5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

5 Tips Hemat Dalam Mempersiapkan Baju Bridesmaid

Menjadi bridesmaid tentu merupakan kebahagiaan juga bagi kamu karena sahabat kamu menganggap kamu sebagai orang yang pantas untuk menemaninya melepas masa-masa jomblonya. Meskipun bukan kamu yang nanti akan menjadi perhatian utama di acara pernikahan yang diadakan tentunya kamu juga perlu menyiapkan penampilan yang cukup. Memang terkadang kamu tidak siap dengan anggaran untuk itu, nah apakah harus tampil seadanya saja? Tidak kan? Kamu bisa juga tampil maksimal tanpa harus menguras kocek yang mungkin minim di tanggal-tanggal tua. Tips berikut semoga dapat membantu ya!

Ambil dari koleksi yang kamu punya

Mungkin kamu masih punya gaun yang dapat dipakai dari koleksi baju-baju di lemari. Tak ada salahnya kalau kamu memakainya lagi, apalagi jika teman kamu tidak menentukan warna atau corak yang spesifik, jadi kamu bisa bebas memilih gaun yang akan kamu pakai dengan aksesorisnya. Nah kamu sekarang sudah bisa percaya diri dengan penampilan kamu tanpa harus mengeluarkan biaya.

Meminjam teman atau keluarga

Alternatif lain yang dapat kamu pilih adalah mencari pinjaman gaun dari teman atau keluarga kamu. Apalagi kalau gaun kamu ternyata tak ada yang mempunyai warna yang sesuai dengan yang diminta oleh teman. Tapi kamu juga harus mempertimbangkan ukurannya ya, akan lebih mudah jika kamu meminjam dari saudara atau teman yang ukuran badannya yang tidak jauh dengan ukuranmu, jadi tak perlu memperkecil gaun yang akan dipakai.

Menyewa

Pilihan selanjutnya adalah kamu bisa mencari gaun yang  cocok dengan pilihanmu lewat persewaan. Banyak kok yang menyediakan, dari harga yang murah sampai yang cukup mahal. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan isi kantong kamu. Menyewa gaun merupakan alternatif yang praktis karena kamu tinggal mengembalikannya lagi setelah selesai tanpa perlu menyediakan tempat untuk merawatnya.

Baca juga, Bingung Pilih Baju Bridesmaid untuk Sahabat? Simak 3 Tips Memilih Baju Bridesmaid !

Menjahitkan gaun ke penjahit

Kalau kamu punya anggaran lebih dan ingin memberikan penampilan spesial untuk teman kamu, tak ada salahnya kamu menjahitkan gaun untuk keperluan bridesmaid ini ke penjahit yang memang sudah berpengalaman. Kamu bisa juga menggunakan jasa penjahit yang ada di sekitar tempat tinggal kamu. Cobalah survei untuk mencari penjahit yang mempunyai kualitas hasil yang bagus dan juga ongkos jahitnya tidak terlalu mahal.

Membeli gaun dari teman

Kalau kamu mempunyai teman yang punya koleksi banyak gaun-gaun khusus untuk acara pernikahan, kamu bisa nego untuk membeli gaun yang akan kamu pakai. Mungkin dia akan senang hati membantumu dengan memberikan harga yang murah. Kamu juga bebas memilih kalau ada banyak koleksi yang dimiliki teman kamu.

 

Nah sekarang kamu pasti sudah punya alternatif kan? Pilihan mana yang kamu ambil pastikan kalau gaun kamu nantinya akan membuat kamu tampil baik di acara pernikahan teman kamu.

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

Perbedaan pendapat yang terjadi saat mempersiapkan pernikahan tentu biasa terjadi. Mulai dari konsep, bahkan berlawanan dalam hal selera warna busana bisa menyebabkan masalah jika kamu dan pasangan saling bersikeras. Tapi tenang saja, itu biasa terjadi kok! Karena disini kamu dan pasangan sama-sama menginginkan yang terbaik untuk hari bahagia kalian. Nah ini dia 7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan :

Finansial

Bukan hanya pada hal lain saja pembicaraan finansial yang sensitif, pada persiapan pernikahan ternyata juga lho. Biasanya mengenai pembagian biaya pernikahan. Biasanya pihak pria akan membayar pernikahan lebih banyak dari pihak wanita. Nah untuk menghindari konflik keuangan dengan pasangan alangkah baiknya saat awal persiapan kalian sudah tau kondisi masing-masing. Sehingga rencana persiapan pernikahan juga didasarkan pada kemampuan finansial kalian.

Mempelai Pria Kurang Terlibat

Sudah baca artikel Tips Menghadapi Pacar Yang Cuek Pada Persiapan Pernikahan, kan? Pacar cuek juga bisa menyebabkan konflik saat persiapan pernikahan. Biasanya calon mempelai wanita akan sangat sibuk karena secara langsung juga memikirkan kebutuhan calon suaminya. Memang sih laki-laki jarang memiliki interest terhadap proses persiapan karena banyak melibatkan warna, tekstur, dan sebagainya. Tapi tenang saja brides! Untuk menghindari masalah berkelanjutan gara-gara hal ini kamu bisa meminta pasanganmu untuk at least dia harus mau mengantarmu kemana-mana. Seperti meeting dengan berbagai vendor dan berkunjung ke Wedding Expo.

Baca juga, Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Selera Yang Berlawanan

Selera merupakan salah satu hal yang memungkinkan terjadinya konflik. Calon pengantin yang mempunyai latar belakang yang berbeda tentunya mungkin punya selera yang berbeda terhadap acara pernikahan.  Untuk acara pernikahan saja mungkin kamu lebih suka di dalam ruangan sedangkan pasangan kamu mungkin lebih suka di luar agar lebih leluasa, atau mungkin model gaun yang harus kamu pakai mungkin tidak cocok dengan selera pasangan kamu. Banyak hal yang bisa memicu konflik dari perbedaan selera ini. Tinggal kamu dan pasangan kamu pandai-pandai mencari solusi untuk mengatasinya. Mungkin salah satu harus mengalah di masalah tertentu tetapi diberi prioritas lebih untuk urusan yang lain. Tinggal bagaimana mencari kompromi bersama akan menghasilkan output yang lebih baik tentunya.

Tradisi dan Adat Yang Berbeda

Disinilah yang paling banyak terjadi perbedaan yang tak jarang dapat menjadi konflik yang berkepanjangan atau bahkan malah menyebabkan keretakan hubungan yang akan dijalin. Untuk urusan ini sebaiknya kamu dan pasangan kamu mendiskusikannya lebih dulu ke masing-masing pihak, terutama kepada orang-orang yang dituakan di dalam keluarga. Jika memang masih ada yang bisa di negosiasi tentunya lebih baik mencari kesepakatan bersama. Hal ini akan mendatangkan kebaikan dan keharmonisan hubungan kamu dan pasangan kamu serta keluarga besar masing-masing. Atau mungkin juga kamu bisa mempertemukan orang-orang yang dituakan tersebut dalam suatu forum khusus untuk membahas bagaimana sebaiknya acara pernikahan kamu dilakukan, apakah mengikuti adat salah satu pihak ataukah berkompromi untuk adat kedua pihak. Jika kedua belah pihak menginginkan kebahagiaan anak-anaknya tentunya akan dipilihkan solusi yang baik yang akan mendatangkan kebaikan semua.

Alokasi Pengeluaran

Alokasi anggaran untuk pos-pos acara pernikahan dapat menjadi hal yang memunculkan perbedaan. Apalagi jika masing-masing pihak mempunyai preferensi sendiri. Kamu mungkin lebih memilih banyak pengeluaran untuk penampilan nanti di acara pernikahan, sedangkan pasangan kamu mungkin lebih memilih menyediakan lebih banyak anggaran untuk acara lain, mungkin bulan madu, atau dana persiapan setelah menikah. Carilah kompromi bersama agar kedua pihak dapat sama-sama menerima keinginan masing-masing atau dapat saling mengalah sehingga tercapai kesepakatan bersama untuk ke mana alokasi pengeluaran yang memang benar-benar memenuhi keinginan kedua pihak.

Yuk simak juga, Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Lokasi

Penentuan lokasi menjadi hal yang cukup sensitif dalam persiapan sebuah acara pernikahan. Mungkin masing-masing pihak berasal dari daerah yang berbeda, kalau demikian sebaiknya diambil kompromi tempat yang paling pas agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada salah satu pihak. Jika tidak, sangat mungkin satu pihak tidak dapat menghadiri acara pernikahan yang diselenggarakan, tentunya kurang afdol kan? Atau bisa juga acara dilaksanakan secara bergantian bila memang tidak memungkinkan untuk dicari tempat yang pas untuk dapat dilaksanakan bersama-sama.

Terlalu Terobsesi

Obsesi terhadap sesuatu yang menjadi impian adalah hal yang wajar. Apalagi bagi wanita yang sebelumnya lajang dan mendambakan sebuah pernikahan. Acara pernikahan akan menjadi obsesi yang besar baginya. Ia menginginkan hal ini menjadi acara yang paling sempurna, seolah-olah tak boleh sedikitpun celah yang akan membuat jadi kurang sempurna. Hanya juga harus kamu ingat, terlalu terobsesi seperti ini bisa juga mendatangkan hal yang kurang baik, mungkin pasangan akan merasa lebih disepelekan karena hal ini. Tak ada salahnya kamu juga mengelola obsesi ini agar tidak menjadi konflik nantinya.

 

Jadi sekarang kamu tentu sudah mempunyai sedikit bekal untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin berpotensi menjadi konflik di dalam pernikahan. Ada baiknya untuk menghindarinya jika mungkin, tetapi jika harus terjadi hadapilah dengan bijaksana. Pasti ada jalan keluarnya.

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Fleksibel dan Santai! 7 Profesi Untuk Dikerjakan Di Rumah

Setelah masuk dalam kehidupan keluarga, seorang wanita biasanya dihadapkan dengan pilihan apakah mau bekerja atau  mengurus keluarga.  Apalagi bagi wanita yang memang telah terbiasa bekerja ketika belum menikah, tentu banyak berdiam di rumah tanpa banyak aktivitas akan terasa membosankan. Tapi mungkin kamu bisa mempertimbangkan beberapa profesi berikut ini yang akan dapat kamu kerjakan dari rumah dan mendatangkan kesibukan serta pemasukan tambahan. Tentunya tanpa meninggalkan tanggung jawab di rumah sebagai seorang istri.

Penerjemah

Profesi ini cocok buat kamu yang hobi dan gemar belajar bahasa asing. Cobalah menawarkan jasa terjemahan bahasa yang kamu kuasai melalui biro layanan penterjemahan. Pekerjaan ini biasanya bisa dilakukan di rumah jadi kamu lebih punya waktu juga untuk menjalankan tugas rumah tangga lainnya sambil tetap punya aktivitas tambahan pada waktu-waktu senggang tak ada kesibukan.

Penulis

Menjadi penulis juga merupakan alternatif yang cukup aman. Kamu bisa mengerjakannya di rumah. Setelah tulisan selesai kamu buat, kamu tinggal mengirimkannya melalui email atau langsung mempostingnya ke media yang membutuhkan tulisan kamu. Apalagi saat ini telah banyak orang yang membuat blog dengan berbagai tema, tentunya juga membutuhkan banyak penulis untuk mengisi blog yang mereka punya. Nah ini merupakan kesempatan besar, kamu bisa menawarkan diri menjadi penulis tetap atau penulis tamu di media tersebut. Tentunya kamu juga harus menunjukkan tulisan-tulisan kamu sebagai portofolio untuk meyakinkannya.

Atau jika kamu berjiwa seni, kamu bisa menulis sendiri cerpen, puisi, atau bahkan novel. Kamu bisa membuat blog sendiri untuk tulisan-tulisan kamu. Siapa tahu nanti bisa menjadi favorit dan banyak pengunjung. Kamu bisa juga mendapatkan pemasukan melalui kerjasama dengan iklan Google misalnya.

Koki

Untuk kamu yang memang hobi kuliner tentunya profesi ini menjadi pilihan yang pas. Mungkin kamu bisa memulai dengan jasa catering sederhana, memasak untuk rekan atau tetangga yang membutuhkan. Nanti kalau sudah berkembang kamu bisa melayani catering untuk acara yang lebih besar misalnya arisan, pesta ulang tahun. Kamu bisa bereksplorasi dengan semua pengetahuan kuliner yang bisa kamu dapatkan dari internet atau buku. Masakan yang enak, murah, dan bersih tentunya bisa menjadi favorit.

Yuk simak juga artikel Wajib Baca! 7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Vendor Catering

Jasa Makeup

Profesi ini bisa menjadi pilihan untuk kamu yang sebelumnya mungkin senang dengan perawatan kecantikan atau penampilan. Pengetahuan kamu tentang ini bisa dipraktekkan untuk melayani make up yang sederhana misalnya make up untuk anak, atau teman-teman dan tetangga yang ingin mempercantik diri. Selanjutnya kamu bisa juga menawarkan jasa rias wisuda atau bahkan pengantin. Untuk promosi kamu bisa menampilkan hasil riasan yang pernah kamu lakukan ke media sosial, ini juga cara yang cukup efektif.

Guru Privat

Profesi yang cocok untuk menerapkan ilmu pendidikan yang mungkin sudah kamu miliki, atau bisa juga kamu mengajar bidang-bidang lain yang merupakan hobi yang dapat diajarkan. Menjadi guru privat merupakan alternatif yang tepat untuk kamu yang suka bidang pendidikan tapi tak ingin terikat secara khusus dengan sebuah lembaga pendidikan.  Kamu bisa mengatur sendiri jadwal yang sesuai dengan waktu yang kamu sediakan. Selain itu juga dapat menjadi pembelajaran kamu nanti mendidik anak sendiri ketika sudah tiba masa-masa sekolah.

Disainer Pakaian

Disainer pakaian merupakan menjadi profesi yang cocok untuk yang sudah punya keahlian dasar di bidang jahit menjahit atau tata busana. Kamu bisa memulai dengan disain-disain yang simpel tetapi memikat. Baju atau pakaian disain yang kamu buatpun bisa dipasarkan ke teman-teman atau bisa membuka toko online sendiri. Kamu akan lebih puas jika disain yang kamu buat dapat diterima banyak orang, dan tentunya juga akan menambah penghasilan keluarga, kan?

Baca juga nih Tampil Beda Namun Anggun, Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

Konsultan

Untuk profesi ini memang cukup menantang, setidaknya kamu harus mempunyai banyak pengalaman atau pendidikan tertentu. Kamu dapat menjadi konsultan yang tidak terikat dengan waktu tertentu. Jadwal konsultasi dapat kamu sesuaikan dengan waktu yang kamu punya. Apalagi jika kamu sebelumnya pernah menjadi konsultan tentunya pengalaman atau pengetahuan kamu akan sangat dihargai sehingga tentunya kamu lebih fleksibel menentukan waktu konsultasi dengan klien.

Untuk menambah kredibilitas sebagai konsultan yang handal tentunya konsultan juga perlu mengikuti persyaratan tertentu mungkin berupa sertifikasi ataupun lisensi sebagai konsultan. Nah kamu bisa mendaftar diri untuk mengikuti ujian konsultan ini agar nanti lebih mudah dalam praktek.

 

Tentunya selain profesi di atas masih banyak profesi lain yang bisa kamu pilih atau mungkin kamu juga melakoninya sekarang. Kamu bisa kok membaginya di kolom komentar. Ditunggu ya!

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan

Memadukan warna untuk sebuah acara pernikahan menjadi salah satu faktor yang cukup penting selain tema ataupun konsep untuk pernikahan.  Memadukan warna ini perlu hati-hati. Karena jika tidak tepat tentunya akan menyebabkan ketidaksesuaian dengan konsep atau tema yang kamu pakai untuk acara pernikahan. Jika demikian tentunya nanti akan mengurangi kesempurnaan acara pernikahan yang telah jauh-jauh hari kamu persiapkan. Untuk menghindari hal ini yang perlu diingat adalah apa saja kesalahan yang sering terjadi agar kamu tidak mengalami hal yang sama. Yuk simak Kesalahan Yang Biasa Terjadi Saat Memadukan Warna Di Pernikahan di bawah ini :

Hindari banyak warna-warna yang mencolok

Warna-warna yang mencolok memang sering dipakai untuk menampilkan konsep pesta yang ceria dan ramai. Tetapi bukan berarti kamu perlu menggunakan warna mencolok  ini menjadi dominan sehingga seluruh area pernikahan terkesan terlalu ramai. Mungkin hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi tamu undangan karena merasa kesilauan. Jadi sebagai alternatif gunakan warna-warna yang mencolok berpadu dengan warna tosca, krem yang bersifat netral dan lembut.

Gunakan warna seperlunya

Meskipun acara pernikahan juga salah satu acara yang merayakan kegembiraan dan kebahagiaan, kamu tidak harus menggunakan beragam  warna di acara ini. Terlalu banyak warna, apalagi warna-warna yang mencolok dapat mengesankan acara pernikahan kamu menjadi seperti acara ulang tahun. Gunakan seperlunya  warna yang cerah, dan padukan dengan  warna lembut yang lebih dominan agar tampak  lebih  harmonis dengan acara yang diadakan.

Gunakan corak senada

Tentunya akan tampak sedikit ganjil jika terlihat campuran pola plaid dan lace dalam sebuah pernikahan. Selain itu juga memadukan floral pattern dengan abstract line juga mungkin bukan merupakan pilihan yang tepat. Jadi kamu benar-benar harus mengecek paduan corak-corak yang ada di acara pernikahan nanti.  Kesalahan yang seperti ini bukan tidak mungkin terjadi juga dalam dekorasi untuk meja atau dekorasi ruangan acara pernikahan. Gunakan corak-corak yang nantinya akan selaras satu sama lain sehingga tidak mengganggu ‘pandangan’ nantinya.

Hindari warna yang tidak mendukung

Memadukan warna pastel dengan warna hitam agaknya kurang pas meskipun sekilas warna hitam merupakan warna yang aman dipakai, tetapi juga tetap harus melihat paduannya. Warna-warna yang lembut memang merupakan salah satu pilihan favorit paduan warna yang dipakai dalam acara pernikahan. Namun begitu kamu bisa juga memadukannya dengan sedikit keceriaan dengan warna-warna yang terang.

Menyesuaikan warna dengan venue acara

Pemaduan warna untuk acara pernikahan juga perlu memperhatikan faktor venue untuk acara ini. Jika kamu sudah menetapkan paduan warna yang akan kamu gunakan tetapi belum menentukan venue pernikahan diadakan ada baiknya nanti disesuaikan kembali. Tentunya kurang pas jika warna-warna cerah dipadukan di venue tempat ibadah. Nah untuk itu kamu perlu menyelaraskan paduan warna yang kamu gunakan dengan venue yang ada sehingga akan menimbulkan paduan yang harmonis yang cocok untuk acara pernikahanmu.

Baca juga, Wajib Ketahui! Tips Cerdas Ketika Memilih Venue Pernikahan

 

Nah jangan sampai kamu melakukan kesalahan tersebut, ya! Yuk hindari!

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

Berbagai kebutuhan untuk acara pernikahan diupayakan untuk dipenuhi meskipun mungkin akan memakan biaya yang besar. Untuk sebuah acara pernikahan, sebuah keluarga kadang merasakan hal ini sebagai pertaruhan untuk sebuah kehormatan. Jadi, apapun pengorbanan harus dilakukan. Tidak jarang setelah acara pernikahan selesai kehidupan terasa harus dimulai dari awal. Dan untuk itu sudah harus disiapkan rencana untuk pengumpulan dana untuk kelanjutan hidup berkeluarga. Ada beberapa kebutuhan yang tentunya perlu disiapkan alokasi dananya.

Anggaran untuk Keperluan Darurat

Sesuai dengan namanya, anggaran darurat memang dialokasikan khusus untuk keperluan yang bersifat mendadak dan mendesak. Anggaran harus benar-benar dialokasikan untuk ini. Meskipun tidak selalu sama bagi setiap keluarga dalam hal jumlah, tetapi sebagai patokan bisa dengan mengalokasikan tiga kali dari  pemasukan bulanan atau bisa juga dilihat dari pengeluaran bulanan. Untuk anggaran darurat ini perlu dibuatkan rekening khusus yang mudah dicairkan sewaktu-waktu dibutuhkan. Anggaran darurat ini bisa digunakan antara lain untuk keperluan ketika tiba-tiba suami harus berhenti bekerja, atau ada anggota keluarga yang jatuh sakit dll.

Anggaran untuk Tempat Tinggal

Salah satu kebutuhan pokok untuk sebuah keluarga adalah tempat tinggal.  Anggaran ini perlu disiapkan jika memang rumah idaman belum dimiliki atau jika memiliki rumah tapi belum sesuai dengan keinginan. Kebutuhan tempat tinggal ini merupakan salah satu kebutuhan yang memerlukan persiapan anggaran yang cukup besar. Harga rumah yang terus naik setiap tahun membuat kamu harus benar-benar menyiapkan anggaran untuk ini. Cobalah untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang rumah yang diinginkan. Jika memang belum terjangkau secara tunai, kamu bisa mengambil alternatif untuk membeli rumah secara cicilan. Nah untuk ini kamu bisa mulai dengan menabung untuk dana uang muka yang biasanya juga agak besar. Tetapi tak ada salahnya kan. Menyiapkan tempat tinggal yang nyaman akan merupakan langkah awal yang baik bagi sebuah keluarga.

Baca juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Anggaran untuk Kelahiran Anak

Kelahiran anak dalam rumah tangga adalah salah satu hal yang sangat diharapkan. Anak yang lahir akan menjadi pengikat erat dan penambah kebahagiaan sebuah keluarga. Kehadiran anak selain membawa kebahagiaan juga membutuhkan kesiapan anggaran yang cukup besar. Biaya rumah sakit atau bidan untuk persalinan bukan sesuatu yang bisa ditawar. Jadi tak ada salahnya jika ini sudah kamu persiapkan jauh-jauh hari. Selain untuk kebutuhan persalinan, kebutuhan untuk bayi yang telah lahir pun juga sebaiknya dipikirkan dan disiapkan.

Anggaran Pendidikan untuk Anak

Dana pendidikan untuk anak merupakan salah satu anggaran yang harus disiapkan juga. Apalagi pada saat ini pendidikan membutuhkan dana yang cukup besar, dari sejak pendidikan Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi. Setiap tahun biaya akan meningkat. Meskipun anak masih kecil atau masih dalam kandungan, tentunya bijak juga untuk mempersiapkan anggaran untuk pendidikannya nanti. Berapa jumlah yang harus disiapkan? Tentunya dana yang harus disiapkan juga diperhitungkan baik-baik. Cobalah mencari informasi berapa besaran biaya-biaya yang sering dikeluarkan untuk pendidikan saat ini. Proyeksikan untuk kebutuhan pendidikan di masa mendatang, mungkin sepuluh atau dua puluh tahun kedepan. Dengan demikian jumlah anggaran yang harus disiapkan bisa lebih terencana.

Anggaran Pensiun

Jika sekarang kamu sudah bekerja dan mendapat penghasilan rutin setiap bulan, tentunya kamu juga harus mempersiapkan juga apabila suatu hari nanti harus pensiun dari pekerjaan. Meskipun tidak terlalu besar tentunya dalam jangka panjang anggaran yang dikumpulkan akan cukup untuk menunjang kehidupan di hari tua tanpa harus memberatkan anak-anak.  Anggaran pensiun ini selain untuk kebutuhan sendiri bisa juga untuk membantu anak-anak jika memang mereka membutuhkannya.

Anggaran Liburan

Liburan merupakan salah satu acara yang paling disukai dalam sebuah keluarga. Tak ada salahnya merencanakan liburan secara khusus ke tempat-tempat spesial. Wisata keluar negeri, berangkat haji atau ziarah ke tempat-tempat suci membutuhkan anggaran yang cukup besar. Jadi mulailah dari sekarang untuk mengalokasikan sebagian pendapatan yang diperoleh setiap bulan untuk acara liburan ini.

 

Alangkah bijaknya jika di awal kehidupan keluarga, kedua pasangan mulai untuk menyiapkan hal-hal yang akan dilaksanakan nanti. Kebutuhan anggaran juga perlu diprediksi agar sesegera mungkin mulai bisa menyisihkan pendapatan yang diperoleh untuk dialokasikan ke rencana yang telah disiapkan. Selamat menabung ya!

 

5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

Mendapat suami yang ideal tentu menjadi idaman setiap wanita. Kriteria suami ideal bagi seseorang mungkin tidak sama dengan yang lain, tetapi tentu ada beberapa ciri dan tipe orang yang berkemungkinan besar dapat menjadi kriteria suami yang ideal. Kamu bisa menilai apakah pacarmu termasuk kriteria ini atau tidak, meskipun demikian tentunya bukan penentu mutlak mungkin di masa pacaran belum semua sifat terbuka satu sama lain. Berikut ini bisa menjadi acuan kamu mengenai tipe pacar yang dapat menjadi teman hidup idaman :

Bersifat lembut dan tak ringan tangan

Salah satu hal utama yang perlu dilihat dari seseorang dari calon pasangan hidupnya nanti adalah dia sangat menghormati wanita dengan berlaku lembut. Perlakuan yang lembut kepada wanita adalah sebagai salah satu cara untuk menghargai seorang wanita. Selain itu kamu juga harus melihat apakah pasangan kamu termasuk orang yang ringan tangan atau tidak. Ringan tangan di sini maksudnya orang yang dengan mudah menurunkan tangannya untuk menyakiti seseorang. Nah jika demikian sebaiknya mungkin kamu harus mempertimbangkan kembali status pacaran kamu dengannya. Sifat seperti itu kemungkinan besar karena bawaan lingkungan atau pendidikan yang kurang baik, jadi jika menjadi suami tentu tidak akan mudah berubah.

Mudah bergaul dengan keluarga

Menjadi suami kamu tentunya nanti akan banyak bergaul dengan keluarga kamu. Nah di sini kamu bisa melihat apakah pasangan kamu orang yang mudah bergaul dengan keluarga atau dia orang yang tidak pedulian. Jika dia orang yang kurang /malas bergaul dengan keluarga tentu nanti akan menyulitkan kamu jika ingin mengajaknya ke acara-acara keluarga kamu. Suami yang ideal tentu akan juga memperhatikan istri dan keluarganya. Dia juga akan berusaha untuk dapat berhubungan baik dengan keluarga istri.

Lihat juga, Tips Memberikan Kesan Baik Saat Bertemu Calon Mertua

Suka bekerja keras

Suami kamu nanti adalah orang yang akan sepenuhnya bertanggung jawab dengan seluruh beban keluarga. Jadi sifat suka bekerja keras juga perlu kamu pertimbangkan. Jika pasangan kamu selain sudah kaya karena faktor orang tua juga masih suka bekerja keras tanpa mengandalkan kekayaan orang tuanya, tentu kamu boleh berbangga nantinya.

Selalu menyediakan waktu

Bagi orang yang sibuk, waktu adalah sangat berharga. Kadang sampai merasa kekurangan waktu untuk urusan-urusan keluarga. Dari sini kamu bisa menilai pacar kamu, apakah dia mau meluangkan waktu meskipun hanya sejenak untuk kamu di sela-sela kesibukannya atau memang tidak peduli. Atau dia menyempatkan waktu berkomunikasi walaupun hanya sekedar menanyakan kabar atau hal ringan lainnya dan mungkin juga mendengarkan curhatan. Kalau demikian, mungkin dia juga akan selalu menjaga hal itu setelah menjadi suami kamu.

Menjadi pemimpin keluarga

Salah satu fungsi utama suami dalam keluarga adalah menjadi pemimpin bagi keluarganya. Di sini hal yang penting adalah bagaimana sikapnya dalam hubungan dengan kamu. Apakah dia selalu mencoba memberi jalan keluar atau masukan ketika kamu menghadapi masalah, atau dia selalu berusaha ada sewaktu dibutuhkan. Apakah dia senantiasa memberi nasihat dan mengajak untuk selalu memohon kepada Tuhan saat-saat kalian menemui  masalah yang berat? Jawaban positif untuk kriteria ini dapat menjadi sinyal bagi kamu kalau dia nanti bisa menjadi suami yang ideal untuk kamu.

 

Nah apakah pacarmu sudah memenuhi kriteria di atas? Atau kamu punya pendapat mengenai suami ideal versi kamu? Yuk share di kolom komentar 🙂

 

6 Tips Penampilan Keren Bagi Pengantin Pria Pada Hari H

6 Tips Penampilan Keren Bagi Pengantin Pria Pada Hari H

6 Tips Penampilan Keren Bagi Pengantin Pria Pada Hari H

Seperti halnya pengantin wanita, tampil maksimal dan menarik juga harus dilakoni oleh pengantin pria untuk acara pernikahan yang diadakan. Kamu berdua akan menjadi pusat perhatian semua undangan dan keluarga. Dan untuk dapat membuat mereka terkesan, penampilan harus benar-benar diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik. Nah bagi pengantin pria, tak ada salahnya mencoba 6 tips penampilan keren bagi pengantin pria pada hari H berikut:

Gunakan gaya rambut yang baru seperlunya

Hal yang paling banyak dilakukan untuk memperlihatkan penampilan yang lebih oke bagi pengantin pria adalah tatanan rambut. Gaya rambut yang dipakai akan menjadi perhatian tersendiri bagi para tamu. Jika kamu menggunakan gaya rambut yang baru, upayakan agar tetap simple dan tidak terlalu tampak perubahan yang sangat drastis, nanti malah membuat tamu menjadi pangling. Gaya rambut yang tertata dan rapi dan menarik akan memberi kesan lebih baik.

Mencukur rambut

Jika rambut terasa sudah waktunya dipotong/dicukur, sebaiknya lakukan beberapa hari sebelum pernikahan. Meskipun tidak masalah kalau kamu baru memotong rambut menjelang hari H tapi mungkin agak terasa kaku nantinya. Rambut yang baru saja dicukur masih terasa belum alami di kepala, setelah beberapa hari mungkin akan lebih terasa bahwa potongan rambut yang baru akan terlihat lebih alami.

Mencukur rambut di wajah

Jika merasa perlu untuk mencukur rambut di wajah, misalnya kumis atau janggut, maka hal ini sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelumnya. Wajah yang lebih rapih dan segar memang lebih memberi kesan baik, apalagi nanti para tamu akan lebih dekat ketika bersalaman dan saling melihat kepada muka pengantin. Jangan sampai pada waktu hari H ada bekas luka di wajah kamu mungkin karena terluka tanpa sengaja ketika bercukur. Jika beberapa hari sebelumnya kamu sudah bercukur hal ini bisa diantisipasi, biasanya bekas luka akan hilang dalam beberapa hari.

Perawatan wajah

Penampilan wajah yang cemerlang dan menarik tentu akan menyenangkan bagi yang melihat. Untuk ini lakukanlah perawatan wajah yang benar-benar serius agar nanti penampilan yang diinginkan dapat diperoleh dan dapat memberikan kesan yang mendalam. Meskipun hanya dengan perawatan yang sederhana, mungkin dengan pelembab wajah yang digunakan sebelum tidur, akan dapat memberikan wajah penampilan yang lebih istimewa nantinya.

Tips untuk bride-to-be bisa simak di Wajib Baca! 4 Tips Tampil Cantik dan Fit di Hari Pernikahan

Memutihkan gigi

Gigi yang putih dan bersih tentu akan menarik untuk dilihat. Di hari pernikahan tentunya pengantin wajib menyambut para tamu dengan senyuman. Nah senyuman yang menarik dan menampakan gigi-gigi yang putih dan bersih menjadi nilai tambah untuk pengantin.

Jadi usahakan untuk mempertahankan penampilan gigi-gigi ini maksimal untuk hari pernikahan. Tidak harus dilakukan treatment khusus ke dokter gigi, perawatan sederhana untuk membuat gigi putih bisa dikerjakan sendiri kok. Cobalah cari resep-resepnya di internet, tentunya menyediakan info-info yang cukup banyak, diantaranya adalah penggunaan baking soda, perasan jeruk dan lain-lain.

Memakai lip balm

Hal penting juga yang perlu dijaga adalah kondisi bibir pengantin. Pada hari pernikahan dengan kehadiran banyak tamu undangan dan banyaknya acara yang diikuti dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi kurang minum air. Agar hal ini tidak terjadi terhadap bibir, lip balm bisa menjadi solusinya, gunakan sebelum tidur agar kelembaban bibir tetap dapat terjaga. Jadi tersenyum sepanjang hari tidak menjadi beban lagi.

 

Nah silakan coba tips-tips di atas, semoga sukses dan penampilanmu super keren di hari bahagia tersebut, ya!

4 Hal Ini Menandakan Kamu Diterima Oleh Keluarga Pasangan

4 Hal Ini Menandakan Kamu Diterima Oleh Keluarga Pasangan

4 Hal Ini Menandakan Kamu Diterima Oleh Keluarga Pasangan

Ketika pacar mengajak kamu bertemu keluarganya pasti sedikit banyak akan membuat kamu senang sekaligus juga gugup dan khawatir. Senang karena itu merupakan petanda bahwa dia akan benar-benar serius berhubungan dengan kamu, tetapi tentunya juga akan terbersit rasa kawatir apakah mereka akan menyambut baik kedatangan kamu ke dalam keluarga besar mereka atau malah mereka acuh tak acuh, dan tidak terlalu menganggap kehadiran kamu. Ada banyak teknik yang dapat dipakai agar keluarga pacar dapat lebih dekat dengan kamu. Ada sinyal-sinyal khusus yang perlu kamu deteksi yang akan menunjukkan bahwa kehadiran kamu telah dapat diterima.

 

Penyambutan yang baik

Jika keluarga pacar menyambut kehadiran kamu dengan hangat, ini biasa menjadi tanda awal bahwa kamu akan selanjutnya akan dapat diterima oleh mereka. Penyambutan yang sedikit lebih istimewa dari tamu biasa dapat menjadi tolok ukurnya. Mungkin mereka merasa perlu membuat persiapan khusus untuk kehadiran kamu. Kalau demikian, kamu bisa merasa lega dan lebih yakin nantinya kehadiran kamu akan sangat diterima.

Diundang ke acara keluarga

Sebuah keluarga kadang-kadang mengadakan acara khusus yang hanya diperuntukkan untuk kalangan keluarga tersebut. Arisan keluarga adalah salah satunya, ada juga acara silaturahmi hanya untuk kalangan keluarga tertentu misalnya pada hari raya. Jika kehadiran kamu diharapkan juga oleh mereka, atau ada undangan special, ini bisa menjadi tanda bahwa kamu mungkin sudah dapat diterima dan boleh untuk hadir dalam acara-acara khusus tersebut.

Pertanyaan masalah hubungan kamu dengan pacar

Jika mereka berharap kamu dapat masuk menjadi anggota keluarga mereka, tentu hal yang sering dipertanyakan adalah tentang keseriusan kamu dengan pacar kamu. Jika kamu mendapat pertanyaan seperti ini tentunya kamu wajib menjawabnya dengan jelas dan jujur mengenai harapan kamu terhadap pacar kamu. Dengan demikian, masing-masing pihak nantinya akan bisa merencanakan ke depannya apa yang mesti dilakukan.

Lihat juga,  Tips Mempersiapkan Pernikahan dengan Bantuan Calon Ibu Mertua

Kamu sering dikirimi oleh-oleh

Tanda lain yang dapat kamu lihat adalah kalau kamu sering dibawakan sesuatu oleh kedua orang tuanya, dari hal kecil seperti camilan yang kamu sukai, atau mungkin baju dengan warna favorit kamu. Hal ini merupakan perhatian khusus yang diberikan kepada kamu dari keluarga pasangan.

Hal-hal di atas merupakan beberapa petanda baik untuk kamu dalam hubungan dengan calon keluarga besar kamu nantinya. Kamu boleh merasa bahagia jika hal-hal itu terjadi, tetap kamu juga harus tetap menjaga sopan dan santun kepada mereka. Pertahankan kesan baik dan berikan perhatian juga kepada mereka akan dapat menambah kemantapan dari keluarga pasangan  terhadap kamu.  Bagaimana kalau mereka tak memperlihatkan tanda-tanda yang seperti di atas? Jangan terlalu dibawa perasaan dulu ya, kadang-kadang sebuah keluarga tak selalu menyambut calon anggota baru dalam keluarga dengan cara yang ekspresif, mungkin hanya sekedarnya atau memang mereka merasa tidak perlu secara khusus memperlakukan kamu. Nah kalau kamu menghadapi hal seperti ini, tetap optimis dan tetaplah berusaha untuk menggali informasi lebih lanjut mungkin melalui pembicaraan-pembicaraan dengan pacar kamu. Dari sini setidaknya kamu akan mendapat sedikit gambaran mengenai bagaimana sambutan keluarganya kepada kamu.

 

Pilih mana? 5 Alasan Pro Dan Kontra Dalam Menunda Bulan Madu

Pilih mana? 5 Alasan Pro Dan Kontra Dalam Menunda Bulan Madu

Pilih mana? 5 Alasan Pro Dan Kontra Dalam Menunda Bulan Madu

Acara bulan madu biasanya merupakan kelanjutan setelah pelaksanaan acara pernikahan. Di masa bulan madu, pasangan yang baru menikah benar-benar ingin menikmati kebersamaan hanya berdua. Dan biasanya bulan madu ini sudah direncanakan sebelumnya, jadi setelah acara pernikahan, pasangan sudah siap untuk berbulan madu ke tempat yang telah direncanakan. Namun karena satu dan lain hal mungkin juga pasangan harus menunda bulan madu ini. Bisa jadi acara pernikahan yang cukup melelahkan atau masih ada urusan yang harus diselesaikan sehingga membuat bulan madu yang terencana harus ditunda terlebih dahulu. Nah untuk masalah ini kamu bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah alasan PRO dan KONTRA mengenai menunda bulan madu bagi pengantin baru :

PRO

Bulan madu lebih maksimal dipersiapkan

Jika bulan madu dipersiapkan secara khusus tentunya akan lebih maksimal hasilnya, hal ini karena persiapan untuk acara pernikahan sangat memerlukan perhatian yang lebih, jadi untuk urusan bulan madu nanti saja setelah acara pernikahan. Yang penting sudah menjadi pasangan yang sah, bulan madu nanti bisa lebih dipersiapkan secara khusus dan matang apalagi dipersiapkan bersama-sama tentu akan lebih baik, selain itu tak ada lagi persoalan dengan acara pernikahan, jadi pikiran akan lebih fokus.

 

Lebih pas dalam memilih tujuan

Tempat bulan madu yang menjadi tujuan juga akan lebih sesuai jika dipersiapkan bersama-sama. Kamu juga sudah lebih bisa saling mengenal dan memahami apa yang benar-benar diinginkan oleh pasangan kamu. Jadi nantinya pemilihan tempat tujuan bulan madu akan sesuai dengan ekspetasi dan favorit kalian berdua.

Punya anggaran lebih

Mungkin ketika merencanakan bulan madu di awal, kamu tentu juga telah mengalokasikan anggaran tertentu. Jika kamu menunda acara bulan madu, tentu waktu yang tersedia lebih panjang dan kamu bisa menambah anggaran bulan madu, mungkin dari sumbangan yang biasanya diberikan oleh tamu pernikahan, atau kamu mendapat penghasilan tambahan lain. Jadi bulan madu kamu bisa lebih longgar dalam urusan anggaran dan bisa memilih tempat yang lebih baik dengan anggaran yang lebih banyak.

Yuk simak, Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Waktu cuti panjang

Kalau kamu telah bekerja tentu ada jatah waktu tertentu untuk cuti dari pekerjaan. Jika berbarengan dengan bulan madu tentunya nanti waktu yang tersedia untuk bulan madu akan lebih sedikit karena juga dipakai untuk acara pernikahan. Jika kamu mengalokasikan waktu khusus untuk bulan madu tentunya waktu yang akan disediakan juga bisa lebih panjang untuk berdua.

Manajemen stress

Stress yang timbul pada waktu persiapan dan acara pernikahan tentu masih akan terasa setelah acara pernikahan. Mungkin banyak hal dapat menyebabkannya. Diantaranya soal konsumsi yang mungkin belum sesuai harapan, soal vendor yang kurang memberikan pelayanan maksimal, atau juga kerabat dekat yang kamu harapkan ternyata tidak dapat menghadiri pernikahan kamu. Jika kamu memaksakan untuk langsung berbulan madu mungkin rasa stress akan dapat mengganggu pikiran kan? Jadi mungkin dengan menunda beberapa waktu, pikiran dan perasaan kamu bisa menjadi lebih tenang, sehingga acara bulan madu berjalan tanpa ada beban.

KONTRA

Persiapan terganggu

Jika kamu tidak segera berbulan madu, mungkin setelah menikah kamu akan lebih disibukkan oleh pekerjaan rutin yang harus kamu lakukan, pekerjaan menjadi lebih banyak karena harus ditunda oleh cuti yang kamu ambil untuk acara pernikahan, jadi daripada terhalang nantinya lebih baik sekalian saja mengambil cuti untuk berbulan madu.

Yang penting kebersamaan

Bulan madu yang dilaksanakan segera setelah pernikahan akan menjadi momen yang tepat untuk menikmati kebersamaan berdua. Sebagai ajang untuk mulai saling belajar mengenali lebih jauh satu dengan yang lain. Jadi sebaiknya dilakukan terlebih dahulu sebelum hal yang lain.

Anggaran sudah dialokasikan

Menunda bulan madu mungkin berpotensi mengurangi anggaran untuk acara ini karena mungkin ada kebutuhan-kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Tempat tinggal yang baru, kendaraan atau  perlengkapan rumah baru juga membutuhkan anggaran tersendiri. Jadi sebelum anggaran yang sudah kamu alokasikan terpakai, lebih baik segera digunakan untuk bulan madu. Sedangkan untuk keperluan lainnya nanti bisa dipikirkan setelah acara bulan madu selesai.

Liburan cuti yang terbatas

Tidak semua kantor mengijinkan karyawannya untuk cuti agak lama beberapa kali dalam setahun. Jadi mumpung ada waktu yang lebih panjang untuk acara pernikahan, sebaiknya dimanfaatkan waktu yang ada untuk berbulan madu. Mungkin nanti akan ada banyak pekerjaan yang menyita waktu sehingga tak mendapat kesempatan untuk mengambil cuti lagi.

Nah, baca juga 5 Keuntungan Menggelar Resepsi Pernikahan Di Hari Kerja

Waktunya sudah expired

Waktu bulan madu yang tertunda mungkin akan terasa menjadi kadaluarsa karena sudah kurang terasa momennya. Memang momen yang pas adalah setelah pernikahan, jadi jangan tertunda lama, malah mungkin akan terasa seperti libur biasa.

 

Nah kamu dan pasangan sepakat dengan yang mana, nih? Yuk share di kolom komentar!

Jangan Kaget! 4 Hal Ini Pasti Berubah Setelah Menikah

Jangan Kaget! 4 Hal Ini Pasti Berubah Setelah Menikah

Jangan Kaget! 4 Hal Ini Pasti Berubah Setelah Menikah

Menikah dan belum menikah tentunya merupakan hal yang berbeda. Dua pribadi yang berbeda bergabung dalam sebuah kebersamaan tentu akan menjadikan sesuatu yang berbeda dari sebelum masuk dalam biduk rumah tangga. Banyak hal yang akan berubah pada saat kamu nantinya masuk dalam sebuah rumah tangga, tetapi tentunya tidak akan langsung terasa. Seiring berjalannya waktu, akan terasa juga hal-hal yang berbeda dari sebelum kamu berumah tangga. Nah apa saja sih hal yang berubah setelah menikah? Yuk simak 4 hal yang pasti berubah setelah menikah di bawah ini :

Berubahnya Kebiasaan Makan dan Tidur

Awal pernikahan merupakan awal-awal terasanya perubahan yang besar daripada kehidupan kamu sebelumnya. Jika sebelumnya kamu mungkin biasanya dilayani oleh pembantu, atau mungkin kamu menyiapkan sendiri, setelah menikah tentu ada suami yang juga harus dilayani. Mempersiapkan sarapan pagi, makan siang, dan makan malam akan menjadi rutinitas harian yang akan kamu hadapi. Mungkin sudah saatnya juga kamu mulai bereksplorasi dengan berbagai resep makanan untuk memanjakan lidah suami. Selain soal makan, tidur juga menjadi hal yang sangat terasa perubahannya. Ketika sendiri mungkin kamu bebas memakai ranjang, tetapi setelah bersama, tentu harus berbagi dengan suami. Dan mungkin kamu juga harus bersiap dengan segala kebiasaan tidur suami yang mungkin sedikit membuat kamu kurang nyaman.

Yuk simak juga, 3 Pertanyaan Setelah Menikah Yang Pasti Ditanyakan

Keuangan

Setelah berumah tangga, urusan keuangan tentu juga menjadi urusan bersama. Biasanya pihak wanita menjadi pengatur urusan keuangan ini sedangkan pihak laki-laki biasanya menjadi pencari nafkah /sumber keuangan untuk keluarga. Setelah menikah, urusan keuangan sebagian besar menjadi tanggung jawab suami, jadi kalau kamu sebagai isteri tentu mempunyai hak untuk meminta sesuatu yang mungkin kamu inginkan kepada suami tanpa perlu risih seperti sebelum menjadi suami istri.

Saling Terbuka

Setelah menikah semua  sifat pribadi kamu akan terbuka kepada pasangan kamu, dan semua kepribadiannya juga terbuka kepadamu. Kekurangan dan kelebihan akan saling terasa, yang sebelumnya mungkin tidak diperlihatkan. Kamu akan menjadi diri kamu sendiri apa adanya. Demikian juga pasangan kamu juga akan menjadi dirinya  sendiri.  Sedikit banyak perlu untuk saling memahami dan memaklumi. Akan lebih baik lagi jika masing-masing pihak untuk saling berintrospeksi sehingga dapat menutupi kekurangan masing-masing dan saling menunjang untuk meningkatkan kelebihan masing-masing.

Baca juga, Pertimbangan Penting Saat Mengontrak Rumah Sebagai Pasangan Baru

Teman Hidup

Setelah menikah, maka status juga berubah menjadi pasangan hidup. Rekanan untuk mengarungi kehidupan rumah tangga dari masa kini sampai ke masa mendatang. Jika sebelum menikah mungkin lebih banyak terpikirkan hal-hal yang bersifat kesenangan untuk kegiatan bersama seperti jalan-jalan romantis atau menonton film bersama, setelah kamu menikah tentu kamu juga akan terfikirkan untuk hal-hal yang lebih serius misalnya untuk membesarkan anak, mengasuhnya atau mengejar cita-cita bersama. Masing-masing pasangan akan menganggap satu sama lain adalah teman hidup.

 

Nah bagaimana, brides? Sudah siapkah kamu dengan semua perubahan tersebut? Perubahan pasti akan terjadi, yang pasti be ready ya!

 

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp