5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

5 Tips Menabung Bersama Pasangan Untuk Pernikahan

Menabung untuk persiapan biaya pernikahan adalah menjadi keharusan jika kamu ingin membiayai pernikahan kalian sendiri. Apalagi saat ini biaya untuk sebuah acara pernikahan cukup besar. Jadi perencanaan adalah satu-satunya cara yang paling bisa kamu lakukan. Ada beberapa tips untuk hal ini. Pastikan kamu mempertimbangkannya untuk perencanaan pernikahan kamu nanti.

Rencanakan yang sesuai anggaran

Anggaran yang membengkak untuk sebuah acara pernikahan memang hal yang umum terjadi, apalagi jika perencanaan dilakukan jauh-jauh hari. Pada saat mendekati acara pernikahan kadang mungkin banyak hal ternyata yang belum terfikirkan. Mungkin juga ada ide-ide baru sehingga anggaran yang sudah direncanakan terpaksa harus dilonggarkan. Tetapi jika kamu benar-benar tertib anggaran, hal ini bisa dihindari. Dan perlu kamu pikirkan juga ini terjadi jangan sampai kamu tidak menyiapkan anggaran lebih. Jadi siapkan juga dalam rencana tabungan kamu ya.

Untuk tips pernikahan hemat, yuk simak Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Mencari tambahan pendapatan

Jika kamu mempunyai keahlian khusus tak ada salahnya kamu mencoba mencari tambahan untuk ditabung. Selain itu jika masih ada waktu, kamu bisa mencari kerja tambahan selain pekerjaan yang sudah kamu lakukan. Kamu bisa juga menjual barang-barang milikmu yang mungkin sudah tidak akan kamu pakai lagi nanti. Pokoknya semua hal yang bisa mendatangkan tambahan pemasukan harus kamu pertimbangkan ya.

Saling berhemat 

Jika kamu memang sudah benar-benar akan menyiapkan pernikahan, sebaiknya saatnya untuk mengetatkan ikat pinggang. Banyak kok hal yang bisa kamu lakukan. Dari mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlalu penting. Misalnya jajan di luar bersama calon suami sampai kegiatan-kegiatan yang memakan biaya. Toh nantinya setelah menikah, kamu bisa melakukannya bersama-sama.

Menabung bersama

Selain berhemat juga menabung harus dilakukan bersama-sama. Masing-masing harus benar-benar mencoba menyisihkan penghasilan atau pendapatan yang diperolehnya. Jika ada lebih banyak penghasilan yang diterima, sisihkan jumlah yang lebih banyak. Juga tak lupa untuk saling mendukung dan mendorong untuk menyiapkan masa depan bersama dengan menabung. Jenis tabungan yang dapat dipilih cukup banyak. Yang paling mudah adalah tabungan biasa, agar nanti dapat diambil sewaktu-waktu ketika membutuhkan. Dapat juga kamu menempatkannya di deposito yang jatuh temponya sebelum hari H.

Baca juga 6 Pembagian Jatah Dana Rumah Tangga di Pernikahan

Cari celah

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Misalnya promo yang diberikan vendor pada waktu pameran pernikahan. Banyak promo yang dapat kamu peroleh mungkin diskon khusus atau hadiah spesial. Ambil semua kesempatan ya, agar biaya untuk pernikahan kamu akan menjadi lebih ringan.

 

Sekarang kamu sudah lebih tahu cara untuk menyiapkan biaya pernikahan atau mencari peluang untuk mendapatkan tambahan untuk anggaran pernikahan kamu. Yang paling penting adalah agar kamu melakukan semua itu dengan kesungguhan tanpa merasa terpaksa, tentunya untuk kebaikan kamu berdua nantinya. Tak ada salahnya berakit-rakit kehulu berenang ketepian kan?

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Ini Dia 7 Cara Berpose Cantik di Foto Pernikahanmu!

Suatu acara pernikahan akan terasa tidak lengkap jika tak didokumentasikan. Karena itu kehadiran fotografer atau videografer sangat diharapkan, kan? Dengan adanya foto-foto atau video pesta pernikahan sebuah pesta pernikahan menjadi lengkap dan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kenangan ini akan terbawa lama sampai kehadiran anak dan cucu nanti. Nah karena itu kamu harus memastikan bahwa vendor dokumentasi yang kamu pilih benar-benar profesional agar nanti hasil yang diperoleh tak sia-sia. Jangan lupa, kamu juga harus menyiapkan anggaran yang sesuai dengan keinginan kamu ya.

Satu lagi yang tidak kalah penting adalah persiapan kamu sendiri ya. Jangan sampai nanti fotografer yang kamu sewa tidak dapat menghasilkan hasil yang bagus karena penampilan kamu kurang maksimal. Yuk simak tips di bawah ini

Berpose dengan tegak

Berpose di depan kamera memang bukan hal yang mudah. Nah untuk memaksimalkan penampilan tubuh kamu, usahakanlah untuk mencoba berpose dengan tubuh yang tegak. Selain akan terlihat langsing juga akan menampilkan dirimu seutuhnya. Jangan lupa untuk tetap santai dan tidak tegang meskipun berpose tegak ini memang lebih gampang membuat kamu menjadi lelah. Untuk menguranginya, kamu bisa menarik napas dalam-dalam agar leher dan bahu lebih rileks.

Bergaya artis

Tak ada salahnya untuk momen yang penting  ini kamu bergaya bak seorang artis. Coba kamu browsing di video-video di internet bagaimana artis bergaya di depan kamera. Nah untuk pemanasan kamu coba berlatih dulu di depan cermin, pilih pose-pose yang menurut kamu pas untuk diabadikan nanti.

Tips ala artis lainnya, yuk simak 3 Program Diet Ampuh! Rahasia Langsing Para Selebriti

Jagalah wajahmu tetap santai

Memasang raut wajah yang tersenyum dalam foto untuk acara pernikahan memang cukup melelahkan. Agar selalu dapat menampilkan wajah yang tetap cantik menarik, kamu juga sesekali perlu menyantaikan wajah dan memberi waktu istirahat sejenak. Hal ini dapat dilakukan dengan menutup mata sambil berkonsentrasi untuk menenangkan diri. Kalau dirasa sudah cukup kamu bisa melanjutkan kembali sesi foto kamu.

Jangan tampilkan lipatan dagu

Pose menunduk sebaiknya dihindari ya. Pose ini nanti bisa menampilkan lipatan di dagu menjadi tampak jelas. Tubuh akan terlihat seolah-olah lebih gemuk meskipun sebenarnya kamu kurus. Jadi cobalah untuk mengangkat wajahmu agar leher menjadi tampak lebih jenjang sehingga kamu tak terlihat lebih gemuk.

Senyuman mata

Wajah yang menarik dan senyum di bibir akan terasa lebih lengkap jika tatapan mata pun menyiratkan tatapan yang penuh kebahagiaan. Ini juga berarti senyuman tampak melalui sinar mata yang kamu pancarkan.

Baca juga, Tips Foto Prewedding Outdoor Terbaik

Cobalah mengangkat lengan sedikit saja

Mengangkat lengan merupakan cara yang paling mudah dilakukan agar lengan tidak terlihat lebih gemuk. Tetapi jangan terlalu tinggi mengangkatnya ya, jangan sampai ketiak kamu terlihat jelas di foto. Ini biasanya terjadi karena gaun pengantin yang sering dibuat tanpa lengan. Jadi agar tetap terlihat lebih kurus dan juga tidak memperlihatkan ketiak, kamu bisa mengangkat lenganmu sedikit saja ke arah samping agar nanti terlihat normal.

Lepaskan tawamu

Tak ada salahnya kamu berpose dengan tertawa lepas kalau memang suasananya membawa seperti itu. Ini akan tampak alami sehingga hasilnya lebih natural dan berkesan. Usahakan pose wajahmu benar-benar menampilkan kebahagiaan dan kegembiraan yang kamu rasakan.

 

Itu sedikit tips  agar kamu dapat memperoleh kenangan yang sangat manis untuk hari yang membahagiakan. Mudah-mudahan bermanfaat ya…

 

Ungkapkan Cintamu Pada Suami Dengan 5 Cara Ini!

Ungkapkan Cintamu Pada Suami Dengan 5 Cara Ini!

Ungkapkan Cintamu Pada Suami Dengan 5 Cara Ini!

“Aku mencintaimu…” Mantra ini merupakan mantra sakti yang akan memelihara hubungan suami istri lebih erat.  Tetapi seiring berjalannya waktu, banyak hal yang terjadi yang mungkin dihadapi bersama akan menguji rasa cinta dari kedua pasangan. Mantra ajaib inipun tak terasa cukup untuk memberi solusi. Tapi jangan kawatir, banyak kok ekspresi lain yang dapat kamu ungkapkan selain ucapan tersebut. Dengan ekspresi yang tepat dan dosis yang tepat, semoga kasih sayang yang terbina akan semakin dalam dan semakin kuat.

Usahakan memuji dan berikan kata penyemangat

Pujian merupakan salah satu ekspresi kekaguman terhadap orang lain. Nah jika itu terlontar dari pasangan, tentu akan membuat hati menjadi berbunga-bunga. Dan semangat yang sempat kendor menjadi kuat kembali. Banyak sekali contoh kalimat pujian yang dapat disampaikan. Misalnya “Aku bangga menjadi pasangan untukmu sayang!”, atau “Wah cantik sekali penampilan kamu!”. Sekilas meskipun nampak terkesan sepele tetapi akan menjadi pendorong yang sangat kuat bagi masing-masing pasangan.

Melayani suami dengan baik

Menjadi isteri sering identik menjadi pelayan suami, meskipun tidak selalu tepat karena sebenarnya seorang istri adalah pendamping suami. Tetapi tugas yang banyak dilakukan oleh isteri biasanya sifatnya pelayanan kepada suami. Dari menyiapkan makanan sarapan sampai membersihkan rumah atau mencuci pakaian. Tetapi bisa juga kamu memberi servis khusus untuk hal tak terduga. Mungkin dengan memberi kejutan manis berupa pijatan punggung.

Quality time

Waktu yang sedikit tapi berkualitas akan lebih baik daripada banyak waktu tapi terasa kurang berkualitas. Hal ini dapat dilakukan dengan menyisihkan sedikit waktu dari kesibukan kamu untuk memberi komentar yang membangkitkan semangat terhadap hasil kerja suami. Cobalah lakukan komunikasi dengan hati, tentu nanti akan diterima dengan hati juga, sehingga terjalin chemistry yang positif.

Menyiapkan hadiah

Kamu bisa menyiapkan hadiah kejutan yang luar ‘biasa’. Di sini maksudnya hadiah yang benar-benar tak dapat diduga oleh suami. Mungkin kalau hadiah itu untuk ulang tahun pasangan, atau ulang tahun pernikahan tak akan menjadi kejutan. Contoh hadiah yang dapat mengejutkan pasangan kamu dapat berupa catatan kecil puisi pujianmu yang kamu sisipkan di dalam tasnya. Sehingga ketika suami membuka tas di kantor akan benar-benar surprise mendapatkannya dan membacanya dengan semangat.

Baca juga 4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

Kontak fisik

Ekspresi kasih sayang yang paling intim dapat dilakukan melalui kontak fisik. Mungkin hanya sekedar berpegangan tangan, atau berpelukan. Sekilas tampak remeh tetapi kontak fisik ini akan dapat lebih mendekatkan hubungan batin kedua pihak. Suami merasa dibutuhkan oleh istri, dan istri akan merasa terlindungi. Ini dapat dilakukan dalam aktivitas-aktivitas yang dilakukan sehari-hari, mungkin dengan menemani atau memberi kecupan kejutan.

 

Dalam mengekspresikan perasaan cinta tentu tiap orang tidak selalu sama. Tetapi yang pasti bahwa perasaan itu dapat diekspresikan dengan banyak cara, tinggal mana yang kamu pilih untuk kamu ekspresikan kepada pasangan kamu. Tetapi pastikan kamu selalu mengekspresikannya setiap hari, agar rasa cinta yang ada akan tumbuh semakin subur.

 

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

Kehadiran tamu undangan dalam pernikahan merupakan hal yang sangat diharapkan. Untuk masalah ini kadang memerlukan pengaturan tersendiri yang tentunya membutuhkan kepiawaian juga. Kadang-kadang dari banyak pilihan tamu yang ingin diundang tentu kamu juga harus memilih dan menempatkan prioritas mana yang lebih dulu diundang. Apalagi jika kamu tidak mengadakan acara pesta pernikahan yang besar dengan jumlah undangan yang banyak. Kamu harus benar-benar selektif dalam menempatkan prioritas tamu undangan yang benar-benar kamu perlukan kehadirannya di momen bahagiamu.

Setelah melakukan seleksi prioritas nanti akan tampak siapa-siapa saja yang akan menjadi tamu undangan dan siapa saja yang mungkin dengan terpaksa tidak kamu undang untuk acara ini. Dari orang-orang yang termasuk kelompok tak diundang bisa jadi juga berasal dari mereka yang pernah dekat atau merupakan keluarga jauh. Nah usahakan kamu dapat memberikan penjelasan yang tepat agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan memberi kesan kurang baik kepada kamu dan keluarga kamu.

Ada banyak alasan yang dapat dikemukakan. Beberapa alternatif di bawah ini dapat kamu berikan sebagai penjelasan yang mungkin akan masuk akal untuk mereka yang terpaksa tak dapat kamu undang.

Anggaran pernikahan yang mepet

Faktor yang sangat berperan dalam menentukan jumlah tamu yang diundang dalam pernikahan adalah jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk pernikahan. Apalagi jika acara pernikahan ini cukup mendadak, mungkin karena faktor tertentu. Jadi kamu dan pasangan atau keluarga tidak sempat mengumpulkan anggaran yang cukup banyak. Kemudian memutuskan untuk mengadakan acara pernikahan yang simpel dan sederhana.  Dengan alasan ini mungkin mereka yang tak diundang akan sangat memaklumi kondisi yang ada. Juga tidak merasa tersinggung karena tidak menerima undangan pernikahan kamu.

Biaya mandiri

Alasan lain yang tentunya akan dapat diterima oleh relasi yang tidak kamu undang adalah bahwa kamu ingin mencoba mandiri. Yaitu dengan menanggung biaya pernikahan tanpa menyulitkan orang tua masing-masing. Memang bagi pasangan dengan keinginan seperti itu akan merupakan kebanggaan sendiri bagi mereka. Jadi sangat mungkin relasi akan memahami kondisi kamu dengan keterbatasan yang telah mereka maklumi juga.

Yuk simak juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Kamu ingin pernikahan yang intim

Hal lain yang dapat kamu kemukakan sebagai alasan adalah kalau kamu dan pasangan kamu menerapkan konsep pernikahan intim. Dalam konsep ini, tamu undangan juga benar-benar terbatas. Biasanya hanya kerabat yang dekat atau teman/relasi yang benar-benar telah dianggap sebagai keluarga. Konsep ini tidak terkait dengan hubungan masalah pribadi yang terjadi yang mungkin ada. Ini juga tentu dapat dimaklumi oleh relasi atau kerabat kamu yang lain yang tak masuk di daftar undangan.

Sudah banyak undangan dari relasi orang tua/mertua

Untuk acara pernikahan yang kamu adakan, tentu orang tua kadang ingin juga mengundang relasi yang mereka punyai. Hal ini tentu tidak bisa ditolak karena tentu orang tua juga punya alasan khusus mengundang relasi-relasi tersebut. Nah jika demikian, kamu dapat memberi alasan kepada orang yang tak dapat kamu undang karena keterbatasan ini. Masuk akal juga ini bagi relasi atau teman kamu lho.

Mengalihkan ke acara lain

Penjelasan atau alasan adalah satu hal sangat ingin diketahui oleh relasi atau teman yang tak kamu undang. Tinggal nanti bagaimana penerimaan mereka terhadap alasan yang kamu berikan. Jika mereka benar-benar sangat memahami tentu tak akan terjadi kekecewaan atau ketersinggungan. Tetapi jika kamu punya acara lain yang telah kamu rencanakan, mungkin berupa kumpul-kumpul bareng atau acara kebersamaan lainnya. Tak ada salahnya kamu berusaha keras untuk dapat mengundang mereka. Ini dapat menjadi penghibur jika ada yang merasa sedikit kecewa.

Tak ada masalah pribadi

Nah dari semua yang kamu sampaikan kepada relasi yang tak kamu undang, pastikan bahwa itu memang harus demikian terjadi. Dan itu tidak dikaitkan dengan masalah pribadi yang mungkin ada. Jadi benar-benar bahwa kondisi yang memaksa harus begitu.

Jika ada kekecewaan dari relasi atau teman tentu merupakan hal yang wajar. Apalagi mereka yang mungkin sudah mengenal kamu dan pasangan kamu sebelumnya. Tetapi keputusan mengundang atau tidak, tentu ada di tanganmu. Hak kamu untuk mengatur acara pernikahan yang kamu adakan.

 

Nah semoga tips tersebut dapat bermanfaat ya! Kamu juga bisa simak artikel 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan ini lho

Wedding Venue Rumah Sarwono Hadirkan Nuansa Jawa Di Ibukota

Wedding Venue Rumah Sarwono Hadirkan Nuansa Jawa Di Ibukota

Wedding Venue Rumah Sarwono Hadirkan Nuansa Jawa Di Ibukota

Melaksanakan pernikahan dengan menggunakan upacara adat merupakan salah satu alternatif bagi sebagian masyarakat  Indonesia. Terlebih lagi bagi orangtua yang masih merasa sangat terikat dengan budaya dan adat istiadat daerahnya. Pernikahan menggunakan adat daerah asalnya menjadi satu-satunya pilihan yang diambil, selain dalam upaya menghormati leluhur. Juga dalam rangka melestarikan adat budaya yang saat ini makin dirasakan semakin sedikit digunakan. Apalagi untuk pernikahan yang diselenggarakan di daerah perkotaan. Banyak dari pengantin yang akan menikah lebih memilih konsep kekinian dalam pelaksanaannya. Namun, tidak sedikit juga yang masih mempertahankan budaya daerahnya dalam melaksanakan pernikahan. Bukan dari tekanan orangtua namun keinginan dari diri pasangan.

Pernikahan Adat Jawa

Bagi masyarakat Jawa, khususnya dari daerah Jawa Tengah ataupun Yogyakarta, pernikahan dengan upacara adat masih sangat terasa kental. Sekilas memang terasa agak rumit karena banyak sekali prosesi-prosesi yang harus dijalani. Juga banyak uborampe dan sarana-sarana yang harus disiapkan sampai pilihan tempat atau venue yang tersedia. Bagi orang Jawa perantauan, pelaksanaan pernikahan menggunakan Adat Jawa menjadi hambatan tersendiri,  khususnya di kota-kota besar. Salah satunya adalah masalah tempat/venue yang memadai. Terlebih lagi jika pengantin dan keluarganya mempunyai relasi yang cukup banyak sehingga perlu mengundang tamu yang cukup banyak. Masalah venue atau tempat penyelenggaraan pernikahan benar-benar harus diperhatikan. Banyak alternatif tempat penyelenggaraan pernikahan yang tersedia, tetapi belum tentu tempat-tempat tersebut mendukung untuk penyelenggaraan adat pernikahan tersebut. Sebuah pernikahan yang bernuansa Adat Jawa khususnya.

Nah, buat kamu yang masih mencari alternatif venue yang pas untuk pernikahan Adat Jawa ini, pastikan untuk memilih Rumah Sarwono sebagai pilihan utama. Berikut ini hal-hal yang direkomendasikan mengapa Rumah Sarwono menjadi pilihan utama.

Tempat yang strategis

Pertimbangan utama dalam pemilihan sebuah venue pernikahan adalah tempat yang strategis. Disini berarti bahwa yang dipilih adalah tempat yang mudah dijangkau oleh tamu-tamu yang diundang dan keluarga. Rumah Sarwono yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Minggu KM 18.2 RT. 12 RW. 1, Pejaten Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Selain mudah dijangkau juga dekat dengan pusat kota. Jadi bagi tamu undangan khususnya yang berada di daerah Jakarta, akan sangat mudah menjangkau Rumah Sarwono. Baik dengan kendaraan pribadi maupun taksi. Selain itu juga tersedia lokasi parkir kendaraan yang memadai sehingga tamu tidak akan merasa kesulitan untuk masalah kendaraan ini. Tentu hal ini menjadi nilai tambah buat pernikahan kamu, karena tamu akan merasa nyaman menghadiri acara pernikahan kamu.

Fasilitas tersedia sangat lengkap

Untuk melaksanakan pernikahan menurut Adat Jawa akan lebih mengesankan jika venue penyelengaraan pernikahan tersebut juga bernuansa Jawa. Rumah Sarwono sebagai venue yang spesifik untuk penyelenggaraan pernikahan dengan menggunakan Adat Jawa telah menyiapkan semuanya itu secara lengkap.  Tersedia banyak fasilitas yang cukup mendukung untuk itu. Ruangan-ruangan yang berupa aula, rumah Joglo dan taman memberikan nuansa tradisional Jawa yang kental di setiap sudutnya. Sejak masuk dari gerbang utama, nuansa kejawaan sudah sangat terasa, terutama dengan bentuk gedung yang berupa rumah Joglo yang merupakan ciri utama Rumah Jawa.  Selain ruangan yang tersedia, ada pula panggung dan gebyok antik, ini memang sangat khas untuk pernikahan Jawa. Juga tersedia koleksi-koleksi peninggalan kuno yang  ditata sedemikian rupa sehingga tampak mengesankan suasana di rumah-rumah tradisional Jawa.

Salah satu bangunan utama lainnya yaitu Pendopo Solo. Tempat ini sebagai tempat tambahan untuk pelaksanaan pesta pernikahan yang membutuhkan ruangan yang lebih luas lagi. Sering digunakan sebagai tempat untuk upacara agama yang berupa akad nikah bagi yang beragama Islam dan pemberkatan bagi yang beragama Kristen. Pendopo Solo ini adalah pilihan yang tepat. Selain itu tempat ini juga dapat digunakan sebagai perluasan tempat untuk penyelenggaraan resepsi jika untuk bangunan utama dirasakan masih kurang. Tentunya dengan penataan ulang agar sesuai dengan peruntukan sebagai penyelenggaraan resepsi.

Fasilitas tambahan lainnya berupa pendingin udara (AC) untuk setiap ruangan telah tersedia. Sehingga tamu undangan tidak perlu merasa kepanasan. Area parkir yang luas adalah pilihan yang tepat untuk yang berkendara.

Baca juga, Tips Cerdas Ketika Memilih Venue Pernikahan

Fasilitas tambahan

Selain itu pemandangan yang tersaji di tempat ini merupakan pemandangan yang bernuansa perkampungan Jawa. Juga terdengar musik khas Jawa dari gamelan yang dimainkan serta ada pembatik dan pemahat kayu yang turut serta menambah kekhasan suasana Jawa.

Dan yang tak kalah pentingnya untuk sebuah acara pernikahan adalah hidangan yang disajikan. Di sini tersedia berbagai menu tradisional Jawa dan juga menu internasional. Beragam hidangan khas Jawa ini dapat dipesan untuk menemani tamu yang datang. Tinggal pilih paket hidangan mana yang cocok dengan pesta pernikahan yang diselenggarakan.

Sebagai event organizer pernikahan khususnya yang bernuansa Adat Jawa. Rumah Sarwono juga telah menyiapkan semua yang diperlukan acara pernikahan, dari dekorasi sampai uborampe atau pernik-pernik yang diperlukan. Jadi kamu tidak perlu repot-repot lagi mencari vendor  lain untuk keperluan tersebut.

Paket pernikahan yang ditawarkan lengkap

Sebagai event organizer dan penyedia venue pernikahan Jawa ini, Rumah Sarwono telah menyiapkan banyak paket pilihan yang bisa kamu ambil. Kamu bisa memilih paket semi outdoor atau paket outdoor, semua dapat dilayani di Rumah Sarwono ini. Tentunya kamu pastikan juga paket yang kamu pilih sesuai dengan anggaran yang kamu sediakan ya. Untuk penggunaan tempat sebagai venue saja, tersedia paket wedding seharga Rp 25.000.000 dengan kapasitas tamu 1000 orang dan waktu penggunaan selama 6 jam. Paket ini juga mencakup fasilitas kamar rias 3 buah, 2 buah gebyok untuk pelaminan, 1 set kursi pelaminan, 150 kursi besi, 1 set meja dan kursi akad nikah. Jugs petugas kebersihan dan parkir, mushola, dan perijinan. Jika undangan tidak banyak, kamu bisa menyewa separuh area dengan fasilitas sama, dan harganya hanya Rp 17.000.000. Kalau dalam waktu 6 jam masih kurang, kamu bisa menambahnya dengan perhitungan harga Rp 1.000.000 untuk setiap jam tambahan. Jadi tidak perlu khawatir!

Sedangkan untuk paket khusus, tersedia paket Joglo seharga Rp 32.500.000 dengan kapasitas tamu 600 orang. Jika membutuhkan lebih banyak tempat untuk tamu. Di Rumah Sarwono tersedia paket Joglo + Taman dengan kapasitas tamu 800 orang seharga Rp 40.500.000. Sedangkan untuk penggunaan seluruh Area dengan maksimal tamu 1000 orang, dipatok harga Rp 50.500.000. Semua paket khusus ini sudah mencakup penyediaan tenda, dekorasi, dan tambahan lainnya serta standing AC, lho!

Adapun untuk hidangan acara pernikahan, Rumah Sarwono mempunyai paket istimewa dengan harga mulai 80.000 sampai Rp 110.000/pax untuk paket menu buffet minimal 200 tamu undangan. Nah jika kamu ingin memakai menu pondokan, tersedia paket dengan kisaran harga Rp 15.000 – Rp 25.000 saja!

 

Rumah Sarwono sebagai penyelenggaraan acara pernikahan bernuansa Adat Jawa tentu akan melayani semua kebutuhan kamu secara profesional, rapi, dan memuaskan. Rumah Sarwono akan sangat senang memberikan pelayanannya secara maksimal. Jadi pastikan pilihan utama kamu ke Rumah Sarwono ya!

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Urutan Lengkap Upacara Panggih, Ritual Khas Pernikahan Jawa

Salah satu bagian dari prosesi pernikahan Adat Jawa lengkap adalah Upacara Panggih. Upacara Panggih ini ada sedikit perbedaan di berbagai bagian daerah di Jawa. Hal ini terutama karena perbedaan latar belakang juru rias atau dalam sebuah perkawinan Jawa disebut Juru Sumbaganya. Orang awam kadang menyebutnya “dukun”. Juru rias inilah yang akan menjadi penuntun pelaksanaan sebuah acara pernikahan Adat Jawa.

Kata Panggih adalah kata bahasa Jawa yang berarti “temu”. Jadi sesuai dengan asal katanya, Upacara Panggih ini merupakan upacara pertemuan antara pengantin lelaki dan pengantin perempuan.  Acara ini biasanya dilaksanakan setelah acara akad nikah secara agama.  Sedangkan acara Panggih ini mempunyai tujuan agar kedua mempelai dipertemukan dalam sebuah pertemuan yang disaksikan oleh seluruh undangan dan keluarga. Ini bertujuan agar nantinya dapat mencapai tujuan perkawinan yang diharapkan yaitu ketenangan dan kasih sayang dalam sebuah rumah tangga.

Untuk pelaksanaan Upacara Panggih yang umum dilaksanakan ada urut-urutannya juga yang harus diikuti oleh kedua pengantin. Orang tua dan para tamu juga harus mengikuti lho. Nah, di sini akan diuraikan urut-urutan Upacara Panggih yang dilaksanakan menurut Adat Jawa. Jikalau nanti kamu akan melaksanakan pernikahan mengikuti Adat Jawa akan mempunyai gambaran apa saja kira-kira yang akan dilaksanakan, ya!

Sanggan

Pada acara Sanggan ini pengantin pria datang ke rumah pengantin wanita dengan membawa uborampe yang harus disiapkan sebelumnya. Yaitu Sanggan yang terdiri dari pisang raja setangkep, sirih ayu, kembang setaman, dan benang lawe.  Perlengkapan ini dibawa oleh utusan dari pihak pengantin pria. Ini merupakan simbol untuk menebus pengantin wanita oleh pengantin pria kepada keluarga agar dapat dikeluarkan dan dipertemukan. Selain itu hal ini juga sebagai tanda perhatian kepada keluarga pengantin wanita dengan membawakan buah tangan atau oleh-oleh.

Setelah bertemu dengan keluarga pengantin wanita, diadakan prosesi kembar mayang.  Adapun kembar mayang adalah rangkaian janur yang dipasang di sekeliling batang pisang. Ini akan membentuk gunung dengan hiasan utama bunga pinang, ditambah dengan daun beringin, nanas, melati, padi, kapas, dan cengkir. Singkatnya kembar mayang ini melambangkan bahwa dalam menjalankan kehidupan berumah tangga dihadapi dengan tabah dan lurus. Sehingga akan terbentuk kehidupan yang saling mengayomi, berbahagia dan indah. Selain itu juga keluarga akan menjadi makmur dengan melimpahnya sandang dan pangan.

Disini kembar mayang berjumlah empat buah yang melambangkan status kedua mempelai masih bujangan dan perawan. Dalam acara ini kembar mayang disentuhkan kepada kedua mempelai dan setelah itu dibuang ke tempat tertentu. Dengan membuang kembang mayang ini diharapkan kesialan atau bencana juga ikut terbuang. Dengan harapan kedua pasangan pengantin nantinya tidak menghadapi kesulitan dalam perjalanan kehidupannya.

Adapun jumlah kembar mayang yang dipakai ada versi yang berbeda. Ada yang memakai 4 buah, tetapi ada yang mencukupkan dengan 2 buah saja. Hal ini tidak menjadi masalah mungkin yang penting adalah acara pembuangan yang dilambangkan seperti yang diuraikan di atas.

Balangan Gantal

Prosesi selanjutnya adalah acara Balangan Gantal (melempar gantal). Disini pengantin pria dan wanita saling melempar gantal. Gantal yang dilemparkan ini sudah disiapkan sebelumnya yang merupakan lintingan daun sirih sebanyak tujuh buah. Yang empat buah diberikan kepada pengantin pria sedangkan yang tiga buah diberikan kepada pengantin wanita. Prosesi ini merupakan lambang bertemunya pengantin dalam sebuah perjodohan yang diikat dengan benang kasih. Dan dengan benang kasih tersebut, dapat menghalau gangguan-gangguan yang bersifat ghaib. Hal inilah maksud dari pelemparan.

Wijikan dan Mecah Endog

Setelah acara Gantalan selesai kemudian diikuti dengan prosesi Wijikan. Dalam prosesi pengantin wanita membungkuk dan membasuh kaki pengantin pria dengan baki yang sudah disiapkan. Wijikan ini merupakan perlambangan bahwa seorang istri harus berbakti kepada suami yang menjadi pemimpinnya. Adapun kewajiban suami adalah mengayomi (melindungi) dan mengayemi (memberi ketenangan) kepada sang istri. Prosesi ini diikuti dengan mecah endog (memecah telur). Disini telur yang akan dipecahkan sudah disiapkan terlebih dahulu. Telur diambil oleh Juru Rias selanjutnya disentuhkan ke dahi mempelai. Setelah itu telur dipecah dengan cara dilemparkan ke bawah. Makna prosesi ini adalah bahwa suami istri dalam keluarga harus selalu berusaha mengutamakan pikiran dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang  dihadapi. Dengan demikian dapat diperoleh solusi yang merupakan hasil dari pemikiran bersama.

Untuk prosesi ini ada juga yang memakai urutan dengan memecah telur lebih dahulu oleh pengantin pria dengan cara diinjak di atas baki. Baru setelah itu kaki pengantin pria yang kotor dicuci oleh pengantin wanita. Disini yang ingin dilambangkan adalah bahwa pengantin prialah yang akan mengambil tanggung jawab atas pengantin wanita yang telah dinikahinya. Begitu juga semua hal yang nantinya akan dialami oleh keluarganya. Adapun istri selalu mendukung suami dalam melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab tersebut.

Ngombe Degan

Ngombe Degan ini berarti minum air kelapa muda. Di sini pengantin pria dan wanita saling minum air kelapa muda yang telah disiapkan.  Harapannya dengan prosesi ini keluarga yang terbentuk nanti akan menjadi keluarga yang berguna bagi masyarakat. Seperti halnya pohon kelapa yang merupakan pohon yang mempunyai banyak kegunaan. Selain itu juga, kehidupan keluarga akan selalu merasakan kesegaran dan kebahagiaan.

Singeb Sindur dan Kanthen Astha

Di prosesi ini sang ibu dari pengantin wanita menyelimutkan sindur (selendang) ke punggung mempelai. Kemudian ayah mempelai wanita memegangi ujung sindur dan kemudian membimbing kedua pengantin menuju kursi pelaminan. Pengantin pria dan pengantin wanita berjalan pelan-pelan sambil bergandengan kelingking (yaitu kelingking kiri pria menggandeng kelingking kanan wanita).

Dalam menjalankan prosesi ini diharapkan bahwa kedua pengantin akan selalu saling bersama dalam menghadapi berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan. Selain itu juga orang tua masih tetap dapat memberi bimbingan kepada kedua pengantin.

Timbangan/Pangkon

Pangkon artinya pangku, disini dilaksanakan dengan cara sang ayah pengantin wanita duduk kemudian pengantin pria dan pengantin wanita masing-masing duduk di lutut. Sang ayah disini menimbang-nimbang kasih sayang yang akan diberikan terhadap kedua pengantin. Biasanya ibu pengantin wanita bertanya kepada sang ayah “awrat ingkang pundi?” (mana yang lebih berat). Dan sang ayah memberikan jawaban “niki sami mawon awrate” (ini sama saja beratnya). Di sini orang tua pengantin wanita dianggap sudah tidak membedakan lagi status anak dan menantu, pengantin pria sudah dianggap sama yaitu seperti anak-anaknya sendiri. Beliau tidak akan membedakan kasih sayang ataupun bimbingan yang akan diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang telah menikah tersebut.

Selanjutnya ayah memegang kedua pundak anak dan membimbing keduanya untuk duduk di pelaminan. Di sini sebagai orang tua sudah mengesahkan kedua anak untuk duduk berdampingan dan menempatkannya dalam sebuah rumah tangga.

Kacar Kucur atau Tampa Kaya (menerima penghasilan)

Prosesi ini dilaksanakan dengan cara pengantin pria menuangkan kaya (penghasilan nafkah). Dilambangkan dengan biji-bijian, bunga, uang logam, beras kuning, dan bumbu dapur. Kaya ini dituangkan ke kain yang dibentangkan oleh pengantin wanita. Setelah semua kaya dituangkan, kemudian pengantin wanita membungkusnya baik-baik lalu menyerahkannya kepada sang ibu.

Disini dilambangkan bahwa dalam rumah tangga, pengantin pria sebagai penanggung jawab ekonomi keluarga, harus memenuhi kewajiban mencari nafkah untuk keluarganya. Selanjutnya nafkah ini dikelola oleh pengantin wanita selaku istri.  Sang istri harus benar-benar mengelola dengan baik semua penghasilan yang telah diperoleh dan menggunakannya untuk keperluan keluarganya. Dan jika telah tercukupi, dapat juga ikut membantu orang tua.

Yuk simak juga Mengabadikan Keunikan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau Ala Alienco

Dhahar Klimah/Dhahar Kembul/Dulangan

Dalam acara Dhahar Klimah ini pengantin pria membuat kepalan-kepalan nasi yang diambil dari nasi kuning yang disiapkan, juga lauk pauk dan air minum. Selanjutnya pengantin wanita makan kepalan-kepalan nasi yang telah dibuatkan pengantin pria berikut lauk pauk dan yang lain.  Maksud yang dikandung adalah bahwa pengantin pria nantinya sebagai suami harus selalu memenuhi kebutuhan sang istri baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Hal itu berupa bimbingan-bimgingan dalam kehidupan berumah tangga. Selain itu juga sang istri diharapkan dapat menjaga rahasia keluarga dengan baik.

Sungkeman

Sungkeman menjadi prosesi terakhir yang dilaksanakan dalam Upacara Panggih. Kedua orangtua dari pihak pengantin pria maupun pengantin wanita duduk di tempat yang telah disediakan.  Pertama, pengantin wanita melakukan sungkem kepada ayahnya yaitu dengan cara berjongkok di hadapan ayah. Kemudian memohon restu ayah. Dalam keluarga Jawa yang bersifat patriarki, pria dianggap menjadi pemimpin keluarga, jadi pengantin wanita mendahulukan sungkem kepada ayah. Setelah selesai sungkeman kepada ayah dilanjutkan kepada ibu.  Pengantin pria juga melakukan sungkem kepada ayah mertua dan ibu mertua.  Sungkeman awal ini dilakukan kepada orang tua dari pengantin wanita dengan menghormatinya sebagai tuan rumah dan yang mempunyai hajad di acara pernikahan ini. Sungkeman selanjutnya kepada kedua orang tua pengantin pria. Disini pengantin pria melakukan sungkeman kepada ayah lalu kepada ibunya. Setelah selesai dilanjutkan oleh pengantin wanita kepada ayah mertua dan ibu mertua.

Makna yang terkandung berupa ungkapan rasa terima kasih kepada kedua orang tua yang mengorbankan segalanya untuk kebahagiaan anak-anaknya. Juga memohonkan doa restu agar nantinya keluarga yang akan dibina menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera. Itu juga berarti bahwa anak-anak bagaimanapun tinggi kedudukan ataupun pangkat yang dimilikinya tetaplah harus menaruh hormat kepada orangtua. Karena kedua orangtua lah yang telah melahirkan dan membesarkannya.

Selesailah Upacara Panggih, yang merupakan bagian utama dalam sebuah perkawinan Adat Jawa.  Ada sedikit tambahan, yaitu Acara Mertui. Yaitu acara penjemputan orang tua pengantin pria oleh orang tua pengantin wanita di depan rumah. Acara ini biasanya dilakukan sebelum sungkeman. Tetapi untuk saat ini di masyarakat umum tidak banyak dilakukan. Tetapi untuk pengantin Adat Jawa yang ketat, terutama bagi bangsawan atau keturunan bangsawan atau Kraton Jawa. Hal ini masih dilakukan sebagai salah satu prosesi wajib yang tak dapat ditinggalkan.

Baca juga artikel Tradisional Yang Elegan! Sentuhan Adat Dalam Sesi Foto Prewedding

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Makan Yang Berbeda Dengan Suami

Acara makan merupakan salah satu acara favorit keluarga, apalagi jika acara makan yang memang sudah direncanakan. Sang istri sudah berlelah diri mencoba menyajikan hidangan yang terbaik untuk suami yang akan segera pulang. Semua ilmu memasak dikeluarkan, sampai-sampai kadang menu warisan keluarga pun dicoba-coba.

Setelah sang suami pulang tibalah saatnya untuk acara makan ini dimulai. Tetapi, terkadang mungkin acara ini dapat menjadi sesuatu yang hambar, ketika sang suami tidak memberikan tanggapan yang mendukung. Bahkan mungkin terkesan kurang menyenangkan. Mungkin suami kurang merasa cocok dengan aneka masakan yang telah disiapkan, akhirnya acara makan bersama tidak lagi menjadi sesuatu yang menyenangkan jadinya.

Itu sedikit ilustrasi bahwa kebiasaan yang berhubungan dengan makanpun kadang dapat membuat hubungan yang kurang harmonis antara suami dan istri. Apalagi jika istri belum terbiasa dan belum paham selera makan sang suami. Segala makanan yang dihidangkan menjadi terasa hampa karena suami tidak menampakkan selera makan.

Untuk hal seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut lho, nanti bisa berbahaya! Nah sedikit tips di bawah ini mudah-mudahan bermanfaat ya!

Cek alergi

Salah satu faktor yang mempengaruhi selera makan adalah alergi pada suatu jenis makanan atau beberapa jenis makanan. Nah untuk ini sebaiknya istri perlu mendata makanan apa saja yang berkemungkinan mendatangkan efek alergi. Jika ada, sebaiknya hindari jauh-jauh untuk dihidangkan kepada suami. Hal ini akan lebih bermanfaat daripada terjadi alergi yang parah, ujung-ujungnya harus berobat ke dokter. Sayang kan makanannya jadi sia-sia dan harus mengeluarkan biaya perawatan juga?

Rencanakan menu

Kehadiran menu makanan akan sangat membantu bagi istri dalam mempersiapkan makanan yang akan dimasak setiap harinya. Tidak ada lagi acara berpusing ria dengan apa yang ingin dimasak hari ini. Selain itu juga ini dapat mengantisipasi jika kamu dan suami mempunyai perbedaan selera. Sehingga dapat dikompromikan dengan membuat kedua makanan yang diinginkan tetapi dengan porsi yang sesuai kebutuhan masing-masing. Jadi damai, kan?

Baca juga, 5 Kriteria Ini Tanda Pacarmu Adalah Suami Ideal

Jangan mengejek pola makan pasangan

Pola makan seseorang adalah hasil bentukan proses yang cukup lama dan panjang. Sejak bayi sampai dewasa tentunya masing-masing keluarga mempunyai kebiasaan yang berbeda dalam menerapkan pola makan untuk anak-anaknya. Nah kalau ini terjadi dan mungkin kamu merasa kok agak aneh menurut kamu, sebaiknya kamu berusaha untuk menghargainya. Kalau itu bukan kebiasaan yang kamu anggap baik, kamu bisa perlahan-lahan mengarahkan sambil mengobrol agar kebiasaan itu bisa berkurang. Misalnya jika suami kamu mungkin tidak berani pedas sebaiknya kamu tidak berusaha mengajaknya makan makanan pedas sambil bergaya mengolok-olok. Tentu itu akan membuatnya kurang senang.

Membiasakan pola makanan sehat

Pola makanan sehat tentu sangat bermanfaat bagi keluarga, selain memberi efek yang menyehatkan juga menghindarkan anggota keluarga terkena penyakit yang dapat menyebabkan harus dirawat nantinya. Jika hal ini sudah dibiasakan dalam keluarga kamu sebelumnya tetapi suami mungkin mempunyai pola makan yang ‘tidak sehat’. Ada baiknya kamu perlahan-lahan memperkenalkan dan mengajak suami untuk mencoba pola makan sehat yang telah kamu praktekkan. Tentu dengan ajakan yang bersungguh-sungguh dan melihat argumen kamu yang masuk akal. Lama-lama suami akan luluh mengikutinya. Jadi anggota keluarga akan menjadi lebih aman dalam hal makanan.

 

Nah itu dia 4 cara mengatasi kebiasaan makan yang berbeda dengan suami. Semoga bermanfaat, ya!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Ini Dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses!

Menjalin hubungan dengan calon mertua merupakan keharusan buat calon pengantin. Karena pada saatnya nanti toh mertuapun akan menjadi orang tua juga, tentu setelah pernikahan biasanya. Namun bisa juga hal tersebut dapat dirasakan meskipun pernikahan belum terjadi. Dengan sering berhubungan dengan calon mertua setelah kamu resmi menjadi calon pengantin dengan pasangan kamu.

Salah satu jalan adalah dengan mengajak mertua untuk ikut merencanakan atau memikirkan acara pernikahan yang nantinya akan dilaksanakan. Kalaupun mungkin terjadi perbedaan karena adanya keinginan atau maksud yang berbeda tetapi dengan begitu kamu jadi lebih memahami seperti apa nanti mertua kamu, dan kamupun dapat mempersiapkan strategi apa yang perlu kamu lakukan dalam bergaul nantinya.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk itu, simak baik-baik artikel di bawah ini ya!

Mengadakan waktu khusus bersama dengan mertua

Bersantai sambil melakukan perawatan tubuh agaknya merupakan acara yang cukup pas untuk ini. Karena mertua tentunya ingin tetap tampil cantik menarik meskipun usia yang sudah tidak muda lagi. Kecantikan adalah kebutuhan mutlak seorang wanita. Jadi akan lebih mudah mengajak calon mertua untuk bersama-sama ke salon sambil menikmati perawatan yang disediakan. Waktu yang santai, suasana yang mendukung akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi pribadi.

Menonton pameran

Melihat pameran pernikahan dapat juga menjadi media untuk menjalin kebersamaan. Di ajang pameran ini kamu dan calon mertua tentu dapat berdiskusi atau dapat saling memberi pendapat. Memilih vendor mana kiranya yang pas nanti untuk melayani acara pernikahan yang kamu adakan. Kadang-kadang masukan dari calon mertua juga dapat memberi inspirasi juga lho buat kamu.

Yuk simak juga Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Belanja bersama

Untuk acara pernikahan yang kamu siapkan tentunya banyak sekali barang-barang yang perlu dibeli. Nah, tak ada salahnya kamu mengajak calon mertua untuk ikut belanja keperluan-keperluan ini. Dengan begitu mungkin calon mertua akan dengan satu hati memberi masukan-masukan, kira-kira item mana yang cocok untuk pernikahan kamu. Selain itu juga calon mertua kamu juga akan merasa dihargai dan merasa diperhatikan pendapatnya.

Tidak egois

Perbedaan pendapat merupakan hal wajar yang mungkin terjadi di antara calon mertua dan calon menantu. Salah satunya mungkin perbedaan keinginan dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Di satu sisi calon mertua mungkin orang yang sangat ketat dengan budaya tradisi, sehingga ingin acara pernikahan sedapat mungkin mengikuti adat istiadat salah satu pihak. Sedangkan kamu mungkin hanya menginginkan acara pernikahan dilakukan dengan sederhana tetapi berkesan. Tentunya tidak bijaksana jika kedua belah pihak bersitegang dengan pendapat masing-masing. Karena ini merupakan acara bersama ada baiknya didiskusikan bersama agar masing-masing keinginan nantinya dapat diakomodir dan dapat saling menerima.

Memilih katering bersama

Katering merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam acara pernikahan. Nah kamu bisa mengajak calon mertua untuk merencanakan menu yang akan dihidangkan di acara pernikahan nanti baik untuk menu makanan besar atau pun makanan tambahan seperti camilan dan buah-buahan. Tak ada salahnya calon mertua ikut memberi masukan makanan apa yang kiranya cocok. Apalagi jika calon mertua kamu termasuk ‘expert’ dalam hal masak-memasak.

Baca juga Catat ini ! Jika Kamu ingin Food Test Catering Untuk Acara Pesta Pernikahan mu

Memanggil dengan panggilan orang tua

Hubungan yang telah terjalin erat dan baik pada saatnya akan memecahkan batas. Tak ada salahnya kamu mencoba memanggil calon mertua seperti panggilan kamu kepada orang tua sendiri. Mungkin dengan menyebut ‘ibu’, ‘mama’, ‘umi’ dan lain-lain. Dengan panggilan seperti itu akan lebih mengeratkan hubungan yang sudah terjalin. Calon mertua akan merasa bahwa kamu memang benar-benar menganggap sebagai orang tuamu sendiri.

 

Nah itu dia 6 Tips Agar PDKT dengan Calon Ibu Mertua Sukses, selamat mencoba ya!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Waspada! 5 Gejala Ini Merupakan Tanda Kamu Menjadi Bridezilla!

Saat persiapan pernikahan akan menjadi saat yang dapat membuat calon pengantin wanita menjadi bridezilla. Apa saja ya gejala-gejala kalau kamu sudah menjadi bridezilla? Yuk simak 5 gejala yang menjadi tanda bahwa kamu adalah bridezilla!

Makan siangmu lebih banyak bertemu dengan vendor

Jam makan siang merupakan waktu favorit yang banyak dipakai  untuk meeting dengan vendor yang akan mempersiapkan acara pernikahan kamu. Tentu saja ini buat bridezilla yang bekerja. Kadang-kadang karena terlalu bersemangat dalam persiapan acara pernikahan ini, calon pengantin  jadi kurang memperhatikan kondisi kesehatannya. Akibatnya pada saat pernikahan kondisi semakin parah dan down. Di acara pernikahan pengantin pria harus menerima tamu sendiri, tentunya agak mengecewakan, kan? Nah hal ini sebaiknya tidak kamu alami ya!

Pacar kamu menghindari obrolan soal pernikahan

Hal ini dapat saja terjadi mungkin karena pasangan kamu merasa bosan dengan bahan obrolan tentang pernikahan. Dan jika ini juga terjadi pada pasangan kamu, sebaiknya kamu juga harus mengerti. Jangan terlalu memaksa pasangan kamu untuk membicarakan acara pernikahan saja. Banyak kok kegiatan lain yang bisa kamu lakukan. Cobalah untuk mencari acara yang akan membuat kondisi kamu dan pasangan merasa fresh. Maka akan lebih nyaman ketika harus kembali mulai membahas acara pernikahan.

Baca juga, Brides! Yuk Simak Cara Hindari Stres Jelang Pernikahan

Merasa Tertekan!

Kadang banyak hal tak terpenuhi seperti yang telah kamu bayangkan. Mungkin hal-hal teknis yang terjadi membuat kamu merasa tidak nyaman. Persiapan yang kamu rencanakan ternyata mungkin harus menghadapi kendala karena berbagai sebab. Itu adalah hal yang wajar yang mungkin terjadi, namun tak ada salahnya kamu mencoba mencari jalan keluar bagaimana baiknya. Mungkin kamu bisa sedikit mengubah hal-hal tertentu sehingga masih tetap dalam toleransi yang masih dapat kamu terima sehingga kamu tidak menjadi tertekan karenanya.

Berlebihan melakukan diet dan olahraga

Salah satu hal yang sangat diperhatikan bagi calon pengantin wanita adalah soal penampilan. Mungkin kamu terlalu terobsesi dengan hal ini sehingga menjadi lupa bahwa persiapan berupa diet atau berolahraga juga harus ada porsinya. Tidak boleh terlalu berlebihan atau tidak dilakukan sama sekali. Yang lebih parah adalah kalau kamu sampai harus jatuh sakit karena hal ini. Sebaiknya kamu benar-benar memperhatikan hal ini jangan sampai kamu jatuh sakit atau stress pada hari H, sehingga mengecewakan tamu undangan ataupun keluarga dan pasangan kamu tentunya.

Diet yang sehat seperti apa? Yuk simak 3 Program Diet Ampuh! Rahasia Langsing Para Selebriti

Terus menerus membicarakan pernikahan

Kalau kamu terobsesi dengan persiapan pernikahan kamu tentunya hal yang wajar juga. Mungkin hal ini selalu menjadi topik pembicaraan kamu dengan teman atau pasangan kamu. Dari mulai obrolan tentang acara pernikahan sampai pernik-pernik yang sudah kamu siapkan atau vendor yang kamu gunakan. Setiap saat obrolan kamu isi dengan soal pernikahan.

 

Nah itu sinyal-sinyal yang menandakan kamu telah menjadi seorang bridezilla. Jika ini kamu rasakan sebaiknya kamu tetap harus berusaha untuk mengurangi obsesi sehingga tidak membuat kamu stress sendiri atau membuat hubungan kamu dengan teman atau keluarga menjadi kurang harmonis. Sayang kan sesuatu yang seharusnya menyenangkan menjadi sesuatu yang membosankan apalagi memuakkan!

 

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

8 Hal Wajib Kamu Ketahui Sebelum Tinggal Dengan Mertua

Acara pernikahan sudah usai, saatnya untuk menata hidup baru dengan keluarga baru. Di masa-masa awal pernikahan ini mungkin kamu sementara harus tinggal di rumah mertua, nah kalau demikian halnya sebaiknya kamu juga perlu mempersiapkan diri menghadapi suasana baru yang dihadapi. Nah yuk simak 8 hal wajib kamu ketahui sebelum tinggal dengan mertua di bawah ini!

Jadi omongan

Masa awal hidup berkeluarga dengan mertua terkadang merupakan awal yang cukup berat dan sulit apalagi jika kamu belum begitu dekat dengan mertua atau mungkin belum sempat berkenalan jauh dengan mereka. Penyesuaian diri tentunya harus segera kamu lakukan, baik dengan kondisi rumah. Begitu juga tentang mengurus suami, juga beradaptasi dengan tetangga atau teman-teman mertua. Mungkin kamu juga terpaksa harus menjadi bahan ‘rujakan’ tetangga atau teman-teman mertua karena sesuatu yang mungkin belum mereka terima. Bersabarlah sambil secara perlahan kamu mempelajari kebiasaan di dalam keluarga mertua.

Dianggap pemalas

Buat kamu yang mungkin tidak biasa melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri, mungkin di rumah kamu kebanyakan pekerjaan tersebut dilakukan oleh asisten rumah tangga. Nah sebaiknya mulailah untuk belajar sedikit ‘rajin’. Kalau tidak, demikian mungkin kamu akan dianggap istri yang malas, tidak enak kan.

Boleh kok kamu sedikit bermalas-malasan, tetapi jangan terlalu sering. Pekerjaan kamu mengurus rumah ataupun mengurus suami menjadi terganggu. Jaga hubungan baik dengan mertua dan terus bangun kesan yang baik untuk mertua kamu.

Banyak protes

Di awal kamu hadir dalam keluarga mertua mungkin hal yang sangat berat adalah untuk melakukan penyesuaian dengan keluarga baru. Apalagi jika mertua kamu tipe orang yang banyak keinginan. Mungkin mertua kamu benar-benar ingin memperoleh menantu yang ideal seperti yang mereka bayangkan. Mungkin terkesan sedikit cerewet terhadap perilaku sehari-hari kamu, atau mungkin terhadap kebiasaan kamu yang menurut mertua kamu kurang sesuai. Kadang terasa ada batas-batas yang belum dapat dilewati. Masih akan terasa saling asing.  Langkah yang cukup bijak adalah dengan mencoba memahami mertua kamu, dan juga menerima kritikan yang disampaikan dengan sabar. Tentunya mertua kamu juga ingin kebaikan untuk anak-anaknya, termasuk kamu juga yang  dianggap sebagai anaknya.

Yuk simak juga, 4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Terlalu banyak saran

Hal yang wajar jika mertua kamu terkesan sering memberi banyak saran. Ini terjadi mungkin karena belum terbiasa atau karena perbedaan umur dan pola pikir, sehingga mertua kamu mungkin memberikan saran-saran yang sesuai dengan masa-masa mereka dulu. Namun pastinya kondisi yang berbeda antara masa dulu dan sekarang mungkin membuat kamu merasa kalau saran yang mereka berikan berbeda dengan apa yang ingin kamu lakukan. Ada baiknya jika kamu mencoba untuk mendengarkan saran yang mereka sampaikan. Tak perlu kamu membantah atau melawan kata-kata mertua. Nantinya toh tetap kamu yang akan mengambil keputusan untuk persoalan yang kamu hadapi.

Mertua yang “campur tangan”

Sebagai orang tua, tentunya kadang-kadang merasa harus ikut membantu menyelesaikan masalah anak-anaknya. Tetapi tidak menutup kemungkinan kadang keinginan tersebut terasa membuat kamu terganggu. Mungkin masalahnya tidak seberat yang dibayangkan oleh mertua kamu, sehingga tidak perlu sampai mereka ikut campur. Kalau terlalu sering mungkin kamu juga merasa privasi keluarga baru kamu terganggu. Nah sebaiknya cobalah untuk saling memahami atau saling berkomunikasi untuk hal-hal yang cukup peka ini. Upayakan agar masalah yang terjadi internal kalian tidak perlu sampai ke mertua.

Baca juga, Tips Mempersiapkan Pernikahan dengan Bantuan Calon Ibu Mertua

Suka memerintah

Hal yang juga mungkin akan kamu alami nanti adalah mertua yang suka menyuruh ini dan itu, bahkan mungkin untuk hal-hal yang sepele. Nah kalau demikian kamu sebaiknya juga ekstra sabar ya, mungkin mertua ingin menguji kamu, atau mungkin memang mertua kamu beranggapan “ada menantu kok yang bisa mengerjakan, kenapa tidak?”. Solusinya, cobalah untuk lebih dekat dengan mertua sehingga dengan keakraban yang timbul, tak ada lagi terasa beban untuk melakukan hal-hal yang disuruhkan oleh mertua. Dan kamu jadi lebih bisa memahami mertua kamu.

Merasa anaknya tetap milik sendiri

Setelah menikah sebagai orang tua yang bijak hendaknya mulai menyadari bahwa anak-anaknya telah mempunyai  kehidupan sendiri, mempunyai pasangan hidup yang menjadi tanggung jawabnya. Namun terkadang ada orang tua yang masih merasa kalau anaknya yang sudah mempunyai istri adalah miliknya, sehingga mungkin meminta perhatian lebih banyak daripada perhatian untuk kamu. Jika kamu menghadapi hal ini sebaiknya dibicarakan dengan pasangan kamu, agar dapat memberi pengertian sedikit demi sedikit sehingga tidak terjadi persaingan tidak sehat nantinya.

Caper

Perhatian yang diberikan oleh anak kadang terasa berlebihan diminta oleh mertua. Mulai dari hal-hal kecil mungkin meminta didampingi ke acara keluarga atau mungkin minta dibelikan makanan atau minuman untuk makan siang atau makan malam. Kalau terlalu sering terjadi mungkin akan merasa terganggu juga nantinya kan, jadi sebaiknya hal ini dikomunikasikan dengan baik agar nantinya bisa saling menjaga perasaan masing-masing.

 

Nah sekarang keputusan di tangan kamu, apapun itu sebaiknya kamu memang benar-benar mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Hal yang terpenting adalah kamu harus tetap menghormati mertua kamu, karena bagaimanapun juga mereka adalah orang tua kamu juga. Tetaplah menjaga hubungan baik dan berlaku baik kepada mertua ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp