6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

6 Alasan Untuk Memberitahu Seseorang “Tidak Diundang”

Kehadiran tamu undangan dalam pernikahan merupakan hal yang sangat diharapkan. Untuk masalah ini kadang memerlukan pengaturan tersendiri yang tentunya membutuhkan kepiawaian juga. Kadang-kadang dari banyak pilihan tamu yang ingin diundang tentu kamu juga harus memilih dan menempatkan prioritas mana yang lebih dulu diundang. Apalagi jika kamu tidak mengadakan acara pesta pernikahan yang besar dengan jumlah undangan yang banyak. Kamu harus benar-benar selektif dalam menempatkan prioritas tamu undangan yang benar-benar kamu perlukan kehadirannya di momen bahagiamu.

Setelah melakukan seleksi prioritas nanti akan tampak siapa-siapa saja yang akan menjadi tamu undangan dan siapa saja yang mungkin dengan terpaksa tidak kamu undang untuk acara ini. Dari orang-orang yang termasuk kelompok tak diundang bisa jadi juga berasal dari mereka yang pernah dekat atau merupakan keluarga jauh. Nah usahakan kamu dapat memberikan penjelasan yang tepat agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan memberi kesan kurang baik kepada kamu dan keluarga kamu.

Ada banyak alasan yang dapat dikemukakan. Beberapa alternatif di bawah ini dapat kamu berikan sebagai penjelasan yang mungkin akan masuk akal untuk mereka yang terpaksa tak dapat kamu undang.

Anggaran pernikahan yang mepet

Faktor yang sangat berperan dalam menentukan jumlah tamu yang diundang dalam pernikahan adalah jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk pernikahan. Apalagi jika acara pernikahan ini cukup mendadak, mungkin karena faktor tertentu. Jadi kamu dan pasangan atau keluarga tidak sempat mengumpulkan anggaran yang cukup banyak. Kemudian memutuskan untuk mengadakan acara pernikahan yang simpel dan sederhana.  Dengan alasan ini mungkin mereka yang tak diundang akan sangat memaklumi kondisi yang ada. Juga tidak merasa tersinggung karena tidak menerima undangan pernikahan kamu.

Biaya mandiri

Alasan lain yang tentunya akan dapat diterima oleh relasi yang tidak kamu undang adalah bahwa kamu ingin mencoba mandiri. Yaitu dengan menanggung biaya pernikahan tanpa menyulitkan orang tua masing-masing. Memang bagi pasangan dengan keinginan seperti itu akan merupakan kebanggaan sendiri bagi mereka. Jadi sangat mungkin relasi akan memahami kondisi kamu dengan keterbatasan yang telah mereka maklumi juga.

Yuk simak juga Tips Ampuh Gelar Pernikahan Minim Budget

Kamu ingin pernikahan yang intim

Hal lain yang dapat kamu kemukakan sebagai alasan adalah kalau kamu dan pasangan kamu menerapkan konsep pernikahan intim. Dalam konsep ini, tamu undangan juga benar-benar terbatas. Biasanya hanya kerabat yang dekat atau teman/relasi yang benar-benar telah dianggap sebagai keluarga. Konsep ini tidak terkait dengan hubungan masalah pribadi yang terjadi yang mungkin ada. Ini juga tentu dapat dimaklumi oleh relasi atau kerabat kamu yang lain yang tak masuk di daftar undangan.

Sudah banyak undangan dari relasi orang tua/mertua

Untuk acara pernikahan yang kamu adakan, tentu orang tua kadang ingin juga mengundang relasi yang mereka punyai. Hal ini tentu tidak bisa ditolak karena tentu orang tua juga punya alasan khusus mengundang relasi-relasi tersebut. Nah jika demikian, kamu dapat memberi alasan kepada orang yang tak dapat kamu undang karena keterbatasan ini. Masuk akal juga ini bagi relasi atau teman kamu lho.

Mengalihkan ke acara lain

Penjelasan atau alasan adalah satu hal sangat ingin diketahui oleh relasi atau teman yang tak kamu undang. Tinggal nanti bagaimana penerimaan mereka terhadap alasan yang kamu berikan. Jika mereka benar-benar sangat memahami tentu tak akan terjadi kekecewaan atau ketersinggungan. Tetapi jika kamu punya acara lain yang telah kamu rencanakan, mungkin berupa kumpul-kumpul bareng atau acara kebersamaan lainnya. Tak ada salahnya kamu berusaha keras untuk dapat mengundang mereka. Ini dapat menjadi penghibur jika ada yang merasa sedikit kecewa.

Tak ada masalah pribadi

Nah dari semua yang kamu sampaikan kepada relasi yang tak kamu undang, pastikan bahwa itu memang harus demikian terjadi. Dan itu tidak dikaitkan dengan masalah pribadi yang mungkin ada. Jadi benar-benar bahwa kondisi yang memaksa harus begitu.

Jika ada kekecewaan dari relasi atau teman tentu merupakan hal yang wajar. Apalagi mereka yang mungkin sudah mengenal kamu dan pasangan kamu sebelumnya. Tetapi keputusan mengundang atau tidak, tentu ada di tanganmu. Hak kamu untuk mengatur acara pernikahan yang kamu adakan.

 

Nah semoga tips tersebut dapat bermanfaat ya! Kamu juga bisa simak artikel 5 Cara Tentukan Tamu Undangan Pernikahan ini lho

Halo! Klik dibawah ini untuk melakukan chat via WhatsApp dengan Renny.

Chat dengan kami via WhatsApp