6 Bulan Persiapan Pernikahan Terlalu Singkat? Don’t Worry!

6 Bulan Persiapan Pernikahan Terlalu Singkat? Don’t Worry!

Cara Cepat dan Tepat Jika Hanya Miliki Waktu 6 Bulan Persiapan Pernikahan

Dalam jangka waktu berapa lama kah persiapan pernikahan hendaknya mulai dicicil? Satu tahun? Sepuluh bulan? Atau kamu pikir 6 bulan atau 3 bulan merupakan waktu yang terlalu singkat? Jika waktu yang kamu miliki kurang dari 6 bulan mungkin ada kecemasan tersendiri ya. Tapi tenang saja waktu 6 bulan persiapan pernikahan sangat mungkin dilakukan kok. Bahkan cara yang akan Alienco berikan ini bisa membuatmu mempersiapkan pernikahan dalam waktu 4 sampai 3 bulan saja!

Sebelum itu Alienco akan memberitaukan cara agar kalian dapat lebih mengorganisir hal-hal yang berkaitan dengan persiapan pernikahan kalian. Yaitu :

  1. Tentukan Warna Palete Pernikahan

Hal ini akan memudahkan kamu dalam memilih aksesoris atau pun detil lain dari dekorasi pernikahanmu. Waktumu juga akan lebih hemat, karena sudah tau warna benda-benda yang kamu butuhkan untuk melengkapi pesta pernikahanmu.

  1. Buat Timeline Persiapan

Membuat timeline sangat penting. Kamu jadi tau apa yang menjadi prioritas untuk dilakukan dan dapat menjadi lebih teratur dalam pelaksanaannya. Saat ini membuat timeline tidak perlu dengan buku notes jika dirasa kurang praktis. Berbagai aplikasi pencatat yang disertai alarm untuk pengingat sudah banyak terdapat di gawai.

Nah, selanjutnya adalah cara 6 bulan persiapan pernikahan dari Alienco nih :

  • Don’t Do It Just By Yourself!

Pahami kemampuanmu ya! Jangan merasa bisa dan perlu meng-handle semuanya sendiri. Justru kamu bisa semakin bingung dan pusing sendiri. Apalagi jika kamu termasuk orang yang overthinking dalam menghadapi sesuatu. Ingat, kamu perlu istirahat. Banyak orang di sekelilingmu yang bisa kamu mintai bantuan. Pasanganmu juga bisa kamu mintai pendapat atau menemanimu berburu vendor.

Solusi lainnya adalah kamu bisa membentuk panitia keluarga. Pilih orang-orang yang kamu rasa capable dalam meng-handle urusan rumit seperti ini. Pastinya ada beberapa dari keluargamu dan pasangan yang pernah juga menangani pernikahan anggota keluarga atau mungkin temannya. Kapasitasmu hanya sebatas memberikan ide atau ikut mengawasi jalannya persiapan pernikahan saja. Urusan calon pengantin di luar persiapan pernikahan juga banyak lho, misal perawatan diri dan administrasi pernikahan.

  • Fleksibel Dalam Memutuskan

Biasanya jika kamu memiliki waktu yang cukup singkat dalam mempersiapkan sesuatu akan ada rasa tergesa dalam memutuskan. Apalagi jika kamu menjadi cukup bebal dan tidak fleksibel, duh bahaya tuh! Memang sih semua calon pengantin ingin segala persiapan berjalan lancar dan sesuai dengan keinginannya. Namun, jika kamu kebetulan harus menghadapi situasi dimana pilihanmu tidak dapat terpenuhi mari coba hadapi dengan rasional.

Sebagai contoh, dalam waktu singkat tentu saja vendor yang kamu mau bisa saja sudah di-booking oleh pasangan lain dengan tanggal sama denganmu. Terlebih jika semua tim mereka benar-benar sold dan tidak sanggup menambah kuota lagi. Kamu tidak bisa memaksakan kehendakmu tetap memakai vendor tersebut dengan menekan mereka. Sudah pasti mereka tidak akan mengabulkannya. Lain halnya kalau kamu menerima hal tersebut, dan meminta saran dari mereka vendor yang sekiranya menjadi rekomendasi. Mereka pasti akan membantumu kok! Jadi bersikaplah fleksibel ya!

  • Berpegang lah pada Timeline Persiapanmu!

Kalau sudah menentukan timeline dan prioritas kamu harus mematuhi timeline yang kamu buat. Bersikaplah disiplin terhadap jadwal yang sudah kamu buat. Jadwal tersebut sudah kamu buat dengan berbagai pertimbangan, tentunya jika kamu ikuti semua akan berjalan lancar. Buat juga daftar ceklis. Patuh dan selalu teliti waktu-waktu setiap agendanya. Sehingga persiapanmu akan tetap berada pada jalur dan berjalan dengan lancar.

6 Bulan Persiapan Pernikahan

  • Batasi Pilihan Maksimal 3

Hanya memiliki waktu singkat jika pilihan yang kamu miliki banyak, sudah pasti akan semakin menguras waktumu. Jangan gunakan waktumu untuk fokus pada satu hal terlalu lama. Selektif lah dalam membuat pilihan, setidaknya kamu punya top three dari tiap kategori. Jangan lupa kamu sudah membuat palete warna kan sebelumnya, lebih baik fokus pada palete warna tersebut. Selain itu, jika kamu terlalu banyak pilihan justru akan semakin bingung dan bisa menjadi stres lho.

  • Lakukan Kerjasama dan Sharing dengan Vendormu

Saat sudah menentukan vendor, seharusnya pekerjaanmu sudah terselesaikan setengahnya. Urusan pada bidang tersebut sudah menjadi tanggung jawab vendor pilihanmu, jadi kamu tidak perlu terlalu terlibat dan hanya memantau saja. Mereka adalah orang-orang yang sudah terbiasa menangani hal tersebut, berbeda denganmu yang baru pertama kali. Orang-orang yang bekerja di vendor pernikahan sudah pasti memiliki pengalaman dan akan secara professional menangani pernikahanmu.

Jika kamu memiliki pertanyaan atau kegelisahaan, salah satu fungsi vendor adalah menenangkanmu. Kamu bisa sharing hal yang menjadi kegelisahanmu tentang persiapan pernikahanmu dengan mereka. Pastinya mereka akan membantu bahkan meng-assist kamu untuk menanganinya. Apapun yang mereka lakukan sudah pasti untuk kesempurnaan acara pernikahanmu. Jadi jangan khawatir ya!

  • Hindari Meminta Saran ke Banyak Pihak

Seperti yang Minco sampaikan di atas, batasi pilihanmu menjadi maksimal 3. Jika kamu meminta saran, usahakan hanya minta pada orang-orang yang benar sudah berpengalaman dan jelas dalam memberi solusi. Jadi kamu tidak akan kesana kemari bertanya ke banyak orang dan bingung sendiri memutuskan akan mengikuti solusi apa. Waktumu terbatas jika kamu menghabiskannya untuk kebingungan dengan saran orang lain.

  • Listen Just to Your Closest

Everything have to be perfectYes, girl! Tapi, sekali lagi ingat lah untuk tidak berubah menjadi bridedzilla. Jangan terlalu fokus pada diri sendiri dan bersikeras pada keinginanmu sehingga mengabaikan saran orang terdekat, apalagi keluarga. Mereka memberi saran untuk kebaikanmu kok. Kamu juga tidak perlu segan untuk meminta tolong kepada mereka. Jelas mereka yang paling mengenalmu dan mau serta tau apa yang terbaik untukmu. Jika tidak bisa kamu terima sepenuhnya saran dari mereka, ajak mereka berdiskusi. Berdiskusi bersama justru akan meringankan beban pikiranmu.

Baca juga,

Menikah Tahun 2020? Harus Tau Tentang Aturan Baru Ini!

Bagaimana brides? Apakah kamu masih berpikir 6 bulan persiapan pernikahan adalah waktu yang sebentar? Semoga tidak ya. Dalam 6 bulan persiapan pernikahan pun kamu bisa mewujudkan pernikahan impianmu yang sempurna kok. Semua memang tergantung pada bagaimana kamu akan mensikapi hal tersebut. Semakin pintar kamu membuat timeline persiapan pernikahan, semakin kamu menyadari bahwa 6 bulan juga waktu yang panjang kok! Nah, jika kamu memerlukan vendor fotografi untuk mendokumentasikan pernikahanmu Alienco Photo siap membantu. Atau jika kamu ingin tau apakah Alienco memiliki Rekanan Gedung Pernikahan atau partnership dengan Wedding Organizer, Minco siap membantu! Cukup hubungi saja kontak Admin Alienco di sini. Terima kasih 🙂