Pengantin Adat Betawi: Serunya Palang Pintu

Pengantin Adat Betawi: Serunya Palang Pintu

Pengantin Adat Betawi: Serunya Palang Pintu

Tahukah anda bahwa Pengantin Adat Betawi : Serunya Palang Pintu? Identitas pengantin adat betawi bukan hanya roti buaya pengantin betawi yang merupakan lambang setia. Tetapi ada tradisi yang unik dan seru yakni palang pintu. Palang pintu adalah bagian dari prosesi pernikahan pengantin betawi. Tepatnya di awal prosesi acara dimana saat pihak mempelai pria datang ke tempat mempelai wanita untuk melaksanakan akad nikah. Keseruan palang pintu tercipta karena adanya atraksi yang diciptakan oleh para jagoan silat yang mengundang tawa setiap pasang mata yang melihatnya. Sehingga palang pintu bukan hanya sekedar tradisi dalam pernikahan betawi. Namun juga merupakan satu jenis hiburan dalam pernikahan adat betawi.contoh foto pernikahan depok bekasi adat betawi palang pintu

Lengkapnya prosesi adat palang pintu

Yaitu para jagoan dari pihak mempelai pria mengawal kedatadangan mempelai pria bersama keluarga menuju kediaman mempelai wanita. Sedangkan para jagoan dari pihak mempelai wanita berjaga-jaga di depan pintu menghalangi pihak mempelai pria masuk. Itulah asal muasalnya tradisi ini disebut palang pintu yang artinya menghalangi pintu agar pihak pria tidak bisa masuk.

Tradisi yang menghalangi pihak mempelai pria untuk masuk ini bukan tanpa alasan dan filosofi. Tujuan palang pintu dengan para jagoan yang menghalangi pintu masuk adalah untuk menguji kesiapan mempelai pria menjadi pemimpin rumah tangga. Karena kelak akan menjadi imam baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Mempelai pria hendaknya mampu melindungi dan mengayomi mempelai wanita. Untuk itu diujilah kemampuan silat sebagai simbol kemampuan menjaga diri. Dengan anggapan, bila pihak mempelai pria yang diwakili oleh para jagoan mampu menjaga atau membela diri mereka. Maka dapat diartikan mempelai pria mampu menjaga dan membela mempelai wanita kelak saat menjadi istrinya.

Hal yang menambah meriahnya suasana adalah dialog berbalas pantun yang saling memancing adu silat sekaligus memancing tawa para penontonnya. Pada umumnya diskusi balas pantun palang pintu dimulai dengan pertanyaan maksud tujuan kedatangan mempelai pria. Dilanjutkan dengan persyaratan yang harus dilakukan agar pihak mempelai pria bisa masuk ke dalam kediaman mempelai wanita. Persyaratan tersebut tidak lain adalah para jagoan mempelai pria harus mampu menjatuhkan para jagoan yang menghalangi pintu kediaman mempelai wanita.

Adu Silat

Adu silat kedua kelompok jagoan dari masing-masing pihak dalam palang pintu ini diiringi dengan rempak tabuh para pemain marawis, yang membuat setiap gerak jagoan nampak benar-benar heroik dan mengagumkan. Para jagoan palang pintu beraksi layaknya betarung sungguhan, mereka tidak takut kotor dan bahkan tidak takut cidera. Hal lain yang seru dalam palang pintu ini adalah kerap kali dihadirkannya jagoan-jagoan cilik yang memiliki talenta silat yang mengagumkan dan gaya jagoan yang meyakinkan membuat siapapun yang melihatkan akan terkagum dan tertawa. Itulah Pengantin Adat Betawi : Serunya Palang Pintu.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pemenang dari palang pintu adalah pihak mempelai pria, Karena agar lebih mempermudah penyelesaian prosesi ini untuk menuju prosesi sakral akad nikah. Kemudian setelah berhasil mengalahkan jagoan mempelai wanita, rombongan mempelai pria diperkenankan dan dipersilahkan masuk. Saat masuk akan diiringi dengan shalawat oleh team marawis.

Alunan shalawat Nabi yang menghantarkan mempelai pria menuju tempat prosesi akad merupakan akhir dari palang pintu. Penggunaan palang pintu dalam tradisi pernikahan betawi sekalipun masih eksis keberadaannya, namun telah langka yang menggunakannya. Sebagai pengantin muda Indonesia mari lestarikan budaya negeri Ini, salah satunya dengan gemakan Pengantin Adat Betawi : Serunya Palang Pintu. [LS178]

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp