Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Kewajiban diluar mempersiapkan teknis pesta pernikahan adalah mengurus dokumen pernikahan. Dokumen ini lebih baik sudah  diurus minimal 4 bulan sebelum hari pernikahan. Supaya mudah dalam mengurus dokumen tersebut, rangkaian tata cara pengurusan dokumen pernikahan di bawah ini mungkin bisa membantu. Yuk simak bagaimana mengurus surat dan dokumen pernikahan pada beberapa agama di bawah ini :

@aliencophoto

Islam

Tentukan dulu waktu dan tempat pernikahan. Penting untuk mengetahui dimana akad nikah akan dilaksanakan, hal ini erat kaitannya dengan surat nikah dan KUA. Bagi pasangan yang memiliki lokasi domisili yang berbeda. Mengurus dokumen tambahan surat numpang nikah harus dilakukan. Dokumen tambahan lain seperti biasa KTP, pas foto berukuran 3×4, surat pengantar dari RT/RW, fotokopi Kartu Keluarga, dan surat keterangan belum menikah dari kelurahan setempat.

Kristen/Katolik

Pada pengurusan surat pernikahan Kristen Protestan dan Katolik sedikit berbeda pada saat perizinan gereja. Bagi yang beragama Katolik diharuskan melampirkan surat baptis, sedangkan Kristen Protestan tidak diwajibkan. Pada pengurusan dokumen catatan sipil persyaratannya tidak berbeda. Cukup KTP, pas foto, fotokopi Kartu Keluarga, dan surat keterangan dari kelurahan.

Budha

Bagi pasangan beragama Budha, diharuskan untuk mendaftar dahulu ke Vihara dan menemui petugas Pandita Loka Palasraya. Untuk mendapatkan surat resmi dari Departemen Agama, persyaratan umum seperti KTP, pas foto, Akte Kelahiran, fotokopi Kartu Keluarga, surat keterangan belum menikah dari kelurahan setempat.

Hindu

Kalau agama Budha dan Kristen/Katolik harus mendaftarkan diri ke rumah ibadah masing-masing, sama  halnya dengan agama Hindu. Diwajibkan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu ke Pura dan menemui pengurus yang disebut Kelian Adat. Untuk mendapat pengakuan sah di mata hukum, surat-surat yang perlu dilampirkan sama seperti agama yang lainnya.

Baca juga,

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

View this post on Instagram

Udah tau kan kenapa di hari pernikahan kamu wajib hadir sahabat terbaik kamu sebelum acara resepsi, kita bisa bikin foto-foto kece seperti ini dulu lho groomsmen and bridesmaid serasa kompak banget kan? Tag temen kamu yang akan jadi bridesmaid dan groomsmen nanti 😉 Wedding of @intanaulianti & @pujaakesuma Venue : Green Andara Family Club WO by : @yours.weddingorganizer MUA by : @yunitairawanmakeup Hair Do by : @revalhairstylist Gown by : @aluira_kebaya Entertainment by : @udouso Decor by : @kahiyang_artpreneur Catering by : @adamscateringjakarta Souvenir by : @jakarta.souvenir #weddingphoto #potraitpernikahan #kebayapernikahan #weddingdress #acarapernikahan #pernikahanindonesia #pernikahanimpian #pernikahannusantara #dekorasipernikahan #weddingku #bridestory #cincinpernikahan #weddingday #weddingphotography #weddingphotos #aliencophoto #alienpicture #aliencovideo #brideoftheday

A post shared by Wedding photographer jakarta (@aliencophoto) on

Sekian cara mengurus surat dan dokumen pernikahan pada beberapa agama. Nggak sulit dan ribet kok, jadi kamu dan pasangan bisa mengurus sendiri. Cukup bawa dokumen-dokumen yang diperlukan saja!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp