Depok Photography “sebuah komunitas” part I

Depok Photography “sebuah komunitas” part I

 

depok photography
founder KDP
founder depok photography
fish eye
hunting di taman menteng depok photography

Depok Photography “sebuah komunitas” part I

Sebut saja Gelar, nama sebenarnya mengawali terbentuknya komunitas ini adalah sejumlah member kaskus yang ada di depok. Kisahnya dimulai tahun 2010, ketika jumlah kaskuser  sebutan untuk member kaskus,  di kota depok itu belum begitu banyak. Meskipun demikian, pertemuan atau “temu darat” pertama digelar di margo city tepatnya di bawah pohon asam di depan oldhouse café , yang berlanjut ke pertemuan kedua beberapa waktu kemudian dengan adanya hunting ceria di UI sebagai awal belajar fotografi.

Anggota Depok Photography

Anggota pun bertambah dan mulailah dirintis thread kaskus di forum regional depok Tanpa diduga, responnya sangat baik sehingga ada penambahan anggota yang cukup signifikan. Akhirnya pada ulang tahun kedua yaitu November 2011 disepakatilah pembentukan Komunitas Depok Photography dengan menghilangkan kata kaskusnya di harapkan Dephot aka KDP akan menjadi wadah untuk semua warga depok tanpa harus menjadi kaskuser,  Anggotanya mencakup kaskuser dan FB’ers termasuk juga yang tidak memiliki kamera DSLR atau kamera digital bisa langsung ikut agenda hunting dan kopdar dephot sehingga akhirnya dalam waktu singkat  terkumpul anggota hingga mencapai 400an orang .

ulang tahun pertama KDP yaitu pada bulan November 2011 KDP mengumumkan FB sebagai wadah resmi komunitas yang beralamat FB : Depok photography menggantikan FB yang lama yaitu Kaskus Depok photography

Bukit janda
hunting dephot

 

Dulu Uang kas Anggota Jadi Andalan

di KDP tidak dikenal adanya pembedaan-pembedaan antaranggota. Maksudnya, tidak ada pembedaan dalam status sosial, merek kamera, klub, senior/yunior, asal daerah, profesional/amatir, atau pembedaan lainnya. Latar belakang para anggotanya pun beraneka, dari pelajar, mahasiswa, dosen, pegawai negeri, pegawai swasta, pengusaha, fotografer profesional, fotografer pernikahan, wedding organizer, desainer dst Komunitas yang kini diketuai oleh Asrif Alya ini bukanlah sebuah klub fotografi seperti layaknya Fotografer.Net

“Kami ini tergabung di dalam sebuah komunitas fotografi saja, terdiri dari para penggemar fotografi yang ada di Depok dengan tidak mengenal perbedaan status. Di Dephot berkumpul orang-orang yang mempunyai semangat dan komitmen yang sama dalam fotografi – kebersamaan, pertemanan bahkan persaudaraan,” tuturnya. Dulu kami ada iuran uang kas bulanan tapi karna satu dan lain hal uang kas mandek alias tidak berjalan lagi padahal dari uang kas tersebut sudah terkumpul inventaris berupa sound system dan infokus sebagai alat bantu jika kita berkumpul, sharing materi, workshop, jum’at keramat dan lainya. Dalam pertemuan  yang dilakukan secara berkala, atau dalam acara-acara gathering, saweran menjadi andalan untuk menggalang dana guna membayar konsumsi. Bahkan cara semacam itu kadang-kadang juga dilakukan dalam suatu event. Kelebihan dana, kalau ada, langsung dimasukkan ke kas komunitas.

 

Depok photography itu seru 

Dephot bisa dibilang aktif dalam menggelar berbagai kegiatan. Bukan hanya aktivitas yang berkaitan dengan fotografi, yang non-fotografi pun tak jarang mereka lakukan, seperti lahitan futsal, ngopi-ngopi temu akrab dan sebagainya. Untuk kegiatan fotografi, yang pasti adalah hunting bersama yang bisa dibilang sebagai kegiatan hampir rutin. Acara ini biasanya dilakukan di seputaran depok dan sekitarnya, dan kadang-kadang hingga ke seputaran Jakarta.

Jum’at Keramat

Apasih jum’at keramat itu, namanya serem banget yah, yup betul agendanya diadakan setiap malam jum’at dulu sempat di zoe café di daerah margonda depok, dengan memanggil pembicara dari sesama member dephot maupun pembicara dari luar, kita berbagi, mendengar dan bercerita, berharap sepulang dari jum’at keramat nanti kelak bisa membawa manfaat khususnya di dunia fotografi, tema yang di tampikan bermacam-macam ada human interest, landscape, foto pernikahan atau foto pre wedding,  karna disana kita berdiskusi dan mendapat ilmu baru dari mentor-mentor yang datang, biayanya? Yes sampai hari ini jum’at keramat masih gratis kok

Sekian dulu ulasan saya tentang komunitas tercinta, tunggu Part II ya sob

Regard,

 

Aliencophoto

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp