Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Mengenal Jumlah Seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa

Seserahan pada beberapa daerah memiliki penyebutan yang berbeda-beda. Namun, biasanya dimaknai dengan pengantaran kotak bingkisan dari calon mempelai pria ke calon istrinya.

Isi dari seserahan juga hampir serupa pada setiap daerahnya. Berisi pakaian, perlengkapan mandi, dan makanan khas daerah yang dibungkus dengan sebuah kotak manis. Yang membedakan adalah jumlah kotak seserahannya. Perbedaan jumlah kotak seserahan ini biasanya berdasarkan dari kepercayaan masing-masing etnis dan kebudayaan yang diturunkan dari turun temurun. Yuk mengenal jumlah seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa di bawah ini

Jumlah Seserahannya Ganjil
Jawa

Pemberian kotak bingkisan pada masyarakat Jawa dibedakan berdasarkan peningset dan seserahan, dan waktu pemberiannya berbeda. Pada serangkaian prosesinya, pelaksanaan penyerahan peningset biasa dilakukan bersamaan dengan acara midodareni, yang intinya adalah penyerahan sejumlah uang dan barang yang dimaksudkan untuk mengikat calon pengantin wanita, juga sebagai tanda gadis itu telah dipinang.

Benda yang biasa dibawa sebagai seserahan berupa pakaian lengkap, perlengkapan mandi, kosmetik, dan juga sejumlah uang. Makanan seperti jadah, wajik, dan buah-buahan. Jumlah kotak seserahan biasanya ganjil, 3, 7, 9 dst. Pemilihan bilangan ganjil ini diyakini karena bilangan ganjil menggambarkan keindahan.

Sunda
Hampir serupa dengan adat Jawa. Seserahan di adat Sunda juga berupa sejumlah barang seperti pakaian, pakaian dalam, dan makanan khas. Sebagai contoh, wajik ketan, yang memiliki makna kedua calon pengantin tak terpisahkan.

sangjit pernikahan adat cina tionghoa jasa wedding depok jakarta alienco photography

Jumlah Seserahannya Genap
Tionghoa
Berbeda dengan Etnis Jawa dan Sunda, keturunan Tionghoa menyebut seserahan dengan istilah sangjit ini menggunakan jumlah genap. Jumlah maksimal adalah 12 buah kotak seserahan. Sedangkan untuk isi dari seserahannya tidak jauh berbeda pada umumnya. Selain pakaian atau kain, 18 jenis buah-buahan juga menjadi isi kotak seserahan. Sepasang lilin berwarna merah yang diikat dengan pita yang juga berwarna merah, sepasang kaki babi yang boleh diganti makanan kaleng, kue mangkok yang juga berwarna merah berjumlah 18 potong, dan arak serta uang.

Baca juga, YUK SIMAK PENJELASAN TRADISI SANGJIT PADA ADAT CINA

Dalam acara sangjit, tidak hanya menyerahkan seserahan kepada si calon pengantin. Terdapat serangkaian aturan yang perlu diperhatikan. Yaitu dalam penyerahan kotak seserahan, yang diambil keluarga calon pengantin wanita tidak seluruhnya. Selain pakaian atau kain, yang lain hanya akan diambil sebagian dan sisanya dikembalikan kepada calon pengantin pria. Mengambil sebagian saja dan tidak keseluruhan ini memiliki makna jika mengambil keseluruhan bingkisan sangjit, calon pengantin wanita diserahkan sepenuhnya dan keluarga dari calon pengantin wanita tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan anak perempuan mereka.

 

Demikianlah artikel mengenal jumlah seserahan dari Etnis Jawa, Sunda, dan Tionghoa. Semoga bermanfaat, ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp