Seri Persiapan Pernikahan: tahap Pendaftaran KUA

Seri Persiapan Pernikahan: tahap Pendaftaran KUA

Seri Persiapan Pernikahan: Tahap Pendaftaran KUA

Tahap pendaftaran KUA harus diikuti yaa! bagi kamu  yang mau pernikahannya bukan hanya diakui agama tapi negara beserta isinya juga ikut menyatakan kesyahan hubungan kamu dan pasangan. Bagi kamu yang baru menikah atau belum pernah menikah bingung pastinya langkah regrestrasi KUA atau tahap pendaftaran KUA apa saja!!

foto pernikahan tanda tangan di kua

Berikut tahapan yang harus kamu lalui dan lakukan:

Tahap pertama, Administrasi dengan RT

Datanglah kamu ke rumah ketua RT (Rukun Tetangga) dengan tujuan untuk meminta surat pengantar yang akan ditujukan kepada kepala Desa (Kelurahan). Surat pengantar untuk Kepala Desa  (lurah) akan didapat setelah kamu melengkapi data diri dan kedua orang tua, status perkawinan (harus tertulis BELUM KAWIN atau  CERAI atau DUDA MATI). Seluruh identitas data diri  disesuaikan dengan Akta Kelahiran atau Ijazah.

Tahap Kedua, Administrasi dengan Desa (Kelurahan)

Setelah dapat surat pengantar dari RT, maka kamu harus membawa surat tersebut kepada kepala Desa (kelurahan). Disana kamu akan mendapatkan form yang harus diisi dengan benar yaitu berupa N1, N2,  N4, PM1. Setelah diisi, maka akan ditanda tangani oleh kepala Desa (Lurah).

N1 adalah surat keterangan untuk nikah berisikan data orang tua (wali) dan keterangan status belum kawin. N2 adalah surat keterangan asal usul berisikan nama kedua orang tua. N4 adalah surat keterangan orang tuaberisikan penjelasan data otang tua seperti status, usia, agama kedua orang tua dan lain-lain. PM1 adalah surat keterangan dari kelurahan yang menyatakan bahwa atas sepengetahuan camat setempat, sang pengantin siap melaksanakan pernikahan di tempat sesuai kesepakatan dan dapat dijalankan. Sedangkan N3 didapat setelah akad nikah atau setelah resmi menikah.

Tahap Ketiga, Persiapkan Persyaratan

Sebelum mendaftarkan diri ke KUA, kamu harus persiapkan beberapa persiapan yang harus dibawa ke KUA nantinya. Persyaratan ini terbagi  dua, yaitu persiapan umum dan persyaratan khusus. Persyaratan umum merupakan persyaratan yang harus dipersiapkan calon pengantin pada umumnya. Sedangkan persyaratan khusus adalah persyaratan yang harus dipersiapkan oleh calon pengantin pada golongan tertentu, seperti TNI, POLRI atau PNS.  Persyaratan khusus juga diperuntukkan untuk calon pengantin yang memiliki latar belakang pernikahan yang berbeda pada umumnya, misalnya cerai, dibawah umur, dan lain-lain.

Persyaratan Umum:

  1. Foto copy KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk masing-masing calon pengantin
  2. Foto ukuran 4×6 masing-masing 5 lembar
  3. Rekomendasi nikah bagi calon pengantin di luar kecamatan

Persyaratan Khusus:

  1. Anggota TNI/POLRI dan PNS melampirkan Surat Izin Kawin dari Atasan
  2. Anggota TNI/Polri foto menggunakan pakaian Dinas
  3. Status CERAI melampirkan Akta Cerai Asli
  4. Status DUDA MATI melampirkan Surat Kematian
  5. Usia kurang dari 19 tahun (laki-laki) dan kurang 16 tahun (perempuan) harus melampirkan surat Izin atau Dispensasi Pengadilan Agama
  6. Laki-laki Berpoligami memiliki surat Izin atau Dispensasi Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri
  7. Usia kurang 21 tahun melampirkan N5 (surat izin orang tua)

Tahap Keempat, Administrasi KUA

Datanglah kamu ke KUA membawa semua persyaratan yang dibutuhkan. Jangan kaget dengan biaya yang harus di keluarkan untuk biaya administrasi, biaya resmi 0 rupiah untuk yang menikah di Kantor dan 600rb rupiah untuk yang minakah diluar kantor KUA Pastikan Administrasi di pihak laki-laki telah lebih dahulu dilaksanakan, baru pihak perempuan mengurus administrasi. Waktu pendaftaran akan nikah sekurang-kurangnya 10 hari kerja dari waktu pelaksanaan akad nikah.

Tahap Kelima, Sedikit Bernafas Lega menyambut hari Bahagia 🙂

Itulah lima Tahap Pendaftaran KUA yang harus kamu jalanin sebelum tahap syah bersama pendamping kehidupan. Selamat Berbahagia. [LS]

 

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp