Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat

Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat

Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat

Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat – Pada pesta pernikahan, tentu pasangan pengantin lah yang jadi tokoh utamanya. Masing-masing memiliki konsep pernikahan yang berbeda, ada yang pernikahan adat dan pernikahan modern. Setiap pernikahan pun punya keunikannya sendiri. Jika diperhatikan dengan baik, busana yang digunakan oleh pengantin pun selalu unik dan menarik.

Pernahkan anda memperhatikan busana pernikahan adat Jawa Barat? Tentu kalau melihat foto pernikahan adat Jawa Barat sudah pernah ya. Nah pada busana pengantinnya, saat anda perhatikan pasti aka nada bunga melati yang menjuntai. Bahkan tidak hanya pengantin wanita saja yang menggunakannya sebagai sanggul lho. Pengantin pria pun menggunakan ronce melati melingkar di lehernya.

Makna Ritual Suap-Suapan

Arti Bunga Melati

Secara umum, bunga melati pasti sudah terkenal dengan maknanya sebagai lambang kesucian. Maka dari itu digunakan sebagai hiasan di peristiwa-peristiwa penuh makna. Begitu pula di pernikahan adat Jawa Barat, atau Adat Sunda ini.

Ronee bunga melati ini dipakai dengan harapan semoga pernikahan yang akan dibina diawali dengan kesucian hati pengantin. Begitu juga sebagai lambang kesucian jiwa dan raga.Serta kelak pernikahan yang terbina senantiasa memiliki cinta yang suci bersih.

Namun ternyata selain bunga melati, bunga yang digunakan oleh pengantin adat Jawa Barat juga bisa bunga sedap malam. Bunga sedap malam merupakan bunga yang begitu harum dan hijau abadi. Harapan pengantin adat Jawa Barat, semoga keabadian keharuman rumah tangga dapat tercipta. Setiap tahapan prosesinya memiliki makna, begitu juga dengan pernak pernik pernikahannya.

Pada artikel Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat ini, anda akan mengetahui detailnya rangkaian bunga (ronce melati) yang disematkan dan dalamnya filosofi dalam setiap rangkaiannya.

Ronce bunga untuk sanggul pengantin Sunda wanita terbagi menjadi 9 jenis, yaitu:

  • Belakang telinga sebelah kiri tepatnya dipasang rangkaian bunga pendek (tidak sampai menyentuh bahu). Rangkaian ini memiliki sebutan Mayang Sari. Bunga mayang sari mendeskripsikan harapan kelak tidak akan ada perselisihan antara suami & istri. Sedangkan di belakang telinga sebelah kanan menjuntai rangkaian bunga panjang sampai pinggang. Bunga ini dikenal dengan sebutan Mangle Susun. Panjangnya mangle susun melambangkan rencana pekerjaan rumah tangga telah disusun dengan rapi.
  • Rangkaian bunga yang panjang dipasang di belakang telinga kanan dan kiri menjuntai hingga ke pinggang dikenal Ronce Bawang Sebungkul. Panjang yang sama dalam pemasangan ronce bawang sebungkul menggambarkan keseimbangan dalam hidup.
  • Hiasan bunga berbentuk bintang dipasang di kanan dan kiri sanggul, dikenal dengan sebutan Mangle Sisir Bintang. Mangle sisir bintang merupakan simbol harapan, sepertinya indahnya malam yang bercahaya di tengah kegelapan.
  • Pada sekeliling sanggul bagian atas dipasang hiasan bunga membentuk setengah lingkaran dari telinga kiri ke telinga kanan sebanyak 5 atau 7 buah yang dikenal dengan Mangle Pasung.
  • Hiasan bunga yang dipasang di sekeliling sanggul sebagai dasar mangle pasung seperti bando disebut Pinti. Pinti merupakan gambaran kesucian seorang gadis.
  • Dibagian tengah ada susunan bunga yang berbentuk bulat yang disebut dengan Panetep Bunga. Susunan bunga ini menggambarkan ketepatan dalam memutuskan sesuatu hal.
  • Untaian melati untuk menutupi sanggul yang berbentuk jala disebut Tutup Sanggul Rambang Melati. Tutup sanggul rambang melati memiliki makna seorang perempuan yang harus pandai menabung untuk masa depan.
  • Kuntum-kuntum melati yang ditaburkan di atas sanggul dan kepala pengantin wanita sunda sebanyak 5 atau 17 bunga dikenal dengan sebutan Taburan Melati.  Taburan melati sebanyak 5 buah sebagai simbol sholat 5 waktu, sedangkan sebanyak 17 sebagai lambang jumlah rakaat shalat yang harus dilaksanakan setiap hari.

Baca juga Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Bunga untuk pengantin Sunda pria terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Rangkaian bunga yang dipakai di leher pengantin sunda pria atau dikenal dengan sebutan Kalung Bunga.
  • Roncean bunga untuk kris pengantin sunda pria dikenal dengan sebutan Omyok Keris.
  • Rangkaian bunga yang ditempatkan di tengah keris dari bunga melati kuncup berbentuk bulat, disebut Panetep Keris.
Foto Pernikahan
www.Alienco.net

Ronce Melati Pengantin Adat Jawa Barat adalah sebagian bagian kecil dari kekayaan budaya di Indonesia. Semoga artikel ini berguna bagi anda para pembaca dan pecinta budaya Indonesia. Kunjungi instagram @aliencophoto untuk melihat berbagai foto pernikahan pengantin dengan adat lainnya. Selamat berbahagia!