Hukum Lamaran Atau Tunangan Dalam Islam yang Perlu Diketahui

Hukum Lamaran Atau Tunangan Dalam Islam yang Perlu Diketahui

10-foto-lamaran-alienco-phography_1

Hukum lamaran atau tunangan dalam islam – Pengertian dari pinangan atau khitbah itu sendiri dalam bahasa arab adalah pintu gerbang untuk menuju pernikahan. Menurut bahasa, khitbah ialah bahasa, adat, dan syarat, bukanlah suatu perkawinan. Ini hanyalah adalah mukaddimah atau pendahuluan bagi perkawinan dan pengantar pada jalan tersebut. Selain itu, khitbah adalah suatu proses meminta persetujuan pihak wanita untuk menjadi istri pada pihak pria atau suatu permohonan pria terhadap wanita untuk dijadikan sebagai calon istri. Sebenarnya khitbah tidak lebih dari sekedar yang mengumumkan keinginan untuk menikah dengan wanita tertentu. Pinangan yang selanjutnya berujung pada pertunangan tentu sudah sering kita temui dalam masyarakat yang kini menjadi suatu budaya yang intinya adalah khitbah, meskipun itu disertai dengan ritual seperti halnya tukar cincin, selamatan, dan yang lainnya. Kebanyakan masyarakat menganggap bahwa pertuangan adalah tanda pasti untuk menuju ke pernikahan dan mereka juga mengira dengan melakukan ritual tersebut, maka sudah menjadi mahram. Hal ini merupakan sangat keliru. Pertunangan atau yang disebut dengan khitbah belum tentu berakhir dengan jalan pernikahan. Oleh sebab itu, pihak laki-laki dan juga pihak wanita harus mengetahui batasan-batasan yang telah ditentukan oleh syariat.10-foto-lamaran-alienco-phography_5

Hukum lamaran atau tunangan dalm islam yang terdapat pada Al – Quran dan juga hadis nabi memang banyak membicarakan mengenai pertunangan atau peminangan. Akan tetapi tidak ditemukan dengan jelas dan terarah bahwa adanya perintah maupun larangan melaksanakan peminangan sebagaimana perintah untuk mengadakan perkawinan dengan kalimat yang cukup jelas. Oleh sebab itu, tidak ada pendapat ulama yang mewajibkannya. Namun, sebagian besar ulama mengatakan bahwa peminangan hukumnya mubah atau boleh boleh saja, sebab tunangan ibarat janji dari kedua mempelai untuk saling menjalin hidup bersama dengan ikatan keluarga yang harmonis. Tunangan bukanlah suatu kahekat dari perkawinan, tetapi awal menuju jalan pernikahan. Ada juga sebagian ulama yang mengatakan bahwa tunangan itu hukumnya sunnah karena akad nikah merupakan akad yang luar biasa bukan seperti akad yang lain, dengan begitu disunahkan khitbah sebagai periode penyesuaian dari kedua mempelai dan masa persiapan untuk menuju sebuah mahligai rumah tangga.

Demikian info seputar hukum lamaran atau tunangan dalam islam. Semoga bermafaat

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp