9 Momen Saat Musik Untuk Resepsi Pernikahan kamu

9 Momen Saat Musik Untuk Resepsi Pernikahan kamu

Meriahkan Momen Resepsi Pernikahan dengan Pilihan Musik yang Tepat

Kemeriahan acara pernikahan tak lepas dari kehadiran musik sepanjang acara. Memilih musik yang pas agar suasana tetap terjaga juga penting lho. Tak heran jika memilih band atau penyanyi di pernikahan juga butuh waktu. Pada saat tertentu musik juga harus berganti, tidak mungkin berjam-jam hanya 1 lagu yang dimainkan. Nah, berikut ini ada 9 Momen Saat Musik Untuk Resepsi Pernikahan kamu versi Alienco, yuk simak!

  1. Reception Ambiance Music

Tamu undangan pernikahan hadir di acara tidak selalu dalam satu waktu yang sama. Acara resepsi pernikahanmu selama 4 jam, dan selama itu pula tamu undangan berdatangan silih berganti. Di waktu inilah kamu perlu punya playlist musik yang akan menjaga suasana resepsi sembari tamu berdatangan dan menikmati camilan.

  1. Cocktail Hour Music

Musik pada waktu ini penting untuk menaikkan mood tamu undangan. Biasanya memiliki tempo lebih tinggi dari Reception Ambiance Music. Musik yang memeriahkan suasana namun bukan musik yang mengajak tamu undangan untuk menari.

  1. Reception Grand Entrance Music

Pilihan musik ini untuk menandai pengantin wanita dan pengantin pria berjalan memasuki ruangan. Biasanya musik ini menggunakan pilihan musik untuk wedding entrance yang sudah umum. Kamu dan pasangan akan berjalan masuk diiringi anak-anak pembawa bunga dan iring-iringan keluarga di belakang menuju pelaminan.

Musik Untuk Resepsi Pernikahan

  1. The First Dance Music

Acara berdansa sudah pasti ada di semua acara resepsi pernikahan. Waktu berdansa diawali dengan first dance dari pasangan pengantin. Pilihan musiknya biasa menggunakan musik yang memiliki arti untuk kedua pengantin. Sudah pasti lagu romantis yang penuh makna ya!

  1. Father and The Bride, Mother and The Groom Dance Music

Setelah berdansa bersama pasangan, akan ada sesi berdansa untuk ayah pengantin wanita dengan pengantin wanita. Begitu juga sesi ibu pengantin pria dengan pengantin pria. Momen dansa ini khusus untuk orangtua dan anak kesayangannya yang hari itu resmi memulai hidup baru dengan berumahtangga. Disinilah musik disiapkan khusus, biasanya suasananya sedikit haru.

  1. Party Dance Music

Selesai momen haru pengantin dengan orangtua, saatnya menuju puncak waktu dansa di resepsi. Kamu perlu menyiapkan musik yang berbeda juga saat momen Party Dance Music. Disini para tamu undangan dan seluruh keluargamu ikut berdansa. Bebaskan band atau penyanyi di pernikahanmu memilih musik, kalau bisa request musik dengan tempo upbeat demi suasana meriah.

4 Peran Penting Fotografer dalam Acara Pernikahan

  1. Cake Cutting Music

Puas berdansa saatnya berganti ke momen selanjutnya. Biasanya momen potong kue pernikahan menjadi ceremonial event di acara resepsi. Jika kamu juga memutuskan seperti itu berarti kamu perlu pilihan musik yang berbeda dari momen dansa sebelumnya. Pilih musik romantis dan manis demi suasana yang menyenangkan.

  1. The Bouquet Toss Music

Highlight momen resepsi adalah lempar bunga. Biasanya pada momen lempar bunga ada pasangan yang secara khusus menyiapkan hadiah untuk penangkap buket bunga tersebut. Musik untuk resepsi pernikahan pada momen ini juga harus disiapkan khusus ya. Pilih musik yang bertempo cepat demi menaikkan antusiasme tamu undangan saat momen lempar bunga.

  1. The Last Dance Music

Pada momen penghujung acara biasanya pengantin akan meninggalkan pelaminan dan berjalan-jalan menyapa tamu undangan. Pengantin akan bergabung bersama tamu undangan di lantai dansa dengan beberapa tamu menikmati hidangan atau sekedar minum dan berbagi cerita. Saat momen ini kamu boleh memilih musik yang slow penuh sentimen atau sesuatu yang fun dan meriah. Pastikan kamu mengakhiri malam resepsi dengan pilihan musik yang meninggalkan kesan bagi semuanya!

Baca juga,

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan

Nah itu dia 9 Momen Saat Musik Untuk Resepsi Pernikahan Harus Berganti agar momen resepsimu meriah dan berkesan ya! Kalau kamu membutuhkan jasa fotografi untuk mendokumentasikan resepsimu, pastikan menghubungi Admin Alienco. Karena Alienco Photo melayani jasa fotografi pernikahan untuk wilayah Depok, Jakarta, dan sekitarnya! Semoga bermanfaat dan selamat berbahagia!

List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin Wanita Saat Hari Pernikahan

List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin Wanita Saat Hari Pernikahan

Barang Wajib Yang Tidak Boleh Tertinggal Ketika Hari Pernikahan!

Hari pernikahan menjadi hari yang paling dinantikan oleh calon pengantin. Perasaan bersemangat dan berbunga-bunga tentu sudah memenuhi hari bahkan beberapa hari sebelum hari H. Bahkan saking terlalu bersemangatnya terkadang ada hal penting di hari pernikahan yang terlewat lho. Nah tentu saja kamu harus menghindari hal tersebut, lebih baik persiapkan berbagai keperluan hari H, minimal sehari sebelum acara. Yuk simak List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin Wanita saat Hari Pernikahan dari Alienco di bawah ini :

List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin Wanita

List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin

Aksesoris

  • Sepatu Pengantin
  • Sandal ganti atau flatshoes
  • Perhiasan
  • Clutch
  • Parfum

Toiletries

Barang-barang ini biasanya sering terlupa, mungkin karena saat mandi pagi dipakai jadi saat berangkat ke hotel untuk persiapan terlupa. Jangan sampai itu terjadi padamu ya. Persiapkan pouch kecil untuk menampung toiletries kamu. Supaya tidak lupa juga, sebaiknya sudah dimasukan ke dalam tas saat malam persiapan sebelum tidur. Apa saja toiletries-nya? Ini dia :

  • Deodorant
  • Pasta gigi
  • Sikat gigi
  • Panty liner
  • Tisu kering dan tisu basah

List Barang Wajib Ada di Tas Pengantin

Barang Penting Khusus Hari Pernikahan

List barang wajib ada sebelumnya merupakan barang-barang kecil yang akan kamu butuhkan saat hari pernikahan. Nah berikut ini adalah list barang wajib yang benar-benar sangat harus diingat untuk dibawa dan dimasukkan ke dalam tas saat malam hari. Ini dia barangnya :

  • Rundown atau jadwal acara pernikahan
  • Lisensi atau Surat Nikah
  • Catatan untuk Bridesmaid atau keluarga
  • Hadiah untuk Bridesmaid
  • Kartu undangan untuk diabadikan tim fotografermu
  • Baju ganti, pakaian nyaman dan dress
  • Baju persiapan saat pagi
  • Snack, untuk camilan selama persiapan
  • Botol air mineral, jangan lupa juga minta persiapkan dispenser di ruangan make up untuk isi ulang
  • Permen
  • Sapu tangan

Baca juga,

Tips Sahur Pengantin Baru, Pengalaman Puasa Pertama Sebagai Istri

Rasa gugup dan bersemangat tentu tengah memenuhi hatimu. List barang wajib ada di tas pengantin wanita di atas penting untuk kamu catat dan lakukan lho! Supaya selama acara pernikahan kamu akan tenang dan saat persiapan tidak terburu-buru mengemas barang hingga ada yang terlupa. Repot lho untuk bolak-balik tempat acara pernikahan ke rumah, selain itu keluargamu tentu juga memiliki tugasnya masing-masing. Semoga bermanfaat ya!

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan

Beberapa Hal Yang Wajib Ada di Album Foto Pernikahan

Setelah beberapa waktu lalu Alienco sudah berbagi tentang Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahanmu, tentu daftar tersebut sudah masuk catatan ya? Selain momen pada D-Day kamu, tentu momen selanjutnya yang juga harus diabadikan dalam foto adalah malam resepsi. Waktu resepsi pernikahan dimana kamu dan suamimu merayakan hari bahagia bersama tamu undangan dan keluarga tentu tak boleh terlewatkan. Selanjutnya yuk simak Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan di bawah ini :

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi

Pernak-Pernik Resepsi

Daftar Vendor Dekorasi di Jakarta

  • Susunan gelas minum
  • Kue pengantin
  • Kartu undangan
  • Papan nama pengantin
  • Deretan makanan pembuka
  • Kursi dan meja makan malam
  • Dekorasi candle light dinner
  • Bunga-bunga dekorasi

Lagu Barat Terbaik Untuk Pesta Pernikahan

  • Band atau DJ
  • Dance Floor
  • Tim Wedding Organizer
  • MC Resepsi Pernikahan

Foto Tamu Undangan

  • Teman-teman kuliah kedua pengantin
  • Teman SMA kedua pengantin
  • Rekan kerja
  • Teman-teman keluarga kedua pengantin
  • Anak-anak dari tamu undangan

Acara Resepsi

Ini Dia Alasan Kamu Harus Memilih Konsep Outdoor Wedding

  • Bridal Party memasuki ruangan resepsi
  • Kedua pengantin memasuki ruangan resepsi
  • First dance kedua pengantin
  • Pengantin wanita dan ayahnya berdansa
  • Pengantin pria dan ibunya berdansa

  • Wedding toast
  • Best Man toast
  • Maid of Honor toast
  • Ayah pengantin wanita memimpin acara wedding toast
  • Reaksi kedua pengantin terhadap wedding toast
  • Beberapa foto momen berdansa, termasuk momen berdansa para tamu
  • Foto candid Bridal Party
  • Foto candid momen berdansa
  • Momen lempar buket bunga pernikahan / Bouquet Toss
  • Kedua pengantin berfoto bersama yang mendapatkan buket bunga
  • Foto tamu undangan setiap meja/posed picture

4 Peran Penting Fotografer dalam Acara Pernikahan

  • Pemotongan kue pernikahan
  • Pemberian potongan pertama kue pernikahan
  • Momen menyuapi kue pernikahan
  • Orangtua kedua pengantin berdansa
  • Champagne toast
  • Momen bersama para tamu undangan
  • Kedua pengantin berfoto bersama keluarga besar
  • Jangan lupa terakhir kedua pengantin berfoto bersama tim resepsi pernikahan

Baca juga,

Cara Menulis Pidato Maid Of Honor Yang Buat Sahabatmu Terkesan!

Hal-hal yang hanya akan terjadi sekali seumur hidup seperti momen resepsi pernikahan tentu harus diabadikan. Terlebih acara ini dimana teman-teman lama kamu dan suami datang bersilaturahmi dan memberikan ucapan selamat serta doa-doa baik. Tak lupa juga keluarga besar yang mungkin ada dari luar kota juga berkesempatan hadir kan jangan sampai terlewat. Foto-foto tersebut yang nantinya akan kamu dan pasangan kenang saat sudah mengarungi kehidupan berumahtangga.

Meski biasanya para fotografer pernikahan sudah hafal momen yang akan diabadikan di acara resepsi, tidak apa kok kalau kamu ingin mengingatkan lagi. Kalau kamu dan pasangan memiliki momen yang ingin lebih banyak difokuskan untuk diabadikan boleh saja request. Nah bagi kamu dan pasangan yang memerlukan jasa fotografer pernikahan, Alienco bisa jadi solusinya! Yuk cek instagram @aliencophoto untuk melihat hasil foto-foto tim Alienco.

Semoga artikel Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan ini dapat bermanfaat ya! Selamat berbahagia!

 

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahanmu!

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahanmu!

Beberapa Hal Yang Wajib Ada di Album Foto Pernikahan

Hari pernikahan adalah hari bersejarah setiap pasangan dan wajib sekali diabadikan dalam foto ya. Menyewa jasa fotografer pernikahan yang khusus mendokumentasikan event bersejarah tersebut tentu penting. Momen bahagia ini nantinya bisa kamu kenang bersama anak bahkan cucu di masa depan. Kamu dan suami juga akan selalu mengingat hari bahagia tersebut, beserta berbagai peristiwa yang mewarnai hari pernikahanmu. Maka dari itu, yuk simak Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahan di bawah ini dan minta fotografermu untuk mengabadikannya ya!

Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahanmu!

Foto Persiapan (Get Ready Shots)

  • Gaun pengantin dan jas pengantin
  • Busana seragam bridesmaid dan groomsmen
  • Sepatu pernikahan kedua pengantin
  • Aksesoris atau perhiasan pengantin wanita
  • Dasi, parfum, dan jam tangan pengantin pria

  • Cincin pernikahan
  • Buket bunga pengantin wanita
  • Buket bunga bridesmaid
  • Pengantin wanita persiapan make-up 
  • Pengantin wanita dalam proses hair styling
  • Bridesmaid sedang bersiap
  • Pengantin wanita berfoto bersama ibu dan ayahnya, serta masing-masing
  • Pengantin wanita berfoto bersama masing-masing bridesmaid dan maid of honor

  • Foto grup antara pengantin wanita dan semua bridesmaid
  • Pengantin wanita berfoto bersama saudara atau saudari kandungnya
  • Pengantin wanita berfoto bersama calon saudara atau saudari ipar
  • Ibu pengantin wanita membantu memakaikan aksesoris atau perhiasan pengantin
  • Ibu pengantin wanita memasangkan veil ke pengantin wanita
  • Ayah pengantin wanita menatap putrinya
  • Foto ayah dan ibu pengantin wanita

Tempat Pernikahan Outdoor di Jakarta - Taman Kajoe

  • Pengantin wanita bersiap ke venue pernikahan
  • Pengantin pria membenarkan dasinya
  • Ibu pengantin pria merapikan jas putranya
  • Groomsmen bersenda gurau
  • Foto ayah dan ibu pengantin pria bersama pengantin
  • Pengantin pria dengan saudara atau saudari kandungnya
  • Pengantin pria berjalan menuju venue pernikahan

Simak juga,

Robot Fotografer Untuk Pernikahan, Tren Baru Wedding Photography

Momen Upacara Pernikahan

  • Ruangan upacara pernikahan saat masih kosong
  • Bunga dekorasi pada pelaminan atau sepanjang jalan menuju pelaminan
  • Tamu mulai berdatangan
  • Panitia atau Team di pernikahan
  • Keluarga pengantin pria berjalan di aisle
  • Keluarga pengantin wanita berjalan di aisle
  • Groomsmen berjalan di aisle

Tips Mengakrabkan Hubungan Kakak Adik di Acara Pernikahan

  • Gadis pembawa bunga yang berjalan di aisle
  • Anak-anak pengantar cincin yang berjalan di aisle
  • Bridesmaid yang berjalan di aisle
  • Groomsmen yang tengah menatap ke arah bridesmaid
  • Pengantin wanita ditemani ayahnya berjalan memasuki ruangan dan aisle
  • Reaksi pengantin pria menatap pengantin wanitanya
  • Close up foto pengantin wanita dan ayahnya
  • Jabat tangan antara pengantin pria dengan ayah pengantin wanita
  • Upacara pernikahan dimulai
  • Bridesmaid dan groomsmen menatap upacara pernikahan, abadikan ekspresi bahagia mereka
  • Pembacaan sumpah pernikahan
  • Close up masing-masing pengantin saat pembacaan sumpah
  • Pertukaran cincin pernikahan
  • Ciuman pertama
  • Reaksi keluarga kedua pengantin
  • Kedua pengantin berjalan keluar sambil melambaikan tangan ke tamu undangan
  • Reaksi tamu undangan

Baca juga,

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun

Portrait Shots

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan

  • Kedua pengantin berpose bersama
  • Pengantin wanita bersama keluarganya
  • Kedua pengantin bersama keluarga pengantin wanita dan sebaliknya
  • Pengantin pria bersama keluarganya
  • Bridesmaid bersama kedua pengantin
  • Groomsmen bersama kedua pengantin
@aliencophoto
  • Foto grup bridesmaid dan groomsmen
  • Foto grup bridesmaid dan groomsmen bersama kedua pengantin
  • Pengantin wanita bersama maid of honor
  • Pengantin pria bersama the best man

  • Masing-masing pengantin foto grup bersama saudara kandungnya
  • Masing-masing saudara kandung berfoto bersama kedua pengantin
  • Foto grup masing-masing pengantin bersama kedua orangtuanya
  • Foto orangtua kedua pengantin masing-masing bersama pengantin pria dan pengantin wanita
  • Kedua pengantin berfoto bersama kakek dan nenek dari kedua belah pihak
  • Kedua pengantin berfoto bersama pembawa bunga dan pengantar cincin

Wah, banyak sekali ya! Momen-momen di atas adalah hal krusial di hari pernikahan, dan wajib banget untuk diabadikan. Penting sekali untuk mengabadikan momen bersama keluarga di hari yang sangat penting seperti ini. Nah itu dia Daftar Foto Wajib Diabadikan di Hari Pernikahan versi Alienco. Selanjutnya akan kami bahas mengenai Daftar Foto Wajib Diabadikan di Resepsi Pernikahan, ditunggu ya! Oiya, momen tersebut tentu perlu diabadikan oleh fotografer yang berpengalaman ya. Maka dari itu jangan ragu untuk segera hubungi Admin Alienco untuk mendapatkan foto dokumentasi pernikahan yang keren-keren!

View this post on Instagram

While everyone is looking at the bride walking down the aisle, I like to look at the groom's reaction. Just like the bride who has been nervous, the groom also couldn't hide his emotion. The Wedding of @ayuzaditya & @suuchaan Venue : @swissbelhotelmanggabesar Decor : @pisiliadecor WO : @oliviaorganizer MUA : @luvinaho Gown : @wusisters.collection Groom suit : @winghangtailor Shoes : @donamicipershonalize Robe : @robe.bit Wedding cake : @breadseason Music : @erwinwong.entertaiment #portraitfoto #fotowedding #weddingstory #weddingku #mywedding #pernikahanindonesia #momenpernikahan #holymatrimoni #pernikahanimpian #weddingstyle #weddingday #photographer #photography #weddingphotoshoot #inspirationwedding #instagram

A post shared by Wedding photographer jakarta (@aliencophoto) on

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun

Ini Dia Timeline untuk Mempersiapkan Pernikahan dalam Satu Tahun!

Pasangan yang akan menikah, tentu saja wajar jika pada awalnya merasa bingung saat akan mempersiapkan pernikahan. Apa dulu yang harus dipersiapkan ya? Gedung atau gaun? Bagaimana memilih vendor pernikahan yang terpercaya? Terutama adalah kapan sih harus mulai mempersiapkan pernikahan? Nah, berikut ini Alienco punya Contoh Timeline Persiapan Pernikahan yang akan memudahkan kamu dan pasangan dalam mempersiapkan pernikahan! Yuk simak :

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan untuk Pernikahan yang Berkesan

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan

12 Bulan Sebelumnya

  • Booking Fotografer

Meskipun banyak sekali fotografer yang bisa di hire, namun menemukan yang style fotonya butuh waktu. Apalagi kalau ternyata yang kamu inginkan merupakan fotografer yang sangat laris, bisa-bisa dia full booked sampai tahun depan.

  • Mulai Browsing Wedding Dress

Menentukan wedding dress yang tepat butuh waktu. Alangkah baiknya dipersiapkan jauh-jauh hari. Mempertimbangkan bentuk gaun, warna gaun, dan model yang seperti apa yang pas untuk kamu. Bisa cari referensi dan coba-coba berbagai model gaun pengantin dulu.

  •  Memilih Tamu Undangan

Daftar tamu undangan adalah agenda berikutnya dalam 12 bulan sebelumnya. Kamu dan pasangan bisa mulai mengumpulkan data siapa saja yang akan kamu undangan. Perlu juga bertanya pada kedua orangtua kalian mengenai tamu mereka. Memilih hal ini meski sederhana namun juga perlu waktu untuk finalisasinya.

  • Finalisasi Tanggal Pada Wedding Venue

Pada contoh timeline persiapan pernikahan, sudah pasti soal wedding venue merupakan hal krusial. Terlebih karena sistem booking wedding venue adalah siapa cepat dia dapat. Wedding venue yang bagus biasanya menjadi favorit banyak pasangan. Tak jarang juga akan mengalami full booked kalau kamu terlambat memberikan kepastian tanggal.

  • Booking Kamar Hotel

Keluargamu pasti ada yang dari luar kota atau bahkan luar negeri. Jika kamu dan pasangan merasa tidak mungkin menginapkan saudara jauh yang datang di rumah, lebih baik segera persiapkan penginapan. Mulai booking kamar hotel untuk tamu luar kotamu ya. Karena kemungkinan tidak sedikit dan kamu bisa saja tidak akan mendapatkan kamar jika mem-booking saat mepet waktu pernikahan.

11 Bulan Sebelumnya

  • Rencanakan Acara

Mengolah ide dan menyiapkan urutan acara bukanlah hal yang mudah. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan agar acara pernikahanmu berjalan lancar tanpa hambatan. Jika disiapkan jauh-jauh hari, kamu bisa lebih leluasa menimbang baik-buruknya urutan rencana acaramu. Mungkin saat ini kamu juga bisa minta bantuan Wedding Organizer dan Wedding Planner.

  • Booking Catering Pernikahan

Hal paling penting di pesta untuk menjamu tamu undangan adalah makanan. Tentukan menu dan jumlah sajian untuk menjamu tamu tidaklah mudah. Maka dari itu lebih baik segera dicari vendor catering paling pas untuk pernikahanmu ya. Mencari lebih awal bisa saja menghindari kenaikan harga yang bisa terjadi setahun kemudian.

10 Bulan Sebelumnya

  • Finalisasi Daftar Tamu Undangan

Sudah banyak diskusi dengan pasangan dan keluarga besar, kan? Saatnya membuat daftar final dari tamu yang akan kamu undang di pernikahan. Hal ini lebih baik dilakukan dengan cepat supaya kamu dan pasangan segera tau jumlah pasti tamu undangan.

  • Mulai Persiapkan Souvenir Pernikahan

Setelah tau pasti jumlah tamu undangan, lebih mudah bagimu untuk mulai masuk ke tahap mempersiapkan souvenir pernikahan. Tentukan souvenir yang akan kamu berikan untuk tamu undangan, setelah itu tentukan jumlahnya. Persiapan vendor souvenir pernikahan untuk memproduksi barang cukup panjang lho. Apalagi bukan hanya kamu dan pasangan yang mengorder souvenir ke mereka.

  • Bentuk Panitia Keluarga

Tidak yakin untuk menyerahkan sepenuhnya urusan persiapan pernikahan pada Wedding Organizer? Kamu bisa membentuk panitia keluarga yang terdiri dari anggota keluargamu dan pasangan. Cukup beberapa orang saja yang menurutmu paling bisa kamu andalkan dan cocok memegang tanggung jawab tersebut. Panitia keluarga setidaknya membantu mengurangi tekanan yang kamu rasakan saat persiapan pernikahan.

  • Buat Playlist Lagu

Memilah dan menentukan lagu yang cocok untuk pesta juga penting lho. Meskipun sederhana, dilakukan sesegera mungkin setidaknya mengurangi daftar hal yang perlu kamu pikirkan. Mengetahui lagu yang pas saat kapan untuk berdansa atau makan malam lebih cepat lebih baik. Jadi saat acara tidak akan tertukar dan salah putar lagu.

Baca juga.

9 Makanan Andalan Untuk Menjamu Tamu Di Lamaran

9 Bulan Sebelumnya

  • Pesan Gaun Pengantin

Sudah menemukan gaun pengantin yang diinginkan? Atau sudah mendapatkan inspirasi gaun pengantin impian? Kamu bisa mulai segera memesannya. Kalau kamu menginginkan gaun pengantin rancangan khusus untuk pernikahanmu, tentu waktu 9 bulan sebelum hari H sangat diperlukan. Para desainer gaun mengerjakannya tidak secara instan, apalagi jika mereka mengerjakan gaun orang lain juga.

8 Bulan Sebelumnya

  • Pesan Aksesoris Rambut

Kamu tentu tau ingin hairstyle seperti apa setelah menentukan gaun pengantin kan? Nah saatnya mulai memilih pernak pernik pelengkap untuk mempercantik tatanan rambutmu.

  • Pesan Perhiasan

Sekarang lah saatnya yang tepat untukmu dan pasangan mulai mencari cincin nikah yang akan digunakan untuk acara puncak dan selamanya. Jika memesan desain khusus tentu waktu 8 bulan cukup lama untuk vendor cincin memprosesnya. Persiapkan juga aksesoris perhiasan lain, seperti kalung atau pin dasi untuk calon suamimu.

  • Booking Paket Bulan Madu (Tujuan Luar Negeri)

Jika kamu memiliki rencana bulan madu ke luar negeri, tentu banyak sekali yang dipersiapkan. Kalau belum punya passport tentu saja penting membuatnya dulu, pengajuan visa juga tidaklah mudah. Terlebih jika kamu dan pasangan memilih waktu bulan madu yang mendekati atau sama dengan puncak liburan, pemesanan bisa penuh dimana-mana! Paket wisata dan hotel tentu harus jauh-jauh direservasi.

Kamu bisa sedikit bernafas lega di bulan ketujuh. Bisa sedikit melonggarkan jadwal persiapan karena hal-hal paling utama sudah mulai terkendali.

Contoh Timeline Persiapan Pernikahan

6 Bulan Sebelumnya

  • Desain dan Cetak Undangan

Inilah waktu yang tepat untuk mulai mendesain undangan. Jumlah tamu, tanggal pernikahan, dan lokasi sudah pasti, saatnya didesain segera ke dalam bentuk nyata undangan. Kalau bisa langsung lanjutkan saja ke proses cetak undangan ya. Karena jika ada salah warna cetakan, atau ada jumlah kurang, bisa segera diatasi.

  • Lakukan Test Make-up

Melakukan test make-up tidak bisa mepet dengan hari acara. Kamu perlu melihat cocok tidaknya produk make-up yang dipakai make-up artist-mu. Pastikan tidak ada efek samping dan alergi. Penting juga melihat gaya make-up yang pas dan waktu pengerjaannya.

5 Bulan Sebelumnya

  • Mulai Pesan Perlengkapan Acara

Meski Wedding Organizer akan membantumu dalam hal ini, mungkin kamu juga perlu terjun langsung untuk melakukan pemesanan. Hal-hal seperti meja, kursi, kain taplak, hingga peralatan sound system yang diperlukan juga perlu diawasi. Minta calon suamimu menemani karena biasanya laki-laki lebih paham peralatan seperti ini.

@aliencophoto

4 Bulan Sebelumnya

  • Memilih Jas Pengantin

Dari contoh timeline persiapan pernikahan di atas, gaun pengantin lumayan menjadi persiapan yang perlu waktu banyak. Setelah urusan gaun pengantin yang cukup memakan waktu dan persiapan, saatnya pengantin laki-laki juga memilih jasnya. Untuk tampil tampan di samping pengantin wanitanya, tentu pengantin laki-laki juga akan memesan jas khusus untuk hari H ya. Maka dari itu segera lakukan fitting jas pengantin.

  • Booking Paket Bulan Madu (Dalam Negeri)

Jika persiapan bulan madu ke luar negeri kamu harus mempersiapkan passport dan visa, tidak dengan tujuan di dalam negeri. Namun, penting juga untuk memilih lokasi, memesan hotel, dan penerbangan. Saat waktu-waktu tertentu tempat wisata dalam negeri juga punya musim ramainya.

  • Booking Akomodasi Jelang Hari H

Sebelum hari pernikahan agar tepat waktu sampai wedding venue, kamu bisa mulai memesan akomodasi untuk agenda persiapan di hari sebelum pernikahan.

Wah waktu semakin singkat! Contoh Timeline Persiapan Pernikahan di atas telah berjalan untuk 4 bulan nih! Berikut ini beberapa hal yang harus dipersiapkan juga di 6 Minggu Sebelum pernikahan :

  • Lakukan pengiriman undangan pernikahan
  • Finalisasi menu catering
  • Melakukan reservasi Wedding Entertainment
  • Konfirmasi bunga dekorasi untuk buket atau dekorasi pelaminan
  • Selesaikan persoalan dokumen pernikahan
  • Adakan Technical Meeting dengan semua vendor yang berpartisipasi di pernikahanmu, lengkap dengan panitia keluarga
  • Finalisasi jumlah kursi di pernikahan, biasanya setelah tamu menjawab RSVP
  • Konfirmasikan waktu kedatangan atau pengiriman barang-barang dari vendor untuk hari H

Baca juga,

Persiapan Resepsi Pernikahan Yang Jangan Sampai Terlupa!

Nah, setelah itu kamu dan pasangan hanya perlu berdoa untuk kelancaran di Wedding Day kalian! Kalian sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mempersiapkannya, bahkan dalam satu tahun sebelumnya. Saatnya kalian berusaha rileks dan percayakan pada segala elemen yang akan men-sukseskan acaramu. Nikmati pesta pernikahanmu! Setidaknya Contoh Timeline Persiapan Pernikahan di atas cukup membantu ya.

Demikianlah Contoh Timeline Persiapan Pernikahan dalam Satu Tahun dari Alienco. Jika memerlukan jasa dokumentasi untuk momen pernikahanmu, kamu bisa menghubungi Admin Alienco ya! Kami menyediakan jasa foto pernikahan untuk wilayah Depok, Jakarta, dan sekitarnya lho!

 

Prosesi Pernikahan Adat Aceh, Ini Dia Tahapan Lengkapnya!

Prosesi Pernikahan Adat Aceh, Ini Dia Tahapan Lengkapnya!

Mengenal Prosesi Pernikahan Adat Aceh Yuk!

Berbicara tentang budaya di Indonesia rasanya tidak habis-habis ya. Sempat beberapa kali Alienco sudah membahas berbagai prosesi pernikahan, seperti Adat Jawa, Adat Padang, dan lain-lain. Meski sudah banyak dibahas, masih saja ada pernikahan Adat lain yang menarik juga untuk diulas. Tidak heran karena Indonesia bahkan memiliki lebih dari seratus suku dan budaya, ratusan! Salah satu yang akan kami bahas kali ini adalah Prosesi Pernikahan Adat Aceh.

Aceh, merupakan suatu daerah yang berada di ujung utara Pulau Sumatera. Memiliki daerah provinsi sendiri, yaitu Provinsi Aceh dengan ibukota Banda Aceh. Kebudayaan Aceh sangat beragam, begitu juga soal prosesi pernikahannya. Banyak sekali tahapan yang harus dilalui oleh calon pengantin. Apa saja ya? Yuk simak Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Aceh di bawah ini :

Prosesi Pernikahan Adat Aceh

Jak Keumalen, Merintis Jalan

Seperti yang disebutkan di atas Jak Keumalen memiliki arti merintis jalan. Bagi masyarakat Aceh ini berarti pihak keluarga calon pengantin laki-laki akan datang untuk silaturahmi dan mengamati calon pengantin wanita pilihan. Keluarga calon pengantin laki-laki atau yang disebut Linto Baro ini akan mengamati keluarga dan juga bagaimana lingkungan si calon wanita. Tidak alih-alih datang dan mengamati, namun juga membawa bingkisan yang disebut Bungong JaroeBungong Jaroe ini isinya makanan.

Linto Baro ini nantinya juga akan bertanya apakah calon wanita sudah ada yang punya atau melamar atau belum. Hal ini penting ditanyakan untuk sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Karena bila sudah menerima pinangan lain, tentu pihak calon pengantin laki-laki yang datang berikutnya tidak boleh melamar lagi. Namun, jika sambutan yang diberika pihak calon wanita baik, maka itu artinya si calon wanita belum ada yang memiliki.

Jak Ba Ranub, Meminang

Saat tahap Jak Ba Ranub ini, nantinya utusan khusus atau theulangke pihak laki-laki akan menjadi penyampai pesan kepada keluarga calon wanita. Theulangke akan menyampaikan maksud dari calon pengantin laki-laki untuk melamar Dara Baro (calon wanita). Keluarga pihak laki-laki akan membawakan bingkisan yang diisi sirih, dan lain-lain. Nantinya setelah theulangke pulang, baru keluarga besar calon wanita akan mendiskusikan, apakah akan menerima pinangan atau tidak.

Sebagai tanda lamaran diterima, pihak wanita akan menjawab dengan “Insha Allah.”, apabila tidak menerima lamaran akan memberikan alasan yang tidak menyinggung. Biasanya akan mengucapkan “Hana get lumpo.” yang artinya mendapat mimpi yang kurang baik. Karena di masa lampau, masyarakat Aceh percaya akan makna mimpi. Kepercayaan ini masih dipercayai hingga saat ini dalam menentukan menerima lamaran atau tidak.

Jak Ba Tanda

Setelah lamaran diterima, dilanjut ke tahapan Jak Ba Tanda, atau tunangan. Pihak laki-laki akan datang mengantarkan berbagai macam bingkisan sebagai seserahan, biasanya berisi makanan tradisional Aceh dan Buleukat Kuneeng, dan sebagainya. Hampir sama dengan seserahan pada umumnya. Barang-barang seserahan ini diletakkan di wadah yang disebut Dolong yang dihias. Dilanjutkan dengan prosesi pembahasan acara pernikahan, berapa mahar yang diajukan pihak wanita, dan sebagainya.

Prosesi Pernikahan Adat Aceh

Setelah tahapan merintis jalan, melamar, dan tunangan selesai, ada juga prosesi yang harus dilakukan ketika jelang pernikahan, yaitu :

Malam Boh Gaca

Pernah dengar Malam Bainai dalam tradisi Adat Minang kan? Masyarakat Aceh punya yang disebut Malam Boh Gaca, Malam Berinai, atau Malam Peugaca. Prosesi ini dijalani oleh calon mempelai selama 3 sampai 7 hari. Malam ini merupakan acara selamatan dengan pembacaan doa dan pemberian nasihat oleh sesepuh Adat Aceh yang kemudian disertai oleh keluarga kedua calon pengantin. Pada Malam Boh Gaca ini memiliki makna untuk mengharapkan keberkahan, kemudahan, dan rejeki yang dilancarkan oleh Tuhan.

Perlengkapan yang digunakan untuk melengkapi acara ini juga beragam lho. Nantinya akan disiapkan daun pacar dan berbagai hal lainnya yang akan ditempatkan di piring berhias, kemudian ditaruh dalam Daleung pada tikar sulaman khas Aceh. Dalam hal busana juga, nantinya Dara Baro akan menggunakan pakaian yang berbeda-beda dan selalu berganti selama pelaksanaan Malam Boh Gaca.

Pembersihan Diri

Kalau di Prosesi Pernikahan Adat Aceh, bagian ini sendiri terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  • Koh Gigo, Meratakan Gigi

Untuk sekedar pengetahuan, pada masa kini prosesi Koh Gigo ini sudah sangat jarang dilakukan. Namun, Dara Baro pada masa lampau harus melalui tahapan ini lho. Dimana Dara Baro akan berbaring di kasur kemudian giginya akan dikikir agar rata. Prosesnya pun sangat tradisional tanpa obat bius, setelah dikikir gigi akan dibersihkan dengan sabut kelapa dan berkumur. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memberikan kesan cantik Dara Baro dan memperkuat gigi.

  • Koh Andam, Memotong Rambut Halus

Di sini akan ada perias yang bertugas mencukur bulu-bulu halus pada bagian wajah serta tengkuk Dara Baro. Tujuannya untuk menghilangkan hal-hal yang kurang baik dengan menggantinya dengan kebaikan dan berkah baru. Bulu yang sudah dicukur akan ditempatkan di dalam kelapa hijau yang sudah diukir dan ada airnya. Kelapa ini kemudian ditanam di bawah Cuco Buhong atau pohon rindang.

  • Seumano Dara Baro, Memandikan Kedua Mempelai

Memandikan kedua mempelai ini dilakukan oleh pemuda Adat, orangtua calon pengantin, serta sanak saudara, jumlahnya harus ganjil. Upacara mandi ini diisi dengan doa-doa yang mengharapkan kesucian lahir batin menjelang pernikahan. Dipimpin oleh sesepuh Adat, orangtua mempelai akan memulai upacara mandi yang dilanjutkan oleh keluarga lainnya. Air khusus akan disiramkan dari atas kepala, bahu kanan kemudian kiri, baru seluruh badan, dan kaki. Upacara mandi ini pada masa lampau hanya dilakukan bangsawan. Namun pada masa kini masyarakat umum juga boleh melakukannya.

  • Khatam Al Qur’an

Dipimpin oleh guru ngaji, Dara Baro akan dibimbing untuk membacakan ayat-ayat suci Al Qur’an. Kemudian Dara Baro akan menyalami dan berterimakasih, serta memohon maaf kepada guru ngajinya. Disertai juga meminta doa restu kepada sang guru ngaji. Yang selanjutnya akan melakukan proses yang sama kepada orangtua, keluarga, dan sanak saudara terdekat. Ditutup dengan pemberian telur, beras, padi, bereteh, dan uang sedekah untuk guru ngaji oleh Dara Baro.

Baca juga,

Perbedaan Upacara Panggih Jogja dan Panggih Solo

Hari Pernikahan

  • Acara Meugatib

Nah ini dia puncak Prosesi Pernikahan Adat Aceh, pada tahap ini nantinya Linto Baro akan dibawa ke rumah Dara Baro. Dara Baro akan menggunakan busana pengantin Aceh dengan dibimbing oleh pendamping yang disebut peunganjo untuk sungkem ke orangtua. Kemudian Dara Baro akan duduk di pelaminan untuk menunggu kedatangan Linto Baro. Sama seperti Dara Baro, Linto Baro juga mengenakan busana pengantin lengkap dan juga melakukan sungkem demi mendapatkan restu orangtuanya.

Ada yang sedikit mirip dengan tradisi pernikahan Betawi nih, yaitu berbalas pantun! Ya benar, pada prosesi ini nantinya pihak laki-laki akan dijemput perwakilan pihak wanita di depan rumah setidaknya 500 meter jaraknya. Kemudian berbalas pantun atau seumapa ini dilakukan. Jika salah satu pihak ada yang kalah, baru dilanjutkan ke tahap bertukar sirih oleh sesepuh kedua pihak pengantin. Baru rombongan Linto Baro akan dipersilahkan masuk ke kediaman Dara Baro.

  • Tueng Dara Baro

Didampingi dengan peunganjoDara Baro beserta rombongan akan datang ke rumah mertua membawa berbagai kue dalam Dalong berhias dengan kain penutup emas. Sama halnya dengan penyambutan Linto Baro ke Dara Baro, hanya saja tanpa pantun. Kemudian kedua rombongan bertukar sirih. Dara Baro akan dipersilahkan masuk, kemudian ibunda dari pengantin laki-laki akan melakukan tepung tawar. Dilanjutkan dengan sungkem Dara Baro kepada mertuanya.

Dara Baro nantinya akan menginap di rumah mertua selama 7 hari, didampingi dengan peunganjo. Baru kemudian diantar pulang ke rumah orangtuanya dibekali busana, bahan makanan, uang idang, dan berbagai barang lainnya.

Wah, panjang juga prosesi yang harus dilalui oleh pengantin Adat Aceh. Namun, tentu saja segala tahapan yang dilakukan dalam prosesi pernikahan Adat Aceh tersebut sarat makna dan kebaikan demi kedua mempelai. Berminat untuk mengabadikan momen-momen tersebut bersama Alienco? Kamu bisa menghubungi Admin Alienco untuk keperluan dokumentasi momen pernikahanmu lho. Apapun prosesinya jangan lupa hubungi Alienco 🙂 Semoga artikel tersebut bermanfaat ya, selamat berbahagia para calon pengantin!

Robot Fotografer Untuk Pernikahan, Tren Baru Wedding Photography

Robot Fotografer Untuk Pernikahan, Tren Baru Wedding Photography

Service Robots Rilis Robot Fotografer Untuk Pernikahan

Pasti kamu sering melihat ada photobooth di pesta pernikahan ya. Saat menjadi tamu, apakah kamu antusias untuk berpose di photobooth tersebut? Ternyata nih, banyak orang yang lebih memilih untuk mengambil foto dengan gawai mereka ketimbang antri di photobooth lho. Kalau kamu dan pasangan saat ini sedang mempersiapkan pernikahan, ada terobosan terbaru berkaitan dengan photobooth nih, yaitu robot fotografer untuk pernikahan.

Beberapa bulan yang lalu, perusahaan bernama Service Robots meluncurkan sebuah robot fotografi yang disebut Eva Photography Robot. Cukup memanggilnya ‘Eva’, robot ini dilengkapi dengan sensor pengenal wajah. Jadi, Eva akan berkeliling di area pesta pernikahan dan memindai wajah para tamu sebelum ia bertanya apakah mereka ingin difoto atau tidak.

Uniknya lagi nih, tidak hanya memfoto saja lho. Tamu undangan juga bisa memilih berbagai efek foto yang diinginkan sebelum difoto. Ditambah lagi mereka tidak harus berdiri di photobooth, bisa dengan latar belakang apapun yang tamu undangan mau. Setelahnya foto juga dapat dicetak atau kamu juga bisa memilih untuk mengunggahnya langsung ke sosial media.

Fitur Eva Photography Robot

  • Sensor pindah untuk pengenal wajah
  • Unggah foto ke sosial media atau cetak di Print Station
  • Bisa custom pada layar dengan menambahkan logo, atau desain-desain sesuai event
  • Input peta gedung lokasi event
  • Sensor infrared untuk navigasi di indoor
  • Update back-end
  • Dual OS
  • Ukuran 650mm x 560mm x 1500mm
  • Layar sentuh 23,8 inci

Eva Official Debut

Nah, belum lama ini, tepatnya pada tanggal 7 April 2019 lalu, sepasang pengantin memutuskan untuk menggunakan jasa Eva nih. Mereka adalah Gary dan Megan, pasangan asal United Kingdom ini menikah di Wroxall Abbey Estate, Warwickshire.

Menurut mereka, saat ini photobooth dengan pengambilan foto secara manual dengan fotografer terasa sedikit kurang menarik. Setelah mendengar mengenai Eva Photography Robot, mereka memutuskan untuk mencobanya. Hal ini tentu saja merupakan pengalaman baru yang tidak terlupakan. Kehadiran Eva juga membuat pesta pernikahan mereka terasa lebih unik dan tentu saja meninggalkan kesan kuat bagi tamu undangan. Siapa sih yang akan melupakan pertemuan dengan sebuah robot fotografer?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kehadiran Eva ini memudahkan tamu undangan untuk mengambil foto di momen pernikahan kamu. Jadi mereka tidak perlu mengantri photobooth bahkan tidak perlu bangun dari kursi saat sedang menikmati hidangan. Tinggal duduk manis dan Eva akan menghampiri untuk menawarkan jasanya.

Nah, bagi fotografer pernikahan, tenang saja ya. Kehadiran robot fotografer untuk pernikahan ini tidak ditujukan untuk menggantikan peran dari fotografer manusia kok. Eva hanya dimaksudkan untuk memberikan inovasi baru bagi pasangan yang ingin membuat momen unik di pernikahan mereka. Pasangan Gary dan Megan juga menyewa fotografer manusia untuk keperluan foto dokumentasi utama lho.

Tertarik mencoba robot fotografer untuk pernikahan ini? Sayangnya, Eva Photography Robot baru ada di United Kingdom saja. Mungkin beberapa tahun ke depan akan ada di Indonesia. Bagi yang akan menikah di United Kingdom, Eva Photography Robot ini bisa dibeli atau hanya disewa saja. Tentunya langsung menghubungi ke info@servicerobots.com atau ke +44 (0)1384 389317. Mari kita berharap agar tren ini sampai ke Indonesia ya!

Baca juga,

WAJIB BACA! 6 Tren Pernikahan Kekinian di Tahun 2019

Source : fstoppers

9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

9 Mitos Pernikahan Jawa Ini Banyak Dipercaya Oleh Masyarakat

Percaya atau Tidak? Ini Dia 9 Mitos Pernikahan Jawa yang Banyak Dipercaya

9 Mitos Pernikahan Jawa. – Jangan duduk di depan pintu, pamali! Jangan bangun siang nanti rejekinya dipatuk ayam!

Tentu beberapa dari kalian pernah mendengar hal-hal tersebut dari orang tua atau nenek kakek kalian kan? Hal tersebut merupakan beberapa contoh mitos yang beredar di masyarakat dan kebanyakan juga masih dipercayai kebenarannya. Sebenarnya benar atau tidaknya, ungkapan tersebut mengandung makna yang baik kok. Seperti tidak boleh duduk di depan pintu, karena memang menghalangi orang yang akan lewat. Kemudian jika bangun siang maka rejeki bisa saja diambil orang lain.

Nah kali ini Alienco akan membahas beberapa mitos, tapi mitos pernikahan, yaitu mitos pernikahan Jawa. Mitos pernikahan di bawah ini kebanyakan masih diyakini dan banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa sebelum melangsungkan pernikahan. Apa aja sih? Yuk langsung simak saja mitos pernikahan Jawa di bawah ini :

foto pengantin

Pernikahan Siji karo Telu Tidak Boleh

Bagi masyarakat umum mungkin mitos Jawa berikut tidak terlalu diambil pusing. Bahkan sebagian besar masyarakat Jawa yang tidak terlalu menganut adat sendiri tidak terlalu mempermasalahkan hal ini. Ada mitos pernikahan Jawa yang mengatakan bahwa anak pertama tidak boleh memiliki pasangan yang merupakan anak ketiga di keluarganya. Dalam mitos Jawa hal ini sangat dihindari.

Loh kenapa? Asal mitos pernikahan tersebut dari mana? Bagi orang tua yang masih mempertahankan budayanya mengatakan hal ini sudah menjadi aturan dari leluhur terdahulu. Ketika leluhur masih hidup aturan ini sudah ada, sehingga harus dituruti oleh keturunan-keturunan sukunya. Alasan yang mendasari menurut mereka adalah perbedaan karakter anak pertama dengan anak ketiga. Perbedaan karakter tersebut dipercayai tidak akan cocok karena terlalu berbeda.

Kalau mengabaikan mitos tersebut dan menikahkan anak pertama dengan anak ketiga, apa yang akan terjadi? Nah masyarakat Jawa percaya bahwa hal tersebut akan mendatangkan musibah ke dalam keluarganya. Masalah dan cobaan akan terus berdatangan kepada keluarga yang tetap menikahkan anak pertama dengan anak ketiga. Seram juga ya!

Pernikahan Siji Jejer Telu Tidak Boleh

Ada lagi nih pernikahan yang dilarang. Jika sebelumnya tentang anak pertama dengan anak ketiga, kali ini berbeda. Mitos pernikahan Jawa ini mengatakan calon mempelai yang sama-sama anak pertama tidak boleh menikah. Kenapa? Mereka tidak boleh menikah jika salah satu orang tuanya juga merupakan anak pertama di keluarganya. Kalau orang tuanya tidak ada yang anak pertama boleh-boleh saja mereka menikah.

Jadi arti dari Siji Jejer Telu adalah satu berjajar atau berurut tiga kali. Adanya status anak pertama tiga sangat dilarang. Sama seperti pernikahan Siji Karo Telu alasannya. Yaitu jika tetap memaksa untuk menikah, maka kesialan dan musibah akan menimpa keluarga tersebut.

Baca juga,

Tradisi Adat Jawa : Jangan Menikah Pada 4 Waktu Ini!

cincin pernikahan

Tidak Boleh Memindahkan Cincin Ke Jari Lain

Kali ini mitos pernikahan Jawa yang berkaitan dengan cincin tunangan. Pada mitos pernikahan Jawa kali ini, masyarakatnya mempercayai bahwa cincin tunangan adalah pembawa keberuntungan. Cincin yang diberikan oleh pihak pria kepada wanitanya sejak hari pemasangan tidak boleh dipindahkan.

Sekali dipasang di jari manis wanita, si wanita tidak boleh memindahkannya ke jari lain. Nah baru dipercaya bahwa cincin tersebut membawa keberuntungan. Cincin itu tidak boleh dipindahkan hingga hari H pernikahan. Namun jika terlanjur memindahkannya sebelum hari, maka keberuntungan tidak akan datang dan berganti kesialan.

Tentu saja hal tersebut hanya berdasarkan kepercayaan saja. Secara umum tentu saja jodoh siapapun sudah ditentukan oleh Tuhan. Msyarakat umum mengatakan kesialan tersebut haruslah dihadapi oleh kedua mempelai bersama-sama. Maka kemudian kebaikan akan menyertai langkah keduanya.

Baca juga,

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Hadiah Pernikahan

Membawa hadiah untuk pengantin saat diundang ke acara pernikahan tentu sudah semacam menjadi kebiasaan saat ini. Hadiah-hadiah tersebut biasanya diberikan ketika tamu mengisi daftar hadir. Isinya pun beragam, seperti pakaian pasangan dan barang-barang lainnya. Entah apapun isi kadonya, ada mitos Jawa yang mungkin baru kalian ketahui nih.

Berdasarkan mitos Jawa, kado yang dibuka pertama kali adalah yang dipakai untuk pertama kali juga. Maknanya adalah awal atau permulaan kehidupan baru bagi kedua pasangan. Hal ini juga dipercaya membawa keburuntungan bagi keluarga pengantin baru tersebut lho.

adat jawa

Menyamakan Tanggal Pernikahan Dengan Tanggal Lahir

Sudah menentukan tanggal pernikahan? Pertimbangan apa yang kalian lakukan saat akan memilih tanggal pernikahan? Bagi masyarakat Jawa, penentuan tanggal pernikahan adalah tahap paling penting dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Orang tua mempelai biasanya tidak hanya berunding dengan kedua mempelai saja, namun biasanya meminta pendapat sesepuh di keluarga.

Sebelum menentukan tanggal pernikahan banyak yang dipertimbangkan. Karena masyarakat Jawa memiliki waktu tertentu di tanggal dan bulan yang dilarang diadakannya pernikahan. Salah satunya adalah menikah di hari yang sama dengan tanggal lahir mempelai. Biasanya orang akan memilih tanggal yang sama dengan kelahiran karena sangat bermakna. Nah pada mitos pernikahan Jawa, jika menikah di tanggal yang sama dengan tanggal lahir mempelai pria maka akan memperoleh keberuntungan. Kedua mempelai juga akan terhindar dari musibah serta selalu mendapatkan kebaikan.

Larangan Menikah di Bulan Syuro

Kalian tentu tau bahwa masyarakat Jawa memiliki hitungannya sendiri dalam pertanggalan. Nama bulannya pun khas dan tentunya ada mitos yang menyertai. Mitos pernikahan Jawa mengatakan bahwa menikah di bulan Syuro itu dilarang. Dalam Islam bulan Syuro adalah bulan Muharram. Pernikahan pada bulan tersebut sebaiknya dihindari. Mitos pernikahan Jawa tersebut berkaitan erat dengan sejarah dan kepercayaan masyarakat Jawa pada Leluhurnya.

Masyarakat Jawa sangat mempercayai bahwa bulan Syuro adalah bulan dimana Ratu Pantai Selatan tengah mengadakan hajatan. Maka dari itu masyarakat harus menghormatinya dan tidak boleh mengadakan hajatan, sebagai contoh pernikahan. Karena bulan Syuro adalah bulan yang keramat bagi masyarakat Jawa. Jika bersikeras menikah di bulan tersebut dan melanggarnya, dipercaya bahwa musibah dan malapetaka akan datang. Musibah itu dipercaya akan menimpa pasangan yang menikah beserta keluarga besarnya.

Weton Jodoh

Berikutnya adalah weton jodoh. Bagi kalian yang bukan orang Jawa tentu asing dengan istilah ini, karena hanya benar-benar berasal dari Jawa. Weton jodoh adalah perhitungan yang dilakukan oleh orang Jawa sebelum memutuskan untuk melakukan pernikahan. Weton jodoh ini untuk melihat kecocokan kedua mempelai yang akan menikah. Bisa jadi cocok, bahkan bisa juga ada weton yang tidak menunjukkan kecocokan keduanya. Jika ada ketidakcocokan yang terlihat ketika weton jodoh, diharapkan kedua calon mempelai tidak menikah.

Larangan Rumah Kedua Mempelai Berhadapan

Mitos pernikahan Jawa berikutnya adalah adanya larangan calon mempelai yang akan menikah tidak boleh rumahnya berhadapan. Nah kalau kedua mempelai tetap memutuskan untuk mengabaikan larangan tersebut dan menikah, tentu ada akibatnya. Masyarakat Jawa percaya bahwa malapetaka dan musibah akan menimpa kehidupan pernikahan mereka kelak. Wah seram juga ya!

Namun ada solusi untuk menghindari malapetaka tersebut. Salah satu mempelai harus merenovasi rumahnya hingga tidak berhadapan, lebih baik jika pindah rumah. Ada juga yang mengatakan kalau salah satu mempelai dibuang keluarganya dan tinggal di tempat lain yang tidak berhadapan. Jika sudah begitu baru boleh menikah. Mitos pernikahan Jawa ini banyak dipercayai oleh masyarakat di daerah Jawa Timur.

pengantin wanita jawa

Baca juga,

 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Larangan Rumah Menghadap Timur

Tidak hanya mitos sebelum atau saat pernikahan saja lho. Bagi kalian yang sudah menikah dan sedang mencari rumah baru sebaiknya ketahui mitos Jawa yang satu ini. Masyarakat Jawa memiliki mitos bahwa rumah tidak boleh menghadap ke arah Timur. Kenapa? Hal ini dipercaya bahwa makhluk halus senang singgah ke rumah yang menghadap ke arah Timur. Jadi sebelum membeli atau membangun rumah, masyarakat Jawa selalu menghindari menghadap ke Timur.  Selain itu juga hal ini juga sudah ada sejak jaman leluhur dan merupakan aturan yang tidak boleh dilanggar.

Itu dia mitos pernikahan Jawa yang hingga kini masih dipertahankan dan dilakukan. Percaya atau tidaknya kembali kepada masing-masing dan bagaimana keputusan kedua mempelai dan keluarga. Kita hanya perlu mengambil makna dan maksud baik dari mitos tersebut.

Apalagi untuk urusan dokumentasi pernikahan, percayakan momen pernikahan kalian kepada Alienco ya! Semoga artikel ini bermanfaat! Bagi kalian yang mungkin mengetahui mitos pernikahan Jawa lainnya yang mungkin terlewat boleh banget berbagi di kolom komentar 🙂 ditunggu ya!

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan

Ketika mempersiapkan pernikahan, kemungkinan perbedaan pendapat dengan pasangan pada prosesnya tentu ada. Apalagi kondisi kalian sedang sama-sama lelah dan banyak yang dipikirkan. Bisa-bisa hanya karena hal sepele bisa memicu konflik kecil karena hal tersebut. Namun jangan sampai karena perbedaan pendapat atau masalah eksternal yang mempengaruhi emosimu, kamu justru bertengkar dengan pasangan. Momen persiapan pernikahan yang harus dilakukan dengan bersenang-senang bersama justru bisa menjadi hari-hari menyebalkan. Tentunya kamu tidak mau hal tersebut terjadi kan? Kali ini Alienco akan berikan beberapa saran mengatasi pertengkaran yang terjadi saat persiapan pernikahan, yuk simak :

Tanggapi Dengan Tenang

Api hanya akan bertambah besar jika disiram dengan minyak, begitu juga pertengkaran. Konflik sederhana dapat berubah menjadi pertengkaran yang serius ketika kedua belah pihak sama-sama tidak bisa berkepala dingin. Saat ada perbedaan pendapat, lebih baik jangan langsung menanggapi dengan omongan mengesalkan dan bernada ketus ya. Jika kamu tidak setuju dengan pendapat pasanganmu atau pasanganmu membuatmu kesal, usahakan untuk tetap tenang. Take a deep breathe, and calm. Tenangkan dirimu dulu, dengarkan baik-baik ucapannya, kemudian kamu bisa ajak dia untuk pelan-pelan membicarakan hal yang menurutmu menjadi masalah. Ungkapkan dengan kata-kata yang baik dan nada yang lembut ya!

Baca juga Hati-hati! Ini 5 Kesalahan Ketika Menentukan Undangan Pernikahan

Minta Bantuan

Memang akan sedikit malu jika sampai orang lain tau pertengkaran kalian. Namun, jika memang kamu dan pasangan sama-sama tak bisa mengambil jalan tengah, kalian bisa meminta bantuan. Orang tua kalian adalah orang yang paling aman untuk kalian mintai tolong. Karena beliau sekalian sudah pasti akan lebih bisa mengambil keputusan secara bijak dengan mempertimbangkan pendapat kalian.  Paling tidak kamu bisa bercerita kepada kakak atau adik jika tidak ingin orang tua jadi khawatir pada masalah kalian. Usahakan jangan sampai bercerita pada orang diluar keluarga. Kamu kan tidak akan tau apakah cerita tersebut akan disampaikan ke orang lain lagi atau tidak. Apalagi jika salah disampaikannya, bisa mencoreng nama baik kamu dan pasangan.

Meditasi

Saat salah satu dari kalian berdua sedang kesal, lebih baik jika yang lainnya tetap diam. Diam namun bukan mendiamkan ya! Pahami pasanganmu dan beri dia waktu meredakan kesalnya. Tentu hal ini lebih baik karena situasi di antara kalian tidak akan memanas. Ambil waktu pribadi kalian untuk masing-masing bermeditasi. Tenangkan hati dan pikiran agar kalian bisa kembali mempersiapkan pernikahan dengan hati senang. Mempersiapkan pernikahan memang bikin pusing, bahkan bisa menyebabkan stres. Nah, mengambil sedikit waktu untuk meditasi adalah pilihan yang bagus kan?

Jangan Mempermasalahkan Hal Kecil

“Duh kok kamu pilih dasi yang tidak pas dengan tuxedo yang sudah dipesan sih?”

“Jangan pilih heels yang terlalu tinggi dong!”

Mungkin masalah-masalah tersebut bisa terjadi, tidak jarang juga celetukan bernada sebal keluar dari mulut kalian. Tapi bagaimana jika pasangan kalian justru tidak terima dengan omongan kalian? Karena ia punya pendapat sendiri untuk penampilannya. Tentu kamu harus menghargainya, jangan melontarkan kalimat-kalimat tidak perlu apalagi diucapkan dengan nada yang tidak menyenangkan. Secara tidak langsung kamu justru mengkritik hal yang dia sukai lho. Lebih baik tahan ya!

Masalah apa saja sih biasanya? Yuk simak juga Ini Dia 5 Penyebab Konflik Ketika Persiapan Pernikahan!

 

Nah, semoga 4 Tips Mengatasi Pertengkaran Saat Persiapan Pernikahan dapat bermanfaat ya. Memang semua pasangan memiliki cara dan tipsnya sendiri. Kamu boleh juga kok berbagi cerita di kolom komentar! Ditunggu ya!

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat Untuk Pernikahan

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat. – Pernikahan di negara kita sangat erat dengan tradisi atau adat istiadat  masyarakat. Beragam prosesi pernikahan secara adat sering kita lihat di tayangan televisi atau media sosial atau media lain. Biasanya pernikahan adat yang melibatkan tokoh atau orang terkenal/artis cukup banyak mendapat liputan dan umumnya terlihat sangat njlimet. Sekilas memang pernikahan dengan secara adat terlihat membutuhkan lebih banyak persiapan dan perencanaan. Sehingga mungkin bagi pasangan yang ingin menggunakan tema simpel akan lebih banyak menghindarinya.

Tetapi lain halnya bagi masyarakat yang masih kental tradisi budaya. Bisa juga dari orang tua yang masih teguh berpegang pada adat biasanya berkeras untuk meminta anak-anaknya melangsungkan pernikahan dengan prosesi adat yang dianut. Selain untuk melestarikan budaya juga untuk memperkenalkan tradisi yang semakin lama semakin kurang diminati. Namun demikian pernikahan secara  adat ini juga mempunyai banyak hal yang positif juga. Jadi kalau kamu diminta untuk mengikuti prosesi pernikahan secara adat, hal-hal berikut bisa ikut menjadi pertimbangan ya.

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Manfaat

Biasanya dari pengalaman mereka yang melangsungkan pernikahan secara adat lebih banyak memberikan tanggapan yang positif. Hal tersebut biasanya menambah pengalaman yang baru dalam kehidupan seseorang. Tidak hanya bagi pasangan dan keluarga yang merayakan lho. Tamu yang hadir pun memperoleh pengetahuan baru tentang prosesi adat yang mungkin berbeda dari suku mereka.

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Upaya Melestarikan Budaya

Prosesi adat untuk pernikahan merupakan salah satu pintu untuk melestarikan adat istiadat yang masih banyak berlaku. Dengan prosesi adat ini masyarakat yang belum tahu jadi lebih paham dengan adanya prosesi adat pernikahan untuk suatu tempat.

Misalnya bagi masyarakat di daerah Jawa Barat atau yang bersuku Sunda, salah satu prosesi pernikahan yang sering ditunggu-tunggu adalah upacara saweran. Dalam prosesi ini sejumlah uang dilemparkan kepada para tamu, sebagai ungkapan untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki. Ini tentu akan menggembirakan bagi mereka yang mendapatkannya.

Kalau kamu bersuku Sunda tak ada salahnya kan berbagi kegembiraan dengan saudara-saudaramu lewat prosesi saweran ini.

Baca juga Tahapan Lengkap Prosesi Pernikahan Adat Batak

3 Alasan Kenapa Memilih Konsep Prosesi Adat, Keunikan

Di samping melestarikan tradisi dan budaya leluhur, prosesi adat yang dilakukan dalam setiap tahapnya mempunyai makna simbolis dan nilai-nilai yang dalam. Entah itu dari teknis pelaksanaannya maupun dari perangkat atau uborampe yang digunakan, biasanya tidak sembarangan.

Jadi, untuk pernikahan secara adat ini memang lebih membutuhkan persiapan teknis yang lebih banyak. Mulai dari segi busana, pernik-pernik yang harus disediakan, jenis dan jumlahnya pun kadang sudah ditentukan. Dengan demikian kamu akan jadi lebih mengenal jauh mengenai detil dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dan apa arti yang terkandung di dalamnya. Bahkan dari tarian dan hiburan untuk tamu juga memiliki ketentuan dan keunikannya sendiri.

Dari banyaknya prosesi adat untuk pernikahan tentu kalian sudah pernah melihat beberapa kan? Keunikan dari masing-masing prosesi adat pasti mengesankan untuk dilihat. Apalagi bagi tamu yang benar-benar baru pertama kali melihatnya. Prosesi adat pernikahanmu bisa menjadi prosesi adat pernikahan yang meninggalkan kesan bagi para tamu yang hadir.

Yuk simak juga Yuk Simak Tradisi Prosesi Pernikahan di Koto Gadang!

Dan yang tidak kalah penting adalah dengan pernikahan secara adat ini tentu akan memberi nilai plus untuk pernikahan kamu. Setidaknya kamu tidak menikah secara biasa-biasa saja, tapi ada hal-hal yang istimewa yang tentu nantinya akan membawa kesan yang lebih dalam di masa mendatang. Tak ada salahnya kamu mendengar dan mengikuti kemauan orang tua untuk hal-hal yang memang positif. Mudah-mudahan kamu akan lebih mendapatkan kebahagiaan dan kelancaran dalam kehidupan yang akan kamu jalani  nantinya.

Nah semoga artikel ini bermanfaat ya!