Seri belajar fotografi di era digital (bag I)

Seri belajar fotografi di era digital (bag I)

 Seri belajar fotografi di era digital (bag I)

Di zaman yang serba digital ini belajar fotografi menjadi hal yang mudah baik orang awam atau sekedar coba-coba, kini Sudah saatnya Kehadiran teknologi foto digital pada kamera mempermudah peminat fotografi untuk menghasilkan obyek yang jauh  lebih baik. Hal ini dikarenakan karakter digital yang langsung jadi atau instant sehingga fotografer dapat dengan seketika melihat hasil langsung hasil jepretan setelah menjepret. Masalah  foto terbakar, foto tidak bagus pencahayanya termasuk over maupun under exposure maupun hal lainya semakin jarang terjadi. Dan kalaupun terjadi sang fotografer sangatlah mudah menghapus ataupun mengulang pemotretan dengan seting pencahayaan yang jauh lebih baik tentunya

foto keluarga komunitas depok photography
foto keluarga komunitas depok

 fotografi digital membuat belajar fotografi tampak mudah

Kemudahan tersebut menyebabkan pehobi fotografer yang mulai menkomersilkan hobby mereka jumlahnya bertambah banyak. Jumlah fotografer wedding, fotografer prewedding , jurnalistik, komersil dan berbagai macam spesialisasi lainnya meningkat pesat dalam hal jumlah. Tetapi Sayangnya tidak banyak yang berhasil membuat  foto-foto yang mereka menghasilkan dengan karakter-karakte tidak dari fotografer tersebut, kadang hasil foto terkesan meniru plek-plek.

 

foto keluarga komunitas depok photography
foto keluarga komunitas depok photography

Karya dari fotografer pemula tetap terlihat bagus walau tidak berkarakter

Jika kita lihat pameran wedding yang pastinya dihadiri banyak sekali fotografer wedding hampir tidak ada satu karya yang dengan mudah bisa kita evaluasai untuk hasil dari jepretan mereka. setelah kita meninggalkan gedung pameran. Jika kita lihat foto-foto wedding maupun prewedding dan mencoba menebak siapakah fotografer dari karya tersebut tentunya sangatlah sulit karna rata-rata karya foto dari pameris sepintas sama, lalu siapa fotografer yang menciptakannya berdasar karakter fotografer tersebut dimunculkan dalam foto-foto itu sering kali kita salah sangka.

foto keluarga komunitas depok photography
foto keluarga komunitas depok photography

Tips untuk fotografer pemula adalah dengan terus belajar dan berkarya

Banyak fotografer khususnya pemula  yang terlanjur jatuh cinta pada karakter fotografer seniornya yang menjadi inspirasinya. Hasilnya foto yang dihasilkan berusaha membuat hal yang sama dengan fotografer idolanya tersebut termasuk karakternya awalnya ATM atau amati tiru modifikasi tapi bekalangan malah menjadi ATP atau amati tiru plek. Hanya saja bedanya fotografer yang meniru ini biasanya menghasilkan foto yang kurang bernyawa dibandingkan yang ditiru.  Maklum saja karna foto tersebut dibuat dengan trial dan error bukan dari penggalian dari konsep  foto yang sudah di buat Jika kita mengunjungi komunitaskomunitas online di mana bisa kita dapat melihat galeri  foto dari anggotanya banyak sekali foto yang mirip sekali maupun setipe tanpa memiliki karakter dengan fotografer yang berbeda-beda.

kemudian bagaimana cara kita membuat foto yang beda dari idola kita, tidak lain adalah dengan terus belajar, latihan setara terus menerus agar hasil foto yang kita buat lebih berkarakter, sampai jumpa di edisi berikutnya.

 

Salam,

 

Alienco photography