Foto Pernikahan Adat Melayu

Foto Pernikahan Adat Melayu

Foto Pernikahan Adat Melayu

foto pernikahan adat melayu penari palembang balai samudra
alienco.net

Pernahkan anda melihat foto pernikahan adat melayu?? Bila anda pernah melihat tentu anda familiar dengan beragam asesoris yang dikenakan kedua pengantin adat melayu. Namun bila anda belum pernah melihatnya, maka artikel ini akan memaparkan keindahan pakaian pengantin melayu. Pakaian pengantin ini hanyalah sebagai pelengkap tradisi yang erat melekat pada bangsa melayu (red. Contoh Foto Pernikahan Adat Melayu).

Pengantin melayu laki-laki mengenakan baju kurung teluk belanga. Sedangkan pengantin wanita mengenakan kebaya labuh. Penggunakan pakaian adat melayu pada masyarakat melayu berdasarkan garis keturunan. Walaupun corak atau motifnya sama, tapi penggunaan pakaian pada masyarakat biasa dan golongan bangsawan berbeda. Kaum bangsawan biasanya menggunakan kain sutra pada pakaiannya dan terdapat intan berlian pada perhiasannya. Warna kuning adalah warna kerajaan, sehingga rakyat biasa tidak diperbolehkan mengenakan warna kuning. Lain halnya saat upacara pernikahan, karena pada saat pernikahan seseorang menjadi raja sehari. Maka diperkenankan mengenakan warna kuning untuk pakaian pengantin melayu.

Busana Pengantin Pria

Untuk laki-laki (Baju Kurung Teluk Belanga) terdiri dari tanjak, kalung dukuh papan, sebai (selendang), baju teluk balanga, pending (ikat pinggang), kain samping, celana, dan selop.

Tanjak/setanjak, dikenal juga sebagai tengkolok, destar, bulang hulu, dan setangan kepala adalah sejenis alas kepala tradisional melayu yang dipakai oleh laki-laki.  Tanjak terbuat dari kain songket panjang yang dilipat-lipat dan diikat dengan gaya tertentu. Sejarah tanjak, bermula pada zaman kesultanan melayu malaka. Dimana rakyat jelata pada saat itu wajib menggunakan penutup kepala atau pengikat  rambut agar terlihat rapi dan sopan bila bertemu raja. Karena itu, masyarakat melayu menggunakan kain panjang berbentuk segi empat untuk dilipat-lipat dan diikat.  Kain itulah yang kita kenal tanjak. beriring waktu, kini model dari lipatan yang membentuk tanjak makin bagus dan indah.

Baju teluk belanga pada awalnya diperkenalkan di Teluk Belanga, Singapura. Pada abad ke-19 tersebar luas dan terkenal sebagai ciri khas johor. Pakaian yang dirancang oleh Sultan Abu Bakar pada tahun 1866 ini, dirancang untuk merayakan perpindahan Ibu kota Johor dari Teluk Belanga (Singapura) ke Johor Baru. Baju ini lebih dikenal sebagai baju melayu. Kain samping menghiasi warna celana pengantin pria yang lebih terlihat polos.

Kalung dukuh papan adalah kalung yang melingkar di leher pengantin, baik pengantin laki-laki maupun pengantin wanita. Kalung dukuh papan, rantai papannya bertingkat 3 atau 5 kalung sayap rama-rama.  Seperti halnya kalung dukuh papan, sebai (selendang) digunakan kedua belah pengantin. Sebai (selendang) biasanya berwarna kuning keemasan, nampak mewah menghiasi bahu pengantin. Pending (ikat pinggang) melingkar di pinggang kedua pengantin. Pending (ikan pinggang) seperti kalung yang berwarna keemasan. Begitu juga dengan pending (ikat pinggang) melingkar di pinggang kedua pengantin. Pending (ikan pinggang) seperti kalung yang berwarna keemasan. Selain kalung dukuh papan, sebai (selendang), dan pending (ikat pinggang), perlengkapan pengantin yang digunakan kedua pengantin adalah selop.

Busana Pengantin Wanita

Busana pengantin wanita (kebaya labuh) terdiri dari pekakas pandan (bunga cina), jurai, kalung dukuh papan, sebai (selendang), pending (ikat pinggang), gelang, sarung songket, dan selop.

Pekakas pandan disebut bunga cina, karena memiliki bentuk kembang cina. Pekakas pandan inilah yang menjadi ciri khas pengantin melayu. Terdapat tujuh sunting yang disematkan pada sanggul lintang yang telah ditutupi jilbab. Sedangkan Jurai merupakan anting-anting berwarna emas dimodifikasi warna pink (merah jambu) berkilau. Jurai menambah meriah hiasan di telinga kiri dan kanan pengantin wanita. Dan pada tangan pengantin berhiaskan gelang menyempurnakan penampilan pengantin wanita dengan kebaya labuh dan sarung songketnya.

Kebaya labuh adalah salah satu jenis baju kurung masyarakat melayu. Kebaya labuh seperti kebaya pada umumnya, yang membedakannya kebaya ini  menjuntai hingga menutupi lutut. Pada bagian atas bagian depan kebaya dikaitkan dengan tiga buah kancing sedangkan bagian bawa dibiarkan terbuka. Pemakaian kebaya labuh disempurnakan dengan sarung songket.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah info tentang pernikahan tradisional. Baca juga artikel Busana Pengantin Pernikahan Adat Koto Gadang