Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun

Ini Dia Timeline untuk Mempersiapkan Pernikahan dalam Satu Tahun!

Pasangan yang akan menikah, tentu saja wajar jika pada awalnya merasa bingung saat akan mempersiapkan pernikahan. Apa dulu yang harus dipersiapkan ya? Gedung atau gaun? Bagaimana memilih vendor pernikahan yang terpercaya? Terutama adalah kapan sih harus mulai mempersiapkan pernikahan? Nah, berikut ini Alienco punya Contoh Timeline Persiapan Pernikahan yang akan memudahkan kamu dan pasangan dalam mempersiapkan pernikahan! Yuk simak :

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan untuk Pernikahan yang Berkesan

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan

12 Bulan Sebelumnya

  • Booking Fotografer

Meskipun banyak sekali fotografer yang bisa di hire, namun menemukan yang style fotonya butuh waktu. Apalagi kalau ternyata yang kamu inginkan merupakan fotografer yang sangat laris, bisa-bisa dia full booked sampai tahun depan.

  • Mulai Browsing Wedding Dress

Menentukan wedding dress yang tepat butuh waktu. Alangkah baiknya dipersiapkan jauh-jauh hari. Mempertimbangkan bentuk gaun, warna gaun, dan model yang seperti apa yang pas untuk kamu. Bisa cari referensi dan coba-coba berbagai model gaun pengantin dulu.

  •  Memilih Tamu Undangan

Daftar tamu undangan adalah agenda berikutnya dalam 12 bulan sebelumnya. Kamu dan pasangan bisa mulai mengumpulkan data siapa saja yang akan kamu undangan. Perlu juga bertanya pada kedua orangtua kalian mengenai tamu mereka. Memilih hal ini meski sederhana namun juga perlu waktu untuk finalisasinya.

  • Finalisasi Tanggal Pada Wedding Venue

Pada contoh timeline persiapan pernikahan, sudah pasti soal wedding venue merupakan hal krusial. Terlebih karena sistem booking wedding venue adalah siapa cepat dia dapat. Wedding venue yang bagus biasanya menjadi favorit banyak pasangan. Tak jarang juga akan mengalami full booked kalau kamu terlambat memberikan kepastian tanggal.

  • Booking Kamar Hotel

Keluargamu pasti ada yang dari luar kota atau bahkan luar negeri. Jika kamu dan pasangan merasa tidak mungkin menginapkan saudara jauh yang datang di rumah, lebih baik segera persiapkan penginapan. Mulai booking kamar hotel untuk tamu luar kotamu ya. Karena kemungkinan tidak sedikit dan kamu bisa saja tidak akan mendapatkan kamar jika mem-booking saat mepet waktu pernikahan.

11 Bulan Sebelumnya

  • Rencanakan Acara

Mengolah ide dan menyiapkan urutan acara bukanlah hal yang mudah. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan agar acara pernikahanmu berjalan lancar tanpa hambatan. Jika disiapkan jauh-jauh hari, kamu bisa lebih leluasa menimbang baik-buruknya urutan rencana acaramu. Mungkin saat ini kamu juga bisa minta bantuan Wedding Organizer dan Wedding Planner.

  • Booking Catering Pernikahan

Hal paling penting di pesta untuk menjamu tamu undangan adalah makanan. Tentukan menu dan jumlah sajian untuk menjamu tamu tidaklah mudah. Maka dari itu lebih baik segera dicari vendor catering paling pas untuk pernikahanmu ya. Mencari lebih awal bisa saja menghindari kenaikan harga yang bisa terjadi setahun kemudian.

10 Bulan Sebelumnya

  • Finalisasi Daftar Tamu Undangan

Sudah banyak diskusi dengan pasangan dan keluarga besar, kan? Saatnya membuat daftar final dari tamu yang akan kamu undang di pernikahan. Hal ini lebih baik dilakukan dengan cepat supaya kamu dan pasangan segera tau jumlah pasti tamu undangan.

  • Mulai Persiapkan Souvenir Pernikahan

Setelah tau pasti jumlah tamu undangan, lebih mudah bagimu untuk mulai masuk ke tahap mempersiapkan souvenir pernikahan. Tentukan souvenir yang akan kamu berikan untuk tamu undangan, setelah itu tentukan jumlahnya. Persiapan vendor souvenir pernikahan untuk memproduksi barang cukup panjang lho. Apalagi bukan hanya kamu dan pasangan yang mengorder souvenir ke mereka.

  • Bentuk Panitia Keluarga

Tidak yakin untuk menyerahkan sepenuhnya urusan persiapan pernikahan pada Wedding Organizer? Kamu bisa membentuk panitia keluarga yang terdiri dari anggota keluargamu dan pasangan. Cukup beberapa orang saja yang menurutmu paling bisa kamu andalkan dan cocok memegang tanggung jawab tersebut. Panitia keluarga setidaknya membantu mengurangi tekanan yang kamu rasakan saat persiapan pernikahan.

  • Buat Playlist Lagu

Memilah dan menentukan lagu yang cocok untuk pesta juga penting lho. Meskipun sederhana, dilakukan sesegera mungkin setidaknya mengurangi daftar hal yang perlu kamu pikirkan. Mengetahui lagu yang pas saat kapan untuk berdansa atau makan malam lebih cepat lebih baik. Jadi saat acara tidak akan tertukar dan salah putar lagu.

Baca juga.

9 Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu Di Lamaran

9 Bulan Sebelumnya

  • Pesan Gaun Pengantin

Sudah menemukan gaun pengantin yang diinginkan? Atau sudah mendapatkan inspirasi gaun pengantin impian? Kamu bisa mulai segera memesannya. Kalau kamu menginginkan gaun pengantin rancangan khusus untuk pernikahanmu, tentu waktu 9 bulan sebelum hari H sangat diperlukan. Para desainer gaun mengerjakannya tidak secara instan, apalagi jika mereka mengerjakan gaun orang lain juga.

8 Bulan Sebelumnya

  • Pesan Aksesoris Rambut

Kamu tentu tau ingin hairstyle seperti apa setelah menentukan gaun pengantin kan? Nah saatnya mulai memilih pernak pernik pelengkap untuk mempercantik tatanan rambutmu.

  • Pesan Perhiasan

Sekarang lah saatnya yang tepat untukmu dan pasangan mulai mencari cincin nikah yang akan digunakan untuk acara puncak dan selamanya. Jika memesan desain khusus tentu waktu 8 bulan cukup lama untuk vendor cincin memprosesnya. Persiapkan juga aksesoris perhiasan lain, seperti kalung atau pin dasi untuk calon suamimu.

  • Booking Paket Bulan Madu (Tujuan Luar Negeri)

Jika kamu memiliki rencana bulan madu ke luar negeri, tentu banyak sekali yang dipersiapkan. Kalau belum punya passport tentu saja penting membuatnya dulu, pengajuan visa juga tidaklah mudah. Terlebih jika kamu dan pasangan memilih waktu bulan madu yang mendekati atau sama dengan puncak liburan, pemesanan bisa penuh dimana-mana! Paket wisata dan hotel tentu harus jauh-jauh direservasi.

Kamu bisa sedikit bernafas lega di bulan ketujuh. Bisa sedikit melonggarkan jadwal persiapan karena hal-hal paling utama sudah mulai terkendali.

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan

6 Bulan Sebelumnya

  • Desain dan Cetak Undangan

Inilah waktu yang tepat untuk mulai mendesain undangan. Jumlah tamu, tanggal pernikahan, dan lokasi sudah pasti, saatnya didesain segera ke dalam bentuk nyata undangan. Kalau bisa langsung lanjutkan saja ke proses cetak undangan ya. Karena jika ada salah warna cetakan, atau ada jumlah kurang, bisa segera diatasi.

  • Lakukan Test Make-up

Melakukan test make-up tidak bisa mepet dengan hari acara. Kamu perlu melihat cocok tidaknya produk make-up yang dipakai make-up artist-mu. Pastikan tidak ada efek samping dan alergi. Penting juga melihat gaya make-up yang pas dan waktu pengerjaannya.

5 Bulan Sebelumnya

  • Mulai Pesan Perlengkapan Acara

Meski Wedding Organizer akan membantumu dalam hal ini, mungkin kamu juga perlu terjun langsung untuk melakukan pemesanan. Hal-hal seperti meja, kursi, kain taplak, hingga peralatan sound system yang diperlukan juga perlu diawasi. Minta calon suamimu menemani karena biasanya laki-laki lebih paham peralatan seperti ini.

@aliencophoto

4 Bulan Sebelumnya

  • Memilih Jas Pengantin

Dari contoh timeline persiapan pernikahan di atas, gaun pengantin lumayan menjadi persiapan yang perlu waktu banyak. Setelah urusan gaun pengantin yang cukup memakan waktu dan persiapan, saatnya pengantin laki-laki juga memilih jasnya. Untuk tampil tampan di samping pengantin wanitanya, tentu pengantin laki-laki juga akan memesan jas khusus untuk hari H ya. Maka dari itu segera lakukan fitting jas pengantin.

  • Booking Paket Bulan Madu (Dalam Negeri)

Jika persiapan bulan madu ke luar negeri kamu harus mempersiapkan passport dan visa, tidak dengan tujuan di dalam negeri. Namun, penting juga untuk memilih lokasi, memesan hotel, dan penerbangan. Saat waktu-waktu tertentu tempat wisata dalam negeri juga punya musim ramainya.

  • Booking Akomodasi Jelang Hari H

Sebelum hari pernikahan agar tepat waktu sampai wedding venue, kamu bisa mulai memesan akomodasi untuk agenda persiapan di hari sebelum pernikahan.

Wah waktu semakin singkat! Contoh Timeline Persiapan Pernikahan di atas telah berjalan untuk 4 bulan nih! Berikut ini beberapa hal yang harus dipersiapkan juga di 6 Minggu Sebelum pernikahan :

  • Lakukan pengiriman undangan pernikahan
  • Finalisasi menu catering
  • Melakukan reservasi Wedding Entertainment
  • Konfirmasi bunga dekorasi untuk buket atau dekorasi pelaminan
  • Selesaikan persoalan dokumen pernikahan
  • Adakan Technical Meeting dengan semua vendor yang berpartisipasi di pernikahanmu, lengkap dengan panitia keluarga
  • Finalisasi jumlah kursi di pernikahan, biasanya setelah tamu menjawab RSVP
  • Konfirmasikan waktu kedatangan atau pengiriman barang-barang dari vendor untuk hari H

Baca juga,

Persiapan Resepsi Pernikahan Yang Jangan Sampai Terlupa!

Nah, setelah itu kamu dan pasangan hanya perlu berdoa untuk kelancaran di Wedding Day kalian! Kalian sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mempersiapkannya, bahkan dalam satu tahun sebelumnya. Saatnya kalian berusaha rileks dan percayakan pada segala elemen yang akan men-sukseskan acaramu. Nikmati pesta pernikahanmu! Setidaknya Contoh Timeline Persiapan Pernikahan di atas cukup membantu ya.

Demikianlah Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun dari Alienco. Jika memerlukan jasa dokumentasi untuk momen pernikahanmu, kamu bisa menghubungi Admin Alienco ya! Kami menyediakan jasa foto pernikahan untuk wilayah Depok, Jakarta, dan sekitarnya lho!

 

Prosesi Pernikahan Adat Aceh, Ini Dia Tahapan Lengkapnya!

Prosesi Pernikahan Adat Aceh, Ini Dia Tahapan Lengkapnya!

Mengenal Prosesi Pernikahan Adat Aceh Yuk!

Berbicara tentang budaya di Indonesia rasanya tidak habis-habis ya. Sempat beberapa kali Alienco sudah membahas berbagai prosesi pernikahan, seperti Adat Jawa, Adat Padang, dan lain-lain. Meski sudah banyak dibahas, masih saja ada pernikahan Adat lain yang menarik juga untuk diulas. Tidak heran karena Indonesia bahkan memiliki lebih dari seratus suku dan budaya, ratusan! Salah satu yang akan kami bahas kali ini adalah Prosesi Pernikahan Adat Aceh.

Aceh, merupakan suatu daerah yang berada di ujung utara Pulau Sumatera. Memiliki daerah provinsi sendiri, yaitu Provinsi Aceh dengan ibukota Banda Aceh. Kebudayaan Aceh sangat beragam, begitu juga soal prosesi pernikahannya. Banyak sekali tahapan yang harus dilalui oleh calon pengantin. Apa saja ya? Yuk simak Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Aceh di bawah ini :

Prosesi Pernikahan Adat Aceh

Jak Keumalen, Merintis Jalan

Seperti yang disebutkan di atas Jak Keumalen memiliki arti merintis jalan. Bagi masyarakat Aceh ini berarti pihak keluarga calon pengantin laki-laki akan datang untuk silaturahmi dan mengamati calon pengantin wanita pilihan. Keluarga calon pengantin laki-laki atau yang disebut Linto Baro ini akan mengamati keluarga dan juga bagaimana lingkungan si calon wanita. Tidak alih-alih datang dan mengamati, namun juga membawa bingkisan yang disebut Bungong JaroeBungong Jaroe ini isinya makanan.

Linto Baro ini nantinya juga akan bertanya apakah calon wanita sudah ada yang punya atau melamar atau belum. Hal ini penting ditanyakan untuk sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Karena bila sudah menerima pinangan lain, tentu pihak calon pengantin laki-laki yang datang berikutnya tidak boleh melamar lagi. Namun, jika sambutan yang diberika pihak calon wanita baik, maka itu artinya si calon wanita belum ada yang memiliki.

Jak Ba Ranub, Meminang

Saat tahap Jak Ba Ranub ini, nantinya utusan khusus atau theulangke pihak laki-laki akan menjadi penyampai pesan kepada keluarga calon wanita. Theulangke akan menyampaikan maksud dari calon pengantin laki-laki untuk melamar Dara Baro (calon wanita). Keluarga pihak laki-laki akan membawakan bingkisan yang diisi sirih, dan lain-lain. Nantinya setelah theulangke pulang, baru keluarga besar calon wanita akan mendiskusikan, apakah akan menerima pinangan atau tidak.

Sebagai tanda lamaran diterima, pihak wanita akan menjawab dengan “Insha Allah.”, apabila tidak menerima lamaran akan memberikan alasan yang tidak menyinggung. Biasanya akan mengucapkan “Hana get lumpo.” yang artinya mendapat mimpi yang kurang baik. Karena di masa lampau, masyarakat Aceh percaya akan makna mimpi. Kepercayaan ini masih dipercayai hingga saat ini dalam menentukan menerima lamaran atau tidak.

Jak Ba Tanda

Setelah lamaran diterima, dilanjut ke tahapan Jak Ba Tanda, atau tunangan. Pihak laki-laki akan datang mengantarkan berbagai macam bingkisan sebagai seserahan, biasanya berisi makanan tradisional Aceh dan Buleukat Kuneeng, dan sebagainya. Hampir sama dengan seserahan pada umumnya. Barang-barang seserahan ini diletakkan di wadah yang disebut Dolong yang dihias. Dilanjutkan dengan prosesi pembahasan acara pernikahan, berapa mahar yang diajukan pihak wanita, dan sebagainya.

Prosesi Pernikahan Adat Aceh

Setelah tahapan merintis jalan, melamar, dan tunangan selesai, ada juga prosesi yang harus dilakukan ketika jelang pernikahan, yaitu :

Malam Boh Gaca

Pernah dengar Malam Bainai dalam tradisi Adat Minang kan? Masyarakat Aceh punya yang disebut Malam Boh Gaca, Malam Berinai, atau Malam Peugaca. Prosesi ini dijalani oleh calon mempelai selama 3 sampai 7 hari. Malam ini merupakan acara selamatan dengan pembacaan doa dan pemberian nasihat oleh sesepuh Adat Aceh yang kemudian disertai oleh keluarga kedua calon pengantin. Pada Malam Boh Gaca ini memiliki makna untuk mengharapkan keberkahan, kemudahan, dan rejeki yang dilancarkan oleh Tuhan.

Perlengkapan yang digunakan untuk melengkapi acara ini juga beragam lho. Nantinya akan disiapkan daun pacar dan berbagai hal lainnya yang akan ditempatkan di piring berhias, kemudian ditaruh dalam Daleung pada tikar sulaman khas Aceh. Dalam hal busana juga, nantinya Dara Baro akan menggunakan pakaian yang berbeda-beda dan selalu berganti selama pelaksanaan Malam Boh Gaca.

Pembersihan Diri

Kalau di Prosesi Pernikahan Adat Aceh, bagian ini sendiri terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  • Koh Gigo, Meratakan Gigi

Untuk sekedar pengetahuan, pada masa kini prosesi Koh Gigo ini sudah sangat jarang dilakukan. Namun, Dara Baro pada masa lampau harus melalui tahapan ini lho. Dimana Dara Baro akan berbaring di kasur kemudian giginya akan dikikir agar rata. Prosesnya pun sangat tradisional tanpa obat bius, setelah dikikir gigi akan dibersihkan dengan sabut kelapa dan berkumur. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memberikan kesan cantik Dara Baro dan memperkuat gigi.

  • Koh Andam, Memotong Rambut Halus

Di sini akan ada perias yang bertugas mencukur bulu-bulu halus pada bagian wajah serta tengkuk Dara Baro. Tujuannya untuk menghilangkan hal-hal yang kurang baik dengan menggantinya dengan kebaikan dan berkah baru. Bulu yang sudah dicukur akan ditempatkan di dalam kelapa hijau yang sudah diukir dan ada airnya. Kelapa ini kemudian ditanam di bawah Cuco Buhong atau pohon rindang.

  • Seumano Dara Baro, Memandikan Kedua Mempelai

Memandikan kedua mempelai ini dilakukan oleh pemuda Adat, orangtua calon pengantin, serta sanak saudara, jumlahnya harus ganjil. Upacara mandi ini diisi dengan doa-doa yang mengharapkan kesucian lahir batin menjelang pernikahan. Dipimpin oleh sesepuh Adat, orangtua mempelai akan memulai upacara mandi yang dilanjutkan oleh keluarga lainnya. Air khusus akan disiramkan dari atas kepala, bahu kanan kemudian kiri, baru seluruh badan, dan kaki. Upacara mandi ini pada masa lampau hanya dilakukan bangsawan. Namun pada masa kini masyarakat umum juga boleh melakukannya.

  • Khatam Al Qur’an

Dipimpin oleh guru ngaji, Dara Baro akan dibimbing untuk membacakan ayat-ayat suci Al Qur’an. Kemudian Dara Baro akan menyalami dan berterimakasih, serta memohon maaf kepada guru ngajinya. Disertai juga meminta doa restu kepada sang guru ngaji. Yang selanjutnya akan melakukan proses yang sama kepada orangtua, keluarga, dan sanak saudara terdekat. Ditutup dengan pemberian telur, beras, padi, bereteh, dan uang sedekah untuk guru ngaji oleh Dara Baro.

Baca juga,

Perbedaan Upacara Panggih Jogja dan Panggih Solo

Hari Pernikahan

  • Acara Meugatib

Nah ini dia puncak Prosesi Pernikahan Adat Aceh, pada tahap ini nantinya Linto Baro akan dibawa ke rumah Dara Baro. Dara Baro akan menggunakan busana pengantin Aceh dengan dibimbing oleh pendamping yang disebut peunganjo untuk sungkem ke orangtua. Kemudian Dara Baro akan duduk di pelaminan untuk menunggu kedatangan Linto Baro. Sama seperti Dara Baro, Linto Baro juga mengenakan busana pengantin lengkap dan juga melakukan sungkem demi mendapatkan restu orangtuanya.

Ada yang sedikit mirip dengan tradisi pernikahan Betawi nih, yaitu berbalas pantun! Ya benar, pada prosesi ini nantinya pihak laki-laki akan dijemput perwakilan pihak wanita di depan rumah setidaknya 500 meter jaraknya. Kemudian berbalas pantun atau seumapa ini dilakukan. Jika salah satu pihak ada yang kalah, baru dilanjutkan ke tahap bertukar sirih oleh sesepuh kedua pihak pengantin. Baru rombongan Linto Baro akan dipersilahkan masuk ke kediaman Dara Baro.

  • Tueng Dara Baro

Didampingi dengan peunganjoDara Baro beserta rombongan akan datang ke rumah mertua membawa berbagai kue dalam Dalong berhias dengan kain penutup emas. Sama halnya dengan penyambutan Linto Baro ke Dara Baro, hanya saja tanpa pantun. Kemudian kedua rombongan bertukar sirih. Dara Baro akan dipersilahkan masuk, kemudian ibunda dari pengantin laki-laki akan melakukan tepung tawar. Dilanjutkan dengan sungkem Dara Baro kepada mertuanya.

Dara Baro nantinya akan menginap di rumah mertua selama 7 hari, didampingi dengan peunganjo. Baru kemudian diantar pulang ke rumah orangtuanya dibekali busana, bahan makanan, uang idang, dan berbagai barang lainnya.

Wah, panjang juga prosesi yang harus dilalui oleh pengantin Adat Aceh. Namun, tentu saja segala tahapan yang dilakukan dalam prosesi pernikahan Adat Aceh tersebut sarat makna dan kebaikan demi kedua mempelai. Berminat untuk mengabadikan momen-momen tersebut bersama Alienco? Kamu bisa menghubungi Admin Alienco untuk keperluan dokumentasi momen pernikahanmu lho. Apapun prosesinya jangan lupa hubungi Alienco 🙂 Semoga artikel tersebut bermanfaat ya, selamat berbahagia para calon pengantin!

Robot Fotografer Untuk Pernikahan, Tren Baru Wedding Photography

Robot Fotografer Untuk Pernikahan, Tren Baru Wedding Photography

Service Robots Rilis Robot Fotografer Untuk Pernikahan

Pasti kamu sering melihat ada photobooth di pesta pernikahan ya. Saat menjadi tamu, apakah kamu antusias untuk berpose di photobooth tersebut? Ternyata nih, banyak orang yang lebih memilih untuk mengambil foto dengan gawai mereka ketimbang antri di photobooth lho. Kalau kamu dan pasangan saat ini sedang mempersiapkan pernikahan, ada terobosan terbaru berkaitan dengan photobooth nih, yaitu robot fotografer untuk pernikahan.

Beberapa bulan yang lalu, perusahaan bernama Service Robots meluncurkan sebuah robot fotografi yang disebut Eva Photography Robot. Cukup memanggilnya ‘Eva’, robot ini dilengkapi dengan sensor pengenal wajah. Jadi, Eva akan berkeliling di area pesta pernikahan dan memindai wajah para tamu sebelum ia bertanya apakah mereka ingin difoto atau tidak.

Uniknya lagi nih, tidak hanya memfoto saja lho. Tamu undangan juga bisa memilih berbagai efek foto yang diinginkan sebelum difoto. Ditambah lagi mereka tidak harus berdiri di photobooth, bisa dengan latar belakang apapun yang tamu undangan mau. Setelahnya foto juga dapat dicetak atau kamu juga bisa memilih untuk mengunggahnya langsung ke sosial media.

Fitur Eva Photography Robot

  • Sensor pindah untuk pengenal wajah
  • Unggah foto ke sosial media atau cetak di Print Station
  • Bisa custom pada layar dengan menambahkan logo, atau desain-desain sesuai event
  • Input peta gedung lokasi event
  • Sensor infrared untuk navigasi di indoor
  • Update back-end
  • Dual OS
  • Ukuran 650mm x 560mm x 1500mm
  • Layar sentuh 23,8 inci

Eva Official Debut

Nah, belum lama ini, tepatnya pada tanggal 7 April 2019 lalu, sepasang pengantin memutuskan untuk menggunakan jasa Eva nih. Mereka adalah Gary dan Megan, pasangan asal United Kingdom ini menikah di Wroxall Abbey Estate, Warwickshire.

Menurut mereka, saat ini photobooth dengan pengambilan foto secara manual dengan fotografer terasa sedikit kurang menarik. Setelah mendengar mengenai Eva Photography Robot, mereka memutuskan untuk mencobanya. Hal ini tentu saja merupakan pengalaman baru yang tidak terlupakan. Kehadiran Eva juga membuat pesta pernikahan mereka terasa lebih unik dan tentu saja meninggalkan kesan kuat bagi tamu undangan. Siapa sih yang akan melupakan pertemuan dengan sebuah robot fotografer?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kehadiran Eva ini memudahkan tamu undangan untuk mengambil foto di momen pernikahan kamu. Jadi mereka tidak perlu mengantri photobooth bahkan tidak perlu bangun dari kursi saat sedang menikmati hidangan. Tinggal duduk manis dan Eva akan menghampiri untuk menawarkan jasanya.

Nah, bagi fotografer pernikahan, tenang saja ya. Kehadiran robot fotografer untuk pernikahan ini tidak ditujukan untuk menggantikan peran dari fotografer manusia kok. Eva hanya dimaksudkan untuk memberikan inovasi baru bagi pasangan yang ingin membuat momen unik di pernikahan mereka. Pasangan Gary dan Megan juga menyewa fotografer manusia untuk keperluan foto dokumentasi utama lho.

Tertarik mencoba robot fotografer untuk pernikahan ini? Sayangnya, Eva Photography Robot baru ada di United Kingdom saja. Mungkin beberapa tahun ke depan akan ada di Indonesia. Bagi yang akan menikah di United Kingdom, Eva Photography Robot ini bisa dibeli atau hanya disewa saja. Tentunya langsung menghubungi ke info@servicerobots.com atau ke +44 (0)1384 389317. Mari kita berharap agar tren ini sampai ke Indonesia ya!

Baca juga,

WAJIB BACA! 6 Tren Pernikahan Kekinian di Tahun 2019

Source : fstoppers

9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

Percaya atau Tidak? Ini Dia 9 Mitos Pernikahan Jawa yang Banyak Dipercaya

9 Mitos Pernikahan Jawa. – Jangan duduk di depan pintu, pamali! Jangan bangun siang nanti rejekinya dipatuk ayam!

Tentu beberapa dari kalian pernah mendengar hal-hal tersebut dari orang tua atau nenek kakek kalian kan? Hal tersebut merupakan beberapa contoh mitos yang beredar di masyarakat dan kebanyakan juga masih dipercayai kebenarannya. Sebenarnya benar atau tidaknya, ungkapan tersebut mengandung makna yang baik kok. Seperti tidak boleh duduk di depan pintu, karena memang menghalangi orang yang akan lewat. Kemudian jika bangun siang maka rejeki bisa saja diambil orang lain.

Nah kali ini Alienco akan membahas beberapa mitos, tapi mitos pernikahan, yaitu mitos pernikahan Jawa. Mitos pernikahan di bawah ini kebanyakan masih diyakini dan banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa sebelum melangsungkan pernikahan. Apa aja sih? Yuk langsung simak saja mitos pernikahan Jawa di bawah ini :

foto pengantin

Pernikahan Siji karo Telu Tidak Boleh

Bagi masyarakat umum mungkin mitos Jawa berikut tidak terlalu diambil pusing. Bahkan sebagian besar masyarakat Jawa yang tidak terlalu menganut adat sendiri tidak terlalu mempermasalahkan hal ini. Ada mitos pernikahan Jawa yang mengatakan bahwa anak pertama tidak boleh memiliki pasangan yang merupakan anak ketiga di keluarganya. Dalam mitos Jawa hal ini sangat dihindari.

Loh kenapa? Asal mitos pernikahan tersebut dari mana? Bagi orang tua yang masih mempertahankan budayanya mengatakan hal ini sudah menjadi aturan dari leluhur terdahulu. Ketika leluhur masih hidup aturan ini sudah ada, sehingga harus dituruti oleh keturunan-keturunan sukunya. Alasan yang mendasari menurut mereka adalah perbedaan karakter anak pertama dengan anak ketiga. Perbedaan karakter tersebut dipercayai tidak akan cocok karena terlalu berbeda.

Kalau mengabaikan mitos tersebut dan menikahkan anak pertama dengan anak ketiga, apa yang akan terjadi? Nah masyarakat Jawa percaya bahwa hal tersebut akan mendatangkan musibah ke dalam keluarganya. Masalah dan cobaan akan terus berdatangan kepada keluarga yang tetap menikahkan anak pertama dengan anak ketiga. Seram juga ya!

Pernikahan Siji Jejer Telu Tidak Boleh

Ada lagi nih pernikahan yang dilarang. Jika sebelumnya tentang anak pertama dengan anak ketiga, kali ini berbeda. Mitos pernikahan Jawa ini mengatakan calon mempelai yang sama-sama anak pertama tidak boleh menikah. Kenapa? Mereka tidak boleh menikah jika salah satu orang tuanya juga merupakan anak pertama di keluarganya. Kalau orang tuanya tidak ada yang anak pertama boleh-boleh saja mereka menikah.

Jadi arti dari Siji Jejer Telu adalah satu berjajar atau berurut tiga kali. Adanya status anak pertama tiga sangat dilarang. Sama seperti pernikahan Siji Karo Telu alasannya. Yaitu jika tetap memaksa untuk menikah, maka kesialan dan musibah akan menimpa keluarga tersebut.

Baca juga,

Tradisi Adat Jawa : Jangan Menikah Pada 4 Waktu Ini!

cincin pernikahan

Tidak Boleh Memindahkan Cincin Ke Jari Lain

Kali ini mitos pernikahan Jawa yang berkaitan dengan cincin tunangan. Pada mitos pernikahan Jawa kali ini, masyarakatnya mempercayai bahwa cincin tunangan adalah pembawa keberuntungan. Cincin yang diberikan oleh pihak pria kepada wanitanya sejak hari pemasangan tidak boleh dipindahkan.

Sekali dipasang di jari manis wanita, si wanita tidak boleh memindahkannya ke jari lain. Nah baru dipercaya bahwa cincin tersebut membawa keberuntungan. Cincin itu tidak boleh dipindahkan hingga hari H pernikahan. Namun jika terlanjur memindahkannya sebelum hari, maka keberuntungan tidak akan datang dan berganti kesialan.

Tentu saja hal tersebut hanya berdasarkan kepercayaan saja. Secara umum tentu saja jodoh siapapun sudah ditentukan oleh Tuhan. Msyarakat umum mengatakan kesialan tersebut haruslah dihadapi oleh kedua mempelai bersama-sama. Maka kemudian kebaikan akan menyertai langkah keduanya.

Baca juga,

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Hadiah Pernikahan

Membawa hadiah untuk pengantin saat diundang ke acara pernikahan tentu sudah semacam menjadi kebiasaan saat ini. Hadiah-hadiah tersebut biasanya diberikan ketika tamu mengisi daftar hadir. Isinya pun beragam, seperti pakaian pasangan dan barang-barang lainnya. Entah apapun isi kadonya, ada mitos Jawa yang mungkin baru kalian ketahui nih.

Berdasarkan mitos Jawa, kado yang dibuka pertama kali adalah yang dipakai untuk pertama kali juga. Maknanya adalah awal atau permulaan kehidupan baru bagi kedua pasangan. Hal ini juga dipercaya membawa keburuntungan bagi keluarga pengantin baru tersebut lho.

adat jawa

Menyamakan Tanggal Pernikahan Dengan Tanggal Lahir

Sudah menentukan tanggal pernikahan? Pertimbangan apa yang kalian lakukan saat akan memilih tanggal pernikahan? Bagi masyarakat Jawa, penentuan tanggal pernikahan adalah tahap paling penting dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Orang tua mempelai biasanya tidak hanya berunding dengan kedua mempelai saja, namun biasanya meminta pendapat sesepuh di keluarga.

Sebelum menentukan tanggal pernikahan banyak yang dipertimbangkan. Karena masyarakat Jawa memiliki waktu tertentu di tanggal dan bulan yang dilarang diadakannya pernikahan. Salah satunya adalah menikah di hari yang sama dengan tanggal lahir mempelai. Biasanya orang akan memilih tanggal yang sama dengan kelahiran karena sangat bermakna. Nah pada mitos pernikahan Jawa, jika menikah di tanggal yang sama dengan tanggal lahir mempelai pria maka akan memperoleh keberuntungan. Kedua mempelai juga akan terhindar dari musibah serta selalu mendapatkan kebaikan.

Larangan Menikah di Bulan Syuro

Kalian tentu tau bahwa masyarakat Jawa memiliki hitungannya sendiri dalam pertanggalan. Nama bulannya pun khas dan tentunya ada mitos yang menyertai. Mitos pernikahan Jawa mengatakan bahwa menikah di bulan Syuro itu dilarang. Dalam Islam bulan Syuro adalah bulan Muharram. Pernikahan pada bulan tersebut sebaiknya dihindari. Mitos pernikahan Jawa tersebut berkaitan erat dengan sejarah dan kepercayaan masyarakat Jawa pada Leluhurnya.

Masyarakat Jawa sangat mempercayai bahwa bulan Syuro adalah bulan dimana Ratu Pantai Selatan tengah mengadakan hajatan. Maka dari itu masyarakat harus menghormatinya dan tidak boleh mengadakan hajatan, sebagai contoh pernikahan. Karena bulan Syuro adalah bulan yang keramat bagi masyarakat Jawa. Jika bersikeras menikah di bulan tersebut dan melanggarnya, dipercaya bahwa musibah dan malapetaka akan datang. Musibah itu dipercaya akan menimpa pasangan yang menikah beserta keluarga besarnya.

Weton Jodoh

Berikutnya adalah weton jodoh. Bagi kalian yang bukan orang Jawa tentu asing dengan istilah ini, karena hanya benar-benar berasal dari Jawa. Weton jodoh adalah perhitungan yang dilakukan oleh orang Jawa sebelum memutuskan untuk melakukan pernikahan. Weton jodoh ini untuk melihat kecocokan kedua mempelai yang akan menikah. Bisa jadi cocok, bahkan bisa juga ada weton yang tidak menunjukkan kecocokan keduanya. Jika ada ketidakcocokan yang terlihat ketika weton jodoh, diharapkan kedua calon mempelai tidak menikah.

Larangan Rumah Kedua Mempelai Berhadapan

Mitos pernikahan Jawa berikutnya adalah adanya larangan calon mempelai yang akan menikah tidak boleh rumahnya berhadapan. Nah kalau kedua mempelai tetap memutuskan untuk mengabaikan larangan tersebut dan menikah, tentu ada akibatnya. Masyarakat Jawa percaya bahwa malapetaka dan musibah akan menimpa kehidupan pernikahan mereka kelak. Wah seram juga ya!

Namun ada solusi untuk menghindari malapetaka tersebut. Salah satu mempelai harus merenovasi rumahnya hingga tidak berhadapan, lebih baik jika pindah rumah. Ada juga yang mengatakan kalau salah satu mempelai dibuang keluarganya dan tinggal di tempat lain yang tidak berhadapan. Jika sudah begitu baru boleh menikah. Mitos pernikahan Jawa ini banyak dipercayai oleh masyarakat di daerah Jawa Timur.

pengantin wanita jawa

Baca juga,

 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Larangan Rumah Menghadap Timur

Tidak hanya mitos sebelum atau saat pernikahan saja lho. Bagi kalian yang sudah menikah dan sedang mencari rumah baru sebaiknya ketahui mitos Jawa yang satu ini. Masyarakat Jawa memiliki mitos bahwa rumah tidak boleh menghadap ke arah Timur. Kenapa? Hal ini dipercaya bahwa makhluk halus senang singgah ke rumah yang menghadap ke arah Timur. Jadi sebelum membeli atau membangun rumah, masyarakat Jawa selalu menghindari menghadap ke Timur.  Selain itu juga hal ini juga sudah ada sejak jaman leluhur dan merupakan aturan yang tidak boleh dilanggar.

Itu dia mitos pernikahan Jawa yang hingga kini masih dipertahankan dan dilakukan. Percaya atau tidaknya kembali kepada masing-masing dan bagaimana keputusan kedua mempelai dan keluarga. Kita hanya perlu mengambil makna dan maksud baik dari mitos tersebut.

Apalagi untuk urusan dokumentasi pernikahan, percayakan momen pernikahan kalian kepada Alienco ya! Semoga artikel ini bermanfaat! Bagi kalian yang mungkin mengetahui mitos pernikahan Jawa lainnya yang mungkin terlewat boleh banget berbagi di kolom komentar 🙂 ditunggu ya!

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

Ketika mempersiapkan pernikahan, kemungkinan perbedaan pendapat dengan pasangan pada prosesnya tentu ada. Apalagi kondisi kalian sedang sama-sama lelah dan banyak yang dipikirkan. Bisa-bisa hanya karena hal sepele bisa memicu konflik kecil karena hal tersebut. Namun jangan sampai karena perbedaan pendapat atau masalah eksternal yang mempengaruhi emosimu, kamu justru bertengkar dengan pasangan. Momen persiapan pernikahan yang harus dilakukan dengan bersenang-senang bersama justru bisa menjadi hari-hari menyebalkan. Tentunya kamu tidak mau hal tersebut terjadi kan? Kali ini Alienco akan berikan beberapa saran mengatasi pertengkaran yang terjadi saat persiapan pernikahan, yuk simak :

Tanggapi Dengan Tenang

Api hanya akan bertambah besar jika disiram dengan minyak, begitu juga pertengkaran. Konflik sederhana dapat berubah menjadi pertengkaran yang serius ketika kedua belah pihak sama-sama tidak bisa berkepala dingin. Saat ada perbedaan pendapat, lebih baik jangan langsung menanggapi dengan omongan mengesalkan dan bernada ketus ya. Jika kamu tidak setuju dengan pendapat pasanganmu atau pasanganmu membuatmu kesal, usahakan untuk tetap tenang. Take a deep breathe, and calm. Tenangkan dirimu dulu, dengarkan baik-baik ucapannya, kemudian kamu bisa ajak dia untuk pelan-pelan membicarakan hal yang menurutmu menjadi masalah. Ungkapkan dengan kata-kata yang baik dan nada yang lembut ya!

Baca juga Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Minta Bantuan

Memang akan sedikit malu jika sampai orang lain tau pertengkaran kalian. Namun, jika memang kamu dan pasangan sama-sama tak bisa mengambil jalan tengah, kalian bisa meminta bantuan. Orang tua kalian adalah orang yang paling aman untuk kalian mintai tolong. Karena beliau sekalian sudah pasti akan lebih bisa mengambil keputusan secara bijak dengan mempertimbangkan pendapat kalian.  Paling tidak kamu bisa bercerita kepada kakak atau adik jika tidak ingin orang tua jadi khawatir pada masalah kalian. Usahakan jangan sampai bercerita pada orang diluar keluarga. Kamu kan tidak akan tau apakah cerita tersebut akan disampaikan ke orang lain lagi atau tidak. Apalagi jika salah disampaikannya, bisa mencoreng nama baik kamu dan pasangan.

Meditasi

Saat salah satu dari kalian berdua sedang kesal, lebih baik jika yang lainnya tetap diam. Diam namun bukan mendiamkan ya! Pahami pasanganmu dan beri dia waktu meredakan kesalnya. Tentu hal ini lebih baik karena situasi di antara kalian tidak akan memanas. Ambil waktu pribadi kalian untuk masing-masing bermeditasi. Tenangkan hati dan pikiran agar kalian bisa kembali mempersiapkan pernikahan dengan hati senang. Mempersiapkan pernikahan memang bikin pusing, bahkan bisa menyebabkan stres. Nah, mengambil sedikit waktu untuk meditasi adalah pilihan yang bagus kan?

Jangan Mempermasalahkan Hal Kecil

“Duh kok kamu pilih dasi yang tidak pas dengan tuxedo yang sudah dipesan sih?”

“Jangan pilih heels yang terlalu tinggi dong!”

Mungkin masalah-masalah tersebut bisa terjadi, tidak jarang juga celetukan bernada sebal keluar dari mulut kalian. Tapi bagaimana jika pasangan kalian justru tidak terima dengan omongan kalian? Karena ia punya pendapat sendiri untuk penampilannya. Tentu kamu harus menghargainya, jangan melontarkan kalimat-kalimat tidak perlu apalagi diucapkan dengan nada yang tidak menyenangkan. Secara tidak langsung kamu justru mengkritik hal yang dia sukai lho. Lebih baik tahan ya!

Masalah apa saja sih biasanya? Yuk simak juga Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

 

Nah, semoga 4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan dapat bermanfaat ya. Memang semua pasangan memiliki cara dan tipsnya sendiri. Kamu boleh juga kok berbagi cerita di kolom komentar! Ditunggu ya!

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat. – Pernikahan di negara kita sangat erat dengan tradisi atau adat istiadat  masyarakat. Beragam prosesi pernikahan secara adat sering kita lihat di tayangan televisi atau media sosial atau media lain. Biasanya pernikahan adat yang melibatkan tokoh atau orang terkenal/artis cukup banyak mendapat liputan dan umumnya terlihat sangat njlimet. Sekilas memang pernikahan dengan secara adat terlihat membutuhkan lebih banyak persiapan dan perencanaan. Sehingga mungkin bagi pasangan yang ingin menggunakan tema simpel akan lebih banyak menghindarinya.

Tetapi lain halnya bagi masyarakat yang masih kental tradisi budaya. Bisa juga dari orang tua yang masih teguh berpegang pada adat biasanya berkeras untuk meminta anak-anaknya melangsungkan pernikahan dengan prosesi adat yang dianut. Selain untuk melestarikan budaya juga untuk memperkenalkan tradisi yang semakin lama semakin kurang diminati. Namun demikian pernikahan secara  adat ini juga mempunyai banyak hal yang positif juga. Jadi kalau kamu diminta untuk mengikuti prosesi pernikahan secara adat, hal-hal berikut bisa ikut menjadi pertimbangan ya.

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Manfaat

Biasanya dari pengalaman mereka yang melangsungkan pernikahan secara adat lebih banyak memberikan tanggapan yang positif. Hal tersebut biasanya menambah pengalaman yang baru dalam kehidupan seseorang. Tidak hanya bagi pasangan dan keluarga yang merayakan lho. Tamu yang hadir pun memperoleh pengetahuan baru tentang prosesi adat yang mungkin berbeda dari suku mereka.

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Upaya Melestarikan Budaya

Prosesi adat untuk pernikahan merupakan salah satu pintu untuk melestarikan adat istiadat yang masih banyak berlaku. Dengan prosesi adat ini masyarakat yang belum tahu jadi lebih paham dengan adanya prosesi adat pernikahan untuk suatu tempat.

Misalnya bagi masyarakat di daerah Jawa Barat atau yang bersuku Sunda, salah satu prosesi pernikahan yang sering ditunggu-tunggu adalah upacara saweran. Dalam prosesi ini sejumlah uang dilemparkan kepada para tamu, sebagai ungkapan untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki. Ini tentu akan menggembirakan bagi mereka yang mendapatkannya.

Kalau kamu bersuku Sunda tak ada salahnya kan berbagi kegembiraan dengan saudara-saudaramu lewat prosesi saweran ini.

Baca juga Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Keunikan

Di samping melestarikan tradisi dan budaya leluhur, prosesi adat yang dilakukan dalam setiap tahapnya mempunyai makna simbolis dan nilai-nilai yang dalam. Entah itu dari teknis pelaksanaannya maupun dari perangkat atau uborampe yang digunakan, biasanya tidak sembarangan.

Jadi, untuk pernikahan secara adat ini memang lebih membutuhkan persiapan teknis yang lebih banyak. Mulai dari segi busana, pernik-pernik yang harus disediakan, jenis dan jumlahnya pun kadang sudah ditentukan. Dengan demikian kamu akan jadi lebih mengenal jauh mengenai detil dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dan apa arti yang terkandung di dalamnya. Bahkan dari tarian dan hiburan untuk tamu juga memiliki ketentuan dan keunikannya sendiri.

Dari banyaknya prosesi adat untuk pernikahan tentu kalian sudah pernah melihat beberapa kan? Keunikan dari masing-masing prosesi adat pasti mengesankan untuk dilihat. Apalagi bagi tamu yang benar-benar baru pertama kali melihatnya. Prosesi adat pernikahanmu bisa menjadi prosesi adat pernikahan yang meninggalkan kesan bagi para tamu yang hadir.

Yuk simak juga Yuk Simak Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang!

Dan yang tidak kalah penting adalah dengan pernikahan secara adat ini tentu akan memberi nilai plus untuk pernikahan kamu. Setidaknya kamu tidak menikah secara biasa-biasa saja, tapi ada hal-hal yang istimewa yang tentu nantinya akan membawa kesan yang lebih dalam di masa mendatang. Tak ada salahnya kamu mendengar dan mengikuti kemauan orang tua untuk hal-hal yang memang positif. Mudah-mudahan kamu akan lebih mendapatkan kebahagiaan dan kelancaran dalam kehidupan yang akan kamu jalani  nantinya.

Nah semoga artikel ini bermanfaat ya!

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Undangan pernikahan adalah salah satu komponen penting yang harus disiapkan oleh calon pengantin, tentu saja sebuah pesta pernikahan akan terasa kurang lengkap jika tidak dihadiri oleh tamu undangan. Bagaimana tamu undangan akan datang jika tidak diberikan undangan khusus bukan? Meskipun hanya sekedar selembar kertas, namun undangan pernikahan membawa makna penting bagi pengundang maupun yang diundang. Bagi pengundang merupakan suatu harapan agar yang diundang hadir dalam acara pernikahan, sedangkan bagi yang diundang hal tersebut merupakan kehormatan dan juga informasi yang lengkap mengenai pesta pernikahan yang diadakan.

Meskipun pada saat ini undangan juga dikirim melalui email atau informasi elektronik lainnya, namun kehadiran undangan yang berupa amplop undangan khusus pernikahan masih tetap menjadi salah satu tolok ukur etis dan kurang etis. Oleh karena itu jangan sampai undangan pernikahan yang dibuat ada kesalahan.  Kesalahan memang bisa saja terjadi, nah kira-kira apa saja kesalahan yang sering terjadi dan bagaimana solusinya? Yuk simak saja Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan di bawah ini :

Terlalu Berwarna

Undangan pernikahan berbeda dengan undangan ulang tahun anak-anak. Sebagai sarana resmi undangan memang tidak terlalu banyak memakai variasi warna.  Undangan yang telalu colourful akan tampak janggal, meskipun hal itu tidak terlarang. Sebaiknya gunakan warna yang sesuai dengan konsep pernikahan yang kamu selenggarakan. Kamu bisa memilih satu atau dua warna untuk mewakilinya.

Tidak Ada Contoh

Contoh undangan atau dummy sebaiknya harus dibuat dulu sebelum kamu mencetaknya dalam jumlah besar. Kesalahan kecil namun fatal, misalnya tanggal pernikahan yang harusnya tanggal 2 mungkin tercetak tanggal 7 karena dikonsep hanya dengan tulisan tangan dan percetakan mungkin kurang perhatian.  Selain informasi juga mungkin ada kata-kata yang salah tulis, mungkin salam, kutipan ayat, yang memang kadang-kadang kurang begitu diperhatikan. Meskipun tidak terlalu mencolok namun untuk yang teliti mungkin akan merasa janggal.

Jadwal Cetak Yang Terlalu Mepet

Menyiapkan undangan pernikahan juga tidak boleh terlalu mepet, namun demikian kadang karena suatu hal mungkin harus agak mepet. Bisa jadi tempat atau venue belum dapat ditentukan atau hal yang lain sehingga undanganpun belum dapat dibuat atau disebarkan. Tetapi sebaiknya memang tidak terlalu dekat waktu dengan hari H mengingat banyak hal yang harus dipertimbangkan, misalnya membuat konsep undangan, membuat disain, persiapan mencetak, waktu pengiriman, semua harus dipertimbangkan.

Baca juga 6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Undangan

Menulis Daftar Undangan Sendiri

Menulis undangan dan alamat sebuah undangan pernikahan memang dapat dibuat sendiri. Memang tidak salah kok, tetapi jika waktu tidak terlalu banyak sebaiknya kamu pertimbangkan untuk meminta bantuan orang lain untuk menuliskannya. Kamu nanti tinggal mengecek mana-mana tamu yang belum dibuat undangannya mana yang belum, dari list daftar tamu undangan yang kamu rencanakan. Akan lebih enak lagi jika di percetakan tersebut juga sudah mempunyai paket denggan penulisan alamatnya sekaligus. Akan terlihat lebih profesional, namun demikian kamu harus memastikan bahwa daftar nama tamu undangan  dan alamatnya sudah benar-benar sesuai karena jika terjadi kesalahan penulisan percetakan tidak bertanggung jawab.

Kurang Teliti Dalam Pengecekan

Bukan hal yang jarang, undangan pernikahan ada kesalahan baik kesalahan berupa penulisan kata, kalimat atau angka-angka yang harusnya sesuai dengan informasi yang ingin disampaikan. Agar tidak terjadi dalam undangan pernikahan kamu, sebaiknya kamu mengecek ‘word by word’, dengan demikian kesalahan yang fatal tidak terjadi. Penulisan nama, gelar alamat, tempat dan tanggal pernikahan juga benar-benar harus valid. Jika ada disertakan peta lokasi sebaiknya kamu cek juga apakah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, sehingga tamu undangan akan mudah dipandu oleh peta tersebut.

 

Jadi itulah beberapa informasi seputar beberapa hal yang sering menimbulkan kesalahan dan bagaimana solusi untuk menghindarinya. Jikapun masih harus ada kesalahan dalam undangan pernikahan  yang kamu buat, sebaiknya tidak terjadi kesalahan yang berakibat cukup fatal. Pastikan semua hal sudah benar sesuai perencanaan. Dengan demikian kesalahan yang terjadi tidak menyebabkan tamu undangan sampai salah tempat atau salah tanggal.

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

Persiapan pernikahan adalah salah satu hal yang cukup  menyibukkan. Dari mencari gaun yang pas, merancang tema pernikahan, serta memilih vendor serta lokasi yang tepat dan sesuai dengan keinginan kamu dan pasangan kamu. Tentunya semua ini memerlukan waktu yang khusus dengan harapan nantinya juga akan mendapatkan hasil yang sepadan berupa momen pernikahan yang mengesankan.

Perbedaan mungkin saja timbul dalam masa persiapan ini, wajar kok karena memang ini bukan hanya momen buat kamu saja, tetapi ini juga  berkaitan dengan pasangan dan juga keluarga besar. Yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai hanya karena perbedaan ini akan menyebabkan terjadinya pertengkaran yang tidak diinginkan. Keinginan dan harapan yang berbeda tentunya masih dapat dijembatani asal kamu tahu apa saja yang dapat memicu terjadinya hal tersebut.

Cuek Tak Peduli

Cuek atau tidak peduli adalah salah satu pemicu yang paling banyak menyebabkan terjadinya perselisihan/pertengkaran. Di satu sisi kamu sangat bersemangat dengan semua pernik-pernik persiapan pernikahan, hampir sebagian besar waktu ketika kamu berjumpa dengan pasangan, topik pembicaraan hanya seputar hal tersebut. Ini tentu tak masalah jika pasangan kamu juga bersemangat, tapi jika ternyata dia hanya merespon dengan sekedarnya, atau hanya dengan anggukan kepala tanda sedikit kepedulian tentu akan membuat semangat kamu akan layu. Hal ini bisa jadi akan membuat kamu menjadi stress. Tapi jangan berfikir negatif dulu ya, bisa jadi ini adalah tanda bahwa ia sudah yakin bahwa kamu akan dapat memberikan yang terbaik untuk pernikahan nanti.

Tamu Undangan

Siapa saja yang akan diundang dan mengapa diundang? Hal ini mungkin menjadi pemicu lain timbulnya perbedaan.  Kamu mungkin ingin pernikahan yang simpel hanya cukup dengan kehadiran keluarga terdekat dan sahabat-sahabat akrab. Sedangkan pasangan kamu menginginkan sebuah acara pernikahan yang besar dan mengundang banyak tamu.  Lalu bagaimana menyikapinya? Sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah besar untuk jumlah tamu yang diundang. Bukankah yang paling utama adalah kehadiran orang-orang yang paling dekat dan sayang kepada kalian berdua, adapun jika ingin ada tambahan tamu undangan, cobalah untuk berkompromi agar dapat saling mengakomodasi keinginan masing-masing. Yang paling penting jangan sampai hal yang tak terlalu prinsip ini membuat pernikahan kamu menjadi momen yang membosankan nantinya.

Solusinya bisa cek disini 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan

Pemicu Dari Orang Tua

Orang tua adalah orang yang paling dihormati, dan untuk masalah pernikahan ini tidak jarang orang tuapun merasa sangat berkepentingan. Terkadang juga mempunyai keinginan atau kehendak-kehendak khusus. Apalagi jika orang tua yang masih berstandar tinggi atau berpola lama. Tentunya hal ini akan mengkaitkan lebih jauh dengan kerabat-kerabat lainnya.  Mungkin dari pihak orang tua ini berbeda dengan apa yang kalian inginkan berdua, atau mungkin berbeda juga dengan keinginan dari orang tua pasangan kamu. Jika ini terjadi, yang paling utama adalah mencari waktu yang tepat untuk dapat mempertemukan mereka satu sama lain. Kemudian melakukan musyawarah untuk mencari yang terbaik untuk kebahagiaan anak-anak.

Anggaran Pernikahan

Penentuan anggaran pernikahan ini dapat juga menjadi sebab lain yang akan memicu pertengkaran. Jika pasangan kamu ingin pernikahan dengan anggaran yang lebih besar, mungkin dengan tempat yang mewah atau dengan mencari vendor yang kelas 1. Sedangkan buat kamu hal tersebut mungkin tidak menjadi prioritas. Ini merupakan hal yang akan membawa pada perbedaan pendapat. Jika kalian memang benar-benar ingin kebaikan bersama, cobalah untuk berembug mencari solusi yang paling dapat diterima.  Kalau kamu dapat memberikan pengertian kepada pasangan kamu sebaiknya kamu juga dapat mencarikan jalan kemana sebaiknya anggaran yang berlebih itu dapat dialihkan.

Baca juga Waspada 4 Tanda Bahwa Persiapan Pernikahan Melebihi Anggaran!

Mengerjakan Semua Sendiri Saja

Untuk urusan mempersiapkan pernikahan adalah hal yang umum jika wanita berperan dengan lebih dominan. Apalagi untuk urusan persiapan hal-hal yang bersifat teknis. Biasanya memang wanita mempunyai konsep tertentu dan ingin mewujudkannya dalam pernikahan kalian. Ada saatnya juga hal ini membuat kamu menjadi terforsir sehingga merasa lelah. Capek memang hal yang lumrah, apalagi untuk sebuah persiapan pernikahan, jadi perhatikan juga persiapan fisik agar tidak terlalu lelah sehingga jatuh sakit. Selain itu berbagi adalah salah satu jalan yang terbaik agar tidak semua beban harus kamu tanggung sendirian. Mintalah pasangan kamu untuk memahami bahwa hal ini adalah untuk kebaikan bersama. Dengan begitu tentunya dia akan menjadi lebih perhatian dan tak ingin membuat kamu kelelahan sendirian untuk urusan ini.

 

Tak mudah mencari solusi untuk sebuah perbedaan, masalah akan selalu terjadi dalam berbagai hal, cara yang paling efektif adalah dengan melakukannya bersama-sama dan berbagi berbagai hal bersama. Saling pengertian dan memahami akan membuat semua permasalahan yang timbul menjadi sesuatu yang mudah diatasi. Komunikasi rutin dan intensif sangat diperlukan agar semua informasi selalu update dan tak timbul kesalahpahaman.

4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

Ini Dia 4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya

Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya. – Saat hari pernikahan, bisa ada kejadian yang kurang menyenangkan yaitu adanya groomsmen calon suami yang tak dapat hadir karena tak dapat mengejar pesawat yang akan menuju kota pernikahan. Pasti bingung kan jika seperti itu, nah untung banget kalau ada groomsmen cadangan. Namun tentunya semua berharap hal itu tidak terjadi.

Ada juga cerita lainnya lho. Bisa saja para groomsmen yang sudah ditunjuk meskipun merupakan teman dekat dari jaman sekolah, ada yang menghilang tanpa kabar dan selalu beraktivitas pada tempat yang telah ditentukan. Akibatnya ketika waktu sesi foto tiba jadinya harus bercarian dulu. Ada juga kejadian yang kurang nyaman sewaktu mereka ternyata tidak menyukai seragam yang sudah disiapkan. Banyak alasan yang diajukan dari merasa kepanasan dengan memakai jas, ada yang merasa ribet dengan busana yang harus dipakai, dan ada juga yang malas pakai dasi. Akhirnya suasana yang diharapkan dapat menjadi suasana yang menyenangkan malahan mendatangkan stress.

Jangan sampai nanti pernikahan kamu akan mengalami kejadian yang kurang menyenangkan di atas ya. Untuk itu kamu bisa memakai 4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya di bawah ini :

Jelaskan Jadwal Acara Dan Aturan

Sebelum hari H setidaknya adakan pertemuan dengan mereka untuk menyampaikan hal-hal yang penting yang akan dilaksanakan pada hari H yaitu rincian acara. Kapan setidaknya mereka harus sudah tiba dan berkumpul untuk melaksanakan acara, kapan saat harus hadir pada sesi foto serta job deskripsi yang jelas pada saat hari pernikahan nanti. Kamu tidak perlu menugaskan hal-hal yang akan memberatkan atau merepotkan mereka, karena hal itu akan membuat mereka kurang nyaman. Kamu bisa meminta bridesmaid untuk masalah ini.

View this post on Instagram

Living without love like a tree without flowers and fruit. Wedding of @anisahsalma & @fzlamri Venue : Gedung Antam Make up by @sanggar_liza @fitriliza Catering by @dwitunggalcitra Decoration by @agung_decoration Lighting by @etceteralighting Entertainment by @theloopercoustic @kiki_kero Jewellery by @franknco_id Fabrics by @bindusamtani Attire by @ivory.studio @anchawedding @cikrosskebaya Bridal Shoes by @brideseries @dolcegabbana Bridal Robe by @hellofreesia Nails by @dandelion.id Seserahan by @seserahan_by_rosearbor Mahar by @mahar_by_rosearbor Souvenir by @finesouvenir Invitations by @kreasigraceindonesia #weddingday #weddingku #weddingphoto #weddingphotography #weddingdress #weddingdepok #weddingjakarta #weddingsunda #weddingindonesia #weddingindoor #weddinggown #weddingstyle #weddingidea #weddingadat #pernikahantradisional #pernikahanadat #pernikahansunda #pernikahanimpian #pernikahannusantara #pernikahanadatsunda

A post shared by Wedding Photographer Jakarta (@aliencophoto) on

Diskusikan Dengan Pasangan Kamu Atau Pacar Mereka

Biasanya jika seseorang diajak bicara oleh orang yang dekat dengan mereka atau setidaknya orang yang lebih mereka hormati tentu akan lebih mendapat perhatian. Nah kamu dapat meminta pasangan kamu untuk menyampaikan hal-hal yang mungkin kurang pas buat kamu. Alternatif lain, bisa juga kamu meminta pasangan groomsmen untuk menyampaikan apa yang perlu kamu sampaikan kepada para groomsmen, tentu mereka akan lebih perhatian dengan apa yang disampaikan, dan pesan kamu dapat tersampaikan dengan baik kepada para groomsmen kamu.

Yuk simak juga

9 Foto yang Wajib Diabadikan di Hari Pernikahan

View this post on Instagram

Fashion may not be the first thing in a man's life. But when it comes to getting up for your wedding, you'll need to step up your game. Find the right wedding attire and be the most handsome man of the day! The Wedding of @ayuzaditya & @suuchaan Venue : @swissbelhotelmanggabesar Decor : @pisiliadecor WO : @oliviaorganizer MUA : @luvinaho Gown : @wusisters.collection Groom suit : @wonghangtailor Shoes : @donamicipershonalize Robe : @robe.bit Wedding cake : @breadseason Music : @erwinwong.entertaiment #portraitfoto #fotowedding #weddingstory #weddingku #mywedding #pernikahanindonesia #momenpernikahan #holymatrimoni #pernikahanimpian #weddingstyle #weddingday #photographer #photography #weddingphotoshoot #inspirationwedding #instagram

A post shared by Wedding Photographer Jakarta (@aliencophoto) on

Sediakan Busana Yang Simpel Untuk Seragam

Pastikan kamu memilihkan busana yang tidak akan membuat para groomsmen kamu menjadi kerepotan sendiri saat harus memakainya. Seragam yang simpel akan membuat mereka tidak terlalu terganggu dalam masalah penampilan sehingga mereka akan lebih fokus dengan tugas mereka daripada harus memikirkan urusan seragam. Jika kamu menggunakan pesta pernikahan dengan adat tertentu dan mengharuskan busana tertentu, pastikan kamu mempunyai orang yang tepat untuk membantu para groomsmen kamu untuk membimbing dalam mengenakan seragam adat yang telah ditentukan. Ini akan memudahkan mereka para groomsmen daripada harus mereka-reka sendiri bagaimana sebaiknya memakai busana yang telah tersedia.

Sediakan Waktu Khusus Untuk Penampilan Para Groomsmen

Kamu bisa menugaskan para groomsmen untuk melakukan performance tertentu nanti pada saat pernikahan. Dengan begitu mereka akan merasa perlu untuk tinggal dalam ruang sambil menunggu waktu performance yang telah dijadwalkan. Performan yang dilakukan bisa dari yang sederhana dengan membawakan lagu bertema pernikahan, cinta atau bisa juga dengan membuat acara flashmob. Tentunya akan menyenangkan juga untuk mereka dan mereka pun merasa harus selalu bersiap dan tidak pergi kemana-mana.

Kehadiran para groomsmen ini selain melengkapi pesta pernikahan kamu juga akan membuat pesta pernikahan kamu akan lebih meriah. Karenanya sangat penting bagi kamu untuk memperhatikan kebutuhan mereka.

Yang terakhir, hadiah khusus untuk mereka jangan sampai terlupakan. Meskipun hanya hadiah yang sederhana, kecil dan nilainya tidak mahal namun tentunya akan dapat membuat mereka juga merasa senang.

 

Itu dia 4 Cara Groomsmen Sukses Menjalankan Tugasnya dari Alienco, semoga cara tersebut juga berhasil di pernikahanmu ya!

9 Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu Di Lamaran

9 Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu Di Lamaran

9 Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu Di Lamaran

Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu. – Lamaran merupakan acara pendahuluan namun begitu acara ini juga merupakan acara yang penting bagi calon pengantin, sehingga untuk acara ini pun perlu dipersiapkan secara khusus. Ini menjadi tanda bahwa seorang pria benar-benar serius akan menjadikan wanita sebagai pendamping hidupnya. Diawali dengan penyampaian kehendak untuk menyunting sang wanita. Karena pentingnya tersebut acara inipun perlu dihadiri oleh keluarga dekat maupun saudara-saudara.

Seperti halnya acara resmi pada umumnya, tak ketinggalan pula perlu menyediakan sajian makanan  dan minuman untuk pelengkap. Ada banyak menu makanan yang dapat disediakan untuk acara ini. Nah untuk referensi kamu  di bawah ini akan disajikan beberapa pilihan, di antaranya adalah :

Nasi Tumpeng

Sebagai makanan utama, nasi tumpeng dapat menjadi  pilihan yang cukup menarik. Ya, tumpeng memang merupakan sajian khas untuk daerah Jawa dan Betawi. Tumpeng ini dihadirkan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia yang telah diberikan oleh Tuhan. Dengan rasa syukur ini diharapkan  rezeki akan terus bertambah

Biasanya tumpeng ini menjadi acara awal sebelum acara makan-makan, ditandai dengan pemotongan bagian atas tumpeng untuk diberikan kepada orang yang dituakan, sebelumnya dilakukan doa bersama agar acara berjalan lancar dan permohonan agar kedua calon pengantin yang telah menyatakan kehendaknya menuju pernikahan akan dimudahkan jalannya.

Kerupuk

Tak ketinggalan untuk menjadi teman hidangan untuk berbagai acara adalah kerupuk.  Sebagai makanan pelengkap, kerupuk ini kadang memang dicari, karena memang kebiasaan tertentu biasanya terasa kurang lengkap makan tanpa kerupuk. Kamu dapat menghidangkan kerupuk udang atau kerupuk lainnya.

Hidangan Ayam

Ayam merupakan hidangan yang cukup favorit, dapat disediakan dalam beragam variasi. Dari ayam goreng, ayam bakar sampai beragam sajian berdasar ayam tentunya. Hidangan ini cocok untuk banyak tamu yang datang karena memang daging ayam saat ini merupakan makanan yang cukup banyak diminati.

Nasi/Mi Goreng

Meskipun biasanya yang dihidangkan adalah nasi butuh beserta lauk pauknya, tapi kalau kamu menyediakan hidangan spesial dari nasi yang berupa nasi goreng tentu dapat diterima. Nasi goreng selain lebih praktis dalam penyiapannya juga harganya lebih ekonomis. Dengan beragam variasi isian dari nasi goreng, hidangan ini dapat menjadi spesial untuk tingkat yang sederhana sampai kelas yang mewah. Kalau ada tamu undangan yang kurang suka dengan nasi, kamu dapat menghidangkan alternatif pengganti nasi goreng ini yaitu dengan mi goreng.

Food test tips? Yuk simak Catat ini ! Jika Kamu ingin Food Test Catering Untuk Acara Pesta Pernikahan mu

Sate

Sate juga merupakan hidangan yang cukup akrab bagi masyarakat Indonesia. Jadi kalau kamu menghindangkan sate yang lezat, tentu tamu akan merasa sangat senang. Kamu bisa mencoba beragam menu sate, dari sate ayam, sate kambing, sate daging sapi. Selain itu kamu dapat menyertakan teman makan sate ini berupa lontong dan bumbu khusus untuk sate tertentu, yaitu bumbu kacang atau bumbu kecap.  Dengan pemilihan menu sate yang enak, tamu akan merasa puas menikmati hidangan yang tersedia.

Sup

Sebagai makanan keluarga, sup merupakan sajian yang paling pas. Beragam sup dapat dibuat dari sup daging sapi, sup ayam, sup kacang. Selain cocok dengan kebanyakan tamu, hidangan sup ini juga menjadi peneman nasi yang paling pas, dengan rasa kuah yang khas akan menjadi kombinasi hidangan yang sesuai.

Simak juga

7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Vendor Catering

Jajanan Pasar

Beragam hidangan berupa jajanan pasar ini akan dapat juga memberikan kesan suasana yang lebih tradisional. Meskipun sudah tidak terlalu dominan, hidangan pasar masih tetap menjadi makanan favorit juga bagi masyarakat kita. Bagi orang-orang tua tentu jajanan pasar ini dapat menjadi kenangan  masa lalu yang menyenangkan. Kamu dapat menghidangkan beragam jajanan pasar di antaranya wajik, getuk, kue cucur, talam, kue bugis, nagasari dan banyak lagi macamnya. Selain rasa yang bervariasi, tampilannya pun juga beraneka warna, tentu akan lebih memeriahkan hidangan yang tersedia.

Buah

Walaupun ada yang tidak suka buah tertentu, tapi sebagian besar tamu undangan tentu juga berharap ada buah sebagai teman makanan. Sebagai pelengkap, buah ini juga memberi kesan tersendiri lho. Kamu dapat menghidangkan buah yang sudah potongan misalnya semangka, melon, nanas. Atau bisa juga dalam bentuk utuh misalnya rambutan, salak, pisang. Dan kamu juga bisa menyajikan buah ini  sebagai buah rujakan, banyak lho yang favorit makan rujak, terutama dari tamu undangan wanita, biasanya akan sangat senang menikmati rujak buah ini.

Dessert

Makanan andalan untuk menjamu tamu paling penting nih! Sebagai penutup makanan utama, kamu dapat menambahkan makanan yang manis, boleh berupa roti, puding ataupun beragam hidangan manis penutup lainnya. Hidangan ini tentu akan menambah kesan yang menyenangkan bagi tamu undangan.

Sekian Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu dari Alienco. Tentu masih banyak pilihan variasi makanan lainnya yang dapat kamu pilih. Kamu bisa juga mengkombinasikan menu pilihan di atas dengan menu tambahan lainnya. Tentunya diharapkan semua tamu yang datang akan menjadi puas dengan hidangan yang tersedia. Share ide kamu di kolom komentar ya! 🙂