Mengetahui Semua tentang Perjanjian Sebelum Pernikahan

Mengetahui Semua tentang Perjanjian Sebelum Pernikahan

Mengetahui Semua tentang Perjanjian Sebelum Pernikahan

Kadang-kadang kita juga mendengar adanya perjanjian sebelum pernikahan (pre-nuptial agreement). Sebenarnya apa itu perjanjian pra nikah, apa kegunaannya, kapan harus dibuat, apakah ada masa kadaluarsanya, seperti apa bentuknya, lalu yang penting lagi bagaimana cara membuatnya? Nah kali ini kamu akan mengetahui semua tentang perjanjian sebelum pernikahan, jangan lupa baca sampai tuntas, ya!

Diatur Dalam Hukum Perdata

Diatur dalam ketentuan hukum perdata perjanjian pra nikah merupakan perjanjian dari dua pihak yaitu masing-masing dari pasangan yang akan menikah. Apakah akan membuatnya beberapa waktu sebelum acara pernikahan atau mau membuatnya sebelum akad nikah dilangsungkan itu boleh-boleh saja. Tapi, tentu pertimbangkan juga isi perjanjiannya, jadi akan lebih pas kalau dibuat waktu khusus untuk membuatnya sebelum acara pernikahan. Ingat, ya! Jangan sesudah acara pernikahan. Otomatis akan berlaku begitu selesai acara pernikahan dilangsungkan sampai berakhirnya masa perjanjian yang disebut dalam perjanjiannya.

Jika kamu menganggap perjanjian pra nikah penting untuk kebaikan semua, maka sebaiknya dibuat dalam bentuk akta notaris sehingga lebih kuat dalam legalitasnya. Selain itu pada waktu pernikahan perjanjian dimasukkan dalam catatan di buku nikah dan petugas harus melihatnya juga. Tanpa pencatatan di buku nikah maka sama saja tidak ada perjanjian pra nikah, rugi kan? Sudah capek-capek membuatnya malah tidak berlaku. Jadi perhatikan, ya.

Meskipun sebagian orang menganggap penting perjanjian ini, namun di masyarakat tertentu yang mempertimbangkan nilai-nilai sosial budaya atau aspek agama bisa menganggap bahwa perjanjian ini merupakan hal yang kurang layak (sopan) untuk dibuat. Kok bisa ya? Tentu bisa, karena perjanjian pra nikah ini biasanya berisi tentang kepemilikan harta, bagi keuntungan atau hal-hal terkait harta ketika pasangan tersebut bercerai. Nah mereka menganggap membicarakan hal-hal tersebut di masa sebelum pernikahan sangat tidak layak, mengesankan kekurangtulusan dan kekurangsungguhan dalam melangsungkan pernikahan.  Jadi pertimbangkan juga hal ini.

Baca juga, 3 Hal yang Wajib Kamu Hindari Sebelum Hari Pernikahan

Perlukah?

Bagi sebagian yang lain, mereka menganggap bahwa perjanjian pra nikah adalah hal yang baik karena akan dapat mengantisipasi hal-hal yang terjadi di masa pernikahan yang mungkin tidak diharapkan terjadi, misalnya dalam penjagaan kepemilikan harga masing-masing. Tanpa perjanjian pra nikah, jika terjadi kebangkrutan di satu pihak maka hutang harus dilunasi oleh harta kedua pihak. Tapi jika dalam perjanjian pra nikah sudah ditetapkan, maka hal ini dapat dihindarkan. Hanya harta pihak yang pailit yang harus digunakan membayar hutang sedangkan harta pihak lainnya tetap aman.

Dalam perjanjian pra nikah yang paling umum digunakan adalah pemisahan harta sepenuhnya (sempurna), maksudnya harta perolehan suami tetap menjadi milik suami dan harta perolehan istri juga demikian. Tidak ada istilah harta berdua, jadi benar-benar terpisah. Kebalikannya adalah pencampuran harta, di sini malah tidak ada istilah harta suami atau istri. Semua dianggap harta milik bersama. Isi perjanjian lainnya menyangkut hal yang lain dapat juga disebutkan dalam perjanjian ini.

 

Nah mungkin itu saja artikel mengenai mengetahui semua tentang perjanjian sebelum pernikahan yang harus kamu ketahui! Apakah kamu akan membuat perjanjian pra nikah juga? Boleh kok, namun kamu harus lebih dahulu membicarakannya dengan pasanganmu, karena ini sifat perjanjian ini sangat sensitif bagi sebagian orang jadi perlu kebijaksanaan dan kehati-hatian dalam memutuskan apakah akan membuatnya atau tidak.

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Inspirasi Kado Spesial Saat Melangkahi Kakak Perempuan

Kalian memiliki kakak perempuan yang belum menikah? Bagi kalian yang memiliki kakak perempuan yang belum menikah, harus melangkahi atau nikah duluan daripada kakakmu tentu akan terasa sedikit tidak enak, kan? Dalam suatu tradisi atau beberapa adat di Indonesia biasanya ada keharusan untuk memberikan suatu hadiah yang dimaksudkan untuk pelangkah. Meskipun tidak wajib dilakukan, namun ada baiknya kamu melakukan ini sebagai tanda kamu menghormati kakak perempuanmu. Yuk simak inspirasi kado spesial saat melangkahi kakak perempuan berikut ini

Pakaian

Sebagai saudara kalian pasti pernah saling bertukar pakaian atau kamu pasti pernah harus menggunakan pakaian lungsuran dari kakak perempuanmu kan, brides? Pada masa dulu, benang lebih sering diberikan sebagai hadiah yang menyimbolkan kecukupan untuk sang kakak. Nah pada masa kini pakaian lebih sering digunakan sebagai pengganti benang. Menghadiahi kakakmu dengan pakaian yang style-nya banget bisa jadi ide yang bagus. Karena kalau memberi pakaian sudah pasti barang tersebut bermanfaat dan akan dia pakai.

Manicure Set

Pada alat manikur terdapat gunting, nah gunting/benda tajam tersebut disimbolkan sebagai alat yang memotong peruntungan jelek kakak perempuanmu mengenai jodoh. Lagipula perempuan pasti suka kalau dihadiahi alat manikur.

Aksesoris dari Emas

Sifat emas yang dianggap murni merupakan pilihan hadiah terfavorit. Banyak aksesoris berbahan emas yang pasti akan cocok untuk kakak perempuanmu. Tapi tetap saja, kamu harus menyesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki. Asal niatmu baik, hadiah apapun pasti kakak perempuanmu akan dengan senang hati menerimanya.

Tumpeng & Ayam Ingkung

Jika dalam tradisi Jawa, biasanya akan diadakan sebuah penghormatan dengan si adik memberikan Tumpeng Nasi Putih beserta lauk pauk, seperti Ayam Ingkung Bakar. Pada Adat Jawa makanan ini memiliki makna keluhuran hati dari sang kakak dan tanda bahwa ia sudah merestui pernikahan si adik.

Ingin tau lebih lanjut mengenai perbedaan pernikahan Adat Jawa Solo dengan Adat Jawa Jogja? Yuk simak Perbedaan Pernikahan Adat Jawa Solo Dengan Adat Jawa Jogja

Dari 4 inspirasi di atas, jika kamu memiliki pilihan lain yang sudah pasti akan kakakmu sukai juga tidak apa-apa lho. Tidak ada kriteria atau persyaratan khusus untuk kado yang harus kamu berikan. Kamu bisa memberikan tas, sepatu, dan lain-lain. Kamu tentu memahami kakak perempuanmu sehingga tau apa yang dia suka, atau bahkan ternyata dia membutuhkan barang tersebut.

 

Mungkin itu saja beberapa inspirasi kado spesial saat melangkahi kakak perempuan yang bisa kami berikan. Kado apapun itu berikanlah dengan mempertimbangkan kakakmu dan niat tulus, ya! Kakakmu pasti akan sangat senang dengan kado yang kamu berikan.

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

6 Tips Mengelola Finansial dalam Berumah Tangga

Dalam keadaan dan situasi apapun masalah keuangan selalu saja menjadi hal yang sensitif. Banyak masalah timbul karena uang. Pasangan yang sudah menikah tidak luput dari masalah ini. Tentu kalian tidak mau kan jika rumah tangga kalian retak? Apalagi karena ketidakmampuan kalian dalam mengatur masalah finansial. Nah maka dari itu yuk simak 6 tips mengelola finansial dalam rumah tangga

Diskusi Finansial

Mendiskusikan masalah finansial sebenarnya harus dilakukan sebelum kalian menikah. Namun, kalau belum pernah melakukannya memang lebih baik langsung segera dilakukan. Diskusikan mengenai aturan-aturan yang harus dijalani masing-masing atau berdua dari kesepakatan yang dicapai.

Rekening Bank

Membuka rekening bersama atau tetap memakai rekening pribadi? Privasi memang penting bagi setiap orang. Tetapi bagi pasangan yang sudah menikah alangkah baiknya jika mempertimbangkan mengenai membuka rekening bersama. Hal ini untuk keterbukaan ke masing-masing dan demi kenyamanan bersama.

Baca juga, Tips Merencanakan Bulan Madu Bersama Pasangan

Menabung dan Mempersiapkan Dana Darurat

Menabung adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan. Apalagi bagi pasangan yang sudah menikah. Sisihkan uang tersebut untuk dana darurat. Di masa depan kalian tidak akan tau apa yang akan terjadi dan kebutuhan apa yang akan kalian perlukan saat berumah tangga. Contohnya ketika salah satu dari kalian ada yang sakit, kehilangan pekerjaan, atau masalah lainnya.

Jangan Sampai Berhutang

Nah hutang merupakan hal yang benar-benar harus dihindari! Atur dengan sedemikian rupa biaya kebutuhan kalian dan jangan sampai over budget apalagi sampai harus berhutang. Hutang merupakan akar masalah yang bisa merusak hubungan kalian sebagai pasangan. Jangan juga sampai melakukan hutang yang tidak pasanganmu ketahui. Benar-benar salah!

Kerjasama Pasangan

Membuat budgeting yang disepakati bersama juga harus dilakukan bersama. Kerjasama dengan pasangan sangatlah penting. Jangan saling menekan dan menyalahkan jika ada masalah terjadi. Berdiskusi lah bersama-sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Saling Berkomunikasi

Berkomunikasi dengan baik dan saling menghargai satu sama lain dapat mempererat hubungan kalian. Hindari saling curiga dan menuduh, bahkan hingga berkata kasar kepada pasangan. Komunikasikan segala hal dari hati ke hati dengan penuh pengertian.

 

Nah demikianlah 6 tips mengelola finansial dalam berumah tangga yang kamu dan pasangan perlu ketahui. Semoga dapat bermanfaat, ya!

Lakukan Hal ini Sebelum Menentukan MC Pernikahan!

Lakukan Hal ini Sebelum Menentukan MC Pernikahan!

Lakukan Hal ini Sebelum Menentukan MC Pernikahan!

Peran MC pada suatu acara pernikahan lumayan bahkan sangat penting lho. MC lah yang akan memandu jalannya acara pernikahan agar tetap berada sesuai dengan schedule acara. Mengarahkan jalannya acara dengan komentar-komentar yang menyenangkan sehingga para tamu yang hadir pun akan terhibur. Nah bagaimana kalau kamu salah memilih MC di pernikahanmu? Acara menjadi bisa menjadi garing dan tamu yang hadir akan merasa bosan. Bahkan bisa mengacaukan jalannya acara. Nah maka dari itu, yuk simak beberapa hal yang perlu kamu lakukan sebelum menentukan MC pernikahan

Menentukan Anggaran

Selain anggaran utama seperti gedung, vendor-vendor, dan perlengkapan pengantin. Fee untuk MC pernikahan ternyata lumayan besar lho. Karena biasanya mereka akan berperan aktif sepanjang acara. Mulai dari pembukaan, inti acara, bahkan yang akan menutup acara pun adalah MC. Setidaknya siapkan anggaran minimal satu juta rupiah. Yang jelas harga pasti sesuai dengan kinerja dari si MC.

Mencari Referensi dan Informasi

Cari referensi MC bisa dengan browsing di internet dengan mengunjungi website-website persiapan pernikahan. Kamu juga bisa meminta rekomendasi dari teman-teman dan kenalan. Biasanya juga vendor pernikahan yang kamu pilih sudah menyediakan MC. Lihat juga apakah MC tersebut memiliki pengalaman dan review yang baik. Review ini penting karena kamu jadi mengetahui track record dari MC pilihanmu baik atau tidak. Seleksi menjadi beberapa kandidat saja. Jangan terlalu banyak pilihan, nanti malah pusing dan kebingungan dalam memilih. Apalagi kamu harus mempersiapkan waktu untuk bertemu. Kalau bisa kamu minta portofolio mereka.

Perlu tips memilih vendor pernikahan? Lihat juga, Waspada Sebelum Memilih Vendor Pernikahanmu !!

Buat Jadwal Temu

Bertemu secara langsung setelah menyeleksinya adalah langkah selanjutnya. Ajak bicara dan ajukan pertanyaan-pertanyaan. Kamu akan bisa menilai bagaimana performancenya dengan melihat cara berbicaranya ketika bertemu langsung. Kalau bisa dan kamu memiliki waktu luang, mintalah untuk menghadiri acara pernikahan yang calon MC pilihanmu sebagai MC nya. Kamu jadi bisa melihat langsung performance dan semakin yakin untuk memilihnya atau tidak.

 

Nah mungkin itu saja hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan MC pernikahan. Semoga bermanfaat!

3 Hal Penting Saat Memilih Pembawa Bunga dan Cincin

3 Hal Penting Saat Memilih Pembawa Bunga dan Cincin

3 Hal Penting Saat Memilih Pembawa Bunga dan Cincin

Anda tentu pernah melihat sosok pembawa bunga dan cincin yang mengiringi pengantin saat berjalan menuju ke altar, kan? Biasanya pengantin akan melibatkan keponakan dan sepupu kecil mereka untuk menjadi sosok tersebut. Nah kriteria seperti apa sebaiknya bagi sosok pembawa bunga dan cincin tersebut? Yuk simak 3 hal penting saat memilih pembawa bunga dan cincin berikut ini

Memilih Usia yang Pas

Keponakan atau sepupu yang masih anak-anak, kisaran usia 3 – 10 tahun adalah usia ideal sosok pembawa bunga dan cincin. Karena pada usia tersebut mereka sudah memahami ucapan orang dewasa. Jika lebih muda dari itu tentunya mereka masih bingung dan belum bisa mengerti apa-apa. Jadi setelah memilih, jelaskan tugas mereka. Pada anak seusia 3-10 tahun tersebut jika diberi tugas ini akan membantu mereka belajar mengenai rasa tanggung jawab.

Mampu Menyimak Tugas dengan Baik

Sifat mudah terganggu dan spontanitas dari anak-anak mungkin membuat kalian was-was. Bagaimana jika mereka tiba-tiba tertarik pada suatu hal dan langsung berlari meninggalkan lorong? Duh jangan sampai, deh! Maka dari itu pilihlah anak-anak dengan usia yang cukup. Cara memberikan intruksi harus  perlahan-lahan dan jelas hingga mereka mengerti. Tentunya kamu dan pasangan ingin berjalan ke altar dengan suasana kondusif dan khidmat, kan?

Tidak Takut Tampil di Depan Umum

Selain usia dan cara menjelaskan yang baik. Anak-anak dengan sifat yang berani dan tidak malu tampil di hadapan orang lain juga perlu menjadi pertimbanganmu. Tidak menyenangkan kan kalau misal baru berjalan beberapa langkah tiba-tiba anak tersebut menangis? Para tamu undangan akan memperhatikan sepanjang perjalanan ke altar. Nah ajaklah mereka melakukan latihan sebelum hari H. Itu semua agar segalanya berjalan dengan lancar dan mereka senang melakukannya.

Butuh tips menghemat budget pernikahan? Simak Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget ini.

Nah jangan lupa dengan 3 hal penting saat memilih pembawa bunga dan cincin tersebut, ya! Keponakan atau sepupu laki-laki atau perempuan tidak masalah kok. Semoga bermanfaat!

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Tips Penting Bagi Pengantin Baru Hidup di Perantauan

Haruskah istri mengikuti suami yang ditugaskan atau harus bekerja jauh di rantau? Banyak pertimbangan yang harus diambil dalam hal ini, hidup dirantau memiliki banyak dinamika yang tentunya sangat berbeda dengan hidup di tempat asal. Jangan sampai kehidupan dirantau membuat pasangan suami istri malah berpisah karena tidak siap menghadapinya. Jadi apa saja yang harus disiapkan untuk menghadapi kehidupan berkeluarga di perantauan?  Simak ya beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan berikut.

Penyesuaian dan Persiapan Diri

Penyesuaian diri, tentu ini adalah hal awal yang harus kamu lakukan. Selain itu kenali lingkungan sosial di tempat baru akan membuat kamu mudah melakukannya. Lingkungan baru, orang-orang baru, pendatang ataupun penduduk asli adalah orang-orang yang nantinya akan lebih sering kamu temui. Segeralah menyesuaikan diri, perhatikan adat-istiadat, kebiasaan, nilai-nilai sosial, bahasa setempat, akan lebih memudahkan kamu menghadapi semua kehidupan baru di perantauan tanpa harus mengalami kejutan budaya. Aspek bahasa juga sangat penting jika pasangan kamu harus merantau di luar negeri, tentunya sedikit-sedikit harus kamu pelajari juga.

Selanjutnya kamu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan yang sulit dalam hal keuangan, mungkin gaji atau pendapatan yang diperoleh suami agak pas-pasan, jadi cobalah meningkatkan kemampuan kamu yang dapat mengurangi pengeluaran rutin, misalnya memasak sendiri. Makan di luar memang praktis dan lebih mudah dilakukan, tapi tentunya juga akan membuat beban keuangan lebih berat, ya, masak sendiri adalah satu-satunya cara untuk mengurangi beban tersebut. Apalagi kalau kamu merantau ke luar negeri, pasti akan sangat terasa.

Baca juga, 3 Hal yang Wajib Kamu Hindari Sebelum Hari Pernikahan

Kerjasama Antara Suami dan Istri

Tak kalah penting adalah membangun kerja sama dengan suami. Iya, dengan kerja sama maka pekerjaan akan lebih mudah dikerjakan dan akan mengurangi banyak pengeluaran keuangan. Pekerjaan sehari-hari dapat dikerjakan secara bergantian  dengan mengatur jadwal waktu yang dimiliki, sehingga tidak perlu menyewa pembantu. Jika kamu sudah punya anak, apalagi masih kecil maka bergantian mengurus anak akan menjadi solusi yang pas, ketimbang menggunakan pengasuh anak atau pembantu yang sangat mahal biayanya. Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dengan mengerjakan pekerjaan yang dapat dilakukan sendiri.

 

Demikianlah beberapa tips penting bagi pengantin baru hidup di perantauan yang dapat kami berikan. Pastinya diantara kamu ada yang sudah berkeluarga dan masih merantau kan? Pengalaman kamu pasti tidak sama dengan lainnya, dan kamu juga tentu punya tips khusus, boleh kamu bagikan di kolom komentar, ya!

 

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Perhatikan Hal Ini Ketika Mengurus Surat Nikah di KUA!

Hal penting yang harus kamu lakukan sebelum mengadakan acara pernikahan adalah mendaftarkan pernikahan kamu ke KUA,  Kamu bisa diwakilkan ke orang lain untuk mengurus hal ini. Tetapi kalau kamu ada waktu, mengapa tidak mengurus sendiri? Selain lebih jelas juga menghindari kesalahan data yang terkadang terjadi jika lewat perantara. Nah yuk simak hal-hal yang harus di perhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA berikut ini

Dimana kamu akan melangsungkan akad pernikahan?

Jawaban pertanyaan ini menentukan ke KUA mana kamu harus mendaftarkan pernikahan kamu. Jika dalam satu lingkup kecamatan maka masalah lebih sederhana. Tetapi jika kamu berada di kecamatan yang berbeda dengan calon pasangan kamu dan kamu (calon pengantin wanita) ingin menikah di tempat kamu sendiri, maka calon pengantin pria harus mengurus surat untuk menumpang nikah lebih dulu. Juga jika tempat akad pernikahan kamu ternyata sama-sama berbeda, misalnya di rumah orang tua sedangkan kamu sudah punya tempat tinggal sendiri yang berbeda kecamatan, maka selain pasanganmu, kamu juga harus mengurus surat untuk menumpang nikah.

Kapan harus mulai mengurus pendaftaran pernikahan?

Tidak ada waktu yang tertentu kapan harus mendaftarkan acara akad pernikahan, tetapi tentunya lebih cepat lebih baik, minimal sebulan sebelum tanggal akad nikah, kamu sudah siap mendaftarkan pernikahan kamu di KUA. Tetapi jika kamu ingin membooking hari khusus misalnya  pada hari Sabtu atau pada Hari Minggu dan jam tertentu, tentu kamu harus lebih awal lagi mendaftarkannya, karena biasanya di hari-hari favorit tersebut pasangan lain juga sudah membookingnya.  Kalau itu terjadi kamu tidak bisa meminta khusus, kecuali ada petugas pencatat nikah yang juga masih luang pada hari-hari yang kamu minta.

Persiapkan juga rencana B, jika penghulu terpaksa telat datang ke akad nikah kamu karena keterlambatan pada akad nikah yang sebelumnya harus dihadiri. Jadi para undangan tidak merasa jenuh menunggu.

Dokumen apa saja yang harus disiapkan?

Bagi masyarakat biasa, tidak terlalu banyak dokumen yang harus disiapkan, diantaranya:

  1. Surat Keterangan Untuk Nikah (N1)
  2. Surat Keterangan Asal Usul (N2)
  3. Surat Persetujuan Mempelai (N3)
  4. Surat Keterangan Tentang Orang Tua (N4)
  5. Surat Izin Orang Tua (N5)
  6. Pemberitahuan Kehendak Nikah (N7)
  7. Fotocopy KTP dan KK
  8. Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar

Untuk keadaan khusus diperlukan juga surat lainnya yaitu:

  • Surat Keterangan Kematian Suami/Istri (N6)
  • Akta Cerai/Thalak bagi Calon Pengantin yang Janda atau Duda
  • Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar
  • Surat Izin Komandan bagi Anggota ABRI/POLRI (SIK)
  • Dispensasi Camat bagi yang Kurang 10 Hari Kerja
  • Izin Pengadilan bagi Calon Pengantin di Bawah Umur
  • Izin Poligami dari Pengadilan bagi yang Beristeri Lebih dari Seorang
  • Surat Rekomendasi Nikah
  • Surat Keterangan Model K1 bagi WNI Keturunan Asing

Lihat juga, Mengurus Surat dan Dokumen Pernikahan Pada Beberapa Agama

Langkah pengurusan pendaftaran pernikahan

Berikut ini merupakan proses pengurusan pernikahan dari awal sebelum ke KUA.

Minta surat pengantar dari RT dan RW tempat tinggal kamu untuk mengurus surat ke KUA. Setelah surat pengantar ada ditangan, kamu juga harus ke kelurahan masing-masing untuk mengurus surat-surat lainnya, datang saja ke kelurahan dan sebutkan keperluan kamu nanti petugas yang berpengalaman akan memberikan surat keterangan nikah Model N1, Model N2, dan Model N4 dan surat keterangan belum menikah. Oh ya jangan  lupa foto ukuran 3×4 2 lembar dengan latar biru, fotokopi KTP calon (2 lb), fotokopi KK calon (2 lb) dan surat pengantar dari RT/RW disertakan.

Setelah selesai di kelurahan, bawa semua surat yang diterima dari kelurahan maupun surat lainnya misalnya surat menumpang nikah dll ke KUA untuk pendaftaran pernikahan.

Di KUA nanti kamu akan mendapatkan surat model N7 atau surat pendaftaran nikah, sebelumnya petugas akan meminta beberapa informasi penting yang berkaitan dengan waktu akad nikah (tanggal dan jam),lokasi akad nikah, masalah penjemputan penghulu, wali nikah, saksi pernikahan (siapkan juga fotokopi saksi-saksi untuk pihak pengantin pria dan pengantin wanita). Untuk biaya pernikahan sudah ada ketentuan dari pemerintah. Kamu dapat membayar langsung ke Bank yang ditunjuk atau kamu dapat menitipkannya lewat petugas KUA untuk dibayarkan ke Bank yang ditunjuk. Ada juga program biaya nikah gratis kalau kamu memerlukannya, info dapat diperoleh di KUA setempat. Biasanya di KUA juga sudah disediakan alur proses pendaftaran pernikahan berikut biaya yang harus dibayarkan.

Untuk pasangan yang repot atau tidak punya waktu untuk mengurus pendaftaran ini biasanya ada perantara yang bisa dititipi untuk mengurus, tentunya dengan biaya khusus diluar biaya yang dikenakan di KUA, jadi anggarannya juga perlu disiapkan juga.

Setelah selesai daftar?

Sudah selesa? tapi ingat untuk merapikan dokumen-dokumen yang diberikan oleh pihak KUA agar nanti pada hari H tidak kelabakan ketika kamu harus menunjukkannya pada penghulu atau ketika diperlukan. Jangan lupa untuk menghubungi penghulu minimal sehari sebelumnya untuk kepastiannya agar lebih tenang.

 

Demikianlah artikel mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengurus surat nikah di KUA. Jangan sampai ada yang terlupa, ya!

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Sebagai Simbol Pernikahan, Sejarah Cincin Yang Wajib Kamu Ketahui!

Pernahkan terfikir oleh kamu, mengapa ya kok pernikahan sering dilambangkan dengan cincin atau mengapa harus jari manis yang memakainya? Untuk mengatasi kekepoan kamu, berikut ini artikel mengenai sebagai simbol pernikahan, sejarah cincin agar kamu jadi lebih tahu.

Lambang lingkaran yang jika diikuti bentuknya ternyata tanpa ujung, ini dianggap oleh penguasa Mesir merupakan lambang yang pas untuk pernikahan yang abadi. Namun begitu penggunaan cincin sebagai lambang pernikahan belum dipakai sampai resmi digunakan di masa Romawi.

Pada masa-masa awal, hanya bahan besi yang digunakan untuk membuat cincin pernikahan. Mungkin karena besi adalah bahan yang paling banyak ditemukan pada masa itu dan mudah dibentuk menjadi cincin. Selanjutnya digunakan juga logam-logam lainnya yang dianggap lebih berharga seperti perak dan emas. Penggunaan emas sebagai bahan pembuat cincin menjadikannya lebih indah apalagi emas lebih mudah dipadukan dengan berbagai batu mulia permata seperti berlian, ruby atau safir.  Batu ruby menjadi pilihan awal karena warna merah yang berarti juga warna dari hati yang tulus kasih. Batu mulia lainnya seperti berlian, safir juga mulai populer digunakan yang dimaksudkan untuk melambangkan keabadian, kehidupan yang menyenangkan (seperti di surga).

Berlian menjadi batu mulia yang terpopuler untuk dipakai pada cincin pernikahan karena sifatnya yang sangat keras sehingga sulit dihancurkan. Oleh karena itu banyak muncul mitos di berbagai tempat terkait dengan sifat berlian ini. Berlian dipercaya berkekuatan magis yang dapat mengusir makhluk jahat bagi orang India Kuno. Sedangkan  di masa Yunani menganggap bahwa berlian merupakan percikan bintang jatuh yang membuatnya mampu melindungi pemiliknya.

Di masa awal penggunaan cincin pernikahan ternyata belum ada tradisi pertukaran cincin, tradisi ini baru muncul di tahun 1300-an oleh kaum Yunani Orthodox.

Baca juga, Fakta Penting tentang Cincin Kawin

Mengapa jari manis ya yang pakai cincin pernikahan?

Ada banyak sebab mengapa jari manis digunakan untuk memasangkan cincin pernikahan. Jari manis merupakan jari yang tidak terlalu sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari selain itu juga ukurannya cocok untuk dipasangi cincin pernikahan. Menjadikan tampilan keseluruhan menjadi lebih anggun

Di daerah Cina penggunaan jari manis ternyata mempunyai arti khusus, jari manis adalah lambang dari pasangan yang tak terpisahkan sehingga jari manis paling pas untuk memakai cincin pernikahan, dengan harapan bahwa pasangan nantinya akan abadi dan tak terpisahkan.

Wajibkah tangan kiri untuk memakai cincin pernikahan?

Orang di masa Yunani Kuno atau Romawi Kuno meyakini jari manis di tangan kanan  memiliki pembuluh darah utama yang menuju jantung dan mereka menyebutnya vena amoris (pembuluh darah cinta), Oleh karena itu mereka menggunakan tangan kanan yang mengenakan cincin pernikahan karena dianggap paling pas dengan keyakinannya.

Namun untuk alasan praktis, orang lebih suka memasang cincin pernikahan di jari manis tangan kiri, tangan ini tidak terlalu sering dipakai untuk melakukan kegiatan sehari-hari sehingga cincin pernikahan pun akan lebih awet dipasangkan di tangan kiri.

 

Demikian lah sejarah cincin yang digunakan sebagai simbol pernikahan. Jadi, tangan mana yang akan kamu pakai untuk cincin pernikahanmu? Kamu boleh kok pakai tangan mana saja untuk cincin pernikahanmu karena cincin itu sendiri kan adalah lambang cinta, jadi dimanapun dipasang akan tetap pas. Jadi don’t worry about it.

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

8 Mitos tentang Pernikahan yang Ada di Indonesia

Dengan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, tentunya juga menimbulkan banyak mitos-mitos yang berhubungan dengan pernikahan. Apakah kamu pernah mendengarnya? Atau kamu malah sangat yakin? Cek 8 mitos tentang pernikahan yang ada di Indonesia berikut ini mungkin kamu pernah mendengar sebelumnya.

Susah dapat pasangan kalau kita malas mendatangi pernikahan

Mungkin ini sebagai motivasi agar kita tidak malas mendatangi undangan pernikahan, sehingga muncul mitos seperti ini. Ada baiknya juga yaitu agar kita lebih memberi apresiasi kepada teman, tetangga yang telah bersusah payah mengundang kita. Selain itu ada juga kewajiban untuk mendatangi undangan pernikahan di dalam agama tertentu.

Berkonsultasi dengan orang pintar untuk penentuan tanggal pernikahan

Penentuan tanggal pernikahan di daerah tertentu kadang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, khususnya pada adat jawa, pengaruh pendapat orang pintar dianggap sangat menentukan. Perhitungan-perhitungan khusus hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tersebut untuk penentuan tanggal pernikahan yang tepat dengan memperhitungkan informasi tanggal lahir dari pasangan. Ini dianggap berpengaruh pada penentuan masa depan rumah tangga pasangan tersebut.

Baca juga, Mitos Ketika Merencanakan Pernikahan yang Sebaiknya Dihindari

Pantang memakan sayap ayam bagi seorang gadis yang ingin dekat jodoh

Kadang mungkin agak tidak logis mengkaitkan hubungan memakan sayap ayam dengan jodoh yang juga ikut terbang. Sayap ayam ikut menerbangkan jodoh seketika dimakan oleh seorang gadis. Tapi menurut pendapat medis memang tidak disarankan untuk banyak makan sayap ayam, karena hormon pertumbuhan yang disuntikkan dari bagian tersebut membuatnya mempunyai kandungan

Kakak sulit mendapat jodoh jika dilangkahi adik

Jika seorang kakak didahului oleh adik pernikahannya maka ada sebagian daerah menganggap bahwa sang kakak akan sulit mendapat jodoh, jadi perlu dilaksanakan acara khusus yaitu “langkahan” yang mewajibkan adik memberikan persembahan hadiah untuk kakak.

Hiasan bunga di rambut pengantin wanita mempercepat jodoh datang

Ini syaratnya kamu harus mengambilnya tanpa ketahuan ya. Memang tidak mudah kok, tapi kalau kamu yakin kamu tentu akan berusaha keras.

Penangkal hujan dengan celana dalam calon pengantin perawan

Hujan yang turun memang merupakan berkah bagi kehidupan di bumi, tetapi bagi sebuah acara pernikahan, turunnya hujan dapat merusak suasana yang sedang berlangsung. Cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan menyewa pawang hujan bagi yang punya hajat yang mempunyai kepercayaan terhadap pawang hujan. Sebagian orang ada juga yang mempunyai kepercayaan menangkal hujan dengan melempar celdam pengantin perawan di atap rumah. Anehkan? Hubungannya apa ya?

Sabtu keramas bakal memperoleh suami yang suka memukul

Para gadis yang yakin dengan mitos ini akan menghindari berkeramas pada hari Sabtu. Mereka meyakini kalau hal tersebut akan memberi mereka seorang suami yang suka memukul. Tapi kalau kamu tidak yakin dengan mitos ini, silakan keramas kapan saja, apalagi kalau rambut kamu sudah lepek, masa dibiarin?

Pantangan duduk di depan pintu

Bagi orang yang belum menikah di sebagian tempat, mengangap pantang untuk duduk di depan pintu, bahkan orang tua yang meyakini mitos ini segera mengingatkan, takut nanti jodohnya sulit, kata mereka. Apa iya ya? Mungkin takut masuk angin, kan angin masuk lewat pintu, atau takut nanti kejepit, sakit juga pastinya. Mungkin maksudnya agar kita menghindari hal-hal yang kurang enak terjadi.

 

Sekian artikel mengenai 8 mitos tentang pernikahan yang ada di Indonesia kali ini. Mungkin kalau ada mitos lain yang kamu ketahui, boleh lho tulis di comment section di bawah!

5 Tips Ampuh Berhemat Saat Menjadi Bridesmaid

5 Tips Ampuh Berhemat Saat Menjadi Bridesmaid

5 Tips Ampuh Berhemat Saat Menjadi Bridesmaid

Tentunya kamu bangga jika temanmu memilihmu menjadi bridesmaid untuk pernikahannya. Ya, karena itu berarti dia menganggapmu sebagai seorang yang khusus dan dia juga ingin kamu menjadi bagian momen-momen penting yang ia alami. Namun demikian perlu juga kamu perhatikan beberapa hal ketika kamu menjadi bridesmaid untuk teman kamu. Jangan sampai kamu juga berkeluh kesah karena menjadi bridesmaid temanmu karena membuatmu jadi bokek. Pastikan 5 tips ampuh berhemat saat menjadi bridesmaid akan mambantumu membantu mengatasinya.

Acara makan siang atau makan malam yang sederhana

Hal yang paling memakan biaya bagi seorang bridesmaid adalah di acara utama yaitu Bridal Shower. Pemilihan tempat bridal shower di restoran membutuhkan jasa lainnya misalnya untuk menata ruangan, mengatur acara pesta dan lain-lain. Tidak masalah jika anggaran yang tersedia cukup, tapi jika  anggaran kamu mepet atau super mepet untuk Bridal Shower, kamu bisa mempertimbangkan pelaksanaan acaranya di rumah saja. Boleh juga nanti untuk acara makan, para bridesmaid membawakan makanan kesukaan calon pengantin, tentu akan lebih menyenangkan dan lebih seru. Dan pastinya bisa lebih berhemat bukan?

Kreasikan sendiri dekorasi Bridal Shower

Teknik dan variasi untuk mendekorasi Bridal Shower dapat dilihat di banyak situs, terlebih di situs youtube, kamu dapat sekaligus melihat bagaimana tampilannya. Mudah kok, kamu bisa bersama-sama membuatnya pasti akan menggembirakan kamu dan para bridesmaid kamu. Selain itu tentunya akan banyak ide-ide kreatif yang timbul dari kebersamaan itu.

Kado spesial

Hadiah yang spesial tidak identik dengan harga yang mahal, kamu boleh juga beli hadiah secara kolektif, dengan kolektivitas anggaran untuk pembelian hadiah juga bertambah. Atau kamu juga bisa berkreasi sendiri untuk membuat hadiah yang ingin kamu berikan. Buatlah sekreatif mungkin sehingga dapat menjadi pemberian yang juga berarti buat teman kamu. Tak akan kalah kok dengan beli di toko besar/mall.

Pilih make up dan tatanan yang sederhana

Meskipun sekarang banyak tersedia jasa make up artist, tentunya akan membuat penampilan kamu sebagai bridesmaid akan mantap dan percaya diri. Tentunya kamu juga harus mempersiapkan anggaran juga bukan? Nah kalau anggaran mepet? Kalau masih berusaha pakai jasa make up, kumpulkan teman-temanmu senasib. Negokan diskon kelompok pada pemberi jasa make up yang biasanya bersedia memberi diskon khusus untuk jasa kolektif.  Kalau masih berat juga, kamu bisa kok mendandani sendiri tampilanmu, tidak perlu belajar lama karena di Youtube kamu bisa juga belajar kilat, tidak perlu yang berlebihan, cukup yang sederhana yang tentunya pernah kamu lakukan sebelumnya.

Jangan simpan baju bridesmaid yang sudah dipakai

Setelah acara selesai biasanya baju yang kamu pakai juga akan selesai tugasnya. Kamu bisa memilih untuk menyimpannya atau kalau kamu tidak akan memakainya lagi (karena mungkin akan jarang temanmu meminta kamu menjadi bridesmaid lagi), kamu bisa merelakannya di garage sale yang diadakan di sekitar kamu.

 

Nah mungkin itu saja 5 tips ampuh berhemat saat menjadi bridesmaid.  Semoga kelima tips tersebut bisa bermanfaat, ya!

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp