Tips Mengakrabkan Hubungan Kakak Adik di Acara Pernikahan

Tips Mengakrabkan Hubungan Kakak Adik di Acara Pernikahan

Tips Mengakrabkan Hubungan Kakak Adik di Acara Pernikahan

Memiliki kakak atau adik tentu kalian sudah banyak menghabiskan waktu sepanjang hidup kalian bersama-sama. Pasti ada masa dimana kalian akur yang benar-benar akur dan ada masa dimana kalian bertengkar. Tapi bagaimanapun kalian saudara kandung pasti saling menyayangi dan menjaga satu sama lain. Untuk semakin mendekatkan hubungan kalian sebagai saudara melibatkan mereka di acara pernikahanmu merupakan keputusan yang baik lho.

Mengisi Acara Hiburan

Jika kakak atau adikmu memiliki bakat dalam bermain musik, apalagi bernyanyi, bisa lho mereka menjadi pengisi acara pernikahan kalian. Selain membantu mereka menunjukkan bakat mereka, kalian juga bisa menghemat biaya yang kalian gunakan untuk hiburan.

Menjadi Pembawa Cincin

Pembawa cincin tidak harus anak kecil kok. Kalian menunjuk kakak atau adik kalian sebagai pembawa cincin juga bisa lho. Ini akan menunjukkan kedekatan kalian sebagai saudara dan menambah suasana haru saat pernikahanmu.

Masih belum menemukan cincin kawin yang pas? Yuk simak juga Tips Mudah dan Tepat Saat Memilih Cincin Kawin

Mendesain Konsep Pernikahan

Kamu dan pasangan tidak memiliki keahlian di dunia kreatif? Malah kakak atau adikmu yang memiliki bakat di bidang tersebut? Daripada pusing-pusing menghabiskan waktu dan tenaga, menyewa seorang ahli untuk merancang acara pernikahan kalian. Mungkin kalian bisa meminta kakak atau adik kalian menjadi project leader yang merancang konsep pernikahan kalian. Apalagi kalau mereka sangat kreatif hingga suka melakukan crafting atau DIY. Biarkan mereka berkreasi di konsep pernikahan kalian. Tentu saja kalian boleh menyampaikan ide dan pendapat pada mereka. Karena sudah saling mengenal luar dan dalam, tentunya mereka lebih memahami bagaimana selera kalian. Jadi lebih mudah deh saat persiapan pernikahan.

Quality Time

Setelah menikah tentu kalian akan menjalani hidup sebagai suami istri dengan terpisah dari saudara-saudara kan. Nah sebelum akhirnya akan jarang menghabiskan waktu bersama, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk berlibur bersama sebelum acara. Tidak punya waktu untuk liburan? Pergi ke mall bersama, menonton film dan makan bersama, atau sekedar quality time mengobrol sepanjang malam sepertinya sudah cukup kok!

Mungkin kamu dan kakak atau adik bisa menghabiskan waktu sambil jalan-jalan ke Wedding Expo, dia bisa membantu persiapan pernikahanmu. Yuk baca Yuk! Akhir Pekan Seru di Balai Kartini Wedding Expo 2018. Alienco bagi-bagi Free Pass untuk masuk ke Balai Kartini Wedding Expo 2018 lho!

 

Demikianlah artikel tentang tips mendekatkan hubungan kakak adik di acara pernikahan. Semoga hubungan kalian sebagai saudara kandung semakin dekat dan akrab, ya!

Perhatikan 3 Hal Ini Demi Pernikahan Bebas Gangguan!

Perhatikan 3 Hal Ini Demi Pernikahan Bebas Gangguan!

Perhatikan 3 Hal Ini Demi Pernikahan Bebas Gangguan!

Banyaknya waktu yang dibutuhkan, tenaga dan pikiran yang benar-benar terkuras. Semua itu selalu mewarnai proses kalian ketika mempersiapkan pernikahan. Tentunya kalian ingin pernikahan berjalan dengan lancar dan sempurna. Waktu, tenaga, dan pikiran yang sudah dikeluarkan harus terbayarkan dengan acara sempurna! Kepuasan tamu undangan adalah salah satu tanda bahwa pernikahanmu ini sudah sukses terlaksana. Lalu bagaimana cara mensukseskan acara pernikahan tanpa gangguan? Nah yuk simak 3 hal yang harus diperhatikan agar pernikahan bebas dari gangguan di bawah ini

Tingkatkan kondisi keamanan

Menggelar acara pernikahan dengan mengundang banyak orang tentu kalian harus memperhatikan keamanan acara. Kalian tentu tidak akan bisa turun mengawasi siapa saja yang akan keluar-masuk lokasi selama acara. Untuk itu satpam atau polisi harus kalian tempatkan di beberapa titik selama acara. Himbau juga tamu undangan untuk selalu menjaga diri dan barang bawaan. Ruang pribadi dan ruang yang digunakan keluargamu pun perlu diberikan keamanan. Hal ini untuk menghindari gangguan dari orang luar non undangan yang masuk dan mengacaukan acara atau mengambil barang.

Petugas KUA/KCS Hadir Tepat Waktu

Resminya suatu acara pernikahan juga bergantung pada petugas dari KUA/KCS, kan? Mereka akan menjadi pencatat pernikahanmu yang sah. Sehingga pernikahanmu akan diakui secara agama dan hukum. Pastikan pegawai yang ditugaskan di pernikahanmu hadir tepat waktu. Kalau bisa hadir setengah jam atau satu jam sebelum tamu undanganmu hadir. Tidak mau kan ketika acara berlangsung, tapi petugas itu belum datang? Bisa-bisa kalian malah jadi panik dan tidak konsen saat acara.

Kesiapan Vendor

Sebuah acara pernikahan akan bisa terlaksana jika semua elemen di dalamnya berintegrasi dengan baik, terutama dari vendor-vendornya. Di sebuah acara pernikahan aka nada vendor dokumentasi (foto dan video), vendor catering, wedding organizer, dan vendor dekorasi. Seperti di artikel mengenai memilih vendor. Tentunya kalian sudah tau tentang apa saja yang harus dilakukan sebelum menandatangani perjanjian kerjasama. Pastikan juga bahwa semua vendor tersebut memiliki reputasi yang bagus dan profesionalitas dalam bekerja yang baik. Sehingga mereka akan menyukseskan acara pernikahanmu, bukannya menjadi penyebab gangguan.

Yuk simak juga Lakukan Hal ini Sebelum Menentukan MC Pernikahan!

 

Demikianlah artikel mengenai 3 hal yang perlu diperhatikan agar tercapainya pernikahan yang sukses dan bebas gangguan. Semoga bermanfaat, ya!

Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Saat ada Wedding Expo diselenggarakan di kotamu tentu saja kamu dan pasangan wajib untuk datang kesini. Nah supaya kalian tidak kaget dan bingung saat di Wedding Expo nanti. Berikut ini beberapa hal yang mungkin akan kamu temui pada suatu Wedding Expo. Jadi kamu nanti dapat mempersiapkan apa saja yang dapat kamu lakukan agar kunjunganmu ke event tersebut tidak menjadi sia-sia. Yuk simak

  1. Buat alamat email dan nomor telepon.

Salah satu alasan terpenting ketika menghadiri sebuah Wedding Expo adalah untuk mencari vendor atau disainer yang nantinya dapat membantu membuat pernikahanmu menjadi mengesankan. Tentunya kamu juga harus menyiapkan kartu namamu untuk dapat ditukarkan dengan beberapa vendor atau disainer yang kamu pilih. Sebaiknya membuat email baru atau nomor telpon baru yang kamu khususkan untuk hal itu. Tentu kamu tidak ingin ponselmu bordering berkali-kali hanya untuk tawaran yang sama.

  1. Beli tiket Online lebih awal

Kalau kamu tidak ingin antrian panjang hanya untuk membeli tiket masuk kan? Nah segeralah kamu beli tiketnya jika memang kamu sudah mantap akan mendatangi Wedding Expo tersebut, jangan sampai kehabisan. Siapa tahu ada diskon khusus yang bisa kamu peroleh.

  1. Rencanakan waktu yang paling tepat

Sebelum datang ke Wedding Expo, kamu sebaiknya membuat rencana apa saja yang perlu kamu peroleh dari Wedding Expo tersebut, juga berapa anggaran yang sudah kamu siapkan. Hal-hal ini penting sehingga kamu nantinya bisa memilih  apa saja yang akan kamu butuhkan dari beragam layanan yang disediakan oleh pada vendor pernikahan.

  1. Jangan lupa perhatikan kakimu. Pakai sepatu yang nyaman

Karena kamu tidak mungkin menggunakan kendaraan di dalam arena Wedding Expo tentunya kamu tidak ingin juga kakimu sakit karena salah memilih sepatu/sandal. Kamu nantinya akan harus berjalan ke sana kemari dari satu booth ke booth lain. Jadi pastikan kakimu juga tetap merasa nyaman.

  1. Siapkan makanan dan minuman

Yang ini jangan sampai terlupakan ya.  Siapkan benar-benar makanan dan minuman yang nanti akan kamu makan kalau kamu merasa lapar atau haus ketika berjalan-jalan di area. Kamu perlu stamina yang kuat agar dapat mendatangi semua booth yang menarik. Air minum yang cukup akan menghindarkan kamu dari dehidrasi yang akan membuatmu kurang berkonsentrasi nantinya.

  1. Ajak teman yang juga ingin datang

Meskipun Wedding Expo semuanya hanya tentang pernikahan Sangat penting bagi calon pengantin, tak ada salahnya kalau kamu mengajak teman, keluarga atau saudara. Terkadang mereka juga berminat untuk mendatanginya. Jangan sampai kamu mengajak teman yang nantinya banyak mengeluh, kan bisa membuat kamu jadi bête juga nanti.

  1. Dokumentasi

Jika ada hal-hal yang menarik atau penting, jangan segan untuk mengambil gambar atau videonya, agar nanti dapat kamu lihat lagi ketika di rumah. Mungkin kamu terlupa booth mana yang kamu favoritkan tadi. Karena biasanya memang agak mirip satu sama lain. Jadi jangan sampai hal ini terjadi.

  1. Masuklah untuk mendapatkan semuanya

Di Wedding Expo, tentunya juga banyak disediakan hadiah-hadiah. Beberapa vendor mungkin memberikan baju pengantin, kue, bahkan dekorasi gratis. Ingat semua orang yang datang juga tentu ingin mendapatkannya. Siapa tahu kamu yang beruntung, jadi segera masuk arena ya.

  1. Pilih Vendor Favorit

Jangan sampai kamu menunggu dihubungi oleh vendor favorit. Karena mungkin pada saat yang sama banyak pasangan yang juga mengajukan permintaan yang sama. Segera tindak lanjut dengan semua hal yang diperlukan untuk dapat segera mem-booking mereka. Informasikan semua yang kamu butuhkan, kapan waktu yang kamu rencanakan, dan konsep yang ingin kamu buat untuk pernikahan kamu.

Yuk simak, Tips Cerdas Memilih Vendor dengan Media Sosial

  1. Tetap Open Mind

Wedding Expo tentunya banyak menghadirkan  hal-hal yang mungkin sangat berbeda dengan yang sering kita temui dalam keseharian kita. Apalagi jika kamu baru pertama mendatanginya. Mungkin kamu tidak menyangka ternyata banyak sekali ide-ide, rancangan dan layanan yang dapat kamu temui.  Jadi tetaplah berpikir terbuka untuk mempertimbangkannya dengan baik.

 

Di Wedding Expo kamu bisa mendapatkan semua kebutuhan untuk pernikahan kamu. Kamu bisa berkonsultasi dengan vendor-vendor profesional. Contoh-contoh hadiah dan bahkan rencana untuk berbulan madu. Nikmati semuanya yang menyenangkan, bukankah itu yang kamu inginkan dari mendatangi sebuah Wedding Expo?

Lamaran di Rumah? Ini Dia Kelebihan dan Kekurangannya

Lamaran di Rumah? Ini Dia Kelebihan dan Kekurangannya

Lamaran di Rumah? Ini Dia Kelebihan dan Kekurangannya

Acara pernikahan tentu tidak akan dilangsungkan begitu saja ketika kedua calon pengantin sudah sama-sama setuju untuk membina hubungan keluarga. Terlebih lagi di negeri kita, pernikahan sering merupakan acara inti yang didahului oleh acara sebelumnya yaitu lamaran atau pertunangan. Keluarga dari masing-masing calon akan bertemu dan saling berkenalan dalam acara resmi ini, juga hal-hal yang terkait dengan persiapan pernikahan seperti waktu, tata cara dan hal-hal lain yang bersifat teknis maupun teknis dirembug bersama.

Sudah menjadi tradisi dalam acara lamaran, biasanya pihak pria dan keluarga mendatangi tempat tinggal keluarga calon wanita untuk mengajukan lamaran dan melaksanakan pertunangan, namun tidak menutup kemungkinan acara pra pernikahan ini diselenggarakan di tempat yang sudah disediakan secara khusus atau memesan tempat tertentu seperti  hotel, rumah makan tentunya dengan pertimbangan masing-masing.

Nah mana  tempat yang ingin kamu pilih untuk menyelenggarakan acara lamaran yang akan kamu laksanakan?  Info berikut dapat menjadi masukan buat kamu-kamu yang masih bingung memilih yang mana, mungkin kelebihan dan kekurangan dari lamaran di rumah ini harus kamu simak

Lamaran di rumah mempunyai beberapa kelebihan yang diantaranya adalah :

Pertama, dari segi anggaran melaksanakan acara lamaran tentu akan mengurangi biaya pengeluaran yang cukup besar dari segi pengeluaran biaya untuk tempat. Meskipun kamu juga perlu mengeluarkan anggaran untuk mendekorasi rumah agar layak menjadi tempat untuk acara lamaran, tapi biasanya relative lebih ringan.

Kedua, penyelenggaraan acara lamaran yang dilakukan di rumah akan mengurangi kesan acara resmi atau formal, jadi kedua belah pihak akan lebih merasa informal dan akan lebih lepas dalam berkomunikasi maupun berinteraksi. Meskipun kadang tempat penyelenggaraan agak kurang representatif disbanding gedung khusus namun waktu yang tersedia tidak mengikat, dapat dilakukan dengan rentang waktu yang cukup lama jika mungkin memang ada hal-hal yang penting yang memang perlu dibicarakan secara lebih mendalam.

Ketiga, sudah menjadi tradisi turun temurun jika acara lamaran diselenggarakan di rumah calon pengantin wanita, acara ini merupakan acara yang dianggap sakral, sehingga pelaksanaannya pun diadakan dengan persiapan khusus baik dari segi tempat maupun makanan dan minuman  yang disediakan.

Lihat juga, Tips Menghias Hantaran Lamaran

Selain kelebihan di atas, pelaksanaan lamaran di rumah tentu juga ada kekurangannya,

Pertama, keluarga pengantin wanita yang menjadi tempat penyelenggaraan lamaran tentunya perlu mempersiapkan dengan baik agar nantinya acara lamaran dapat menjadi acara yang benar-benar seperti yang diharapkan. Nah tentunya perlu persiapan yang matang, dank arena banyak hal yang perlu dikerjakan baik dari segi persiapan tempat, menata dekorasi maupun mempersiapkan makanan atau minuman yang akan disediakan, sehingga akan lebih repot jika hanya sedikit yang dapat membantu.

Kedua, fasilitas untuk penerimaan pihak pelamar juga perlu dipertimbangkan, karena tentunya yang datang dari pihak pelamar tidak hanya orang tua dan calon pengantin saja, ada kemungkinan akan disertai juga dengan keluarga besar lainnya, atau mungkin juga tetangga atau kerabat jauh dari pelamar. Jadi perlu dipertimbangkan juga masalah luas tempat yang dipakai, parkiran, penerima tamu dll. Meskipun kadang tetangga memaklumi tentunya jangan sampai merepotkan atau mengganggu aktivitas mereka yang mungkin kepentingan dengan tampat atau area yang kita gunakan.

Ketiga, mungkin bagi calon pengantin yang terpisah jarak cukup jauh, penyelenggaraan acara lamaran di rumah agak merepotkan salah satu pihak, sehingga mungkin perlu disepakati tempat tertentu yang dapat dijangkau oleh kedua belah pihak.

 

Nah, kamu sekarang tentu akan lebih mantap akan memilih tempat mana utnuk penyelenggaraan acara lamaran kamu. Manapun yang kamu pilih, tentunya harus kamu pertimbangkan masak-masak ya.

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

Dalam keadaan dan situasi apapun masalah keuangan selalu saja menjadi hal yang sensitif. Banyak masalah timbul karena uang. Pasangan yang sudah menikah tidak luput dari masalah ini. Tentu kalian tidak mau kan jika rumah tangga kalian retak? Apalagi karena ketidakmampuan kalian dalam mengatur masalah finansial. Nah maka dari itu yuk simak 6 tips mengelola finansial dalam rumah tangga

Diskusi Finansial

Mendiskusikan masalah finansial sebenarnya harus dilakukan sebelum kalian menikah. Namun, kalau belum pernah melakukannya memang lebih baik langsung segera dilakukan. Diskusikan mengenai aturan-aturan yang harus dijalani masing-masing atau berdua dari kesepakatan yang dicapai.

Rekening Bank

Membuka rekening bersama atau tetap memakai rekening pribadi? Privasi memang penting bagi setiap orang. Tetapi bagi pasangan yang sudah menikah alangkah baiknya jika mempertimbangkan mengenai membuka rekening bersama. Hal ini untuk keterbukaan ke masing-masing dan demi kenyamanan bersama.

Baca juga, Tips Merencanakan Bulan Madu Bersama Pasangan

Menabung dan Mempersiapkan Dana Darurat

Menabung adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan. Apalagi bagi pasangan yang sudah menikah. Sisihkan uang tersebut untuk dana darurat. Di masa depan kalian tidak akan tau apa yang akan terjadi dan kebutuhan apa yang akan kalian perlukan saat berumah tangga. Contohnya ketika salah satu dari kalian ada yang sakit, kehilangan pekerjaan, atau masalah lainnya.

Jangan Sampai Berhutang

Nah hutang merupakan hal yang benar-benar harus dihindari! Atur dengan sedemikian rupa biaya kebutuhan kalian dan jangan sampai over budget apalagi sampai harus berhutang. Hutang merupakan akar masalah yang bisa merusak hubungan kalian sebagai pasangan. Jangan juga sampai melakukan hutang yang tidak pasanganmu ketahui. Benar-benar salah!

Kerjasama Pasangan

Membuat budgeting yang disepakati bersama juga harus dilakukan bersama. Kerjasama dengan pasangan sangatlah penting. Jangan saling menekan dan menyalahkan jika ada masalah terjadi. Berdiskusi lah bersama-sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Saling Berkomunikasi

Berkomunikasi dengan baik dan saling menghargai satu sama lain dapat mempererat hubungan kalian. Hindari saling curiga dan menuduh, bahkan hingga berkata kasar kepada pasangan. Komunikasikan segala hal dari hati ke hati dengan penuh pengertian.

 

Nah demikianlah 6 tips mengelola finansial dalam berumah tangga yang kamu dan pasangan perlu ketahui. Semoga dapat bermanfaat, ya!

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Haruskah istri mengikuti suami yang ditugaskan atau harus bekerja jauh di rantau? Banyak pertimbangan yang harus diambil dalam hal ini, hidup dirantau memiliki banyak dinamika yang tentunya sangat berbeda dengan hidup di tempat asal. Jangan sampai kehidupan dirantau membuat pasangan suami istri malah berpisah karena tidak siap menghadapinya. Jadi apa saja yang harus disiapkan untuk menghadapi kehidupan berkeluarga di perantauan?  Simak ya beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan berikut.

Penyesuaian dan Persiapan Diri

Penyesuaian diri, tentu ini adalah hal awal yang harus kamu lakukan. Selain itu kenali lingkungan sosial di tempat baru akan membuat kamu mudah melakukannya. Lingkungan baru, orang-orang baru, pendatang ataupun penduduk asli adalah orang-orang yang nantinya akan lebih sering kamu temui. Segeralah menyesuaikan diri, perhatikan adat-istiadat, kebiasaan, nilai-nilai sosial, bahasa setempat, akan lebih memudahkan kamu menghadapi semua kehidupan baru di perantauan tanpa harus mengalami kejutan budaya. Aspek bahasa juga sangat penting jika pasangan kamu harus merantau di luar negeri, tentunya sedikit-sedikit harus kamu pelajari juga.

Selanjutnya kamu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan yang sulit dalam hal keuangan, mungkin gaji atau pendapatan yang diperoleh suami agak pas-pasan, jadi cobalah meningkatkan kemampuan kamu yang dapat mengurangi pengeluaran rutin, misalnya memasak sendiri. Makan di luar memang praktis dan lebih mudah dilakukan, tapi tentunya juga akan membuat beban keuangan lebih berat, ya, masak sendiri adalah satu-satunya cara untuk mengurangi beban tersebut. Apalagi kalau kamu merantau ke luar negeri, pasti akan sangat terasa.

Baca juga, 3 Hal yang Wajib Kamu Hindari Sebelum Hari Pernikahan

Kerjasama Antara Suami dan Istri

Tak kalah penting adalah membangun kerja sama dengan suami. Iya, dengan kerja sama maka pekerjaan akan lebih mudah dikerjakan dan akan mengurangi banyak pengeluaran keuangan. Pekerjaan sehari-hari dapat dikerjakan secara bergantian  dengan mengatur jadwal waktu yang dimiliki, sehingga tidak perlu menyewa pembantu. Jika kamu sudah punya anak, apalagi masih kecil maka bergantian mengurus anak akan menjadi solusi yang pas, ketimbang menggunakan pengasuh anak atau pembantu yang sangat mahal biayanya. Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dengan mengerjakan pekerjaan yang dapat dilakukan sendiri.

 

Demikianlah beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan yang dapat kami berikan. Pastinya diantara kamu ada yang sudah berkeluarga dan masih merantau kan? Pengalaman kamu pasti tidak sama dengan lainnya, dan kamu juga tentu punya tips khusus, boleh kamu bagikan di kolom komentar, ya!

 

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Hal penting yang harus kamu lakukan sebelum mengadakan acara pernikahan adalah mendaftarkan pernikahan kamu ke KUA,  Kamu bisa diwakilkan ke orang lain untuk mengurus hal ini. Tetapi kalau kamu ada waktu, mengapa tidak mengurus sendiri? Selain lebih jelas juga menghindari kesalahan data yang terkadang terjadi jika lewat perantara. Nah yuk simak hal-hal yang harus di perhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA berikut ini

Dimana kamu akan melangsungkan akad pernikahan?

Jawaban pertanyaan ini menentukan ke KUA mana kamu harus mendaftarkan pernikahan kamu. Jika dalam satu lingkup kecamatan maka masalah lebih sederhana. Tetapi jika kamu berada di kecamatan yang berbeda dengan calon pasangan kamu dan kamu (calon pengantin wanita) ingin menikah di tempat kamu sendiri, maka calon pengantin pria harus mengurus surat untuk menumpang nikah lebih dulu. Juga jika tempat akad pernikahan kamu ternyata sama-sama berbeda, misalnya di rumah orang tua sedangkan kamu sudah punya tempat tinggal sendiri yang berbeda kecamatan, maka selain pasanganmu, kamu juga harus mengurus surat untuk menumpang nikah.

Kapan harus mulai mengurus pendaftaran pernikahan?

Tidak ada waktu yang tertentu kapan harus mendaftarkan acara akad pernikahan, tetapi tentunya lebih cepat lebih baik, minimal sebulan sebelum tanggal akad nikah, kamu sudah siap mendaftarkan pernikahan kamu di KUA. Tetapi jika kamu ingin membooking hari khusus misalnya  pada hari Sabtu atau pada Hari Minggu dan jam tertentu, tentu kamu harus lebih awal lagi mendaftarkannya, karena biasanya di hari-hari favorit tersebut pasangan lain juga sudah membookingnya.  Kalau itu terjadi kamu tidak bisa meminta khusus, kecuali ada petugas pencatat nikah yang juga masih luang pada hari-hari yang kamu minta.

Persiapkan juga rencana B, jika penghulu terpaksa telat datang ke akad nikah kamu karena keterlambatan pada akad nikah yang sebelumnya harus dihadiri. Jadi para undangan tidak merasa jenuh menunggu.

Dokumen apa saja yang harus disiapkan?

Bagi masyarakat biasa, tidak terlalu banyak dokumen yang harus disiapkan, diantaranya:

  1. Surat Keterangan Untuk Nikah (N1)
  2. Surat Keterangan Asal Usul (N2)
  3. Surat Persetujuan Mempelai (N3)
  4. Surat Keterangan Tentang Orang Tua (N4)
  5. Surat Izin Orang Tua (N5)
  6. Pemberitahuan Kehendak Nikah (N7)
  7. Fotocopy KTP dan KK
  8. Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar

Untuk keadaan khusus diperlukan juga surat lainnya yaitu:

  • Surat Keterangan Kematian Suami/Istri (N6)
  • Akta Cerai/Thalak bagi Calon Pengantin yang Janda atau Duda
  • Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar
  • Surat Izin Komandan bagi Anggota ABRI/POLRI (SIK)
  • Dispensasi Camat bagi yang Kurang 10 Hari Kerja
  • Izin Pengadilan bagi Calon Pengantin di Bawah Umur
  • Izin Poligami dari Pengadilan bagi yang Beristeri Lebih dari Seorang
  • Surat Rekomendasi Nikah
  • Surat Keterangan Model K1 bagi WNI Keturunan Asing

Lihat juga, Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Langkah pengurusan pendaftaran pernikahan

Berikut ini merupakan proses pengurusan pernikahan dari awal sebelum ke KUA.

Minta surat pengantar dari RT dan RW tempat tinggal kamu untuk mengurus surat ke KUA. Setelah surat pengantar ada ditangan, kamu juga harus ke kelurahan masing-masing untuk mengurus surat-surat lainnya, datang saja ke kelurahan dan sebutkan keperluan kamu nanti petugas yang berpengalaman akan memberikan surat keterangan nikah Model N1, Model N2, dan Model N4 dan surat keterangan belum menikah. Oh ya jangan  lupa foto ukuran 3×4 2 lembar dengan latar biru, fotokopi KTP calon (2 lb), fotokopi KK calon (2 lb) dan surat pengantar dari RT/RW disertakan.

Setelah selesai di kelurahan, bawa semua surat yang diterima dari kelurahan maupun surat lainnya misalnya surat menumpang nikah dll ke KUA untuk pendaftaran pernikahan.

Di KUA nanti kamu akan mendapatkan surat model N7 atau surat pendaftaran nikah, sebelumnya petugas akan meminta beberapa informasi penting yang berkaitan dengan waktu akad nikah (tanggal dan jam),lokasi akad nikah, masalah penjemputan penghulu, wali nikah, saksi pernikahan (siapkan juga fotokopi saksi-saksi untuk pihak pengantin pria dan pengantin wanita). Untuk biaya pernikahan sudah ada ketentuan dari pemerintah. Kamu dapat membayar langsung ke Bank yang ditunjuk atau kamu dapat menitipkannya lewat petugas KUA untuk dibayarkan ke Bank yang ditunjuk. Ada juga program biaya nikah gratis kalau kamu memerlukannya, info dapat diperoleh di KUA setempat. Biasanya di KUA juga sudah disediakan alur proses pendaftaran pernikahan berikut biaya yang harus dibayarkan.

Untuk pasangan yang repot atau tidak punya waktu untuk mengurus pendaftaran ini biasanya ada perantara yang bisa dititipi untuk mengurus, tentunya dengan biaya khusus diluar biaya yang dikenakan di KUA, jadi anggarannya juga perlu disiapkan juga.

Setelah selesai daftar?

Sudah selesa? tapi ingat untuk merapikan dokumen-dokumen yang diberikan oleh pihak KUA agar nanti pada hari H tidak kelabakan ketika kamu harus menunjukkannya pada penghulu atau ketika diperlukan. Jangan lupa untuk menghubungi penghulu minimal sehari sebelumnya untuk kepastiannya agar lebih tenang.

 

Demikianlah artikel mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA. Jangan sampai ada yang terlupa, ya!

Tips Mengenal Lebih Lanjut Calon Saudara Ipar

Tips Mengenal Lebih Lanjut Calon Saudara Ipar

Tips Mengenal Lebih Lanjut Calon Saudara Ipar

Mengenal keluarga pasangan tentunya sangat penting bagi setiap pasangan yang ingin membina rumah tangga yang harmonis di dalam keluarga maupun dengan keluarga besar lainnya. Selain mertua tentu kamu juga harus berkenalan juga dengan keluarga pasangan kamu lainnya misalnya kakak ataupun adik. Caranya? Yuk simak tips mengenal lebih lanjut calon saudara ipar di bawah ini

  • Kamu dapat mengenal kakak/adik pacar kamu melalui pembicaraan kamu dengan pasanganmu. Mungkin suatu waktu dia bercerita tentang adik atau kakaknya meskipun hanya sekilas tentu akan memberi kamu gambaran bagaimana calon adik/kakak ipar kamu, tak perlu menginterogasi lebih dalam ya, nanti ketika kamu telah bertemu langsung kamu dapat menggali lebih lanjut jika memang diperlukan. Anggap saja cerita pacar kamu sebagai acuan untuk mengenal lebih dalam calon adik/kakak ipar kamu.
  • Banyak hal yang bisa dibicarakan ketika bertemu langsung dengan calon adik/kakak ipar kamu, tapi pastikan kamu harus peka dengan hal-hal yang dapat menyinggungnya. Jangan sampai salah ngomong, bisa-bisa terjadi miskomunikasi. Bisa kamu observasi dulu dari pacar kamu hal-hal yang bisa menyinggung perasaan mereka agar dapat dihindari dampak negatifnya.

Baca juga, Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

  • Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit, kata pepatah untuk memulai sesuatu mulailah dari hal-hal yang kecil, sederhana. Begitu juga ketika mengobrol dengan calon adik/kakak ipar. Dari hal yang sederhana bisa timbul ‘chemistry’ yang sama sehingga pembicaraan akan mengalir lebih lancar. Misalnya ternyata calon ipar kamu juga gemar film-film horor, nah bisa dilanjutkan dengan obrolan tentang kehororan film-film yang sudah pernah ditonton.
  • Jangan terlalu memonopoli pembicaraan, tentunya nanti akan menimbulkan ketidaknyamanan. Perhatikan kapan saat kamu harus menyimak atau kapan saat kamu boleh bicara, dialog tentunya bukan monolog, kedua pihak harus seimbang sehingga suasana akan lebih menyenangkan.
  • Menyelipkan humor di sela-sela pembicaraan dapat membuat suasana lebih cair, apalagi kedua pihak suka dengan humor yang disampaikan. Kegugupan akan hilang dan ketegangan terasa lepas seiring derai tawa yang timbul. Namun ingat juga jangan kebanyakan atau jangan terlalu overdosis, bisa-bisa adik/kakak iparmu menganggap kamu seorang pelawak sedang naik panggung. Kalau dia suka, klop, kalau tidak? Berabe kan.

Demikianlah artikel mengenai tips mengenal lebih lanjut calon saudara ipar. Meskipun tidak semudah membalik telapak tangan, ternyata tidak sulit-sulit amat untuk melakukannya. Keakraban dengan calon adik/kakak ipar akan secara otomatis timbul ketika kenyamanan muncul di semua pihak. Menganggap mereka seperti keluarga sendiri akan membuat kamu menyayangi mereka seperti menyayangi keluargamu sendiri. Semoga bermanfaat, ya!

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Untuk kalian bride and groom to be saat-saat mempersiapkan pernikahan memang menyenangkan. Namun bagaimana kalau pada saat kalian di tengah persiapan pernikahan, tiba-tiba teringat atau mendengar mitos-mitos yang diucapkan orang lain, dan membuat kalian dilema? Nah lebih baik simak mitos merencanakan pernikahan yang sebaiknya dihindari di bawah ini

Rencanakan Pernikahan H-1 Tahun

Jika kalian sudah memiliki konsep pernikahan dan pilihan-pilihan vendor yang matang kalian tidak perlu mempersiapkannya hingga 1 tahun sebelum acara. Kecuali jika kalian ingin menggunakan venue pernikahan yang memang sangat ramai hingga harus waiting list untuk memesannya memang lebih baik satu tahun sebelumnya. Selain hal itu persiapan lain dapat kalian lakukan bertahap dalam 4-6 bulan sebelum hari H, kok!

Pesta Pernikahan Harus Mewah

Demi mewujudkan pernikahan impian vendor mahal dan pernikahan mewah bukan lah keharusan. Jangan sampai kalian memaksakan menggunakan vendor mahal hanya untuk gengsi. Menjadi boros dan tanpa perhitungan saat mempersiapkan pernikahan, apalagi mengandalkan uang angpao adalah kesalahan besar! Jangan pernah berpikir bahwa uang tersebut akan menutup semua biaya yang kalian perlukan saat persiapan. Kebanyakan vendor tidak mau kalau pelunasan dilakukan H+1. Maka dari itu bijaklah dalam menentukan anggaran pernikahan. Menggunakan vendor yang lebih murah namun konsep pernikahan kalian lebih kreatif tentu saja tidak akan mengurangi kesan dari hari bahagia tersebut.

Bingung cara menekan biaya pernikahan? Baca juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Bridesmaids adalah Teman Semasa Sekolah.

Pada masa sekolah biasanya kalian memiliki teman dekat atau bahkan geng kan brides? Tapi bukan berarti mereka lah yang harus kalian jadikan bridesmaid. Jangan harus merasa setia dan takut menyinggung perasaan mereka kamu jadi terpaksa menjadikan mereka sebagai bridesmaid. Teman dekat yang lebih berarti bagimu meski mereka bukan teman semasa sekolah boleh dijadikan bridesmaid. Beri mereka pengertian dan jujurlah pada pilihan kalian, ya!

Gaun Pengantin Harus Putih!

Bagaimana jika pink atau biru adalah warna favorit yang ingin kalian pakai di hari pernikahan? Apa tidak boleh? Tentu saja boleh, brides! Jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain bahwa gaun pengantin lebih indah dan seharusnya berwarna putih. Saat ini sudah banyak yang memakai gaun dengan warna lain, kok. Tentu saja hal ini tidak mengurangi kesan dari hari pernikahan itu sendiri.

Baca juga, Tampil Beda Namun Anggun, Beberapa Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna

 

Demikianlah artikel mengenai Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat!

Harus Tau! Fakta Penting tentang Cincin Kawin

Harus Tau! Fakta Penting tentang Cincin Kawin

Harus Tau! Fakta Penting tentang Cincin Kawin

Sepasang cincin bagi pengantin adalah benda yang menjadi simbol tentang ikatan yang ada diantara keduanya. Tidak hanya digunakan sebagai simbolis saat hari pernikahan saja, cincin ini nantinya juga akan berada di kedua jari manis mempelai dan sebagai penanda bahwa keduanya adalah milik satu sama lain.

Pada masa kini, seiring berjalannya waktu, inovasi bentuk cincin kawin kian beragam. Pasangan calon pengantin kadang kesulitan menentukan pilihan material dan sisi estetika apa yang cocok untuk mereka. Untuk memudahkan kamu dan pasangan dalam memilih cincin yang sesuai Yuk simak fakta penting tentang cincin kawin

Material Bahan dan Kontur Permukaan

Jika berdasarkan logam mulia, jenis-jenis seperti emas, pladium, dan platinum biasa digunakan. Tentu saja logam-logam itu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Sebagai contoh emas, memiliki beberapa pilihan warna, kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Bahan yang menjadi campuran emas tersebut juga beragam dan menimbulkan reaksi yang berbeda ketika bersentuhan dengan kulit manusia. Cari tau juga reaksi alergi yang ditimbulkan tiap bahan campuran pada kulit.

Setelah memilih material dasar cincin, kalian bisa memilih permukaan cincin doff atau glossy. Hal ini bisa menjadi pertimbangan dalam urusan perawatan. Biasanya permukaan cincin glossy lebih awet dan mudah dirawat. Namun, jika ingin memilih cincin yang memiliki permukaan doff, karena memiliki kontur permukaan agak kasar yang mana bisa memudar.

Desain dan Bentuk

Meski semakin beragamnya desain dan bentuk cincin kawin di masa kini. Desain dan bentuk bisa disesuaikan dengan selera setiap pasangan. Cincin dengan desain klasik hingga kini masih menjadi pilihan banyak pasangan karena desainnya yang seakan tidak lekang oleh waktu. Desain dan bentuk lain tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Tinggal kamu dan pasangan menentukan yang sesuai selera kalian.

 

Nah itu saja fakta penting tentang cincin kawin yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

 

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp