti kamu tidak dianggap sebagai tamu yang kurang sopan karena tidak mempunyai etika sebagai tamu undangan.

Yang perlu dilakukan :

RSVP

Memang istilah RSVP kurang dikenal di negara kita, hal ini karena acara pernikahan biasanya mengundang banyak tamu. Karena acara pernikahan memang dianggap sesuatu yang harus dirayakan secara besar-besaran, jadi tidak perlu RSVP.

Namun jika suatu saat ke acara pernikahan yang dipersiapkan secara khusus untuk kalangan terbatas, atau lebih sering dikenal dengan konsep warm and intimate. Disini kamu sebaiknya melakukan RSVP Ini agar host dapat mempersiapkan hal-hal yang perlu diberikan kepada para tamu. Terutama jumlah konsumsi yang akan dihidangkan nantinya.

On Time!

Acara pernikahan kadang memang tidak menentukan kapan jam kehadiran tamu, biasanya waktu yang disediakan cukup panjang. Jadi jika kamu diundang pada acara pernikahan seperti itu, kamu bisa menentukan kapan waktu yang sempat kamu ambil untuk mendatangi acara pernikahan tersebut. Apalagi jika pernikahan besar yang dilakukan sampai sehari semalam (sabtu sampai minggu biasanya). Kamu bisa memilih kapan akan mendatangi acara tersebut. Tetapi jika acara  pernikahan ini dilakukan pada rentang waktu tertentu mengingat terbatasnya waktu pemakaian tempat. Atau memang ada acara khusus. Jika kamu diundang untuk hadir pada acara ijab kabul atau pemberkatan di gereja, tentu kamu harus benar-benar memperhatikan waktu kedatangan kamu ya. Jangan sampai terlambat sehingga mengganggu kekhusukan acara yang sedang berlangsung. Kalau terpaksa terlambat, agar tidak menganggu, tunggulah sampai acara tersebut selesai.

Berpakaian yang ‘kondusif’

Kadang agak sulit memilih mana baju yang akan dipakai jika diundang  ke sebuah acara pernikahan. Tetapi usahakanlah kamu memilih pakaian yang memang benar-benar pas untuk acara pernikahan yang kamu hadiri nanti. Selain itu kamu juga bisa memperkirakan pakaian ini dengan melihat acara tempat  dan konsep yang diterapkan untuk acara pernikahan tersebut. Untuk pernikahan yang biasa atau berkonsep umum kamu bisa memakai pakaian mana saja yang pantas sebagai tamu undangan. Jika tuan rumah memakai adat tertentu untuk acara pernikahan yang diselenggarakan, kamu bisa juga mencoba memakai baju adat tradisional yang digunakan untuk acara pernikahan tersebut.  Yang perlu kamu perhatikan adalah bahwa pakaian yang akan kamu pilih nantinya terasa nyaman, ini menjaga agar kamu tetap merasa santai dan nyaman di acara tersebut.

Hadiah

Jangan lupa siapkan hadiah untuk pengantin. Kamu bisa menyiapkannya dengan membeli kebutuhan yang biasanya sering diperlukan setelah menjadi keluarga baru, misalnya seprei, handuk spesial, piring, dan lain-lain. Kalau tidak berupa hadiah barang, kamu juga bisa menyiapkan amplop sebagai angpao.

Baca juga Penuh Kesan! 5 Ide Kado Pernikahan untuk Sahabat

Jangan dilakukan ya :

Ajak teman

Kalau kamu diundang dalam acara pernikahan, sebaiknya kamu tidak mengajak orang lain yang itu meskipun teman tetapi tidak diundang dalam acara pernikahan tersebut. Apalagi yang kamu ajak jumlahnya heboh, tentu akan terasa sangat tidak pantas. Jadi sebaiknya kamu datang dengan pasangan kamu saja, atau jika kamu masih single, kamu bisa mengajak kakak atau adik untuk menemani.

Posting tanpa ijin

Kalau kamu ingin mengabarkan tentang pernikahan teman kamu, kan kamu undangan juga, memang tidak ada salahnya. Sebagai tanda ikut berbahagia dengan menyampaikan kabar gembira kepada orang yang kamu kenal dan juga mungkin dikenal oleh pengantin yang mengundang kamu.  Tapi ingat juga ya kamu perlu minta ijin dari pasangan tersebut, hal ini mengingat tak semua pasangan suka dengan penyebaran di media sosial karena pernikahan ini bersifat pribadi, sehingga tak semua orang harus mengetahuinya.

Sibuk Online

Datang ke acara pernikahan memang tidak lengkap jika tidak membawa gadget. Dengan perangkat ini kamu bisa juga ikut mengabadikan acara pernikahan untuk dokumentasi pribadi. Meskipun demikian kamu jangan sampai larut dengan gadget ya, kamu malah sibuk sendiri dengan gadget sehingga lupa kalau kamu sedang menikmati sebuah acara pernikahan.

Yuk simak juga Hindari 4 Sikap ini Saat Menjadi Bridesmaid

Menjadi pusat perhatian

Sebagai tamu yang baik, hal ini tidak layak dilakukan ya. Karena kamu hanya undangan sebaiknya berikan perhatian tamu undangan hanya kepada kedua pasangan yang sedang menikah. Kamu tidak perlu mencari perhatian lebih mungkin dengan cara berisik atau sok heboh.

 

Mungkin masih banyak hal lain yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan, tetapi setidaknya beberapa hal di atas merupakan hal yang cukup penting untuk kamu perhatikan ya. Semoga bermanfaat ya!

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

6 Pertanyaan Wajib Saat Meeting Dengan Vendor

Memilih vendor yang tepat menjadi faktor terpenting agar acara pernikahan yang kamu selenggarakan berjalan lancar.  Tapi mencari vendor yang sesuai agar dapat menyiapkan dan menyelenggarakan acara pernikahan yang sesuai keinginan kamu tentunya tidak mudah. Tidak cukup hanya dengan melihat portofolio yang diberikan oleh vendor, karena belum tentu sesuai dengan konsep pernikahan yang ingin kamu selenggarakan. Agar lebih mantap dalam menetapkan vendor mana yang ingin kamu pilih, ada beberapa pertimbangan yang dapat kamu ambil.  Jadi agar lebih pasti kamu bisa menanyakannya secara langsung kepada vendor. Apa saja kira-kira yang perlu kamu ketahui dari vendor itu? Nah berikut ini hal yang perlu kamu tahu:

Waktu yang diperlukan untuk persiapan

Semua vendor yang akan menyelenggarakan acara pernikahan kamu harus benar-benar mempunyai waktu yang cukup agar nanti tidak ada hal-hal yang kurang ketika hari H berlangsungnya acara. Jadi harus kamu pastikan berapa lama vendor dapat mempersiapkannya. Buatlah jadwal kapan harus mengecek vendor untuk memastikan agar tepat waktu.

Hal apa yang paling sulit dilakukan

Vendor yang sudah berpengalaman pun pasti akan menemui kesulitan atau permasalahan di lapangan ketika mempersiapkan pernikahan kamu.  Setelah kamu mengajukan konsep pernikahan yang ingin kamu lakukan, cobalah minta vendor untuk menyampaikan apa saja kesulitan atau permasalahan yang akan muncul dan bagaimana nanti vendor itu mengatasinya. Ini agar kamu yakin bahwa vendor tersebut benar-benar menyiapkannya secara maksimal.

Pengalaman vendor dalam bidang yang ditanganinya

Pengalaman merupakan hal yang cukup menentukan hasil yang diperoleh. Dengan vendor yang sudah berpengalaman tentunya akan lebih mudah dalam mempersiapkan acara pernikahan kamu. Biasanya vendor yang sudah banyak menangani acara pernikahan sudah mempunyai banyak relasi yang akan banyak membantu dalam mempersiapkan pernikahan kamu.  Jadi tak ada salahnya kamu mengetahui jam terbang vendor agar kamu lebih yakin akan memberikan acara pernikahan kamu pada orang yang benar-benar tepat menanganinya.

Yuk simak juga 7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

Siapa pihak vendor yang akan menjadi penanggung jawab?

Untuk acara pernikahan, vendor tidak hanya bertugas menyiapkannya saja, tetapi juga tetap bertugas pada saat acara berlangsung. Karena itu sebaiknya kamu harus tahu pasti siapa orang dari pihak vendor yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara pernikahan kamu. Ini untuk persiapan jika sesuatu hal yang kurang diinginkan terjadi kamu bisa menghubungi penanggung jawab tersebut. Penanggung jawab tersebut juga sebaiknya memahami apa konsep acara pernikahan yang ingin kamu buat dan dapat mengikuti jadwal acara pelaksanaan yang telah dibuat.

Perincian biaya

Hal yang sangat penting untuk kamu siapkan adalah biaya pernikahan. Jadi jika kamu sudah memilih vendor, pastikan juga bahwa vendor tersebut juga telah memasukkan semua hal yang perlu disiapkan untuk acara pernikahan kamu dan rincian biayanya. Apa saja akomodasi yang nantinya disiapkan oleh vendor dan staf yang akan menangani pada acara pernikahan. Kalau ada biaya tambahan yang muncul untuk permintaan khusus sebaiknya kamu juga telah mengetahui biayanya agar nanti dapat mempersiapkannya juga.

Baca juga 5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

Jika terjadi hal yang tidak sesuai bagaimana pertanggung jawabannya?

Pelaksanaan sebuah acara pernikahan yang sudah direncanakan dalam waktu yang lama pun sering menghadapi kendala. Vendor yang berpengalaman pun kadang juga mengalami  hal yang di luar keinginan sehingga hasil yang diperoleh juga mungkin tidak sesuai. Untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini sebaiknya kamu diskusikan dengan vendor dari pertama kamu memilih vendor tersebut. Apa saja nanti pertanggung jawaban yang diberikan oleh sang vendor. Hal ini perlu dibahas di awal agar nanti vendor benar-benar menyiapkan dan melaksanakan acara pernikahan kamu dengan profesional dan berhati-hati.

 

Jika informasi tersebut sudah kamu peroleh dari vendor, kamu sudah siap untuk menentukan vendor mana yang pas untuk acara pernikahan kamu. Yang tidak kalah penting adalah bahwa kamu juga harus merasa nyaman bekerja sama dengan vendor agar nantinya terbangun kerjasama yang baik dan akan memberi hasil yang terbaik.

Hindari Memilih 5 Jenis Souvenir Pernikahan Ini!

Hindari Memilih 5 Jenis Souvenir Pernikahan Ini!

Hindari Memilih 5 Jenis Souvenir Pernikahan Ini!

Souvenir merupakan salah satu pelengkap yang dapat juga memberikan kesan untuk acara pernikahan yang kamu adakan. Mencari souvenir yang pas memang bukan hal yang mudah. Biasanya sebuah souvenir yang dianggap berguna akan langsung diletakkan begitu saja. Jadi ketika menentukan souvenir apa yang kira-kira akan membuat  para tamu terkesan. Kamu juga harus mempertimbangkan apa saja yang kira-kira akan membuat tamu merasa kecewa dengan souvenir yang diperolehnya. Nah ini dia jenis-jenis souvenir yang kadang membuat tamu pernikahan kecewa :

 

 

Gunting kuku yang kurang tajam

Sebagai sebuah alat perawatan pribadi berupa gunting kuku tentunya akan sangat berguna bagi pemiliknya. Gunting kuku yang berkualitas akan membuatnya pemakainya menjadi mudah untuk melakukan perawatan kuku. Jadi jika kamu memilih gunting kuku sebagai souvenir, hendaknya kamu minta penyedianya agar benar-benar menyiapkan barang yang berkualitas. Kamu bisa juga mengeceknya dengan meminta contoh untuk kamu coba terlebih dahulu.

Mug berhias foto pengantin

Kalau kamu ingin memilih mug untuk souvenir, ada baiknya kamu pertimbangkan untuk hiasan yang akan ditempelkan di sekeliling mug. Kamu tidak perlu menempelkan foto pengantin di mug itu. Mungkin akan terasa aneh kan kalau ketika kamu minum ditatap wajah foto pengantin di mug itu. Jadi jangan sampai nanti tamu undangan kamu akan mengalami hal tersebut. Alternatifnya kamu bisa menuliskan nama kamu berdua dan ornamen yang menarik.

Kipas cepat rusak

Salah satu pilihan souvenir yang cukup favorit adalah kipas tangan. Memang terkadang menghadiri sebuah acara pernikahan tamu akan merasa kepanasan karena memang yang hadir banyak orang. Jadi meskipun sudah ada standing fan yang cukup, hawa panas kadang masih terasa. Kipas tangan dapat menjadi solusi untuk hal ini. Tetapi kalau kipas cepat rusak akan mengecewakan karena menjadi tak berguna. Kamu pilih kipas yang benar-benar kuat sehingga dapat dipakai untuk waktu yang cukup lama ya.

Yuk simak juga, Bingung memilih Souvenir Unik? Simak Macam – macam Souvenir Unik ini !

Souvenir bertuliskan nama dan waktu pernikahan kamu

Jika kamu ingin menorehkan kenangan di souvenir yang akan kamu berikan kepada para tamu, sebaiknya buatlah penulisannya tidak mencolok. Kamu bisa menuliskannya di pojok atau di balik yang tidak terlihat mencolok. Ini selain tidak membuat tamu yang menerima souvenir merasa kecewa, kamu tetap dapat menyisipkan kenangan walaupun hanya berupa nama dan waktu pernikahan kalian.

 

Hiasan untuk rumah

Jika vendor pernikahan kamu menawarkan souvenir berupa hiasan yang bisa dipajang di rumah tamu nantinya, sebaiknya kamu hindari ya. Belum tentu kan hiasan yang kamu berikan cocok dengan selera tamu. Bisa jadi malah hanya akan menjadi sampah karena dirasa kurang cocok untuk di pasang di rumah mereka.

Nah untuk mencari perbandingan harga souvenir di beberapa tempat, kamu bisa simak Perbandingan Harga Souvenir Pernikahan di Pasar Asemka dan Pasar Jatinegara

 

Memang tidak mudah mencari souvenir yang pas. Carilah souvenir yang nantinya akan benar-benar dapat diterima oleh para tamu. Yang pasti jika itu berupa barang yang banyak dipakai, pastikan kamu memilih yang benar-benar berkualitas. Jangan sampai nanti akan membuat penerimanya merasa kecewa, sehingga kesan terhadap pernikahan kamu menjadi berkurang. Juga kamu pertimbangkan agar souvenir yang diberikan tidak merepotkan ketika di bawa oleh penerimanya. Selamat berburu ya!

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Salah satu bagian dari prosesi pernikahan Adat Jawa lengkap adalah Upacara Panggih. Upacara Panggih ini ada sedikit perbedaan di berbagai bagian daerah di Jawa. Hal ini terutama karena perbedaan latar belakang juru rias atau dalam sebuah perkawinan Jawa disebut Juru Sumbaganya. Orang awam kadang menyebutnya “dukun”. Juru rias inilah yang akan menjadi penuntun pelaksanaan sebuah acara pernikahan Adat Jawa.

Kata Panggih adalah kata bahasa Jawa yang berarti “temu”. Jadi sesuai dengan asal katanya, Upacara Panggih ini merupakan upacara pertemuan antara pengantin lelaki dan pengantin perempuan.  Acara ini biasanya dilaksanakan setelah acara akad nikah secara agama.  Sedangkan acara Panggih ini mempunyai tujuan agar kedua mempelai dipertemukan dalam sebuah pertemuan yang disaksikan oleh seluruh undangan dan keluarga. Ini bertujuan agar nantinya dapat mencapai tujuan perkawinan yang diharapkan yaitu ketenangan dan kasih sayang dalam sebuah rumah tangga.

Untuk pelaksanaan Upacara Panggih yang umum dilaksanakan ada urut-urutannya juga yang harus diikuti oleh kedua pengantin. Orang tua dan para tamu juga harus mengikuti lho. Nah, di sini akan diuraikan urut-urutan Upacara Panggih yang dilaksanakan menurut Adat Jawa. Jikalau nanti kamu akan melaksanakan pernikahan mengikuti Adat Jawa akan mempunyai gambaran apa saja kira-kira yang akan dilaksanakan, ya!

Sanggan

Pada acara Sanggan ini pengantin pria datang ke rumah pengantin wanita dengan membawa uborampe yang harus disiapkan sebelumnya. Yaitu Sanggan yang terdiri dari pisang raja setangkep, sirih ayu, kembang setaman, dan benang lawe.  Perlengkapan ini dibawa oleh utusan dari pihak pengantin pria. Ini merupakan simbol untuk menebus pengantin wanita oleh pengantin pria kepada keluarga agar dapat dikeluarkan dan dipertemukan. Selain itu hal ini juga sebagai tanda perhatian kepada keluarga pengantin wanita dengan membawakan buah tangan atau oleh-oleh.

Setelah bertemu dengan keluarga pengantin wanita, diadakan prosesi kembar mayang.  Adapun kembar mayang adalah rangkaian janur yang dipasang di sekeliling batang pisang. Ini akan membentuk gunung dengan hiasan utama bunga pinang, ditambah dengan daun beringin, nanas, melati, padi, kapas, dan cengkir. Singkatnya kembar mayang ini melambangkan bahwa dalam menjalankan kehidupan berumah tangga dihadapi dengan tabah dan lurus. Sehingga akan terbentuk kehidupan yang saling mengayomi, berbahagia dan indah. Selain itu juga keluarga akan menjadi makmur dengan melimpahnya sandang dan pangan.

Disini kembar mayang berjumlah empat buah yang melambangkan status kedua mempelai masih bujangan dan perawan. Dalam acara ini kembar mayang disentuhkan kepada kedua mempelai dan setelah itu dibuang ke tempat tertentu. Dengan membuang kembang mayang ini diharapkan kesialan atau bencana juga ikut terbuang. Dengan harapan kedua pasangan pengantin nantinya tidak menghadapi kesulitan dalam perjalanan kehidupannya.

Adapun jumlah kembar mayang yang dipakai ada versi yang berbeda. Ada yang memakai 4 buah, tetapi ada yang mencukupkan dengan 2 buah saja. Hal ini tidak menjadi masalah mungkin yang penting adalah acara pembuangan yang dilambangkan seperti yang diuraikan di atas.

Balangan Gantal

Prosesi selanjutnya adalah acara Balangan Gantal (melempar gantal). Disini pengantin pria dan wanita saling melempar gantal. Gantal yang dilemparkan ini sudah disiapkan sebelumnya yang merupakan lintingan daun sirih sebanyak tujuh buah. Yang empat buah diberikan kepada pengantin pria sedangkan yang tiga buah diberikan kepada pengantin wanita. Prosesi ini merupakan lambang bertemunya pengantin dalam sebuah perjodohan yang diikat dengan benang kasih. Dan dengan benang kasih tersebut, dapat menghalau gangguan-gangguan yang bersifat ghaib. Hal inilah maksud dari pelemparan.

Wijikan dan Mecah Endog

Setelah acara Gantalan selesai kemudian diikuti dengan prosesi Wijikan. Dalam prosesi pengantin wanita membungkuk dan membasuh kaki pengantin pria dengan baki yang sudah disiapkan. Wijikan ini merupakan perlambangan bahwa seorang istri harus berbakti kepada suami yang menjadi pemimpinnya. Adapun kewajiban suami adalah mengayomi (melindungi) dan mengayemi (memberi ketenangan) kepada sang istri. Prosesi ini diikuti dengan mecah endog (memecah telur). Disini telur yang akan dipecahkan sudah disiapkan terlebih dahulu. Telur diambil oleh Juru Rias selanjutnya disentuhkan ke dahi mempelai. Setelah itu telur dipecah dengan cara dilemparkan ke bawah. Makna prosesi ini adalah bahwa suami istri dalam keluarga harus selalu berusaha mengutamakan pikiran dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang  dihadapi. Dengan demikian dapat diperoleh solusi yang merupakan hasil dari pemikiran bersama.

Untuk prosesi ini ada juga yang memakai urutan dengan memecah telur lebih dahulu oleh pengantin pria dengan cara diinjak di atas baki. Baru setelah itu kaki pengantin pria yang kotor dicuci oleh pengantin wanita. Disini yang ingin dilambangkan adalah bahwa pengantin prialah yang akan mengambil tanggung jawab atas pengantin wanita yang telah dinikahinya. Begitu juga semua hal yang nantinya akan dialami oleh keluarganya. Adapun istri selalu mendukung suami dalam melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab tersebut.

Ngombe Degan

Ngombe Degan ini berarti minum air kelapa muda. Di sini pengantin pria dan wanita saling minum air kelapa muda yang telah disiapkan.  Harapannya dengan prosesi ini keluarga yang terbentuk nanti akan menjadi keluarga yang berguna bagi masyarakat. Seperti halnya pohon kelapa yang merupakan pohon yang mempunyai banyak kegunaan. Selain itu juga, kehidupan keluarga akan selalu merasakan kesegaran dan kebahagiaan.

Singeb Sindur dan Kanthen Astha

Di prosesi ini sang ibu dari pengantin wanita menyelimutkan sindur (selendang) ke punggung mempelai. Kemudian ayah mempelai wanita memegangi ujung sindur dan kemudian membimbing kedua pengantin menuju kursi pelaminan. Pengantin pria dan pengantin wanita berjalan pelan-pelan sambil bergandengan kelingking (yaitu kelingking kiri pria menggandeng kelingking kanan wanita).

Dalam menjalankan prosesi ini diharapkan bahwa kedua pengantin akan selalu saling bersama dalam menghadapi berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan. Selain itu juga orang tua masih tetap dapat memberi bimbingan kepada kedua pengantin.

Timbangan/Pangkon

Pangkon artinya pangku, disini dilaksanakan dengan cara sang ayah pengantin wanita duduk kemudian pengantin pria dan pengantin wanita masing-masing duduk di lutut. Sang ayah disini menimbang-nimbang kasih sayang yang akan diberikan terhadap kedua pengantin. Biasanya ibu pengantin wanita bertanya kepada sang ayah “awrat ingkang pundi?” (mana yang lebih berat). Dan sang ayah memberikan jawaban “niki sami mawon awrate” (ini sama saja beratnya). Di sini orang tua pengantin wanita dianggap sudah tidak membedakan lagi status anak dan menantu, pengantin pria sudah dianggap sama yaitu seperti anak-anaknya sendiri. Beliau tidak akan membedakan kasih sayang ataupun bimbingan yang akan diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang telah menikah tersebut.

Selanjutnya ayah memegang kedua pundak anak dan membimbing keduanya untuk duduk di pelaminan. Di sini sebagai orang tua sudah mengesahkan kedua anak untuk duduk berdampingan dan menempatkannya dalam sebuah rumah tangga.

Kacar Kucur atau Tampa Kaya (menerima penghasilan)

Prosesi ini dilaksanakan dengan cara pengantin pria menuangkan kaya (penghasilan nafkah). Dilambangkan dengan biji-bijian, bunga, uang logam, beras kuning, dan bumbu dapur. Kaya ini dituangkan ke kain yang dibentangkan oleh pengantin wanita. Setelah semua kaya dituangkan, kemudian pengantin wanita membungkusnya baik-baik lalu menyerahkannya kepada sang ibu.

Disini dilambangkan bahwa dalam rumah tangga, pengantin pria sebagai penanggung jawab ekonomi keluarga, harus memenuhi kewajiban mencari nafkah untuk keluarganya. Selanjutnya nafkah ini dikelola oleh pengantin wanita selaku istri.  Sang istri harus benar-benar mengelola dengan baik semua penghasilan yang telah diperoleh dan menggunakannya untuk keperluan keluarganya. Dan jika telah tercukupi, dapat juga ikut membantu orang tua.

Yuk simak juga Mengabadikan Keunikan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Ala Alienco

Dhahar Klimah/Dhahar Kembul/Dulangan

Dalam acara Dhahar Klimah ini pengantin pria membuat kepalan-kepalan nasi yang diambil dari nasi kuning yang disiapkan, juga lauk pauk dan air minum. Selanjutnya pengantin wanita makan kepalan-kepalan nasi yang telah dibuatkan pengantin pria berikut lauk pauk dan yang lain.  Maksud yang dikandung adalah bahwa pengantin pria nantinya sebagai suami harus selalu memenuhi kebutuhan sang istri baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Hal itu berupa bimbingan-bimgingan dalam kehidupan berumah tangga. Selain itu juga sang istri diharapkan dapat menjaga rahasia keluarga dengan baik.

Sungkeman

Sungkeman menjadi prosesi terakhir yang dilaksanakan dalam Upacara Panggih. Kedua orangtua dari pihak pengantin pria maupun pengantin wanita duduk di tempat yang telah disediakan.  Pertama, pengantin wanita melakukan sungkem kepada ayahnya yaitu dengan cara berjongkok di hadapan ayah. Kemudian memohon restu ayah. Dalam keluarga Jawa yang bersifat patriarki, pria dianggap menjadi pemimpin keluarga, jadi pengantin wanita mendahulukan sungkem kepada ayah. Setelah selesai sungkeman kepada ayah dilanjutkan kepada ibu.  Pengantin pria juga melakukan sungkem kepada ayah mertua dan ibu mertua.  Sungkeman awal ini dilakukan kepada orang tua dari pengantin wanita dengan menghormatinya sebagai tuan rumah dan yang mempunyai hajad di acara pernikahan ini. Sungkeman selanjutnya kepada kedua orang tua pengantin pria. Disini pengantin pria melakukan sungkeman kepada ayah lalu kepada ibunya. Setelah selesai dilanjutkan oleh pengantin wanita kepada ayah mertua dan ibu mertua.

Makna yang terkandung berupa ungkapan rasa terima kasih kepada kedua orang tua yang mengorbankan segalanya untuk kebahagiaan anak-anaknya. Juga memohonkan doa restu agar nantinya keluarga yang akan dibina menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera. Itu juga berarti bahwa anak-anak bagaimanapun tinggi kedudukan ataupun pangkat yang dimilikinya tetaplah harus menaruh hormat kepada orangtua. Karena kedua orangtua lah yang telah melahirkan dan membesarkannya.

Selesailah Upacara Panggih, yang merupakan bagian utama dalam sebuah perkawinan Adat Jawa.  Ada sedikit tambahan, yaitu Acara Mertui. Yaitu acara penjemputan orang tua pengantin pria oleh orang tua pengantin wanita di depan rumah. Acara ini biasanya dilakukan sebelum sungkeman. Tetapi untuk saat ini di masyarakat umum tidak banyak dilakukan. Tetapi untuk pengantin Adat Jawa yang ketat, terutama bagi bangsawan atau keturunan bangsawan atau Kraton Jawa. Hal ini masih dilakukan sebagai salah satu prosesi wajib yang tak dapat ditinggalkan.

Baca juga artikel Tradisional Yang Elegan! Sentuhan Adat Dalam Sesi Foto Prewedding

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

Acara makan merupakan salah satu acara favorit keluarga, apalagi jika acara makan yang memang sudah direncanakan. Sang istri sudah berlelah diri mencoba menyajikan hidangan yang terbaik untuk suami yang akan segera pulang. Semua ilmu memasak dikeluarkan, sampai-sampai kadang menu warisan keluarga pun dicoba-coba.

Setelah sang suami pulang tibalah saatnya untuk acara makan ini dimulai. Tetapi, terkadang mungkin acara ini dapat menjadi sesuatu yang hambar, ketika sang suami tidak memberikan tanggapan yang mendukung. Bahkan mungkin terkesan kurang menyenangkan. Mungkin suami kurang merasa cocok dengan aneka masakan yang telah disiapkan, akhirnya acara makan bersama tidak lagi menjadi sesuatu yang menyenangkan jadinya.

Itu sedikit ilustrasi bahwa kebiasaan yang berhubungan dengan makanpun kadang dapat membuat hubungan yang kurang harmonis antara suami dan istri. Apalagi jika istri belum terbiasa dan belum paham selera makan sang suami. Segala makanan yang dihidangkan menjadi terasa hampa karena suami tidak menampakkan selera makan.

Untuk hal seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut lho, nanti bisa berbahaya! Nah sedikit tips di bawah ini mudah-mudahan bermanfaat ya!

Cek alergi

Salah satu faktor yang mempengaruhi selera makan adalah alergi pada suatu jenis makanan atau beberapa jenis makanan. Nah untuk ini sebaiknya istri perlu mendata makanan apa saja yang berkemungkinan mendatangkan efek alergi. Jika ada, sebaiknya hindari jauh-jauh untuk dihidangkan kepada suami. Hal ini akan lebih bermanfaat daripada terjadi alergi yang parah, ujung-ujungnya harus berobat ke dokter. Sayang kan makanannya jadi sia-sia dan harus mengeluarkan biaya perawatan juga?

Rencanakan menu

Kehadiran menu makanan akan sangat membantu bagi istri dalam mempersiapkan makanan yang akan dimasak setiap harinya. Tidak ada lagi acara berpusing ria dengan apa yang ingin dimasak hari ini. Selain itu juga ini dapat mengantisipasi jika kamu dan suami mempunyai perbedaan selera. Sehingga dapat dikompromikan dengan membuat kedua makanan yang diinginkan tetapi dengan porsi yang sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi damai, kan?

Baca juga, 5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

Jangan mengejek pola makan pasangan

Pola makan seseorang adalah hasil bentukan proses yang cukup lama dan panjang. Sejak bayi sampai dewasa tentunya masing-masing keluarga mempunyai kebiasaan yang berbeda dalam menerapkan pola makan untuk anak-anaknya. Nah kalau ini terjadi dan mungkin kamu merasa kok agak aneh menurut kamu, sebaiknya kamu berusaha untuk menghargainya. Kalau itu bukan kebiasaan yang kamu anggap baik, kamu bisa perlahan-lahan mengarahkan sambil mengobrol agar kebiasaan itu bisa berkurang. Misalnya jika suami kamu mungkin tidak berani pedas sebaiknya kamu tidak berusaha mengajaknya makan makanan pedas sambil bergaya mengolok-olok. Tentu itu akan membuatnya kurang senang.

Membiasakan pola makanan sehat

Pola makanan sehat tentu sangat bermanfaat bagi keluarga, selain memberi efek yang menyehatkan juga menghindarkan anggota keluarga terkena penyakit yang dapat menyebabkan harus dirawat nantinya. Jika hal ini sudah dibiasakan dalam keluarga kamu sebelumnya tetapi suami mungkin mempunyai pola makan yang ‘tidak sehat’. Ada baiknya kamu perlahan-lahan memperkenalkan dan mengajak suami untuk mencoba pola makan sehat yang telah kamu praktekkan. Tentu dengan ajakan yang bersungguh-sungguh dan melihat argumen kamu yang masuk akal. Lama-lama suami akan luluh mengikutinya. Jadi anggota keluarga akan menjadi lebih aman dalam hal makanan.

 

Nah itu dia 4 cara mengatasi kebiasaan makan yang berbeda dengan suami. Semoga bermanfaat, ya!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Menjalin hubungan dengan calon mertua merupakan keharusan buat calon pengantin. Karena pada saatnya nanti toh mertuapun akan menjadi orang tua juga, tentu setelah pernikahan biasanya. Namun bisa juga hal tersebut dapat dirasakan meskipun pernikahan belum terjadi. Dengan sering berhubungan dengan calon mertua setelah kamu resmi menjadi calon pengantin dengan pasangan kamu.

Salah satu jalan adalah dengan mengajak mertua untuk ikut merencanakan atau memikirkan acara pernikahan yang nantinya akan dilaksanakan. Kalaupun mungkin terjadi perbedaan karena adanya keinginan atau maksud yang berbeda tetapi dengan begitu kamu jadi lebih memahami seperti apa nanti mertua kamu, dan kamupun dapat mempersiapkan strategi apa yang perlu kamu lakukan dalam bergaul nantinya.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk itu, simak baik-baik artikel di bawah ini ya!

Mengadakan waktu khusus bersama dengan mertua

Bersantai sambil melakukan perawatan tubuh agaknya merupakan acara yang cukup pas untuk ini. Karena mertua tentunya ingin tetap tampil cantik menarik meskipun usia yang sudah tidak muda lagi. Kecantikan adalah kebutuhan mutlak seorang wanita. Jadi akan lebih mudah mengajak calon mertua untuk bersama-sama ke salon sambil menikmati perawatan yang disediakan. Waktu yang santai, suasana yang mendukung akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi pribadi.

Menonton pameran

Melihat pameran pernikahan dapat juga menjadi media untuk menjalin kebersamaan. Di ajang pameran ini kamu dan calon mertua tentu dapat berdiskusi atau dapat saling memberi pendapat. Memilih vendor mana kiranya yang pas nanti untuk melayani acara pernikahan yang kamu adakan. Kadang-kadang masukan dari calon mertua juga dapat memberi inspirasi juga lho buat kamu.

Yuk simak juga Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Belanja bersama

Untuk acara pernikahan yang kamu siapkan tentunya banyak sekali barang-barang yang perlu dibeli. Nah, tak ada salahnya kamu mengajak calon mertua untuk ikut belanja keperluan-keperluan ini. Dengan begitu mungkin calon mertua akan dengan satu hati memberi masukan-masukan, kira-kira item mana yang cocok untuk pernikahan kamu. Selain itu juga calon mertua kamu juga akan merasa dihargai dan merasa diperhatikan pendapatnya.

Tidak egois

Perbedaan pendapat merupakan hal wajar yang mungkin terjadi di antara calon mertua dan calon menantu. Salah satunya mungkin perbedaan keinginan dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Di satu sisi calon mertua mungkin orang yang sangat ketat dengan budaya tradisi, sehingga ingin acara pernikahan sedapat mungkin mengikuti adat istiadat salah satu pihak. Sedangkan kamu mungkin hanya menginginkan acara pernikahan dilakukan dengan sederhana tetapi berkesan. Tentunya tidak bijaksana jika kedua belah pihak bersitegang dengan pendapat masing-masing. Karena ini merupakan acara bersama ada baiknya didiskusikan bersama agar masing-masing keinginan nantinya dapat diakomodir dan dapat saling menerima.

Memilih katering bersama

Katering merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam acara pernikahan. Nah kamu bisa mengajak calon mertua untuk merencanakan menu yang akan dihidangkan di acara pernikahan nanti baik untuk menu makanan besar atau pun makanan tambahan seperti camilan dan buah-buahan. Tak ada salahnya calon mertua ikut memberi masukan makanan apa yang kiranya cocok. Apalagi jika calon mertua kamu termasuk ‘expert’ dalam hal masak-memasak.

Baca juga Catat ini ! Jika Kamu ingin Food Test Catering Untuk Acara Pesta Pernikahan mu

Memanggil dengan panggilan orang tua

Hubungan yang telah terjalin erat dan baik pada saatnya akan memecahkan batas. Tak ada salahnya kamu mencoba memanggil calon mertua seperti panggilan kamu kepada orang tua sendiri. Mungkin dengan menyebut ‘ibu’, ‘mama’, ‘umi’ dan lain-lain. Dengan panggilan seperti itu akan lebih mengeratkan hubungan yang sudah terjalin. Calon mertua akan merasa bahwa kamu memang benar-benar menganggap sebagai orang tuamu sendiri.

 

Nah itu dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses, selamat mencoba ya!

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

Acara pernikahan sudah usai, saatnya untuk menata hidup baru dengan keluarga baru. Di masa-masa awal pernikahan ini mungkin kamu sementara harus tinggal di rumah mertua, nah kalau demikian halnya sebaiknya kamu juga perlu mempersiapkan diri menghadapi suasana baru yang dihadapi. Nah yuk simak 8 hal wajib kamu ketahui sebelum tinggal dengan mertua di bawah ini!

Jadi omongan

Masa awal hidup berkeluarga dengan mertua terkadang merupakan awal yang cukup berat dan sulit apalagi jika kamu belum begitu dekat dengan mertua atau mungkin belum sempat berkenalan jauh dengan mereka. Penyesuaian diri tentunya harus segera kamu lakukan, baik dengan kondisi rumah. Begitu juga tentang mengurus suami, juga beradaptasi dengan tetangga atau teman-teman mertua. Mungkin kamu juga terpaksa harus menjadi bahan ‘rujakan’ tetangga atau teman-teman mertua karena sesuatu yang mungkin belum mereka terima. Bersabarlah sambil secara perlahan kamu mempelajari kebiasaan di dalam keluarga mertua.

Dianggap pemalas

Buat kamu yang mungkin tidak biasa melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri, mungkin di rumah kamu kebanyakan pekerjaan tersebut dilakukan oleh asisten rumah tangga. Nah sebaiknya mulailah untuk belajar sedikit ‘rajin’. Kalau tidak, demikian mungkin kamu akan dianggap istri yang malas, tidak enak kan.

Boleh kok kamu sedikit bermalas-malasan, tetapi jangan terlalu sering. Pekerjaan kamu mengurus rumah ataupun mengurus suami menjadi terganggu. Jaga hubungan baik dengan mertua dan terus bangun kesan yang baik untuk mertua kamu.

Banyak protes

Di awal kamu hadir dalam keluarga mertua mungkin hal yang sangat berat adalah untuk melakukan penyesuaian dengan keluarga baru. Apalagi jika mertua kamu tipe orang yang banyak keinginan. Mungkin mertua kamu benar-benar ingin memperoleh menantu yang ideal seperti yang mereka bayangkan. Mungkin terkesan sedikit cerewet terhadap perilaku sehari-hari kamu, atau mungkin terhadap kebiasaan kamu yang menurut mertua kamu kurang sesuai. Kadang terasa ada batas-batas yang belum dapat dilewati. Masih akan terasa saling asing.  Langkah yang cukup bijak adalah dengan mencoba memahami mertua kamu, dan juga menerima kritikan yang disampaikan dengan sabar. Tentunya mertua kamu juga ingin kebaikan untuk anak-anaknya, termasuk kamu juga yang  dianggap sebagai anaknya.

Yuk simak juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Terlalu banyak saran

Hal yang wajar jika mertua kamu terkesan sering memberi banyak saran. Ini terjadi mungkin karena belum terbiasa atau karena perbedaan umur dan pola pikir, sehingga mertua kamu mungkin memberikan saran-saran yang sesuai dengan masa-masa mereka dulu. Namun pastinya kondisi yang berbeda antara masa dulu dan sekarang mungkin membuat kamu merasa kalau saran yang mereka berikan berbeda dengan apa yang ingin kamu lakukan. Ada baiknya jika kamu mencoba untuk mendengarkan saran yang mereka sampaikan. Tak perlu kamu membantah atau melawan kata-kata mertua. Nantinya toh tetap kamu yang akan mengambil keputusan untuk persoalan yang kamu hadapi.

Mertua yang “campur tangan”

Sebagai orang tua, tentunya kadang-kadang merasa harus ikut membantu menyelesaikan masalah anak-anaknya. Tetapi tidak menutup kemungkinan kadang keinginan tersebut terasa membuat kamu terganggu. Mungkin masalahnya tidak seberat yang dibayangkan oleh mertua kamu, sehingga tidak perlu sampai mereka ikut campur. Kalau terlalu sering mungkin kamu juga merasa privasi keluarga baru kamu terganggu. Nah sebaiknya cobalah untuk saling memahami atau saling berkomunikasi untuk hal-hal yang cukup peka ini. Upayakan agar masalah yang terjadi internal kalian tidak perlu sampai ke mertua.

Baca juga, Tips Mempersiapkan Pernikahan dengan Bantuan Calon Ibu Mertua

Suka memerintah

Hal yang juga mungkin akan kamu alami nanti adalah mertua yang suka menyuruh ini dan itu, bahkan mungkin untuk hal-hal yang sepele. Nah kalau demikian kamu sebaiknya juga ekstra sabar ya, mungkin mertua ingin menguji kamu, atau mungkin memang mertua kamu beranggapan “ada menantu kok yang bisa mengerjakan, kenapa tidak?”. Solusinya, cobalah untuk lebih dekat dengan mertua sehingga dengan keakraban yang timbul, tak ada lagi terasa beban untuk melakukan hal-hal yang disuruhkan oleh mertua. Dan kamu jadi lebih bisa memahami mertua kamu.

Merasa anaknya tetap milik sendiri

Setelah menikah sebagai orang tua yang bijak hendaknya mulai menyadari bahwa anak-anaknya telah mempunyai  kehidupan sendiri, mempunyai pasangan hidup yang menjadi tanggung jawabnya. Namun terkadang ada orang tua yang masih merasa kalau anaknya yang sudah mempunyai istri adalah miliknya, sehingga mungkin meminta perhatian lebih banyak daripada perhatian untuk kamu. Jika kamu menghadapi hal ini sebaiknya dibicarakan dengan pasangan kamu, agar dapat memberi pengertian sedikit demi sedikit sehingga tidak terjadi persaingan tidak sehat nantinya.

Caper

Perhatian yang diberikan oleh anak kadang terasa berlebihan diminta oleh mertua. Mulai dari hal-hal kecil mungkin meminta didampingi ke acara keluarga atau mungkin minta dibelikan makanan atau minuman untuk makan siang atau makan malam. Kalau terlalu sering terjadi mungkin akan merasa terganggu juga nantinya kan, jadi sebaiknya hal ini dikomunikasikan dengan baik agar nantinya bisa saling menjaga perasaan masing-masing.

 

Nah sekarang keputusan di tangan kamu, apapun itu sebaiknya kamu memang benar-benar mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Hal yang terpenting adalah kamu harus tetap menghormati mertua kamu, karena bagaimanapun juga mereka adalah orang tua kamu juga. Tetaplah menjaga hubungan baik dan berlaku baik kepada mertua ya!

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online

Efek kemajuan di bidang teknologi juga kini telah merambah semua bidang. Dari toko online, kantor online, semua sekarang serba menjadi online. Demikian juga dalam mengadakan acara pernikahan salah satu hal yang tak kalah penting adalah undangan pernikahan. Undangan pernikahan dibuat dengan berbagai pertimbangan, baik secara artistik maupun seninya. Namun saat ini telah mulai marak tren mengirimkan undangan melalui media online dan yang sering digunakan adalah email. Banyak pertimbangan menggunakan media online ini, salah satunya adalah kecepatan undangan sampai ke tujuan, selain itu juga menghemat waktu dan biaya. Ada 8 tips mengirim undangan pernikahan secara online yang perlu kamu ketahui, yuk simak :

Undangan cadangan

Meskipun kamu sudah mengirimkan undangan secara digital melalui email, tetapi mungkin tidak setiap orang aware dan mempunyai akun email atau media sosial, sehingga untuk  ini kamu juga perlu menyiapkan kartu undangan  cetakan tersebut.

Update alamat email  undangan

Mengirim undangan ke email yang sudah tidak dipakai berisiko tidak sampainya atau tidak terbacanya undangan yang kamu kirimkan. Karena itu sebaiknya kamu memastikan alamat-alamat email yang kamu kirimkan  adalah alamat email terbaru. Kecewa kan kalau ternyata undangan kamu tidak sampai hanya karena alamat yang sudah kadaluarsa?

Konfirmasikan undangan yang dikirim

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah mengkonfirmasi undangan yang kamu kirimkan. Bisa lewat telpon atau lewat pesan diemail untuk membalas atau mengkonfirmasi bahwa email kamu sudah mereka terima. Dengan kepastian ini kamu tentu akan lebih nyaman dalam mempersiapkan acara pernikahan nantinya karena paling tidak  kamu telah bisa memperkirakan tamu yang akan datang.

Lihat juga, 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Hubungi kembali

Terkadang, email yang kamu kirimkan masuk ke kotak spam. Mungkin karena merupakan email baru sehingga tidak mengenali alamat email kamu, jadi bisa dianggap spam. Jika demikian ada kemungkinan orang yang kamu undang  tidak membalas email. Nah jika itu terjadi sebaiknya kamu kontak kembali siapa saja yang mungkin belum membalas email, paling tidak beberapa hari sebelum acara pernikahan.

Pencantuman kontak RSVP

Jika undangan yang kamu kirimkan cukup banyak dan tidak mungkin rasanya untuk membalas satu persatu kamu bisa menggunakan pencantuman RSVP kontak agar ada kepastian kehadiran tamu tersebut dan kepastian akan telah sampainya undangan. Jadi pekerjaan lanjutan akan  lebih ringan nantinya.

Hindari pengiriman lewat grup

Meskipun cara pengiriman sekaligus ke banyak orang merupakan cara yang dianggap paling praktis, untuk masalah undangan pernikahan ini sebaiknya dihindari ya. Karena tentunya akan terkesan kurang menghormati. Undangan kan sifatnya personal jadi kurang pas jika dikirim secara serempak dalam grup.

Video attachment

Salah satu kelebihan undangan online ini adalah kamu bisa melampirkan gambar atau audio bahkan video. Nah tinggal kamu kreatifkan cara mengirimkan undangan dengan membuat video khusus kamu dan pasangan kamu secara pribadi mengharapkan kehadiran mereka di acara pernikahan ini. Tak ada salahnya kamu mengeluarkan anggaran khusus untuk ini untuk menambah kesan penerima undangan.

Baca juga artikel Kenali Istilah Dokumentasi Pernikahan 

Buat website khusus pernikahan

Kalau kamu punya waktu atau anggaran khusus, kamu bisa kok membuatkan web khusus untuk sekilas memberikan perkenalan dirimu dan pasangan kamu. Kamu bisa menulis cerita mengenai latar belakang, kondisi saat ini dan cita-cita nanti kalian berdua setelah berkeluarga. Kamu bisa juga menyajikan foto-foto sebagai penambah tampilan agar lebih menarik. Bisa juga kamu sertakan peta menuju acara pernikahan kamu serta hal-hal lain yang nantinya akan mempermudah tamu untuk sampai ke tempat pernikahan yang kamu selenggarakan.

 

Nah semoga 8 Tips Mengirim Undangan Pernikahan Secara Online di atas dapat bermanfaat, ya!

7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

 7 Tips Tepat Saat Memilih Vendor Photobooth Pernikahan

Dokumentasi dalam acara pernikahan saat ini sudah menjadi keharusan. Tentunya kamu tak ingin momen-momen istimewa ini terlewatkan tanpa ada kenangan yang tersimpan dalam bentuk gambar atau video saat-saat yang membahagiakan ini. Karena itu kamu harus mencari vendor photobooth yang benar-benar profesional sehingga nantinya akan memberikan hasil yang tidak mengecewakan. Nah di sini ada beberapa tips sebagai tuntunan buat kamu mencari vendor photobooth yang tepat, yuk simak

Fotografer yang trampil

Hasil sebuah foto sebagian besar sangat ditentukan oleh keterampilan sang fotografer. Terkadang meskipun dengan sarana yang agak terbataspun seorang fotografer yang trampil akan dapat menggunakannya untuk menghasilkan foto yang berkualitas. Jika memang membutuhkan fasilitas lighting, sebaiknya fotografernya juga benar-benar dapat menggunakan lighting ini dengan maksimal. Karena biasanya dokumentasi dilaksanakan di dalam ruangan dengan pencahayaan yang terbatas.

Printer yang cepat dan kualitas hasil cetakan yang bagus

Fasilitas lain yang perlu kamu cek dari vendor adalah alat pencetakan dan hasil yang diperoleh. Selain itu juga kecepatan cetak printer wajib kamu pertimbangkan. Karena tamu undangan yang datang cukup banyak, mungkin banyak juga yang mengantri di jalur photobooth untuk berfoto bersama pengantin. Hasil cetak yang cepat jadi akan membuat waktu menunggu lebih singkat sehingga lebih banyak yang terlayani dalam waktu yang pendek. Untuk hasil cetakan sebaiknya kamu mencoba dulu hasilnya sebelum memesan vendor tersebut. Jadi, kamu sudah tahu seperti apa nanti kualitas hasil cetak yang akan kamu dapatkan.

Bingkai Foto

Bingkai foto merupakan salah satu kelengkapan sebuah foto, agar nanti dapat dipajang atau digantung di tempat yang diinginkan. Kamu sebaiknya meminta vendor dapat menyediakannya juga, dan kamu memilih motif frame yang pas untuk momen pernikahan kamu.

Properti

Sebaiknya kamu memilih vendor yang juga dapat menyediakan properti yang kamu inginkan yang sesuai dengan tema pernikahanmu. Biasanya properti-properti foto ini memang sudah dimiliki oleh vendor yang terbiasa melayani photobooth. Jadi kamu tinggal request properti apa saja yang kamu inginkan, mungkin berupa payung, topi, kacamata, kipas,  rambut palsu dan lainnya.

Studio

Untuk kelengkapan studio yang perlu kamu perhatikan adalah background yang disediakan, mungkin kamu memerlukan beberapa background yang cocok dengan acara pernikahan. Selain itu, ukuran studio  sebaiknya dapat disesuaikan dengan ukuran tempat yang tersedia, ukuran 3 x 4 meter adalah ukuran yang banyak digunakan oleh vendor photobooth. Untuk lighting studio setidaknya menyediakan lampu dengan daya minimal 300 watt  dan pencahayaan yang kuat atau lemah dapat diatur sesuai kebutuhan. Selain itu lampu tambahan minimal 2 buah perlu diberi di bagian samping agar foto terlihat lebih alami.

Laptop

Laptop/komputer biasanya digunakan untuk mengolah hasil foto yang sudah diambil lewat kamera. Dengan laptop yang spesifikasinya tinggi maka pengolahan foto yang dihasilkan kamera menjadi lebih cepat dan lebih baik. Waktu yang digunakan jadi lebih efisien. Jadi kamu juga perlu mempertimbangkan fasilitas laptop yang dipakai oleh vendor photobooth kamu.

Yuk simak juga, Wajib Baca! Tips Cerdas Memilih Vendor dengan Media Sosial

Background

Foto dengan background yang sesuai akan tampak lebih pas dengan suasana pernikahan kamu, oleh karena itu mintalah vendor photobooth untuk dapat menyediakan background-background yang cocok dengan tema yang kamu inginkan. Kalau kamu mampu tak ada salahnya kamupun membuat background  ini sendiri. Sekarang ini banyak tersedia kok bahan-bahan untuk membuat background, dan percetakan digital juga bisa melayani kebutuhan background ini.

 

Tips-tips memang sebaiknya kamu pertimbangkan ya, karena nantinya bisa mempengaruhi hasil foto yang kamu inginkan.

 

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

4 Opsi Cara Menghibur Tamu Undangan di Pernikahan

Di acara pernikahan tentu banyak tamu yang datang, apalagi jika calon pengantin mempunyai banyak relasi dan kerabat. Kedatangan tamu-tamu ke acara pernikahan kamu tentu harus disambut dengan baik. Makanan lezat disajikan untuk memanjakan lidah tamu undangan. Tetapi tentu kamu juga perlu menghibur tamu yang datang agar mereka selain merasa nyaman dan menjadi betah di acara pernikahan kamu. Banyak alternatif hiburan yang dapat kamu sajikan untuk menghibur tamu-tamu sehingga waktu menghadiri undangan kamu tidak menjadi acara yang membosankan. Malah mereka mungkin akan merasa terkesan dan senang dengan hiburan yang disajikan.  Nah ini beberapa alternatif yang dapat kamu pilih sebagai hiburan untuk tamu :

Undang artis favorit atau band terkenal

Kalau kamu mempunyai anggaran lebih, tak ada salahnya kamu mengundang penyanyi atau grup band yang terkenal di kotamu. Tentunya kehadiran artis atau grup band terkenal ini akan menghibur para tamu. Apalagi jika artis atau grup band ini juga merupakan idola para tamu. Tentu mereka juga ingin berselfie dengan artis, dan ini akan membuat suasana menjadi lebih meriah dan menghibur.

Hiburan tradisional

Selain dengan mendatangkan artis atau grup band terkenal, kamu bisa juga menghibur tamu undangan menyajikan hiburan berupa tarian tradisional atau hiburan tradisional lainnya.  Meskipun kadang di beberapa daerah ada adat khusus yang mengharuskan adanya tarian dalam suatu acara pernikahan, kamu tetap bisa menghadirkan tarian lainnya dari kelompok tari yang ada di daerah kamu. Selain memberi hiburan untuk tamu, kamu  juga ikut membantu melestarikan keberadaan kelompok-kelompok budaya yang memelihara tradisi di daerah kamu.

Surprise untuk pengantin

Alternatif lain adalah memberi surprise/kejutan untuk pengantin di acara pernikahannya. Di sini pengantin sebaiknya tidak diberi tahu acara khusus ini.  Ini dapat diatur oleh panitia atas persetujuan orang tua kedua pengantin. Kejutan disini bisa berupa hiburan oleh sahabat pengantin yang mungkin berupa tarian bersama, atau menyanyi bersama. Mungkin pengantin akan terkejut tetapi tentunya akan merasa senang dengan kejutan yang manis seperti ini, selain itu para undangan juga akan merasa terhibur.

Baca juga, Inspirasi Surprise atau Special Event Untuk Pasangan Pada Hari Pernikahan

Permainan

Permainan dalam sebuah acara pernikahan mungkin sesuatu yang tidak banyak dilakukan, tetapi tak ada salahnya kan kalau kamu mengadakan permainan di acara pernikahan kamu. Di antara permainan yang bisa kamu adakan adalah kuis cocok, di sini pengantin diberi pertanyaan yang sama dan harus dijawab dengan menggunakan papan jawaban. Para tamu bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk pengantin dan pembawa acara bisa memimpin acara permainan ini. Jika pertanyaan dijawab sama oleh pengantin maka pengantin mendapat poin, jika tidak maka poin yang di dapat akan berkurang. Permainan ini selain menguji kecocokan pengantin untuk mengajak tamu untuk terlibat sehingga ikut merasakan kegembiraan.

 

Masih banyak alternatif hiburan yang bisa kamu sajikan untuk para tamu, tetapi juga tentunya kamu harus mempertimbangkan kemampuan anggaran kamu ya, karena tentu menyajikan hiburan untuk tamu apalagi dengan mengundang pihak luar tentu membutuhkan anggaran khusus. Selamat menghibur para tamu ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp