Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Hal penting yang harus kamu lakukan sebelum mengadakan acara pernikahan adalah mendaftarkan pernikahan kamu ke KUA. Kamu bisa diwakilkan ke orang lain untuk mengurus hal ini. Tetapi kalau kamu ada waktu, mengapa tidak mengurus sendiri? Selain lebih jelas juga menghindari kesalahan data yang terkadang terjadi jika lewat perantara. Nah yuk simak hal-hal yang harus di perhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA berikut ini :

Dimana kamu akan melangsungkan akad pernikahan?

Jawaban pertanyaan ini menentukan ke KUA mana kamu harus mendaftarkan pernikahan kamu. Jika dalam satu lingkup kecamatan maka masalah lebih sederhana. Tetapi jika kamu berada di kecamatan yang berbeda dengan calon pasangan kamu dan kamu (calon pengantin wanita) ingin menikah di tempat kamu sendiri. Maka calon pengantin pria harus mengurus surat untuk menumpang nikah lebih dulu. Juga jika tempat akad pernikahan kamu ternyata sama-sama berbeda. Misalnya di rumah orang tua sedangkan kamu sudah punya tempat tinggal sendiri yang berbeda kecamatan. Maka selain pasanganmu, kamu juga harus mengurus surat untuk menumpang nikah.

Kapan harus mulai mengurus pendaftaran pernikahan?

Tidak ada waktu yang tertentu kapan harus mendaftarkan acara akad pernikahan, tetapi tentunya lebih cepat lebih baik. Minimal sebulan sebelum tanggal akad nikah, kamu sudah siap mendaftarkan pernikahan kamu di KUA. Tetapi jika kamu ingin membooking hari khusus misalnya  pada hari Sabtu atau pada Hari Minggu dan jam tertentu, tentu kamu harus lebih awal lagi mendaftarkannya. Karena biasanya di hari-hari favorit tersebut pasangan lain juga sudah membookingnya.  Kalau itu terjadi kamu tidak bisa meminta khusus, kecuali ada petugas pencatat nikah yang juga masih luang pada hari-hari yang kamu minta.

Persiapkan juga rencana B, jika penghulu terpaksa telat datang ke akad nikah kamu karena keterlambatan pada akad nikah yang sebelumnya harus dihadiri. Jadi para undangan tidak merasa jenuh menunggu.

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA

Dokumen apa saja yang harus disiapkan?

Bagi masyarakat biasa, tidak terlalu banyak dokumen yang harus disiapkan, diantaranya:

  1. Surat Keterangan Untuk Nikah (N1), Asal Usul (N2), Persetujuan Mempelai (N3), Keterangan Tentang Orang Tua (N4)
  2. Surat Izin Orang Tua (N5)
  3. Pemberitahuan Kehendak Nikah (N7)
  4. Fotocopy KTP dan KK
  5. Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar

Untuk keadaan khusus diperlukan juga surat lainnya yaitu:

  • Surat Keterangan Kematian Suami/Istri (N6)
  • Akta Cerai/Thalak bagi Calon Pengantin yang Janda atau Duda
  • Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar
  • Surat Izin Komandan bagi Anggota ABRI/POLRI (SIK)
  • Dispensasi Camat bagi yang Kurang 10 Hari Kerja
  • Izin Pengadilan bagi Calon Pengantin di Bawah Umur
  • Izin Poligami dari Pengadilan bagi yang Beristeri Lebih dari Seorang
  • Surat Rekomendasi Nikah
  • Surat Keterangan Model K1 bagi WNI Keturunan Asing

Lihat juga, Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Langkah pengurusan pendaftaran pernikahan

Berikut ini merupakan proses Mengurus Surat Nikah di KUA.

Minta surat pengantar dari RT dan RW tempat tinggal kamu untuk mengurus surat ke KUA. Setelah surat pengantar ada ditangan, kamu juga harus ke kelurahan masing-masing untuk mengurus surat-surat lainnya, datang saja ke kelurahan dan sebutkan keperluan kamu nanti petugas yang berpengalaman akan memberikan surat keterangan nikah Model N1, Model N2, dan Model N4 dan surat keterangan belum menikah. Oh ya jangan  lupa foto ukuran 3×4 2 lembar dengan latar biru, fotokopi KTP calon (2 lb), fotokopi KK calon (2 lb) dan surat pengantar dari RT/RW disertakan.

Setelah selesai di kelurahan, bawa semua surat yang diterima dari kelurahan maupun surat lainnya misalnya surat menumpang nikah dll ke KUA untuk pendaftaran pernikahan.

Di KUA nanti kamu akan mendapatkan surat model N7 atau surat pendaftaran nikah, sebelumnya petugas akan meminta beberapa informasi penting yang berkaitan dengan waktu akad nikah (tanggal dan jam),lokasi akad nikah, masalah penjemputan penghulu, wali nikah, saksi pernikahan (siapkan juga fotokopi saksi-saksi untuk pihak pengantin pria dan pengantin wanita). Untuk biaya pernikahan sudah ada ketentuan dari pemerintah. Kamu dapat membayar langsung ke Bank yang ditunjuk atau kamu dapat menitipkannya lewat petugas KUA untuk dibayarkan ke Bank yang ditunjuk. Ada juga program biaya nikah gratis kalau kamu memerlukannya, info dapat diperoleh di KUA setempat. Biasanya di KUA juga sudah disediakan alur proses pendaftaran pernikahan berikut biaya yang harus dibayarkan.

Untuk pasangan yang repot atau tidak punya waktu untuk mengurus pendaftaran ini biasanya ada perantara yang bisa dititipi untuk mengurus, tentunya dengan biaya khusus diluar biaya yang dikenakan di KUA, jadi anggarannya juga perlu disiapkan juga.

View this post on Instagram

في عنيك احلا كلام، قرب مني شويه شويه، قلبي و قلبك سوا يتلاقوا، الدنيا انت ملته عليه، ده الحب اللي ماحدش داقه Artinya : Di matamu, aku menemukan kata-kata paling indah. Mendekatkan sedikit demi sedikit, Jadi hatiku dan hatimu bisa bertemu satu sama lain , kamu telah memenuhi duniaku , Inilah cinta yg tak seorangpun pernah rasakan The wedding of @naqyara & Faiz #aliencopihoto #fotoakad #weddingstyle #cinematicwedding #daydream #fotoijab #weddingarab #videoweddingarab #weddingarabian #photography #weddingstory #weddingku #weddingparty #weddingceremony #weddingmuslim #weddingmoeslem #photowedding #weddingvideographerjakarta #weddingsyari #pernikahansyari #thebridestory

A post shared by Wedding photographer jakarta (@aliencophoto) on

Setelah selesai daftar?

Sudah selesai? tapi ingat untuk merapikan dokumen-dokumen yang diberikan oleh pihak KUA agar nanti pada hari H tidak kelabakan ketika kamu harus menunjukkannya pada penghulu atau ketika diperlukan. Jangan lupa untuk menghubungi penghulu minimal sehari sebelumnya untuk kepastiannya agar lebih tenang.

 

Demikianlah artikel mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA. Jangan sampai ada yang terlupa, ya!