Rekomendasi Memilih kamera dslr untuk sinematografi (Part 1)

Rekomendasi Memilih kamera dslr untuk sinematografi (Part 1)

kamera dslr untuk sinematografi (Part 1)

Anda yang punya kamera DSLR atau suka fotografi pasti pernah dengar kata “sinematografi” kan..? bahkan tidak asing lagi ditelinga para pecinta fotografi tentang istilah sinematografi. Mungkin anda yang baru (newbie)  didunia fotografi mau tau lebih tentang sinematografi ? mari kita kita bahas disini. Tapi bagi anda yang pemula bisa membaca artikel tentang dasar-dasar fotografi terlebih dahulu.

Mau tau, Apa sih Sinematografi itu ?

Sinematografi atau lebih familiar penulisannya dalam bahasa Inggris Cinematography berasal dari kata Kinema dalam bahasa yunani yang artinya ‘bergerak’. tho dari kata phytos yang artinya ‘cahaya’ dan graphy dari kata graph yang artinya melukis atau menggambar. Jadi pengertian secara keseluruhan Cinematography adalah melukis gerak dengan cahaya. Sinematografi (ngelink http://id.wikipedia.org/wiki/Sinematografi) hubungan sangat erat dengan fotografi, kalau fotografi itu menangkap gambar tunggal atau gambar diam ( stiil image ) sedangkan sinematografi mengambil gambar bergerak ( moving image ) atau rangkaian gambar. Sinematografi penggabungan antara fotografi dengan teknik gambar tunggal dan perangkaian gambar. Jadi untuk melakukan kegiatan sinematografi perlu pengetahuan dasar tentang fotografi terlebih dahulu baca disini. Dan Pasti butuh media rekam untuk melakukan kegiatan sinematografi, yaitu Kamera DSLR

Mau tau kamera drls apa sih yang bisa untuk sinematografi?

Berikut rekomendasi alienco memilih kamera dslr untuk sinematografi. Kamera DSLR Canon, kamera produksi Canon sudah terbukti kualitasnya dalam kegiatan fotografi dan sinematogarfi. Canon Telah banyak menghasilkan produk kamera dslr yang dapat digunakan untuk kegiatan sinematografi dan peralatan video broadcasting.

Inilah kamera dslr untuk sinematografi

  1. Kamera DSLR Canon 550D a.k.a Rebel T2i

kamera Canon D550 miliki spesifikasi sensor CMOS APS-C dengan EOS system, dapat merakam dengan beberapa memilih resolusi 640 x 480 (4:3) @ 60/50 FPS, 1280 x 720 (720P, 16:9) @ 60/50 FPS, 1920 x 1080 (1080P, 16:9) @ 30/25/24 FPS.  Memiliki LCD yang baik untuk menapilakan gambar saat merekam, terbilang ringan untuk dibawa saat merekam gambar, media penyimpanan berupa SD Card sehingga lebih praktis dan mudah untuk melakukan transfer file. Selain itu Canon 550D termasuk kamera Murah dibanding tipe kamera yang lain untuk melakukan kegiatan sinematografi. Jadi cocok untuk anda yang baru belajar sinematografi.

  1. Kamera DSLR Canon 7D

kamera canon 6d

Kamera ini menawarkan kekuatan dengan body kamera yang kuat yakni Magnesium alloy body dan menawarkan beberapa keunggulan dibanding saudaranya 550D diantrara HDMI Output, lebih tahan terhadapt cuaca. Dengan Spesifikasi sensos CMOS APS-C EOS system dan 4 Digic prosesor tentunya lebih sepat dalam pemrosesan gambar. Ukuran LCD 3 inci sangat baik untuk melihat tampilan gambar saat merekam.namun memiliki kelemahan media penyimpanan CF (compact flash) terkadang lebih ribet delam proses transfer file, kita harus menggunakan Card Reader khusus CF untuk melakukan transfer.dan tidak adanya kontrol audio.

  1. Canon 1D Mark IV

Memiliki kelebihan pada sensor yakni sensor CMOS APS-H yang ukuran lebih besar dari APS-C. Baterai yang lebih tahan lama cocok untuk merekam gambar dengan durasi lama. Namun ada kekurangan dari segi harga yang lebih mahal dibanding Canon 5D mark II  dengan sensor yang lebih besar. Tidak adanya kontrol audio.

  1. Kamera DSLR Canon 5D mark II

jenis-jenis kamera canon

Nah , ini dia kamera Dlrs yang sangat cocok untuk kegiatan fotografi maupun sinematografi. Dengan Sensor Full Framenya (35mm) mampu merekan gambar Full-HD (1920×1080) dan menawarkan kontrol exposure dan audio kontrol sangat mendukung dalam kegiatan sinematografi.Kamera ini paling sering digunkan untuk oleh fotografer profesional karena paling handal dalam menghasilkan kualitas gambar yang baik dengan 21 Megapiksel Eos sysem dan LCD 3.0 Incinya.Segi harga pun, Canon 5D mark II lebih murah di banding saudarnya Canon 1D Mark IV. Tidak ada salahnya anda memilih canon Canon 1D Mark IV untuk mendukung kegiatan fotografi dan sinematografi anda.

Nah itulah beberapa Rekomendasi Memilih kamera dslr untuk sinematografi yang dapat ada pilih. Tapi tetap terus kunjungi alienco.net karena masih ada lagi Rekomendasi kamera dslr untuk sinematografi diartikel selanjutnya.[FAP]

Seri Belajar fotografi : 5 Tips untuk memulai belajar fotografi DSLR

Seri Belajar fotografi : 5 Tips untuk memulai belajar fotografi DSLR

Seri Belajar fotografi : 5 Tips untuk memulai belajar fotografi DSLR

saat memulai untuk belajar fotografi DSLR  kita akan bingung apa saja yang harus di mulai, dari mana, apa saja yang harus di pelajari, untuk mendapatkan foto bagus. Belajar fotografi merupakan hal yang menyenangkan dan mengasikan bagi anda yang memiliki sisi pandang tersendiri dalam melihat indahnya setiap sisi yang ada di dunia. Namun, belajar fotografi tidak semudah dan sesederhana yang dibayangkan oleh para fotografer pemula.Karena  harus ada yang dipersiapkan dan disediakan untuk mendapatkan hasil maha karya yang mengagumkan. Berikut ini 5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR yang akan mempermudah anda dalam belajar fotografi.

kamera canon 6djenis-jenis kamera canon 

5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR: Pertama, Tentukan Jenis Kamera

Bila hobi fotografi anda hanya sebatas mengagumi keindahan dunia, anda cukup mengabadikan gambar-gambar anda melalui kamera yang telah anda miliki. Namun, apabila anda serius ingin mendalami hobi fotografi ini maka pilihlah kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR).Mungkin anda akan menemui keraguan dalam membeli kamera DSLR, karena anda belum memahami dan mengerti apa itu DSLR? Jawabannya adalah anda tidak perlu membeli kamera DSLR sebelum anda memaksimalkan kemampuan memotret dengan menggunakan kamera sejenis. Karena gambar yang baik adalah yang mampu diingat dengan baik setiap keindahan proposisi, warna dan gambarnya sekalipun telah lama tidak melihatnya. Bukan yang dibidik dari kamera besar seperti DSLR. Namun, apabila anda ingin mengoptimalkan bakat fotografi anda, bolehlah anda memutuskan untuk membeli kamera DSLR atau LSR.

DSLR adalah bentuk penyempurnaan kamera klasik SLR. penyimpanan gambar pada SLR menggunakan film sedangkan DSLR menggunakan kartu memori. Dengan kamera DSLR anda memiliki kesempatan untuk memotret sebanyak-banyaknya dan dapat melihat pratinjau gambar sebelum dicetak. Sementara pada kamera SLR, anda hanya dapat membayangkan hasil potretan anda hingga anda mencetaknya. Namun bagi pecinta SLR menyediakan gulungan film dan membayangkan hasil bidikan gambarnya merupakan hal yang dapat dinikmati. Bagi mereka pencinta SLR karya foto dengan kameranya menjadi suatu hal yang klasik.Baik SLR maupun DSLR memiliki kesamaan yakni menggunakan satu lensa untuk pengambilan objek foto, yang kemudian hasil bidikan dilanjutkan kepada film pada SLR atau Imange Sensor pada DSLR.  Jenis kamera DSLR yang direkomendasikan bagi para pemula diantaranya: Canon 1200D (kamera ini memberikan anda kemudah anda memahami dasar-dasar  menu, kontrol, creative audio & filter), Nikon D3100 (kamera ini memungkinkan anda dapat  fokus  dengan lebih baik pada live view dan autofocus selama anda mengambil gambar video, selain itu menawarkan kualitas gambar yang sangat baik plus  cara kerja yang cepat dan harga yang terjangkau), Nikon D3200 (kamera ini cocok bagi anda yang membutuhkan foto dengan resolusi tinggi), Canon 600D (fotografer pemula dapat menghasilkan hasil yang baik dengan mudah, terdapat kontrol penggunaan dengan mode scene otomatis, selain itu terdapat ‘panduan fitur’ yang memberikan penjelasan singkat pada layar untuk fungsi kamera dan mode otomatis penuh (intelligent Auto)).

5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR: Kedua, Fokus pada Lensa Kamera

Kefokusan anda dalam membidik subjek gambar mempengaruhi  kualitas gambar. Jika anda ingin membidik gambar dengan jarak yang sangat dekat gunakanlah macro lense, dan apabila terlalu jauh maka gunakanlah telephoto lense (lensa tele).

5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR: Ketiga, Belajar Menggunakan Aperture dan Shutter Speed.

Setelah memiliki kamera dan belajar focus membidik pada lensa langkah selanjutnya adalah anda harus belajar menggunakan aperture dan shutter speed. Dimana aperture berguna untuk mengatur cerah atau remang nya foto. Sedangkan shutter speed untuk mengontrol jumlah cahaya yang diterima foto anda.

5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR: Keempat, Fokus pada Subjek

Bila fokus pada lensa kamera dan penggunaan aperture serta shutter speed telah anda kuasai. Langkah selanjutnya adalah fokus pada subjek pilihan anda. Dengan fokus pada subjek foto, anda dapat mengetahui secara spesifik bidang fotografi anda.

 5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR: Kelima, Fokus pada Trik dan mempraktekkan

Hal yang paling penting dari tahapan ke tahapan adalah trik yang kelima ini, yaitu fokus pada trik dan mempraktekkannya. Karena percuma trik dari pertama hingga keempat anda lakukan tapi tidak secara fokus dan mempraktekkannya.

5 tips untuk memulai belajar fotografi DSLR diatas membidik anda untuk dapat membidik secara baik sebagai pemula, bila subjek bidikan anda fokus pada alam artikel 7 Trik Pemula Belajar Fotografi Alam akan membidik anda pada trik-trik manfaat. [LS]

Artikel Terkait: