Yuk Simak Tips Lengkap Belajar Fotografi Dengan Teknik Strobist

Yuk Simak Tips Lengkap Belajar Fotografi Dengan Teknik Strobist

Yuk Simak Tips Lengkap Belajar Fotografi Dengan Teknik Strobist

Yuk simak tips lengkap belajar fotografi Dengan teknik strobist – Sebelum membahas mengenai tips memotret Strobist, kita akan mempelajari dulu apa itu teknik strobist. Strobist merupakan teknik fotografi yang mendayagunakan penggunaan lampu kilat  akan tetapi tidak diletakkan pada Hot Shoe kamera. Istilah umumnya adalah off Shoe atau off camera flash. Pada umumnya teknik Strobist sering digunakan dengan kamera SLR maupun DSLR. Pemakaian flash light yang tidak terikat langsung pada kamera memungkinkan fotografer untuk lebih kreatif dan imaginatif dalam hal pengaturan cahaya.

Foto prewedding Bandung
www.Alienco.net

Bagi yang tidak terbiasa, fotografi Strobist terlihat lebih merepotkan. Tetapi yakinlah bahwa hasil yang didapat dijamin akan lebih memuaskan dan menarik selama tekniknya benar. Peralatan wajib untuk teknik Strobist ini adalah kamera DSLR/SLR atau bisa juga kamera lain yang mempunyai Hot Shoe. Kemudian Anda bisa Dengan lampu kilat yang sering terpasang pada kamera. Akan lebih baik jika Anda Dengan dua atau lebih lampu kilat. Untuk mensinkronkan Shutter kamera dengan flash – flash terpisah tersebut Anda dapat  memakai Trigger, baik itu berkabel maupun tanpa kabel. Yuk simak tips lengkap belajar fotografi Dengan teknik strobist berikut ini:

  • Tips memotret Strobist pertama adalah peletakan posisi flash. Jika ada dua flash aturlah posisi satu flash di depan objek dengan menyamping tapi jangan terlalu dekat, sedangkan  satunya lagi dapat diletakkan di belakang objek.
  • Posisi menyamping dimaksudkan supaya flash bisa menerangi objek bagian samping. Sedangkan peletakan di posisi belakang bertujuan untuk menerangi bagian belakang objek.
  • Dengan Strobist Anda bisa mengontrol  cahaya yang ada dilingkungan atau disebut Ambient Exposure. Kontrol ini bisa dilakukan Dengan pengaturan Shutter Speed.
  • Penggunaan Teknik Strobist pada malam hari biasanya memakai Shutter Speed yang lebih tinggi supaya cahaya lebih banyak masuk dan latar belakang terang.
  • Kontrol atas Ambient Exposure dapat Dengan Aperture.
  • Tetap ingat bahwa kekuatan cahaya sangat dipengaruhi oleh posisi flash ke objek. Jika merasa terlalu kuat, Anda bisa memundurkan posisinya.

Nah, itulah ulasan singkat tentang Yuk simak tips lengkap belajar fotografi Dengan teknik strobist  di atas, semoga bermanfaat dan menambah keahlian anda di dunia fotografi.

Mengapa Foto Prewedding Dan Wedding Menggunakan Teknik Strobist ?  Ini dia Kelebihannya !

Mengapa Foto Prewedding Dan Wedding Menggunakan Teknik Strobist ? Ini dia Kelebihannya !

Mengapa Foto Prewedding Dan Wedding Menggunakan Teknik StrobistIni dia Kelebihannya !

Kelebihan teknik strobist untuk foto prewedding dan wedding –  Strobist adalah fotografer yang menggunakan lampu kilat kecil atau external flash sebagai pencahayaan. Lampu kilat kecil sebenarnya adalah lampu kilat yang pada awalnya dikhususkan sebagai lampu tambahan yang dipasang langsung di kamera. Namun sekarang fungsinya sudah berkembang, tidak lagi dipasang di badan kamera melainkan bisa diletakkan di luar badan kamera atau off camera  seperti di samping, atas, belakang, dan sebagainya. Melalui fleksibilitas yang dimilikinya, fotografer secara individu dapat mengatur kekuatan cahaya  serta letak dan arah kamera. Bahkan fotografer dapat menggunakan beberapa lampu sekaligus secara jarak jauh tanpa kabel.

contoh foto pernikahan strobist pengantin unik menarik dance depok tangerang bekasi
alienco.net

Kita bisa memotret mulai dari skala kecil seperti photography makanan, still life photography, sampai yang berhubungan dengan model seperti beauty, glamour, ashion, dan portrait. Teknik Strobist juga banyak digunakan dalam pemotretan wedding dan pre wedding. Ada beberapa Kelebihan teknik strobist untuk foto prewedding dan wedding diantaranya seperti:

  1. Portabilitas

Dengan flash kecil yang menggunakan tenaga baterai, kita dapat mengurangi besarnya perlengkapan pencahayaan. Jika dengan lampu studio yang besar-besar mungkin peralatan Kita membutuhkan dua atau tiga buah tas besar yang harus dibawa oleh beberapa asisten, kini Kita bisa hanya membawa satu buah tas kecil saja.

  1. Fleksibilitas

Pengaturan posisi dan penempatan lampu menjadi semakin bebas dan fleksibel. Karena ukurannya kecil maka kita bisa memposisikan flash di mana saja yang kita mau. Bahkan di tempat-tempat yang sulit sekalipun.

  1. Aksesori Dan Pembentuk Cahaya

Sewaktu pertama kali teknik strobist muncul, belum banyak aksesoris serta pembentuk cahaya yang dijual di pasaran. Namun  saat ini para produsen aksesoris kamera sudah banyak yang memproduksi aksesori untuk teknik strobist ini sehingga Kita dapat mendapatkannya di pasaran dengan harga terjangkau.

  1. Sumber Tenaga

Karena menggunakan tenaga baterai, Kita tidak perlu bergantung pada tenaga listrik di lokasi pemotretan. Kita bahkan bisa menggunakan flash di lokasi – lokasi yang tidak terdapat jaringan listrik seperti di alam bebas

Inilah kelebihan menggunakan teknik strobist untuk foto prewedding dan wedding. Semoga bermanfaat dan menjadi alternatif anda dalam pengambilan gambar foto prewedding dan wedding.

Seri Belajar Fotografi : Memahami ISO, Aperture, Shutter Speed

Seri Belajar Fotografi : Memahami ISO, Aperture, Shutter Speed

Seri Belajar Fotografi : Memahami ISO, Aperture, Shutter Speed

Untuk menjadi seorang fotografer profesional sobat harus memahami segitiga emas dalam dunia Fotografi. Apa itu segitiga emas fotografi? segitiga emas fotografi merupakan unsur penting yang ada di kamera DSLR yang wajib sobat ketahui yang terdiri dari ISO, Aperture, dan Shutter Speed. Ketiga unsur tersebut sangat penting dalam dunia fotografi karena dari ketiganyalah akan menentukan kualitas akhir dari hasil jepretan sobat.segitiga fotografi

Belajar Mengenal ISO

ISO merupakan ukuran sensitivitas sensor terhadap cahaya. Ukaranya pun beragam mulai dari 50, 80, 100 dan akan berlipat ganda hingga 3200 atau bahkan bisa lebih besar lagi. ISO dengan ukuran yang kecil memiliki arti bahwa sensitivitas terhadap cahayanya juga kecil. Sedangkan ISO dengan angka yang besar menunjukan sensitivitasnya terhadap cahaya juga besar. ISO dengan angka yang besar/ tinggi justru akan menurunkan kualitas dari gambar karena muncul bintik- bintik yang disebut dengan “noise”, namun dalam kondisi yang minim cahaya seperti dalam ruangan ISO yang tinggi kadang- kadang malah diperlukan.

Belajar Mengenal Aperture

Aperture atau bisa disebut dengan bukaan atau Diafragma ini merupakan bukaan lensa kamera dimana cahaya akan masuk. Apabila bukaan besar maka akan banyak cahaya yang masuk jika dibandingkan dengan aperture yang kecil. Selain berfungsi untuk mengendalikan cahaya yang masuk, aperture juga dapat mengendalikan kedalaman ruang. Dalam praktek fotografi, apabila sobat berada pada lingkungan yang memiliki pencahayaan yang sangat terang, maka sobat bisa menutup bukaan sehingga lebih sedikit cahaya yang masuk ke dalam dan begitu juga sebaliknya.

Belajar Mengenal Shutter Speed

Shutter Speed atau bisa juga disebut dengan kecepatan rana merupakan waktu yang dibutuhkan kamera untuk membuka sensor guna menyerap cahaya. Semakin lama waktu yang dibutuhkan, maka semakin banyak cahaya yang akan masuk ke dalam kamera serta hasil fotonya pun akan bertambah terang.

Bagaimana sobat sudah sedikit paham bukan dengan segitiga emas dalam fotografi yakni ISO, Aperture, dan Shutter Speed. Semoga artikel Seri Belajar Fotografi : Memahami ISO, Aperture, Shutter Speed ini bermanfaat, terimakasih.

Aksesoris Pendukung Sinematografi Menggunakan DSLR

Aksesoris Pendukung Sinematografi Menggunakan DSLR

Aksesoris Pendukung Sinematografi Menggunakan DSLR

Pernah terbayang membuat video menggunakan kamera DSLR. meski aktifitas merekam bukan kemamuan asli dari kamera DSLR ternyata sudah banyak karya- karya Videografi yang menggunakan kamera DSLR sebagai alat perekamnya. Selain itu balakangan ini sedang nge-trend istilah Sinematografi. Disinilah sebenarnya tantangan tersendiri yang akan dialami oleh sang videografer untuk mengasah kemampuan serta kreatifitasnya untuk menghasilkan sebuah karya yang layak di konsmusi.

Tantangan Membuat Video Menggunakan Kamera DSLR

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, karena kamera DSLR tidak diperuntuhkan untuk merekam video maka sobat harus bekerja ekstra untuk bisa menghasilkan video yang berkualitas. Ada banyak tantangan yang harus sobat hadapi ketika menggunakan kamera DSLR untuk membuat Video diantaranya adalah desain kamera DSLR yang tidak memungkinkan untuk mengambil video secara stabil tenang saat digenggam lama, ada beberapa mic pada kamera DSLR yang tidak bekerja dengan baik ketika digunakan merekam suara dsb. Meski demikian sobat masih bisa membuat video yang ciamik dengan kamera DSLR menggunakan aksesoris- aksesoris pendukung.

Aksesoris Pendukung Videografer Dengan Kamera DSLRtripod aksesoris kamera dslr

  1. Penstabil

Aksesoris ini sangat penting agar ketika kita mengambil rekaman video posisi kamera tetap stabil sehingga rekamanya pun tidak goyah. Ada berbagai macam dan bentuk dari Penstabil diantaranya adalah penstabil berupa ring dengan cara di genggam dan penstabil yang berupa shoulder ring. Aksesoris ini akan diteruskan ke dada pengguna, sehingga sobat memungkin mendapatkan tingkat kstabilan yang baik.

  1. Aksesoris Kamera Bergerak

Aksesoris ini dibutuhkan ketika sobat ingin mengambil rekaman video sambil bergerak. Aksesoris untuk menunjang aktifitas ini biasanya berupa slider, dolly track, atau bisa juga porta jib.

  1. Pengatur Fokus

Kamera DSLR memiliki kelemahan yakni sistem autofokus yang cepat. Sistem seperti ini kurang cocok digunakan untuk merekam video, oleh karena itu sobat bisa menggunakan follow fokus yang terdiri dari sebuah knob yang bisa kita putar.

  1. Mic dan Headphone

Ada baiknya sobat menggunakan Mic eksternal agar mendapatkan kualitas suara yang bagus. Gunakan juga Headphone untuk mengetahui suara apa saja yang masuk ketika sedang melakukan rekaman.

Bagaimana, sobat sudah siap untuk membuat karya videografi dari kamera DSLR. semoga informasi tentang Aksesoris Pendukung Sinematografi Menggunakan DSLR

 ini bermanfaat buat anda, terimakasih.

Sumber.  abankirenk.com/tips/aksesori-dslr-saat-merekam-video/

Seri Belajar Fotografi : Mode pada Kamera DSLR Kamu

Seri Belajar Fotografi : Mode pada Kamera DSLR Kamu

Penjelasan Lengkap Tentang Mode Yang Ada di Kamera DSLR Kamu

Untuk menghasilkan foto yang sesuai dengan yang diharapkan memang banyak cara untuk dilakukan. Salah satunya adalah dengan cara memanfaatkan berbagai fitur / mode yang ada di kamera dslr kamu. Tentu sebelum menggunakan berbagai macam mode sobat harus paham fungsi dan kegunaan setiap modenya. Secara garis besar mode yang ada di kamera dslr itu ada 3 macam yakni:

Pembagian mode yang ada pada kamera dslr kamu

  1. Mode Otomatis terdiri dari Auto, Potrait, Landscape, Macro, Action/ Sports serta Night Shoot.
  2. Mode Semi Otomatis yang terdiri dari Aperture Priority, Shutter Priority dan Program.
  3. Mode manual

Kegunaan dari masing- masing mode yang ada di kamera dslr kamu

  • Mode Auto: pada mode ini seluruh setingan secara otomatis akan dilakukan oleh kamera mulai ISO, White Balance, Focus, dsb.
  • Mode Potrait: pada mode yang seperti ini kamera secara otomatis akan memilih aperture yang besar (nilai dari f kecil) guna mengaburkan background serta hanya fokus terhadap objek yang ada.
  • Mode Macro: pada mode yang seperti ini memungkinkan sang fotografer untuk bergerak secara lebih dekat pada objek guna mengambil gambar secara close up. pada mode macro fokus akan akan sulit didapatkan karena depth of fieldnya sangat sempit.
  • Mode landscape: secara singkat mode landscap kebalikan dari mode Potrait. Landscape memberikan aparature yang kecil dengan nilai f yang lebih besar.
  • Mode sport: Jika sobat ingin menlgabadikan objek yang sedang bergerak, menggunakan Mode ini sangatlah cocok. Mode Sport menaikan ISO dan shutter speed.
  • Mode Nigt Shoot: sesuai dengan namanya mode ini digunakan untuk mengambil gambar dengan pencahayaan yang kurang. Kamera akan bekerja secara otomatis untuk shutter speed yang lebih lama.
  • Mode Program: mode ini pada dasarnya hampir sama dengan mode AUTO. Namun untuk mode ini kamera akan memberikan sedikit pengaturan manual pada shutter speed, ISO dan aperture.
  • Mode Manual: mode ini memberikan pengaturan sepenuhnya kepada sang foto grafer.

Bagaimana, sekarang sobat sudah tahukan mengenai mode- mode yang ada di kamera dslr. Semoga artikel mengenai Seri Belajar Fotografi : Mode pada Kamera DSLR Kamu ini dapat bermanfaat, terimakasih.

Daftar Harga Aksesoris DSLR Untuk Pembuatan Video

Daftar Harga Aksesoris DSLR Untuk Pembuatan Video

Daftar Harga Aksesoris DSLR Untuk Pembuatan Video

Multifungsi, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kamera DSLR. memang tidak berlebihan, pasalnya selain berfungsi untuk mengabadikan foto / gambar kamera DSLR ternyata juga mampu dijadikan sebagai alat perekam/ video. Sudah banyak film pendek, dokumenter yang menggunakan kamera DSLR sebagai alat untuk merekamnya.

Tantangan Membuat Videografi Menggunakan Kamera DSLR

Karena fungsi utamanya untuk mengabadikan gambar, dalam membuat sebuah videografi dari kamera DSLR memang sedikit ribet. Ada banyak tantangan bagi sobat semua untuk membuat videografi dari kamera DSLR sobat. beberapa tantangan tersebut diantaranya adalah perubahan fokus pada lensa kamera DSLR yang memiliki settingan cepat, padahal untuk membuat video dibutuhkan lensa dengan perubahan yang halus dan lambat, ada beberapa kamera DSLR yang built in mic nya tidak terlalu bagus, dsb. Meski demikian sobat tetap bisa menghasilkan videografi yang bagus dengan menggunakan aksesoris yang dibuat khusus untuk pembuatan videografi

Fungsi dan Harga Aksesoris Videografi Pada Kamera DSLR

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, meski terdapat tantangan sobat masih bisa membuat sebuah karya videografi dari kamera DSLR menggunakan bantuan khusus. Berikut aksesoris yang digunakan beserta list harga dan fungsinya.

  1. Penstabil

Karena kamera DSLR tidak didesain khusus untuk membuat video maka body kamera DSLR tidak begitu stabil ditambah lagi dengan genggaman yang tidak stabil maka hasil rekaman sobat juga tidak akan maksimal hasilnya. Oleh karena itu sobat perlu yang namanya Penstabil, aksesoris ini sangat diperlukan agar sobat dengan mudah mengikuti objek yang sedang direkam. Untuk harganya, penstabil biasanya dibanderol dengan kisaran harga Rp 600 – Rp 800 ribuan.

  1. Aksesoris Kamera Bergerak

Untuk menghasilkan gerakan yang mulus tidak bisa hanya mengandalkan tangan, sehingga dibutuhkan aksesoris menunjang gerakan yang biasanya berupa slider, dolly track, atau porta jib. Aksesoris untuk DSLR tersebut biasanya dibanderol dengan harga Rp 900 ribuan.

  1. Mic dan Hadphone

Seperti yang sudah kita singgung diatas, ada beberapa kamera yang Mic nya kurang bagus. Oleh karena itu dibutuhkan mic serta Headphone eksternal sendiri dan biasanya kedua alat tersebut dijual dengan kisaran harga Rp 500 ribuan.

Itulah beberapa Daftar Harga Aksesoris DSLR Untuk Pembuatan Video, semoga betmanfaat.

Seri Balajar Fotografi : Tips dan Trik foto Outdoor dan Indoor

Seri Balajar Fotografi : Tips dan Trik foto Outdoor dan Indoor

Tips dan Trik foto Outdoor dan Indoor

Sebagai seorang fotografer yang handal tentu kita harus bisa menyesuiakan bagaimana situasi dan kondisi objek kita berada. Kita Tidak selamanya kita disuguhkan pada setting tempat yang mendukung, Justru sering kali kita dihadapkan pada kondisi diman pengambilan gambar sangat sulit dilakukan karena komposisi pencahayaan yang tidak maksimal. Namun disinilah profesionalitas kita sebagi seorang fotografer akan diuji, apakah kita bisa menampilkan hasil jepretan yang bagus atau justru yang sebaliknya.

Tantangan Memfoto di Ruangan Indoor dan Outdoor

Dalam dunia fotografi pasti kita akan dihadapkan pada dua jenis medan pengambilan gambar yakni “indoor” dan “outdoor”. Seperti halnya namanya, penyebutan indoor dan outdoor ini diambil dari keadaan tempat yang ada. indoor berarti kita dihadapkan pada situasi yang ada di dalam ruangan yang tidak memungkinkan cahaya matahari bisa masuk. Sementara outdoor adalah situasi dimana kita dihadapkan pada sebuah objek yang berada diluar ruangan dan mendapatkan paparan sinar matahari secara langsung. Sebagai seorang fotografer pasti sudah tahu apa tantangan yang dihadapi dari kedua situasi semacam ini ketika hendak mengabadikan gambar menggunakan kamera kita. Sudah pasti yang menjadi tantangan terbesar disini adalah faktor cahaya. Karena didalam ruangan resepsi indoor pasti membutuhkan pencahayaan yang lebih atau paling tidak kita harus mecari kompoisisi yang pas bagaimana mengahasilkan jepretan yang bagus dibawah sinar bohlam (biasanya dalam indoor runaganya menggunakan pencahayaan lampu bohlam). Sementara untuk yang resepsi outdoor relatif lebih mudah karena objek akan mendapatkan pencahayaan yang bagus dari sinar matahari.

Teknik Memotret Indoor dan Outdoor

Karena kita dihadapkan dalam dua situasi yang berbeda maka teknik yang digunakan pun juga berbeda.

  1. Untuk teknik di dalam ruangan (indoor), diperlukan tata cahaya yang mumpuni, bila perlu memotret dekat dengan sumber cahaya. Anda juga bisa menggunakan blitz atau alat bantu cahaya yang sering digunakan untuk mengambil foto ditempat minim cahaya.

    contoh foto prewedd indoor cafe unik dan elegan depok jakarta bandung
    alienco.net
  2. Sementara untuk di luar ruangan (outdoor) sobat harus memperhatikan background yang ada. pastikan dibelakangnya tidak terdapat sesuatu yang bergerak atau kendaraan lalu lalang.contoh foto prewedding outdoor flare vintage kuning bunga merah muda bogor 2015

Itulah tantangan serta teknik memotret resepsi indoor dan outdoor, semoga informasi Tips dan Trik foto Outdoor dan Indoor ini bermanfaat.

Wajib Baca ! Review Lensa Sigma 70 – 300

Wajib Baca ! Review Lensa Sigma 70 – 300

Review Lensa Sigma 70 – 300

Dari yang kita ketahui mengenai lensa sigma sendiri untuk harga relatif terjangkau bahkan cukup tinggi, dikarenakan lensa tersebut mempunyai kualitas yang tinggi dan merek lensa tersebut yang memang sudah terkenal. Di sisi yang lain, dikarenakan ada produsen kamera DSLR disini yang menjual kamera secara terpiah dengan lensa bisa disebut juga kit lens. Oleh karena itu, Kita sebagai konsumen bisa memilih jenis lensa yang akan kita gunakan. Salah satu lensa yang unik adalah lensa sigma 70-300mm. Perlu Kita ketahui bahwasanya sigma membagi kelas lensa menjadi dua bagian meliputi lensa DG dan juga lensa DC.  Untuk lensa DG sendiri sangat cocok digunakan untuk kamera jenis DSLR Fullframe, sedangkan untuk lensa DC tersebut dikhususkan untuk kamera DSLR namun bersensor APS-C yang memang sudah banyak dipasaran. Sigma sendiri membuat label dengan nama EX atau Execellent untuk menandakan bahwa lensa tersebut mempunyai kualiatas. Lensa sigma 70-300mm f/28 HSM II disini dengan menggunakan kamera Nikon D700 dapat menghasilkan kualitas foto yang sangat baik. Untuk semua jenis kamera APS-C maupun full frame, jika Anda menggunakan lensa sigma berukuran 70-300mm f/2.8 EX OS HSM, bisa Anda gunakan untuk memotret kegiatan olahraga, secara potrait dan candid. Jangan lupa untuk mengkompensasi kesalahan back/front focusing dari Lensa sigma menggunakan AF Fine tune jika lensa tersebut mempunyai kesalahan fokus.review Lensa Sigma 70-300 alienco depokkamera

Review Lensa Sigma 70 – 300, Berikut Karakternya :

Untuk lebih lanjutnya, kita harus mengetahui Karakter lensa telefoto yang kita gunakan adalah sebagai berikut :

  1. Karakter lensa yang paling menonjol adalah memperbesar subyek dari kejauhan.
  2. Mempunyai efek kompresi, sehingga membuat latar belakang dan subjek foto menjadi terlihat dekat serta foto terlihat dua dimensi.
  3. Mempunyai karakter potret sehingga membuat seseorang terlihat lebih menarik karena dapat di close-up dan bisa mengeliminasi ditorsi wajah Anda.
  4. Untuk pengambilan foto group ini lebih baik, dengan pengambilan foto group sendiri membuat distorsi terutama di pinggir foto.Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan lensa yang lebar. Karena, efek distorsi yang biasa bisa dieliminasi.

Mengenai review diatas adalah sedikit pembahasan mengenai Pengelaman menggunakan Lensa sigma dan juga Karakter lensa. Semoga review mengenai lensa sigma 70-300mm tersebut dapat bermanfaat untuk Anda, sekedar memberikan Anda wawasan serta inspirasi mengenai penggunaan serta karakter dari lensa itu sendiri. Demikian ulasan Review Lensa Sigma 70 – 300 dari Kami semoga bisa memberikan Anda gambaran yang jelas untuk memilih lensa sigma 70-300mm.

Seri Belajar Fotografi : Tips Memotret Sunset Dengan Kamera DSLR

Seri Belajar Fotografi : Tips Memotret Sunset Dengan Kamera DSLR

Tips Memotret Sunset Dengan Kamera DSLR

 Siapa yang tidak suka melihat sunset! Yap, detik- detik matahari terbenam merupakan pemandangan yang indah yang diberikan Tuhan bagi manusia yang hidup di dunia. Untuk mengabadikan momen indah tersebut tak sedikit dari kita yang mencoba membekukanya dalam sebuah kamera. Namun kendala yang sering mereka alami adalah sulitnya mengambil gambar keindahan sunset seperti apa yang kita lihat dengan mata telanjang. Bisanya terlalu terang sehingga untuk gambar bagian buminya terlalu gelap atau sebaliknya. Memang untuk mendapatkan hasil jepretan yang maksimal dari pemandangan matahari terbenam memerlukan teknik khusus yang itu harus sobat ketahui.contoh prewedding sunset jakarta (15)

Pengaturan Kamera Yang Harus Dilakukan Untuk Memotret Sunset

Pada dasarnya mengambil foto sunset menggunakan kamera DSLR tidak jauh berbeda dengan pemotretan landscape. Kendati demikian, ada beberapa hal yang tetap perlu untuk diperhatikan. Diantaranya:

  • Gunakan mode manual
  • Buat ISO 100
  • Buat Aperture f/11 (dengan acuan Depth of Field luas, namun tanpa mengurangi kualitas gambar)
  • Sesuaikan dengan keadaan langit (percepat apabila nampak terlalu terang, dan perlambat apabila langit terlihat gelap)
  • Apabila sobat menggunakan JPEG maka gunakan mode Daylight/ Sunny

Kendala Yang Sering Dialami Ketika Memotret Sunset dan Cara Mengatasinya

Setiap mengabadikan sebuah objek pasti ada tantanganya tersendiri. Begitu juga dengan memotret pemandangan sunset. Seperti yang telah disinggung di atas, yang menjadi permasalahan dalam pemotretan sunset adalah ketika matahari dalam posisi yang rendah, maka langit akan berwarna cerah namun tidak untuk tanah/ bumi yang ada di depan sobat. Degradasi kecerahan ini nantinya yang dapat mempengaruhi kualitas dari foto anda, apabila perbedaanya terlalu jauh maka sobat akan kehilangan detail langit atau juga bisa kehilangan bayangan tanah.

Untuk mengatasi permasalahan di atas, sobat bisa melakukan hal berikut:

  1. Gunakan filter GND (Graduated Natural Density)
  2. Memanfaatkan teknik HDR dalam fotografi. Caranya ambil gambar dengan mengekspos langit, lalu dengan sudut yang sama ambil gambar dengan mengekspos bagian tanah. Kemudian gabungkan menggunakan perangkat lunak editting gambar.

Bagaimana, sobat sudah tahu bukan bagaimana cara memotret sunset menggunakan kamera DSLR. sekian dulu artikel Tips Memotret Sunset Dengan Kamera DSLR, semoga bermanfaat.

Apakah Jasa Fotografi Kena Pajak?

Apakah Jasa Fotografi Kena Pajak?

Apakah Jasa Fotografi Kena Pajak?

Apakah jasa fotografi kena pajakFotografi merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki penghasilan lumayan besar. Ini disebabkan karena banyak masyarakat yang membutuhkan jasa fotografi untuk beberapa acara yang diadakannya. Untuk para fotografer yang sudah mapan mereka banyak yang memiliki studio-studio foto yang tetap. Perusahaan-perusahaan juga yang menyediakan jasa fotografi dan memanfaatkan  pegawai yang merupakan fotografer profesional. Ini akan memudahkan mereka  mencari pelanggan sebab dengan memiliki sebuah studio foto maka pelanggan akan dengan mudah mencari dan mengunjungi mereka. Serta tidak perlu membereskan peralatan foto setelah selesai digunakan karena tempat peralatan foto tersebut sudah pada tempatnya dan ruangan tersebut tidak dipakai untuk apa-apa selain untuk foto.

Yang perlu ditanyakan adalah apakah jasa fotografi kena pajak? Jawabannya adalah iya. Karena bagaimanapun juga, sebuah studio atau pun sebuah perusahaan berdiri pada sebuah tanah yang tanah tersebut merupakan tanah di bawah naungan negara yang kita harus membayar pajak atas tanah yang kita miliki tersebut. apalagi tanah yang ditempati tersebut merupakan tempat yang digunakan untuk bangunan yang memberikan penghasilan bagi pemiliknya.

sistem pemungutan pajak di Indonesia untuk pajak penghasilan diatur oleh pasal 23 tentang pajak penghasilan.pasal 23 tersebut mengacu pada pasal 23 undang-undang pajak penghasilan sebagai dasar hukum. Tiga unsur berlakunya pajak penghasilan pasal 23 adalah pemotong pajak dan objek pajak serta ada penerima sebagai pihak yang pajaknya dipotong. Jika ketiga unsur tersebut terpenuhi maka penghasilan dibayarkan kepada pemotong pajak. Jika salah satu dari unsur tersebut tidak terpenuhi maka tidak wajib diberlakukan pasal 23 undang-undang pajak penghasilan. Contohnya pemberi penghasilan bukan pemotong pajak atau penghasilan yang dibayarkan bukan pemotong  objek pajak, maka kejadian tersebut tidak wajib dikenakan pasal 23 undang-undang pajak penghasilan.

Pemotong pajak yang diberlakukan saat ini adalah badan pemerintah atau subjek pajaka badan dalam negeri. Pemotongan pajak penghasilan pasal 23 ini dikenakan apabila ada penghasilan yang  dibayarkan atau yang terutang kepada wajib pajak.

Demikian info tentang apakah jasa fotografi kena pajak?