7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan

Perbedaan pendapat yang terjadi saat mempersiapkan pernikahan tentu biasa terjadi. Mulai dari konsep, bahkan berlawanan dalam hal selera warna busana bisa menyebabkan masalah jika kamu dan pasangan saling bersikeras. Tapi tenang saja, itu biasa terjadi kok! Karena disini kamu dan pasangan sama-sama menginginkan yang terbaik untuk hari bahagia kalian. Nah ini dia 7 Konflik Ini Kadang Terjadi Saat Persiapan Pernikahan :

Finansial

Bukan hanya pada hal lain saja pembicaraan finansial yang sensitif, pada persiapan pernikahan ternyata juga lho. Biasanya mengenai pembagian biaya pernikahan. Biasanya pihak pria akan membayar pernikahan lebih banyak dari pihak wanita. Nah untuk menghindari konflik keuangan dengan pasangan alangkah baiknya saat awal persiapan kalian sudah tau kondisi masing-masing. Sehingga rencana persiapan pernikahan juga didasarkan pada kemampuan finansial kalian.

Mempelai Pria Kurang Terlibat

Sudah baca artikel Tips Menghadapi Pacar Yang Cuek Pada Persiapan Pernikahan, kan? Pacar cuek juga bisa menyebabkan konflik saat persiapan pernikahan. Biasanya calon mempelai wanita akan sangat sibuk karena secara langsung juga memikirkan kebutuhan calon suaminya. Memang sih laki-laki jarang memiliki interest terhadap proses persiapan karena banyak melibatkan warna, tekstur, dan sebagainya. Tapi tenang saja brides! Untuk menghindari masalah berkelanjutan gara-gara hal ini kamu bisa meminta pasanganmu untuk at least dia harus mau mengantarmu kemana-mana. Seperti meeting dengan berbagai vendor dan berkunjung ke Wedding Expo.

Baca juga, Persiapkan Hal Ini Jika Berkunjung Ke Wedding Expo

Selera Yang Berlawanan

Selera merupakan salah satu hal yang memungkinkan terjadinya konflik. Calon pengantin yang mempunyai latar belakang yang berbeda tentunya mungkin punya selera yang berbeda terhadap acara pernikahan.  Untuk acara pernikahan saja mungkin kamu lebih suka di dalam ruangan sedangkan pasangan kamu mungkin lebih suka di luar agar lebih leluasa, atau mungkin model gaun yang harus kamu pakai mungkin tidak cocok dengan selera pasangan kamu. Banyak hal yang bisa memicu konflik dari perbedaan selera ini. Tinggal kamu dan pasangan kamu pandai-pandai mencari solusi untuk mengatasinya. Mungkin salah satu harus mengalah di masalah tertentu tetapi diberi prioritas lebih untuk urusan yang lain. Tinggal bagaimana mencari kompromi bersama akan menghasilkan output yang lebih baik tentunya.

Tradisi dan Adat Yang Berbeda

Disinilah yang paling banyak terjadi perbedaan yang tak jarang dapat menjadi konflik yang berkepanjangan atau bahkan malah menyebabkan keretakan hubungan yang akan dijalin. Untuk urusan ini sebaiknya kamu dan pasangan kamu mendiskusikannya lebih dulu ke masing-masing pihak, terutama kepada orang-orang yang dituakan di dalam keluarga. Jika memang masih ada yang bisa di negosiasi tentunya lebih baik mencari kesepakatan bersama. Hal ini akan mendatangkan kebaikan dan keharmonisan hubungan kamu dan pasangan kamu serta keluarga besar masing-masing. Atau mungkin juga kamu bisa mempertemukan orang-orang yang dituakan tersebut dalam suatu forum khusus untuk membahas bagaimana sebaiknya acara pernikahan kamu dilakukan, apakah mengikuti adat salah satu pihak ataukah berkompromi untuk adat kedua pihak. Jika kedua belah pihak menginginkan kebahagiaan anak-anaknya tentunya akan dipilihkan solusi yang baik yang akan mendatangkan kebaikan semua.

Alokasi Pengeluaran

Alokasi anggaran untuk pos-pos acara pernikahan dapat menjadi hal yang memunculkan perbedaan. Apalagi jika masing-masing pihak mempunyai preferensi sendiri. Kamu mungkin lebih memilih banyak pengeluaran untuk penampilan nanti di acara pernikahan, sedangkan pasangan kamu mungkin lebih memilih menyediakan lebih banyak anggaran untuk acara lain, mungkin bulan madu, atau dana persiapan setelah menikah. Carilah kompromi bersama agar kedua pihak dapat sama-sama menerima keinginan masing-masing atau dapat saling mengalah sehingga tercapai kesepakatan bersama untuk ke mana alokasi pengeluaran yang memang benar-benar memenuhi keinginan kedua pihak.

Yuk simak juga, Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Lokasi

Penentuan lokasi menjadi hal yang cukup sensitif dalam persiapan sebuah acara pernikahan. Mungkin masing-masing pihak berasal dari daerah yang berbeda, kalau demikian sebaiknya diambil kompromi tempat yang paling pas agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada salah satu pihak. Jika tidak, sangat mungkin satu pihak tidak dapat menghadiri acara pernikahan yang diselenggarakan, tentunya kurang afdol kan? Atau bisa juga acara dilaksanakan secara bergantian bila memang tidak memungkinkan untuk dicari tempat yang pas untuk dapat dilaksanakan bersama-sama.

Terlalu Terobsesi

Obsesi terhadap sesuatu yang menjadi impian adalah hal yang wajar. Apalagi bagi wanita yang sebelumnya lajang dan mendambakan sebuah pernikahan. Acara pernikahan akan menjadi obsesi yang besar baginya. Ia menginginkan hal ini menjadi acara yang paling sempurna, seolah-olah tak boleh sedikitpun celah yang akan membuat jadi kurang sempurna. Hanya juga harus kamu ingat, terlalu terobsesi seperti ini bisa juga mendatangkan hal yang kurang baik, mungkin pasangan akan merasa lebih disepelekan karena hal ini. Tak ada salahnya kamu juga mengelola obsesi ini agar tidak menjadi konflik nantinya.

 

Jadi sekarang kamu tentu sudah mempunyai sedikit bekal untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin berpotensi menjadi konflik di dalam pernikahan. Ada baiknya untuk menghindarinya jika mungkin, tetapi jika harus terjadi hadapilah dengan bijaksana. Pasti ada jalan keluarnya.

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp