Semarak Warna Warni Busana Pengantin Tradisional Adat Betawi

Semarak Warna Warni Busana Pengantin Tradisional Adat Betawi

Semarak Warna Warni Busana Pengantin Tradisional

Pernikahan tidak hanya tentang menyatukan sepasang pengantin yang saling mencintai saja, namun dengan perbedaan keduanya juga dipersatukan. Apabila kamu dan pasangan merupakan pasangan yang juga berbeda latar belakang kebudayaan, penyatuan kedua budaya juga menjadi makna tersendiri. Pada artikel kali ini, Alienco ingin membahas tentang pernikahan tradisional Adat Betawi, terutama busana pengantin tradisional Adat Betawi. Yuk simak Semarak Warna Warni Busana Pengantin Tradisional Adat Betawi berikut ini :

Busana Pengantin Tradisional Adat Betawi

Busana pengantin Adat Betawi merupakan perpaduan dari beberapa unsur kebudayaan, yaitu Cina, Arab, juga India. Ciri khas dari busana pengantin Adat dapat terlihat dari warna-warna yang cerah dan ceria. Warna-warna yang seakan menggambarkan kecerahan dan keramahan masyarakat Betawi kepada satu sama lain. Warna merah sering sekali menjadi pilihan para pengantin untuk busana pengantin Adat Betawi ini karena merupakan warna yang mengikuti pakem asli Adat Betawi.

Mahkota Sebagai Identitas Tradisi

Foto pernikahan

Dalam tiap busana pengantin tradisional tentu memiliki ciri khasnya, begitu juga dengan busana pengantin Adat Betawi. Pada Adat Betawi, pengantin wanita akan menggunakan sebuah aksesoris kepala berupa mahkota yang merupakan unsure budaya dengan makna tersendiri. Mahkota pernikahan ini dihiasi dengan kembang goyang yang diambil dari budaa lokal Indonesia. Terdapat pula lambang burung Hong yang diambil dari budaya Cina, penampilan dilengkapi dengan Siangko yang diadaptasi dari budaya Arab. Mahkota dimodifikasi dengan warna keemasan yang dominan. Melengkapi khas Indonesia, biasanya bunga melati dalam bentu Ronce juga menghiasi mahkota pengantin wanita.

Foto pernikahan

Beragam Adat Dipersatukan Dalam Tradisi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, busana pengantin tradisional Adat Betawi merupakan pencampuran dari beberapa tradisi adat yang berbeda. Untuk pengantin pria, busana pengantin tradisionalnya berbentuk jubah panjang, dengan sorban atau alpie sebagai aksesoris pelengkap. Sorban atau alpie tersebut merupakan adaptasi dari budaya Arab yang sudah pasti ciri khasnya adalah sorban. Disebut busana Tuaki yang berbentuk baju kurung dengan rok kun panjang sebagai busa pengantin wanita yang dilengkapi dengan bunga Teratai tersampir di dada. Perpaduan visual kedua busana pengantin Adat Betawi ini akan terlihat anggun dan menarik.

Baca juga,

Contoh Foto Prewedding Romantis “Dancing With the Light”

Menarik sekali jika mengetahui fakta bahwa sepasang busana pengantin tradisional saja sudah sarat akan makna, apalagi busana pengantin budaya lain? Wah Indonesia ini memang kaya akan budaya yang menarik dan unik sekali ya. Demikianlah artikel Semarak Warna Warni Busana Pengantin Tradisional Adat Betawi dari Alienco, semoga bermanfaat ya!