Yuk Pelajari Lebih dalam Tentang Malam Pacar Tradisi Arab Mulai Do’a Hingga Belly Dance 

Yuk Pelajari Lebih dalam Tentang Malam Pacar Tradisi Arab Mulai Do’a Hingga Belly Dance 

Malam Pacar Tradisi Arab

Malam pacar tradisi Arab adalah tradisi yang dijalani oleh wanita keturunan Arab yang ingin menikah. Tradisi malam pacar dihadiri oleh kaum wanita saja. Dimana pada malam pacar, calon mempelai wanita

berkumpul bersama keluarga, saudara, sahabat dan kerabat wanitanya untuk dipakaikan henna atau inai

atau pacar. Dalam acara tersebut, mereka berdo’a bersama dan melaksanakan pengajian. Selain itu, calon pengantin perempuan juga melakukan sungkem kepada ibu dan calon ibu mertuanya. Setelah acara yang sakral dan padat makna do’a telah selesai. Maka, giliran calon mempelai pengantin wanita bersama hadirin perempuan bersuka cita dalam irama. Mereka menari lagu-lagu gembira yang dikenal dengan Belly Dance.

Pada malam pacar tradisi Arab pemakaian henna dipakaikan kepada calon mempelai pengantin wanita yang nampak begitu cantik dimaksudkan sebagai symbol restu yang diberikan oleh mereka yang hadir dan memakaikan henna di jari – jemari cantik calon mempelai wanita. Biasanya henna dipakaikan hanya sebatas dari ujung jari hingga tangan. Henna yang dipakaikan juga hanya sebagai simbolis, karena sebelumnya henna telah dibuat polanya dan hanya tinggal menebalkannya.

Sebenarnya, tradisi malam pacar ini bukan hanya dilaksanakan oleh orang-orang timur tengah. Tetapi juga sebagian adat Indonesia telah mengadopsi tradisi ini. Seperti berrinai dari Riau, Berpacar di Palembang, Pasang Pacar di  Lampung, Malam Bainai dari Minangkabau, Malam Bohgaca dari Aceh dan Peta Kapanca adat Bima. Henna atau inai ini merupakan tumbuh yang berasal dari negara – negara yang beriklim tropis, seperti Pakistan, India, Afganistan, Mesir, Suriah, Palestina, Iran, Kenya, Tanzania, Senegal, Yaman, Uganda, dan Maroko.

Awal mulanya tumbuhan henna digunakan sebagai kosmetik. Henna digunakan sebagai kondisioner yang mampu memberi kilauan pada rambut. Kini, henna digunakan di jari jemari kaum perempuan sebagai hiasan. Di India sendiri henna dikenal sebagai mehendi, digunakan perempuan dari ujung jari hingga ujung siku. Pesta mehendi India dilaksanakan dua atau tiga hari sebelum hari pernikahan.

Penggunaan henna di berbagai belahan dunia biasanya dipakai di kuku jari, jari jemari tangan dan kaki. Bahkan ada yang menggunakan henna untuk hiasan perut ibu hamil atau dikenal sebagai henna belly. Hal ini dilakukan karena dipercaya henna mampu melindungi sang pemakai dari berbagai gangguan. Selain itu henna belly mampu menghias perut yang membuncit.

Mengenai design henna sangat beragam, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Design dari Arab memiliki ciri khas yang sederhana dengan motif yang didominasi oleh bunga dan daun. Design Henna Arab tidak memenuhi seluruh tangan calon mempelai wanita, sehingga dalam penggunaannya tidak membutuhkan banyak henna dan tanpa waktu yang lama.

Berbeda dengan design henna Arab, design dari India lebih beragam mulai dari yang mudah pembuatannya hingga tingkat sulit pengerjaannya. Pada design henna India sederhana, terdapat tokoh utama di tengah-tengah telapak tangan maupun punggung tangan. Design Henna India ini sangat padat memenuhi tangan calon mempelai wanita, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sedangkan design henna Afrika tidak terlalu penuh, memiliki pola dengan bentuk-bentuk geometris, seperti titik, kotak dan garis – garis. Bila dibandingkan dengan design arab, design henna afrika lebih rapat dan padat. Walaupun motifnya terbilang sederhana tetapi motif ini nampak cantik.

Informasi mengenai malam pacar tradisi Arab ini semoga bermanfaat bagi anda. Poin utama dalam prosesi nikah dari tradisi adat manapun hanya satu yaitu harapan kebahagiaan kedua mempelai pengantin. So.. Selamat Berbahagia. [LS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp